Menjajal wisata adrenalin Offroad Lembang Sukawana Cikole Bandung

Offroad Lembang-Sukawana-Cikole
Offroad Lembang-Sukawana-Cikole

Offroad di Lembang-Sukawana-Cikole

Setelah kisah kemarin di postingan tentang The Lodge Maribaya itu, masih terkait event kami Workshop regional Papua Maluku yang bertajuk “Puma The Great” ( Puma = Papua Maluku ) itu adalah tageline semangat kami mencapai target tahun ini, sebagaimana tahun sebelumnya setiap pencapaian target yang achieve reward kami seregional adalah jalan jalan. Trip 3 hari yang padat itu sebenarnya diawali dengan menginap di salah satu hotel di Bandung yaitu tepatnya di Hotel Mercure Premiere Setiabudi Bandung. Malamnya lanjut malam dengar sharing session dari Big boss kami dan awarding nite bagi bagi hadiah.

Keesokan paginya lanjut touring kami kekawasan Lembang dengan menggunakan Mobil Land Rover tua, semua peserta naik mobil yang disediakan EO kami da nada setidaknya 13 Mobil land rover yang disiapkan karena dalam satu mobil kami ada 7 orang peserta + 1 supir nya, kami pun mau menikmati wisata off road Lembang, sukawana, cikole

Rombongan Land Rover lagi stop di rest area
Rombongan Land Rover lagi stop di rest area

Saya dan 6 orang srikandi dari Ambon dan Jayapura bergabung di landrover nomor 2, kami pun langsung tancap gas dari hotel Mercure Setiabudi langsung menuju lembang, menurut pak Awang driver saya dan saya duduk di depan seperti biasa di samping pak sopir beliau menjadi guide saya sepanjang jalan. Kawasan offroad yang akan kami tempuh sepanjang 16 km, kebetulan jalannya tak berlumpur karena bukan musim hujan jadi keringlah, cukup membahagiakan bagi kami karena kami tak suka main kotor kotor.

Jejeran Land Rover antik
Jejeran Land Rover antik

Jadi jalurnya itu melewati banyak wilayah, mulai dari Sukawana, Leweng Kunthi ( ini spot yang rada seram, kata Pak Awang disinilah Mister Tukul jalan jalan pernah syuting ihhh jadi ngeri ya, dihutan inilah yang dianggap titik paling magis, dan biasanya di beberapa rombongan peserta Offroad banyak diganggu kalau mereka sering ngawur tak senonoh,  atau banyak yang diganggu mobilnya macet dan lainnnya.)Lalu ada Cikole. Sepanjang jalur offroad ini ada dikaki jalan Tangkuban Perahu. Kami singgah di rest area yang ada titik kita bisa melihat benteng peninggalan Belanda, disitu juga tersedia toilet semi alami yang bisa digunakan ( semi alami = toilet jongkok dengan persediaan air seadanya ) lalu di jejeran jalan ada penjual jagung rebus dan mie rebus. Kami pun singgah sejenak foto bersama dan  jajan makanan serta menikmati snackbox yang disediakan panitia.

Selfie dulu deh
Selfie dulu deh

Lalu berlanjut lagi perjalanan kita, sebenaranya yang buat seru dan melelahkan adalah  banyak nya guncangan yang terjadi kondisi jalan yang didesign sempit jadi benar benar pas satu jalur dan tak rata otomatis kami harus berpegang terus agak tak tersandung di kendaraann dan dikendaraan nomor dua ini paling ribut karena semua ibu ibu yang setiap masuk lubang ya teriak.

trade online

Land rover di nomor dua tempat saya duduk adalah land rover buatan Inggris tahun 1962 dan setirnya seblah kanan. Pak Awang merupakan salah satu member dari Klub Land Rover Club Bandung ( LRCB ) . Sepanjanga perjalanan pun dilarang mengeluarkan anggota tubu dari mobil karena takut tersandung di dinding jalan berupa lumpur, atau pepohonan rimbun. Hamparan kiri kanan ya pohon pinus dan kebun teh beberapa spot kami melewati petani yang membawa rumput untuk makanan sapi.

Rombongan Puma The Great di Rest Area Lawang Kunthi
Rombongan Puma The Great di Rest Area Lawang Kunthi
Singgah makan jagung dulu
Singgah makan jagung dulu

spot-rest-area

Toilet Semi Alami
Toilet Semi Alami

trio

Wefie di depan hutan pinus saat break di rest area
Wefie di depan hutan pinus saat break di rest area
Jejeran penjaja makanan di rest area
Jejeran penjaja makanan di rest area

Setelah sekitar hampir dua jam terombang ombang akhirnya mobil kami naik ke jalan raya beton, dan kemudian perjalanan dilanjutkan kea rah Cibodas yaitu tepatya di Pine Hills tempat kami berkemah semalam buat acara santai malamnnya.

Sepanjang jalan bisa melihat hamparan hutan pinus
Sepanjang jalan bisa melihat hamparan hutan pinus

Yang paling merasakan lelahnya teman teman yang duduk di belakang karena mereka harus berpegangan kedua tangan agar tak tersenggol satu sama lain, dan histeris teriak membuat badan remuk redam. Lelah hayati kata mereka. Pak Awang selaku driver saya  bilang “ini mah kurang menatang bu, bagus datangnya musim hujan biar jalanan yang dilewati kubangan semua lebih menantang” hahaha gak usah pak segini saja sudah cobaan bagi teman teman saya, ada satu mobil kami yang mesti dikeluarkan satu peserta yang berat badannya memang berat baru bisa melewati satu lubang yang dalam. Kalau mobil kami nomor 2 mah sering mati juga tapi semua bisa lancar dan bisa finish lebih cepat karena kami nomor 3 antrian dari depan.dari-dalam-mobil

Tongsis beraksi di samping pak sopir
Tongsis beraksi di samping pak sopir
kondisi lebar jalan
kondisi lebar jalan

Kami pun sempat banyak foto dan beberapa rekam histeris bisa dilihat divideo dibawah ini.Kata pak Awang, dia juga sering dapat order pribadi buat offroad Keluarga, bisa sewa mobil sehari itu Rp 1,5 juta dan belum termasuk pembayaran berapa jumlah Keluarga  yang ikut, satu orang dikenakan Rp 90 ribu/ orang. Diluar snack yah biasanya kalau Keluarga ya bawa sendiri.

Siapa tahu ada yang minat mencoba wisata extreme OFFROAD LEMBANG SUKAWANA CIKOLE bisa kontak pak Awang di nomor ini 081315887896 beliau punya Land Rover 1963 .


BANNER FREE MEMBER

Adapun artikel terkait Bandung bisa dibaca :

4 thoughts on “Menjajal wisata adrenalin Offroad Lembang Sukawana Cikole Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *