Pengajuan pembuatan sertifikat kewarganegaraan ganda bagi anak kawin campur yang tidak mempunya paspor asing

contoh sertifikat kewarganegaraan ganda
contoh sertifikat kewarganegaraan ganda

share pengajuan pembuatan Sertifikat Kewarganegaraan Ganda bagi anak dr kawin campur yg TIDAK mempunyai passport asing.

Di ambil dari forum KOMUNITA KAWIN CAMPUR di facebook dan seizin narasumber  : Siti Muqodimah

sharing di Group KKC
sharing di Group KKC

Syarat Pengajuan Sertifikat Kewarganegaraan Ganda bagi anak dari hasil kawin campur yang tidak mempunya paspor asing.
Berdasarkan aturan kantor Imigrasi Yogyakarta, kemungkinan di kantor imigrasi kota lain garis besarnya sama, adapun langkah yang harus di lakukan adalah  sbb :

  1. Ambil formulir pengajuan sertifikat kewarganegaraan ganda. (3 lembar) dan isi form tsb, salah satu lembar silahkan tempelkan pas foto anak 3×4
  2. Ambil nomor antrian utk loket 11 atau 12 (pelayanan WNA)
  3. Serahkan formulir tersebut beserta FotoCopy  Akte lahir, KIA, KK, KTP Ibu (WNI), Paspor ayah, Ijin tinggal ayah (KITAS/KITAP jika ada), Ktp WNA Ayah (jika ada),buku nikah, kutipan pernikahan yang dilegalisir embassy WNA, bukti lapor nikah ke imigrasi ( ini YBS di Yogya, kemungkinan di tiap kantor imigrasi beda, bukti lapor lahir ke imigrasi.
  4. Setelah pengajuan seminggu maka sertifikat kewarga negaraan ganda bisa diambil dan tak di pungut bayaran sama sekali. Pengambilan diatas jam 13.00 WIB.

Dalam sertifikat tersebut tertera  Kewarganegaraan ayah, nomor paspor asing yang dicantumkan adalah nomor paspor ayah karena sang anak tak berpaspor asing.  Karena sedari lahir memang sudah di rencanakan orang tuanya untuk  menjadi WNI.
Poin dari proses diatas bisa diambil kesimpulan sbb :

  1. Anak hasil pernikahan campuran tak harus memiliki paspor asing.
  2. Anak hasil pernikahan campuran bisa mendapatkan sertifikat kewarganegaraan ganda dengan mencantumkan paspor sang orang tua yang berkewarganegaraan asing, karena didalam sertifikat tersebut ada tercantum nomor paspor asing.
  3. Walaupun sang anak  ( ABG = anak kewarganegaraan ganda ) sejak lahir sudah di niatkan orang tuanya menjadi WNI tetap aturan berlaku bahwa sebelum usia 18 tahun, sang anak harus tetap punya affidavit dan sertifikat berkewarganegaraan ganda. Nanti setelah usia 18 tahun baru bisa proses melepas / memilih salah satu dari 2 ke warga negaraan dari orang tuanya, di beri waktu memilih dan berpikir selama tiga tahun sampai usia maksimal 21 tahun.

Terima kasih untuk sharing dari Mbak Siti Muqodimah untuk pengalaman diatas, semoga bermanfaat bagi teman teman yang membutuhkan informasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *