Ceroboh

Salah satu moment bersama si Putih!
Salah satu moment bersama si Putih!

Demi mengenang sepeda putihku yang saya cintai mau menuliskan memory tentang si putih, beberapa hari lalu ini saya dan adik saya yang tinggal dirumah sebelah, dihubungkan dengan pintu didapur, tadi sore baru cerita kalau sepeda kesayangan saya di curi orang. Lemas deh saya jadinya, MB sudah wanti wanti marah-marah terus kalau si adek saya ini super ceroboh, pintu pagar terbuka terus, pintu rumah juga dan dia asik asik aja main laptop di ruang tamu tanpa pintu pengaman besi kayak di rumahku.

Ini bukan kali pertama adik saya kecolongan, tahun 2010 saya lupa tepatnya saat dia masih kuliah, kan saya dulu tugas di Manado dan dia yang tinggal dirumah sendirian. Laptopnya baru sebulan usianya itu pun dicicil ceritanya dari kakak yang bantu belikan. Saat dia tidur-tiduran di ruang tengah dan laptop di meja ada yang menyelinap masuk ambil, namanya juga kompleks ya, mau dibilang ada satpam selalu berjaga ya tak mungkin juga semua bisa dijagain yang 100 rumah itu. Harus dari diri sendiri yang mesti jaga diri dan barang barang kita. Kan selalu ingat kata bang Napi, waspadah waspadalah, kejahatan datang karena adanya kesempatan dan adanya keinginan. Nah tahu sendiri pencuri pasti niatnya sudah sering mengintai peluang yang bagus untuk dicuri. Ketika pagar terbuka lebar dan pintu juga yaaa wassalam deh.

Kejadian kali ini beda tipis, kebetulan adekku punya banyak teman yang datang kerumah nya kerja proyek,karena rumahku sempit semua barang barang saya selalu titip di bagian rumah dia, karena kita kan menyatu di dapur. Lagian beberapa kali adekku selalu pakai tuh sepeda ke warung dekat rumah. Hari kamis lalu saya sempat pamit ke dia, mau berangkat ke Malino besok harinya cuma satu hari karena ada meeting kantor, alasan dia sih dia pikir selama  dua hari ini sepedaku tak disana karena saya bawa ke Malino, ya memang tahun 2012 saya pernah ada acara kantor di Malino dan saya bawa sepedaku karena ada rangkaian acara mountain biking deh. Nah kali ini beda ini workshop tri wulan mana ada main sepedaan.

Kronologis yang baru dia jelaskan tadi adalah kemungkinan terjadinya saat waktu Ashar, tiap hari ada temannnya rambut gondrong main laptop di ruang tamu rumah sebelah, saya tak pernah gubris karena selama ini aman aman saja cuma  memang mengkawatirkan karena ini anak memang sangat ceroboh. Nah kalau ada temannnya pasti pintu pagar tak tertutup rapat, dan pintu rumah pasti terbuka. Sepedaku waktu itu kata dia sih,..entah itu alasan saja karena memang sering saya lihat dia khilaf memasukkannya ke dalam rumah, dia habis ngepel rumah dan angkat tuh sepeda ke teras rumah, terus adzan berkumandang, dan dia langsung ngacir ke masjid, dan si Gimbal yang duduk main laptop malah ke kamari mandi. Menggemaskan kan! Adekku ini memang ceroboh, apalagi track record adekku ini dimataku sudah sangat buruklah, dari semasa dia masih sekolah, HP, barang elektronik, ya di pakai tapi tak di pelihara baik baik. Suka pakai barang tanpa bilang, ini yang paling di benci MB nih, kejadian saat dia ke masjid, dan si Gimbal pikir saya datang ambil sepeda karean kata si Gimbal ada suara ambil sepeda dipikirnya saya datang mau bawa ke acara kantor… ya ileehhhh kenapa juga butuh 2 hari baru sadar kalau tuh sepeda sudah raib. Ohh my oh my………..!!!!!

Jadi setelah dia ngacir ke masjid,  dia tinggalkan temannya yang gimbal itu di rumah sendirian, terus si gimbal itu malah ke kamar mandi, untung deh semua tak diambil cuma sepeda.Coba si pencuri  ambil 2 laptop yang di ruang tamu, ada laptop tuaku dan laptop adekku. Arghhhhhhhhhhhhhhhhhhh benar benar buat saya naik pitam…………………….!!!!!!!!Saya sudah laporan ke orang tua tadi, si adeku sudah dapat ceramah dari bokap, dan mau buat pintu besi pengaman bagian dalam buat di pintu rumah adeku. Soalnya kecerobohannya sudah berbuah kerugian luar biasa.

Dan baru sekarang sadar kalau tuh sepeda sudah kecurian, apakah mesti harus kehilangan baru mulai aware dan hati hati lagi,  masa sih harus jatuh di lubang yang sama. Gemes deh saya jadinya. Sepeda putih ku hilang deh, entah kemana, di curi orang, tanpa adekku ketahui.Masih ingatkan cerita hampir kemalingan disini, kejadian itu membuat kami buat pengaman di dapur juga.  Alhamdulilah waktu itu selamat karena si Adekku bangun tiba tiba, dan langsung bertindak, dan si pencuri lari. Nah berselang cuma 10 bulan ternyata kejadian lagi deh.

MB langsung emosi deh pas tahu, karena dia sudah wanti wanti dari beberapa waktu lalu bahwa adekku itu ceroboh sekali, tiduran saat pintu terbuka dan lainnya. Intinya tingkahnya memang mengundang pencuri untuk  datang. Makanya MB setiap keluar pintu dari arah dapur ke ruang tamu pun dia kunci jadi adekku tak bisa masuk ke area kami. Kecuali dapur, gimana tidak kesal yaahhhhhhhh ceroboh………………nya minta ampun deh…

Saya selalu wanti wanti hati hati, banyak pencuri dimana saja dan kapan saja. However kembali lagi, saya sebagai kakaknya yang lebih dewasa hanya bisa memberi nya pengertian kembali bahwa kejadian ini sudah dua kali, dan semoga tak ada lagi setelahnya………………

Pantas saja feelingku saat meninggalkan rumah di hari kamis pagi sempat saya menatap ke dalam pagar yang saya lihat si Gimbal  ( teman adekku ) lagi main laptop depan pintu, entah mengapa saya sempat menatap ke dalam rumah agak lama, ya semacam ada feeling aja, kebetulan dari sela sela pagar bisa tembus ke dalam. Ternyata ini pertanda saya akan kehilangan sepedaku hari itu.

Kata adekku sih mau janji gantikan nanti saat dia gajian, cuma gemmes saja kalau kejadian seperti ini terus berulang, semoga jadi pelajaran bagi dia dan saya juga untuk selalu berhati hati dimanapun dan kapanpun…….aku akan merindukan sepeda “Putih” ku……….dan apa kata MB, dia tanya kamu ada sticker atau semacam STNK buat sepedamu? saya jawab tak ada donk……….kwitansi pembelian iya, kata dia kali aja ada ditemukan polisi bisa di klaim……….saya cuma ketawa mendengarnya, di negeri ini mobil atau sepeda motor kalau sudah raib bisa menghilang selamanya apalagi kalau cuma sepeda saja……..ya sudahlah semoga ada rezeki lainya buat beli sepeda lagi.

salah satu moment sepedaan bersama KOMBAT !
salah satu moment sepedaan bersama KOMBAT !
ceroboh
Salah satu moment bersama si putih lagi..!

18 thoughts on “Ceroboh

  1. Mbak Siti klo tau tukang nadah setempat yg nampung barang2 curian, coba aja dicek siapa tahu sdh dijual. Bukan soal diganti klo sdh ada duit ya, rasanya ko dianggap gampang “ntar diganti ..” . Padahal nyari duit kan susah ya hehe.

  2. kudu hati-hati ya sit, apalagi di negara kita kalau ilang ya tinggal terima nasib nasib harus beli baru lagi. padahal mending uangnya disimpen untuk hal lain kan…

    salam
    /kayka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *