Explore Maluku 19#Makan jagung bakar di Pantai Losari Mardika Ambon

Suatu senja di Pantai Losari Mardika Ambon
Suatu senja di Pantai Losari Mardika Ambon

Explore Maluku Part 19 # Makan jagung bakar di Pantai Losari  Mardika Ambon

Selain tempat makan durian di sepanjang pantai Losari, pantai ini cukup indah saat senja,  tampak beberapa kapal berlabuh di teluk Ambon. Jaraknya hanya beberapa puluh meter, tak terlalu panjang jaraknya hanya sekitar 100 meteran terbentang dari arah pompa bensin ke arah jembatan lapangan merdeka.

Suatu senja di Pantai Losari Mardika Ambon
Jejeran pedagang di Pantai Losari Mardika Ambon

Berjejer tenda tenda  besi bongkar pasang di kala senja tiba karena di siang hari sepanjang jalanan itu harus kosong. Menjadi terminal yang di lalui mobil angkutan yang berasal dari terminal Mardika yang tak jauh dari kawasan pantai.

Suatu senja di Pantai Losari Mardika Ambon
Jagung bakar di Pantai Losari

Namanya sama dengan Pantai Losari di Makassar karena memang kebanyakan juga yang jualan banyak orang Makassar, sisi kanan itu banyak tenda – tenda penjual buah sedang sisi kiri bagian tepi laut nya itu kalua sudah sore banyak tenda tenda di bangun ya tenda mas mas penjual sari laut yang bercampur daeng daeng Makassar dan mas mas dari Jawa. Saya pernah coba ayam goreng lalapannya, sambalnya enak pedasnya mantap. Rata rata makanan dalam tenda sari laut itu menu digoreng, ada ayam goreng lalapan, bebek goreng, ikan goreng, cumi goreng dan lainnnya. Kisaran harganya Rp 25k/porsi.

Senja di Losari Mardika Ambon
Senja di Losari Mardika Ambon
Bagian dalam tenda Sari Laut
Bagian dalam tenda Sari Laut

Ada juga jualan jagung bakar, satu buah Rp 10k, mungkin jagung termasuk komoditi langka di Ambon ini ya. Ada juga penjual bakso yang berjejer, saat sore itu hamper pukul 6, saya dan kawan segank yang doyan makan durian kali ini kangen makan durian lagi kami datang lebih sore agar bisa menikmati suasana sore dan sunset di pantai Losari Mardika Ambon.

trade online

Setelah puas menghabiskan  6 buah durian, ya kami ber 4 dan makan durian 6 buah. Semuanya enak durian mentega dengan daging tebal. Setelah puas makan durian kami menepi ke pinggir laut, sayup sayup suara azan dari masjid samping pelabuhan menambah syahdu sore ini, burung bangau besar terbang rendah menambah indah cakrawala langit senja di teluk Ambon.

Durian Ambon
Durian Ambon

Beberapa kapal tertambat di teluk tergoncang ombak dan beberapa kapal motor lalu lalang menambah indah pemandangan, siluet kapal tanker dari kejauhan juga menambah indah pemandangan sore itu. Nikmat mana lagi yang di dustakan. Saya pesan jagung bakar rasa manis, dan teman saya makan bakso di cocol cocol dengan rasa pedis nikmat.

Belah duren dulu ya
Belah duren dulu yah
Lalu lalang kendaraan di Pantai Losari
Lalu lalang kendaraan di Pantai Losari

Tampak air teluk ambon masih sangat bening kehijauan.  Banyak muda muda lalu lalang bergandeng tangan menuju tenda tenda sari laut atau ada juga sekedar lewat dari arah pasar Mardika.  Benar benar mengingatkan saya pada Pantai Losari di Makassar namun disini saya lebih bahagia, di kota Ambon ini bisa dikatakan tak ada pengemis, di pantai ini saya masih bisa parkir gratisan kalau di Makassar baru parkir dikit sudah ada yang bunyi sempritan hahahaha kalau disini saya masih bisa ketawa bahagia walau kalau di tengah kota tariff parkir Ambon untuk roda empat sudah Rp 5,000.

Wefie bersama Nona Ambon Manise
Wefie bersama Nona Ambon Manise

dewaweb_promo_04_728x90

Di kawasan losari ini saya masih bisa santai duduk tanpa diganggu pengamen atau peminta minta kayak di Makassar, semua masih damai lah di kota ini. Kejahatan yang aneh aneh belum ada disini, kehidupan masih penuh kedamaian. Memang ada sih aksi kayak copet tapi itu biasa terjadi di Pasar Mardika di kerumunan orang. Lokasi lain masih aman.

Tiga diva, Amboina Roamers yang happy exploring Maluku
Tiga diva, Amboina Roamers yang selalu  happy exploring Maluku

Siapa bilang Ambon tidak indah, so far enam bulan disini saya sangat menikmati tiap episode nya, banyak drama, tekanan dari kerjaan, lingkungan, adaptasi suami, tapi kata Kakak saya di Namlea pulau buru sana, asal gaji lancar ( bisa makan minum ), ada kendaraan dan aman dari konflik  dan kalian suka explore alam, sudah pasti kalian bahagia domisili di Ambon.  Dan benar adanya, Ambon jadi tempat berlibur kami saat ini anggaplah saya tugas disini adalah liburan  yang utama bukan bekerja.

Terima kasih Pantai Losari untuk sore yang indah ini .

                                                                                                                                                Ambon, 16 Februari 2017

BANNER FREE MEMBER

Nikmati juga kisah explore Maluku :

  1. Explore Maluku #1 Pantai Liang
  2. Explore Maluku #2 Pantai Morella
  3. Explore Maluku #3 Pulau tiga

2 thoughts on “Explore Maluku 19#Makan jagung bakar di Pantai Losari Mardika Ambon

  • February 16, 2017 at 2:25 pm
    Permalink

    Jd ingat dulu di makassar ayam goreng lalapan kisaran 15rb udh dianggap murah thn 2011-2013. Skrg udh kisaran 25rbuan ya utk wilayah timur.
    Klo di jakarta, ayam goreng lalapan plus nasi masih dpt antara 13-15rb 🙈🙈🙈.

    Reply
    • February 16, 2017 at 2:29 pm
      Permalink

      disini ayam goreng lalapan paling murah 25 k.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *