Masjid terapung Andi DJuanna di Kabupaten Barru

Gerbang masuk Masjid Terapung
Gerbang masuk Masjid Terapung

Masjid Terapung Andi Juanna Kabupaten Barru

Masih berkaitan dengan cerita mudik kemarin disini, sebenarnya sudah sangat lama pengen cerita tentang masjid terapung ini tapi selalu lupa..lupa lupa…hahaha kayak lagu Kuburan saja yah, Masjid ini  bernama Andi Djuanna, sebenarnya saya mau nanya ke orang soleh yang bangun masjid unik ini, kemungkinan itu nama dia atau nama istrinya, pernah tante saya bertanya ke resto di samping masjid tentang siapakah gerangan sosok dermawan yang membangun dan merawat masjid ini? Dan jawabannya adalah, Seorang warga local yang memang kalangan mampu dan tinggalnya di Ibukota Negara namun membangun masjid kecil berkonsep unik dan dikelola orang terpercaya beliau. Hmmm  hanya itu informasi yang saya dapatkan karena tiap kali singgah disana kok, saya tak bisa menemui penjaga masjid karena momentumnya bukan pada saat solat lima waktu.

Lupakan masalah siapa yang bangun yang jelas si pembangun masjid bakalan dapat amal jariyah kebaikan yang terus mengalir selama umat muslim yang singgah memberi makan ikan yang banyak itu dan melakukan solat wajib maupun sunnah atau sekedar duduk duduk singgah melepas penat saat bepergian dan melintasi wilayah ini.

Pinggir  kiri jika dari arah Makassar
Pinggir kiri jika dari arah Makassar

Kalau saya pribadi sudah lebih 10x saya singgah, senang saja memberi  makan ikan dengan infaq  1000 perak,  ada kedamaian dihati tercipta saat melihat ikan ikan pada rebutan makan pakan ikan. Terus duduk duduk di teras masjid melihat sekeliling, atau sekedar solat sunat dhuha di dalam masjid yang lumayan adem. MB sangat senang kalau mampir kesini. Pokoknya diupayakan tiap pulang kampung wajb singgah sejenak disini, kecuali kalau saya lupa ingat lokasinya karena memang marka nya pakai feeling saja. Pokoknya kalau dari arah Makassar seblah kiri melewati kota Barru 5 km, ingat saja ada sign masjid terus pelan pelan lihat kiri depannya hamparan sawah pegunungan,  akan kelihatan masjid yang dibawahnya ada genangan air hijau dengan penuh ikan, kelihatan kok. Akan banyak parkir mobil yang juga singgah disana.

Ikan mas  yang tampak gemuk di beri makan pengunjung tiap hari
Ikan mas yang tampak gemuk di beri makan pengunjung tiap hari
Tampak depan
Tampak depan

Memasuki gerbangnya diatas papan namanya kita akan berjalan menuju jalan pintu masuk masjid dengan kotak infaq berisikan ratusan bungkusan makanan ikan, jadi prinsipnya kejujuran, anda datang, mau ambil satu bungkus silahkan donasikan 1000 perak kedalam kotak  yang disediakan, jangan curang dosa hahhaha… !

Ikan-ikan dalam kolom sudah berukuran besar sekali karena kebanyakan makan
Ikan-ikan dalam kolom sudah berukuran besar sekali karena kebanyakan makan
Tanaman air yang mulai berkembang biak
Tanaman air yang mulai berkembang biak

 

Lalu dikiri kanan masjid ada jalur ke toilet wanita, untuk yang kanan ada ke toilet pria, lumayan bersih dan terawat, jadi pintu masuk ke masjid ada tiga, depan , kiri dan kanan, karena di jalur kamar mandi wanita dan pria juga disediakan tempat wudhu. Masuk dalam masjid berkarpet empuk dan dingin, buat nyaman dan adem berada disini,

dewaweb-728x90

Ukurannya tak besar, makanya dingin dalamnya, enak kata MB dia senang dengan masjid kecil dengan AC didalamnya.

Dominasi warna bangunan hijau, di sisi kiri untuk jalur ke tempat wudhu pria dan kamar mandi pria ada tersambung dengan gazebo di seblah kanan di mana bisa di tempati makan, karena di seblah kanan masjid ternyata ada restoran.Bisa pesan ikan bakar disana, kami belum pernah sempat mencoba makan disana, Kapan kapan bakalan singgah lagi disini.

Arsitektur bangunan masjid ini sangat apik dan sederhana
Arsitektur bangunan masjid ini sangat apik dan sederhana
Bagian dalam masjid semua berkarpet
Bagian dalam masjid semua berkarpet

Terinspirasi dari masjid ini lah maka di  kampung saya, di bangun juga masjid  yang sering dilalui para pengunjung yang mau ke pantai sebuah bangunan masjid dengan konsep terapung, dibangun diatas tambak udang yang di pelihara ragam ikan dibawahnya. Di lain waktu akan saya buat postingan terpisah ya.

Tampak dari samping kanan
Tampak dari samping kanan

Salah satu mimpi saya kedepan jika sudah mampu juga bisa masjid kecil yang bersih dingin, GRATIS Parkir ini penting paling dongkol kalau masjid harus bayar parkir. Sendal titip juga GRATIS, tak perlu mewah beralaskan marmer asalkan bersih dan sejuk, fungsional. Lagian masjid besar besar banyak yang mubasir juga yang solat lima waktu sedikit palingan masjid penuh di hari raya sisanya sisa 2 baris jadi prinsipnya ukuran di kecilkan saja enak di rawat dan yang ibadah juga rasa nyaman. Itu kalau pendapat pribadi saya.

Gazebo buat pengunjung yang makan disana
Gazebo buat pengunjung yang makan disana

BANNER FREE MEMBER

Artikel yang berkaitan dengan Makassar dan sekitarnya bisa di baca di Makassar Corner seperti :

 

2 thoughts on “Masjid terapung Andi DJuanna di Kabupaten Barru

    • July 15, 2016 at 9:29 am
      Permalink

      iya .. dulu ikannya banyak ternyata di jual dan dimakan jadi berkurang…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *