Perjalanan ke kota Namlea part 2

Depan rumah di Ambon bersama Kakak, adek Qila, Mr Big :-)
Depan rumah di Ambon bersama Kakak, adek Qila, Mr Big šŸ™‚

Fakta pelayanan ferry penyebrangan dari Ambon ke Namlea

# Trip the Bugis Family ke Namlea

Alhamdulilah tanggal 30 Maret kemarin akhirnya saya berhasil membawa orang tua, tante, dan ponakan saya ke Pulau Buru tepatnya di kota Namlea.

Kisah adventure ke Namlea perdana bisa di lihat video ini,

Kelanjutannya adalah saya harus mempertemukan keluarga istri kakak saya dengan orang tua saya, dan baru kesampaian di bulan Maret ini ada libur hari kejepit kakak saya yang berstatus PNS akhirnya bisa ambil cuti juga dan mengantar mereka ke sini, selebihnya saya yang urus.

Proses nya panjang mulai dari penerbangan Makassar ā€“ Ambon memakan waktu 1 jam 20 menit baru mendarat di kota Ambon saya antar keĀ  rumah istirahat dan makan siangĀ  dan habis maghrib kami lanjut ke Pelabuhan Galala. Di Ambon Cuma numpang makan durian, buah gandaria dan makan sore lalu solat dirumah baru habis maghrib kami langsung menuju pelabuhan Galala untuk menaiki kapal Ferry yang menyebrangkan kami ke pulau Buru.

Fakta kehidupan rasanya naik ferry Ā antar pulau di kota Ambon :

  1. Ketika mau naik ferry ke Namlea, tentunya sudah ada tempat khusus pelabuhan bagi lokasi beda beda kota. Kalau ke Namlea adanya ke Pelabuhan Galala
  2. Tiket tak bisa di beli online, semua manual, loket juga buka harus hari H dari pemberangkatan, misalnya berangkat malam loket bukanya dari pagi namun kadang petugas loket juga baru buka siang karena menunggu surat izin berlayarnya kapal, ternyata surat izin berdasarkan cuaca tentunya jadi kalau belum mengantongi surat izin maka belum bisa bergerak.Saya tiga kali ke tempat beli tiket, tiga kali saya disuruh balik nanti tak ada info jelas kapan loket buka, nanti setelah berhasil mendapatkan loket buka saya tanya petugasnya dan petugasnya menjelaskaan dengan nada galak, pinjam pena saja dia tak mau memberikan. Saat membeli tiket kan saya beli 6 tiket saya catatakan nama nama di kertas tak mau dia pinjam kan penanya, jadi saya ketik di HP sang ibu ini malah bilang lebih cepat di sebut dari pada di tulis hahhaha. Benar benar unfriendly service, saya merasa sebagaian bagian dari penduduk di Maluku pun mau marah dan protes pelayanan petugas ini sungguh menganggap kami ini customers seperti apa, padahal kami bayar tiketnya bukan gratis-an . Kasihan rakyat yang dilayani oleh abdi abdi seperti mereka.
  3. Ada namanya kapal sedang di dock, misal jadwal ada 2 Kapal ferry yang melalui rute tersebut kalau misalnya jadwal kapal sudah harus di dock ya harus sabar dengan satu armada kapal ferry tentunya ada perubahan jadwal keberangkatan yang biasanya bernagkat jam 9 malam dan tiba jam 4 subuh maka dengan 1 armada saja maka berubahlah jadwal keberangkatan yang rutin malam ada yang harus berubah jadi siang.
  4. Perjalanan naik kapal ferry saat lancar pasti molor berangkat jadwal jam 8 asli berangkat jam 9 dan sampai pukul 5 subuh. Samapun saat balik , hitung sendiri berapa jam perjalanannya, selama itu.7-8 jam tergantung arah angina. 8 Jam kalau malamĀ  langsung bisa tidur kalau siang duduk atau rebahan tapi ribut.
  5. 8 Jam itu dikamar VIP terbaik pun satu ruangan ada 60 tempat tidur yang bergabung satu sama lain, Cuma ada pintu dan ber AC sedang kelas bisnis tanpa AC dan terbuka orang bebas merokok.
  6. Ruang kelas vip tetap tak nyaman karena gabungan banyak orang bersama yang kadang tak tahu aturan, ada yang muntah bawa anak makan sembarang di tempat tidur kamar mandi sudah jelas wanita dan laki laki berbeda semua penumpang bebas seenaknya masuk tanpa melihat tulisan tersebut. Orang dari luar VIP utama pun tetap bisa masuk ke ruang VIPseenaknya mencari tempat tidur kosong dan tidur saat ada yang kosong karena pemeriksaan tiket hanya ada saat barusan meninggalkan pelabuhan setelahnya penumpang sudah bebas keluar masuk.
  7. Banyak penjual asongan naik dan masuk ke kabin vip juga berseliweran, jadi tetap kumuh jadinya tetap harus hati hati menjaga barang.
  8. Aturan yang ditetapkan ASDP juga banyak di langgar masyarakat, merokok, membuang sampah sembarangan, makan di tempat tidurĀ  sehingga remah remah makanan ada dimana mana, jadi semut dan kecoa tentunya berkembang biak, di sekitar tempat tidur banyak kecoa kecil kecil bergerak kesana kemari, sangat mengerikan kalau tidur bisa masuk ke telinga. Kamar mandi wanita di pisah walau diruangan ber AC tetap semua penumpang sembarang masuk saja tanpa membaca.

Demikian fakta naik kapal ferry menyebrang pulau dari Ambon ke Namlea. Karena untuk penyebrangan dengan ferry Pulau Buru ke Ambon termasuk yang jarak jauh, saya juga berpengalaman melakukan perjalanan naik ferry ke Pulau Seram tapi hanya sekitar 4 jam karena jaraknya lebih dekat. Dan kami hanya sambil duduk menunggu ada kelas nya juga dan lebih murah karena tak perlu tempat tidur. Hargnya juga tak semahal ke Namlea,Ā  harganya hitungan per orang mobilpun biaya menyebrangnya hanya ratusan ribu bukan 790 ribu seperti ke Pulau Buru.

Ibu, Bapak, Qila, Mr Big
Ibu, Bapak, Qila, Mr Big
Sesaat sebelum mereka berangkat ke NAMLEA
Sesaat sebelum mereka berangkat ke NAMLEA
Sesaat sebelum berangkat ke Bandara #Ambon 2 April 2018
Sesaat sebelum berangkat ke Bandara #Ambon 2 April 2018
Kakek & Qila #Bandara Pattimura Ambon 2 April 2018
Kakek & Qila #Bandara Pattimura Ambon 2 April 2018
Mr Big & Qila
Mr Big & Qila
Makan durian di Pantai Losari di Ambon
Makan durian di Pantai Losari di Ambon

Pelabuhan NAMLEA - Namlea
Pelabuhan NAMLEA – Namlea
Makan durian Ambon
Makan durian Ambon
Di dalam bandara Pattimura Ambon
Di dalam bandara Pattimura Ambon
Bandara Namniwel, kota Namlea kabupaten Buru
Bandara Namniwel, kota Namlea kabupaten Buru
Bersama 2 ponakan berdarah Ambon si Q.A ( Quadi Adzan ) & Alif
Bersama 2 ponakan berdarah Ambon si Q.A ( Quadi Adzan ) & Alif
Liburan di pantai Jikumerasa
Liburan di pantai Jikumerasa
Sepupu Bugis & Ambon ketemu
Sepupu Bugis & Ambon ketemu
Qila bersama uncle bule kesayangan
Qila bersama uncle bule kesayangan
Qila & Alif
Qila & Alif

Di atas kapal ferry kelas AC Exclusive
Di atas kapal ferry kelas AC Exclusive
bapak & Menantu kesayangan bersalaman erat
bapak & Menantu kesayangan bersalaman erat
bersama qila
bersama qila

#Video sementara di edit di Bule studio nanti akan di masukkan di postingan ini.Ā 

Perjalanan saya ke NAMLEA perdana bersama mr big tahun lalu bisa dibaca disini.Ā 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *