Ambon Jenaka part 5 #Ketika bule mengamuk di RT 06

Para Tersangka peneror MB
Para Tersangka peneror MB

Drama MB ketika diganggu sama anak anak nakal sekitar rumah 

Malam ini jadi malam yang sangat buat shock juga buat saya, lama MB tak buat drama,  pernah saya kisahkan banyak drama yang dibuat, drama saat mematahkan kaca spion, drama  waktu ada usaha café di Makassar dan ragam drama yang dibuatnya.

Malam ini sebenarnya drama nya bukan dimulai dari ulah MB, kami di sini kami  tinggal di lingkungan rumah beberapa rumah yang ada pagar khususnya agak terpisah dari wilayah sekitar walau sebenarnya di beberapa lorong masih menyatu.  Kehidupan saya mulai di bulan Oktober lalu sendiri sampai MB datang di tanggal 25 Desember 2016 semua sangat bahagia, saya hanya pergi kerja pulang malam dan tidur saya tak  peduli lingkungan sekitar dan tak ada interkasi toh saya seharian dikantor.

trade online

Hidup kami damai damai saja,sampai suatu ketika, MB datang dan memang karena pekerjaannya memang kerja dari rumah ya berarti waktunya lebih banyak di rumah,  memang di lingkungan kompleks saya yang cuma 5 rumah, itupun yang terisi Keluarga cuma saya dan ada 1 keluarga kecil lainnnya yang paling ujung, Cuma bapak bekerja yang kantornya juga tak jauh dari rumah. Di salah satu rumah ada garasi agak tertutup yang di jam kantor saat semua orang pergi kekantor di tempati anak anak SMU bolos sekolah dari pagi sampai siang  mereka sembunyi disitu, apalagi  rumah kami tak jauh dari SMU dari salah satu sekolah SMU Negeri di Ambon.

Pak Abidin, salah satu orang tua si anak nakal
Pak Abidin, salah satu orang tua si anak nakal, beliau sangat malu anaknya berkali kali buat gaduh, ternyata anak ini impor dari Makassar hiks… 

Mereka suka bolos dan merokok dan isap lem disana karena terkesan tersembunyi. Sejak kehadiran MB di Ambon, dia suka keras mengusir anak anak itu  agar tak berbuat maksiat alias hal hal bodoh disana. Maklum ketika jam kantor siapa lagi yang bisa kawal lingkungan sekitar.

Big Guy Ngamuk pakai Tongkat pak RT jadi gemetaran tadi haaha
Big Guy Ngamuk pakai Tongkat pak RT jadi gemetaran tadi haaha

MB lah orangnya dimana kerjaanya Cuma dari rumah dari laptopnya. Sejak dia suka marahin anak anak itu yang rata rata anak SMU itu kayaknya anak anak itu tambah iseng dan tambah nakal. Saya juga baru tahu bahw MB sejak dua minggu dikerjain sama anak anak ini.

Mereka suka teriak teriak kata katakata ( Fu*k you mister dari daerah pagar ) baru lari, keisengan terparah saat tadi saat hening saya sibuk dengan laptop, MB sibuk dengan Laptop dan TV nya diruang tamu dan pintu kami terbuka separuh maklum MB tak bisa hidup tanpa buka pintu setengah yang selalu buat drama kalau di Makassar kami punya pintu besi jadi aman udara bisa bebas dan aman dari marah bahaya, kalau ini dikontrakan pintunya Cuma pintu kayu sedang MB ada euphoria dia tak suka tutup pintu kecuali tidur ya.

Nah ada segerombolan anak kecil yang sudah iseng tadi melempar batu kecil ke arah mobil saya parkir dan sandal MB diluar dilempar masuk ke dalam dr arah pintu yang terbuka tadi. Saya sih  tak melihatnya kadang MB agak berlebihan tapi memang menurut pengakuan Tukang seblah yang setiap hari mandori pekerjaan rumah baru pemilik kompleks memang MB kejar kejaran terus sama gank anak anak nakal itu. Mereka nakal kalau dikasih tahu lari dan melempar.

Pak RT pun pernah curhat sama saya saat urus surat keterangan domisili dirumahnya bahwa anak anak yang suka merokok di rumah kosong tengah itu sudah di info ke orang tuanya tapi begitulah anak anak generasi sekarang semakin menjadi jadi.

Lanjut drama MB tadi setelah dia mendapat serangan tadi dari gang anak nakal saya heran saya cek di ruang tamu dia sudah tak ada, tongkat kayu kesayangan yang dibawa dari Amerikan itu dia bawa di tenteng tenteng lari kesana kemari nampaknya dia mengejar anak anak. Saya sempat cuek diawal kemudian MB datang suruh saya keluar bicara sama pak RT akan kelakuan anak anak nakal tadi. Ya Allah dalam hati apalagi drama mala ini.  Saya segera mengenakan jaket dan jilbab super cepat mengambil  hape dan kunci saya susul MB yang entah di ujung jalan  mana bawa kayu, saya ketemu pak RT di tengah jalan dan menjelaskan dan Pak RT pun sudah bawa tongkat kayu bersama mantunya mencari anak anak nakal itu.

Beberapa orang berkumpul saya jadi merasa tak nyaman, MB datang tergopoh gopoh penuh amarah mau memukul anak nakal itu kalau ketemu saking emosinya.  Saya pun menjelaskan duduk masalah ke pak RT sambil berdiri  dan pak Mandor tukang pun mengiyakan kenakalan anak anak itu sudah mencapai batas memang. Kurang ajar, masa maki maki orang kata fu** baru mulai melempar rumah orang itu namanya kurang ajar sekali.

MB sudah meledak ledak katanya kalau ketemu anak anak itu diluar diakan remuk remukan, saya stress loh lihat MB kalau marah, sosok aslinya sabar tapi kalau diganggu langsung ala ala film india meledak ledak lupa waktu dan lupa kalau banyak orang.

Saya pun coba menenangkan, pak RT menyalami MB dan bilang biarkan dia menyelesaikan masalah lingkungan di sana. Sayapun sama MB pulang ke rumah. Setelah tenang sebentar baru buka laptop segerombolan utusan pak RT sudah datang memanggil kami ke rumah pak RT katanya mau didamaikan sama anak anak nakal tadi. MB langsung ambil tongkatnya dan berlari kesana saya baru bergegas  ambil HP di sana MB sudah adegan mau mengamuk ngamuk karena ternyata ketiga anak tadi sudah di amankan pak RT sebenarnya 5 orang Cuma yang berhasil ditangkap baru 3 orang.

Di pinggir teras pak RT saya sempat adegan kayak film india menenangkan MB bahwa harus sabar kaalu emosi tak bisa selesaikan masalah dan semua orang lihat jadi malu saya suruh masuk ke rumah pak RT dan kasih tenang. Pelan pelan saya beri  kesepahaman antara pak RT dan MB yang masih memegang tongkat kayu.

Pak RT janji akan hadirkan anak anak itu dan minta maaf asal Mb mau melepas kayunya dari tanganya.Ya akhirnya saya bujuk untuk gencatan senjata  saya berasa ada di pihak PBB yang mendamaiakan Perang antara Amerika dan Indonesia.

Setelah diberi air putih MB mulai tenang saya pun mulai menjelaskan dan pak RT saya yang super baik berjanji akan hadirkan ketiga anak ini dan minta maaf dan buat surat pernyataan untuk jadi pegangan dikemudian hari jika anak ini berulah lagi maka sisa di polisikan agar mereka agak jera.

MB pun melunak, jadilah ketiga anak datang bediri dan minta maaf bahkan ada 1 orang tua / bapak tiri dari anak yang nakal juga hadir dan minta maaf. Berasa saya mimpi deh tadi itu. Seumur hidup saya di Makassar tinggal di kompleks memang tak pernah dapat kasus kenakalan remaja seperti yang di alami MB ternyata di kota Ambon kami mendapatknya.

Kesemua anak ini disuruh ngaku dan diminta untuk baca pernyataan dan berjanji tak mengganggu lagi, saya pun berucap bahwa ini Mister sangat baik kalau kalian baik sama dia tapi kalau kalian ganggu dia bisa sangat kejam jadi ayoo saling hormati saja.  Ketiga anak itu minta maaf dan tanda tangan surat penyataan dihadapan semua saksi termasuk saya, bu RT anak mantu pak RT,  pemuda sekitar dan salah satu orang tua dari anak nakal tadi.

Mereka kemudian salam dan minta maaf sama MB dan kami semua, setelahnnya saya berbicang dengan pak RT bahwa MB itu tempernya sabar Cuma kalau meledak kayak tadi bahaya jangan di picu. Kalau sudah tenang aman. Dan pak RT pun lanjut curhat bahwa anak anak sekitar memang sangat nakal, pak RT sendiri sering dikerjain kalau di infokan tak  buat keributan mereka malah balas dendam kayak menghamburkan tanaman depan  rumah pak RT atau melempar tikus mati ke depan rumah pak RT.

Kelakuan anak anak ini kata pak RT sangat meningkat pasca kerusuhan social menimpa kota Ambon dimana terjadi penumpukan penduduk di komunitas tertentu yang berdampak pada dampak psikologi kekerasan lebih tinggi. Mungkin metode nya harus berubah sesuai zaman. Saya yang tak punya pengalaman urusin kenakalan anak remaja pun pusing dibuatnya.

Kasihan anak generasi penerus di Ambon kalau anak anaknya  seperti ini, mungkin tak semua ya tapi hari ini benar benar membuat satu drama yang melibatkan MB di dalamnya. Kenapa juga nih anak iseng sama bule udah tahu ini bule kalau marah bahaya.

dewaweb_promo_04_728x90

Jam 10 malam pak RT mempersilahkan kami bisa pulang tongkat kayu M saya bawa pulang. Hatinya sudah ringan, pak RT dan bu RT 06 pun juga nampaknya sudah bahagia telah menjankan fungsi wewenangya sebagai RT pengayoman lingkungan di satu sisi saya sangat merasa risih dengan kejadian ini namun di satu sisi saya melihat pak RT luar biasa mau membantu sampai tuntas dan mau memperlihatkan kepada MB bahwa yahhh I am the king and I made solution for you!

Salah satu benefit biasanya jika kita ada pasangan wna, kadang orang lain berusaha memberikan terbaik demi pride memberi solusi pada si wna ini, bukti lain saat kunjungan saya ke dokter di kisah ini, ternyata semua pasien buka sepatu saat masuk ke ruangan dokter tapi MB yang asal masuk saja malah tak ditegur sama mereka. Nah saya ikut sama MB juga akhirnya tak ditegur tapi saat saya pergi sendiri ke dokter langsung di suruh buka sepatu saat masuk. WOW ternyata brand bule masih ada efeknya.

Semoga anak anak nakal tadi menjadi baik saya masih ingat mereka mengeja namanya,  Muhammad Sabar, Azis, herman, dan ada 2 lagi, entah kalian mau jadi apa dek, perjalanan masih panjang dari pada ganggu  bule mending  jadi vlogger kek, blogger kek, imers, dagang, jadi artis, atau apa kek! Ya semoga Kalian dapat hidayah dan insaf dari dalam hati terdalam. Semoga MB diberi kesabaran  menghadapi cobaan yang ada, dan saya diberi super ketabahan hati untuk bisa memahami da mengerti setiap dram drama yang tercipta  dalam menata kehidupan kami yang tentram dan damai di kota AMBON MANISE ini. Salam genjatan senjata dari RT 006/RW 06 Kelurahan BM Kec. Sirimau Kotamadya Ambon.

                Ambon, 13 Februari 2017

BANNER FREE MEMBER

Kisah AMBON Jenaka  yang lain bisa di baca :

  1. Ambon Jenaka 1, kisah penjual air galon
  2. Ambon Jenaka 2, kisah petugas pompa bensin
  3. Ambon Jenaka 3, sumber air su dekat tapi jauh
  4. Ambon Jenaka 4, episode keperkasaaan istri bule masuk tandom air

9 thoughts on “Ambon Jenaka part 5 #Ketika bule mengamuk di RT 06

    • February 13, 2017 at 3:19 pm
      Permalink

      iya nih anak anak sini jadi kayak tambah nakal.. semoga sudah jera mereka

      Reply
  • February 14, 2017 at 1:14 am
    Permalink

    Ih anak2 tuh nakal banget. Waktu awal2 pindah ke tte kami juga sering mbak diganguin anak2, pintu di gedor2 terus, panggil mister…mister… Gitu, giliran kita keluar mereka pada lari. Tp ini ulah anak2 kecil sih mbak, palingan masih SD, sering bilang Fu** Yo* juga mbak, tp langsung di samperin suamiku trus dimarahin gak boleh bilang kayak gitu, abis itu takut deh, gak berani ganguin kita lagi. Mungkin krn masih kecil juga kali ya makanya gampang dibilangin

    Reply
    • February 14, 2017 at 1:32 am
      Permalink

      iya anak anak sini keteraluan sih makanya dia ngamuk.. soalnya sudah 2 minggu diganggu terus… kalau saya kan bebas gangguan seharian di kantor.. kalo ini anak SMU jadi bengal bengal…

      Reply
  • February 14, 2017 at 3:50 am
    Permalink

    Yang saya pegang teguh: anak adalah cerminan orang tuanya. Kalau tau anaknya nakal, beri efek jera yang total bikin kapok. Jadi anak gak berani bertingkah. Saya kalo jadi MB, saya sama akan habisi anak2 itu.

    Reply
    • February 14, 2017 at 6:14 am
      Permalink

      ya harusnya sih didikan orang tua ya… aduh nakal nakal deh pokoknya anak anak sini…

      Reply
  • February 14, 2017 at 4:43 am
    Permalink

    Astaga..!!! Ada-ada aja 😱 Untung semua masih selamat ya.. Semoga gak ada lagi kejadian kayak gini.. Si M sejauh ini paling dipanggil Hey mister bule! Trus diminta foto bareng.. Dia paling bingung aja😄 koq diminta foto bareng..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *