Modus kasir tak jujur

Kecurangan kasir
Harusnya kembaliannya Rp 22500, cuma dikasih seonggok uang Rp 22,000 tanpa kata maaf!

Pasti kalian  para ibu-ibu, neng-neng, mas-mas, atau bapak-bapak yang ada di Indonesia ketika ke warung ekh salah ke supermarket atau minimarket suka hobby  para kasir itu memberi permen kan yaa….. atau tiba tiba duitnya kurang dan kurangnya banyak sekali dan si kasir tak infokan kenapa bisa kurang.  Ini tiap hari terjadi pada saya dan MB. Kalau dulu  yang banyak dikasih permen. Dan dengan sangat cuek si kasir ngasih nya tanpa mengatakan apa apa, dianggapnya permen itu uang pengganti. Atau seperti adegan beberapa waktu lalu saat saya di salah satu warung siap saji yang bilang “Tidak ada uang kecil bu, jadi kurangki Rp 500 uang ta” yaahhh saya hanya terdiam,  menunggu permintaan maafnya tapi si kasir dengan cuek mengambilkan  saya makanan dan uang sisa di letakkan di baki dengan struk. Dianggap entengnya nilai 500 perak itu dengan tanpa minta maaf atau berusaha mencari uang kecil.Dalam hati saya membatin uang 500 ku tak kuikhlaskan !!!

Kalau di supermarket besar ya masih dikasih permen, kalau di mini market  paling parah, sebut saja semua mini market di awali huruf Alf* itu semua oknum modus operandinya sama. Ada beberapa modus operandi yang mereka lakukakn ( kasir ) terhadap pembeli  :

  1. Struk tak di cetak, misal si pembeli beli sabun harga IDR 4200, dikasih uang IDR 5000 terus biasanya kalau masih baik dikasih balik Cuma 200 perak. Terus di struk tak di cetak karena ternyata barang barang di mini market kan ada harga promo kadang di label harga masih di disc lagi misalnya 200 perak jadi sisa bayar 4000 perak. Biasanya disc tercetak ketika dia pencet enter. Jadinya sengaja gak dikasih struk ini trik paling handal selalu di lakukan ke buyer bapak bapak biasanya kan malas ngecek apalagi dianggap recehan tapi bagi MB luar biasa menyebalkan, pernah suatu hari dia dibodoh –bodohin sama kasir alf**** di Pompa bensin, saya nyetir jadi dia yang turun beli air minum yang 1 liter harganya kalau tak salah  Rp 3600 , dan dia dibalikin duitnya sama struknya Cuma 400, awalnya dia tak perhatikan pas dia masuk mobil di cek, dia marah sekali dia turun kembali katanya sih dia gebrak meja bilang “pencuri, haram” dengan aksen nya yang khas, si Mbak yang kasir langsug kembalikan 600 lagi. Spv di samping kasir Cuma diam saja. Terus MB kemudian kembali ke mobil dan semakin maralah dia karena seharusnya kan baliknya itu 1400 ya bukan  1000, makanya dia kembali ke toko dan melemparkan itu uang dan struk ke wajah si kasir saking jengkelnya. Agak kejam sih menurutku tapi si kadang kita harus memberi pelajaran pada orang yang tak jujur seperti itu. Bukan Cuma WNA yang diperlakukan seperti itu, WNI pun sering kok makanya saya selalu lihat struk dan minta struk setiap habis transaksi dimanapun.
  2. Kasih permen, ini kebanyakan di supermarket besar nih, kalau MB yang belanja pasti dia marah dan kembalikan itu permen dan bilang intinya sih apa permen itu bisa beli barang di dalam. Si kasir biasanya langsng ganti dengan uang atau cari uang kecil di samping kiri kanannya. Saya Cuma diam saja kalau adegan ini terjadi.
  3. Si kasir sengaja buat bingung agar hitungan kita salah, ini modus pintar dan cantik, saya pernah alami sekali sampai saya menghitung terus bawaannya di mobil karena ketipu.Modusnya waktu itu saya beli barang seharga  Rp 4000 perak, duit yang  saya kasih uang Rp 10,000 perak, harusnya kan dia input uanngnya Rp 10,000- Rp 4,000= Rp 6,000, ekh malah dia curang dia input Cuma Rp 5,000 terus dia balikin duit ke saya Cuma Rp 5,000. Yang muncul di struk kan Rp 1,000 terus aku ngasi Rp 10,000 harusnya kan kembaliannya Rp 6000 dan dikasih Cuma Rp 5,000. Jika ini orang awam yang di kasih trik ini pasti bingung dan tak langsung ngeh.Saya sempat Tanya dikasir kenapa sih di inputnya kekecilan bukan angka sebenarnya si mbak kasir beralasan maaf mbak tadi salah pencet……………….!!! Kalau saya karena otak masih rada encer saya komat  kamit hitung kembali dan kembali ke kasir bilang ekh uangnya kurang 1000, langsung saya ancam keluarkan kalkulator dan dia akhirnya kasih duitnya .
  4. Modus menyumbangkan ke badan amal, ini paling gress saat ini, tiba tiba kasirnya bilang, bu/ bapak sisa uangnya mau disumbangkan? kalau anda mau dikibulin maka si kasir dengan santai akan mengambil uang sumbangan tersebut dan mengumpulkannya dan membaginya diakhir hari. Kalau di mini market biasanya  kalau badan / lembaga sosial resmi seperti RZ ( Rumah zakat ) atau dompet dhuafa memang sering ada di supermarket besar dan memang di mesin kasirnya ada tulisan atau bentuk informasinya dan masuk ke dalam struk juga nah kalau modus tipu tipu ya tak ada di struk juga ya masuk ke kantong kasir.

Entah ini kemerosotan moral atau apa ya, di luar negeri setahuku kalau di kampung MB tak ada tuh yang kasih permen di kasir, kerjaan sebagai kasir sangat membutuhkan kejujuran dan melalui proses background check yang panjang, semua toko selalu sudah menyiapkan uang receh yang  banyak. Tak pernah tuh ada yang bilang maaf uang kecilnya habis, terus tak ada tuh bungkusan permen di kasir, dan tak ada pula kasir yang curang mengurangi kembalian seperti yang terjadi disini.

Bukan mau menjelekkan bangsa kita saya selaku WNI kadang merasa malu sama MB jika dia  selalu mengeluhkan nilai kejujuran dari beberapa oknum kasir yang suka dholim sama customernya, memang nilainya tak seberapa tapi itu sudah bagian dari korupsi yang mendarah daging di masyarakat. MB heran juga kenapa katanya di negara yang masih kental nuansa agamanya ini kok kadang prilaku manusianya tak mencerminkan sama sekali ajaran yang mereka anut. Dan kadang kalimat itu bagai menampar saya sebagai WNI.

Kadang menggelitik di negeri ini dimana nilai dan pejaran agama di ajarkan di Sekolah dari kecil dan ketika kita lihat masyarakat saat ini, contoh kecil saja dari tingkah laku berkendara, mana ada nilai saling menghargai dan memberi jalan kepada orang lain, yang ada sikut sikutan, kebanyakan ya tidak semua sih ( termasuk saya sangat taat aturan 🙂 )bukankan di semua ajaran agama itu sudah diajarkan untuk saling menghargai, sama dengan tingkah para kasir diatas, bukankah semua ajaran agama menomor satukan kejujuran kan ya…….. nah loh bukannya di sekolah dulu dari SD kita semua sudah belajar PMP / PPKN  tapi sangat mengherankan kenapa masih banyak cerminan yang tak sesuai dengan ajaran, atau ada yang salah dengan sistem pendidikan kita?? . Nampaknya harus bertanya ke rumput yang bergoyang……………!!

Karena temanya semakin berat saya simpulkan saja tips  biar tak ditipu kasir kasir curang diatas sbb:

  1. Selalu minta struk sehabis belanja
  2. Upayakan selalu ada uang kecil di dompet, makanya saya hobby tiap habis gajian saya nukar duit kecil dari 10 ribuan sampai dua ribuan di BI atau kadang sama kasir BNI yang tiap hari ke kantor buat transaksi jadi potensi buat di curangi minim.
  3. Pastikan uangnya pas baru meninggalkan kasir, hitung dulu baik baik dan kalau kurang mintaaaaa saja
  4. Kalau dikasih permen, tanya balik apa ini permen saya bisa pakai belanja di tokonya ?? pasti langsung kecele…..dan carikan uang kecil 🙂
  5. Kalau semua yang diatas masih sudah dilakukan dan masih terjadi pakai jurus MB langsung marah marah dan menjelaskan ke mereka kalau tindakan itu salah dan bagian dari KORUPSI dan HARAM dilakukan, biar kapok ! Kalau tak ada yang tegur mereka akan terus melakukannya berulang ke semua orang. Kelemahan kita sebagai rumpun Asia itu suka malu hati dan malu menegur sesuatu yang salah kalau  si MB sangat berbeda ketika melihat ada yang salah langsung kena TEGUR saya aja selalu merasa tak enak kalau di suka protes banyak hal yang menyimpang di negeri ini.

Sekian curcolan hari ini…………..

#MB = Mr Big 

30 thoughts on “Modus kasir tak jujur

  • November 24, 2014 at 5:15 am
    Permalink

    masih inget dulu sering modus begini tuh di parkiran mall. suka ntar kita ditambahin 1 jam parkir. kalo kita minta struk nya baru dah dibalikin yagn bener. ngeselin banget.

    Reply
  • November 24, 2014 at 5:41 am
    Permalink

    Yang aku suka kesal juga (selain urusan kasir ini) adalah masalah buang sampah sembarangan, kita ini negara mayoritas penduduk muslim yang katanya kebersihan adalah sebagian dari iman, tapi buang sampah sembarangan itu kayaknya sudah tradisi. Miris sekali. Sementara di Australia yg setidaknya di homebase kami, buang sampah sembarangan tuh masuk kategori “dosa besar”, kalo ketahuan dendanya gede..😬

    Reply
  • November 24, 2014 at 6:03 am
    Permalink

    Di Jakarta fenomena kembaliin pake permen udah agak jarang, tapi kalo kasir sengaja kurang nampaknya masih banyak terjadi

    Reply
    • November 24, 2014 at 10:46 am
      Permalink

      ohh kalo di Makassar ngasih permen masih sering … hahh andai tuh permen bisa dipake belanja ya

      Reply
      • November 24, 2014 at 10:57 am
        Permalink

        iya mba. Aku setuju sama orang – orang yang galak kalo dikasih kembalian permen! Lagian itu secara langsung juga menguntungkan mereka pastinya.

        Reply
        • November 24, 2014 at 11:06 am
          Permalink

          iye memang ibu ibu katanya lebih galakan dari bapak bapak… makanya korban terbanyak itu bapak bapak

          Reply
          • November 24, 2014 at 11:16 am
            Permalink

            Biasanya bapak – bapak males ribut ya 😀

          • November 24, 2014 at 11:38 am
            Permalink

            iyaa.kalau saya terbalik MB yang suka mau buat ribut malah saya yang capek… hahahah

  • November 24, 2014 at 7:18 am
    Permalink

    aku pernah loh nolak dikasih permen dan mereka juga gak ngasih kembaliannya. kurang ajar banget

    Reply
    • November 24, 2014 at 10:47 am
      Permalink

      kalau saya paksa suruh kembalian.. hahhaha ku minta

      Reply
  • November 24, 2014 at 7:58 am
    Permalink

    kalau di italy,mau belanja di manapun setelah selesai transaksi stuk belanjaan pasti di kasih,kalo kita lupa biasanya malah di panggil kasirnya buat ambil struknya .-)

    Reply
  • November 24, 2014 at 10:34 am
    Permalink

    Klo di Jerman byk orang ga mau dikasih struk belanjaan, mereka bilang ga butuh. Pdhl kadang kasir salah input harga atau salah kasih kembalian. Aq prnh kejadian di struk ditulis belanja anggur 1/2 kg, pdhl ga geli, di urutan pertama tuh anggurnya. sayangnya kita cek struknya dirumah, klo balik lg pasti dibilang kasir klo kita yg bohong. Seterusnya klo belnja aq selalu cek struknya ditempat.

    Reply
    • November 24, 2014 at 10:48 am
      Permalink

      oh ya berarti mesti di cek semuanya ya biar gak salah input aku kadang malas ngecek kalau struk sudah sangat panjang sekali…

      Reply
      • November 24, 2014 at 7:36 pm
        Permalink

        Iya mbak setelah pengalaman buruk bayar anggur pdhl ga beli jadi aq selalu cek struk belanjaan ditempat. Suamiku masukkin belanjaan ke kantong, aku ngecek struknya 😀 . Klo ada barang diskonan eh pas di input ko ga diskon ya ku komplain, biar sedikit kan lumayan duit 😀 .

        Reply
  • November 24, 2014 at 11:04 am
    Permalink

    kadang niat nya buat ramah lingkungan jd suka gak minta struk. disini pernah juga kejadian, tp gatau deh sengaja atau enggak ya kasir nya. karena suka banyak penawaran, produk ini diskon kalo beli 4 botol, atau beli produk inu 1 biji dapet gratis 2. nah, kasir kadang suka ga masukin kode diskon nya dan aku disuruh bayar full. kalo yg kaya gini ini nih menyebalkan. jd setiap mau beli yg lg diskonan harus teliti banget dan wajib minta struk. nah Alfa**** ini dr duluuu deh suka nipu nipu, bayangin 1 orang di tepu 500 perak, sehari yg belanja 100 orang yg ditipu kan lumayan banget tuh duit nya…ckckckck

    Reply
    • November 24, 2014 at 11:37 am
      Permalink

      iya serba salah sih sekarang .. memang harus teliti dengan struk saya biasa skip saja karena dah antri lama … dan struknya langsung diambil dan dibuang

      Reply
  • November 24, 2014 at 1:15 pm
    Permalink

    Sejak maraknya tipu menipu di kasir. Aku skrg jd lebih sering2 ngecek klo pas nerima kembalian. Kadang suka sebel klo dikembaliinnya pake recehan. Eh ternyata masih mending yah dikembaliin pake receh daripada ditipu2 sama kasirnya.. 😀

    Reply
    • November 24, 2014 at 1:42 pm
      Permalink

      Kalo recehan kadanng suka lupa atau susah terpakai kecuali jadinya paling buat bayar uang tiket wc di mall itu aja mahal 2000/ sekali masuk he he..recehan sekarang mau beli apa coba…paling murah di Indonesia…snack anak anak aja sudah 1000 kan ya

      Reply
  • November 24, 2014 at 2:30 pm
    Permalink

    Aku sekarang ga cuma ngitung kembalian aja, tapi ngecek barang di depan kasirnya. Pernah kejadian di lotte salah ngitung, kartu sudah di debet mau ngurus pengembalian ribet banget. Nggak sepadan yang hilang dan waktu yang terbuang.

    Btw, masih banyak orang jujur, contohnya mbak2 yang kerja jadi tukang bersih2 di kos. Duitku kececeran nggak pernah hilang.

    Reply
    • November 24, 2014 at 2:34 pm
      Permalink

      iya gak semua sih cuma memang ya karena hidup semakin keras jadi kemungkinan banyak orang sudah mencari celah dari kekurang hati hatian kita……..tapi tenang selama dunia masih berputar saya yakin orang baik akan selalu ada

      Reply
  • November 24, 2014 at 11:32 pm
    Permalink

    Wah aku suka kena yang buat amal, di Alf* , kan ga enak kalo nggak ngasih apalagi antriannya rame 🙁

    Reply
  • November 25, 2014 at 5:22 am
    Permalink

    Hadeuh aku pernah nih marah2 di cocomart, sejenis alfamart, kembalian dikasihnya permen karena gada recehan. Saya bilang, “Saya ga butuh permen, butuhnya duit. Cepet cari.” Ga peduli deh antrian sepanjang apa yg penting duit gua balik huahaha 😆

    Reply
    • November 25, 2014 at 8:03 am
      Permalink

      bagus sering sering aja begitu ya ,…

      Reply
  • November 25, 2014 at 5:29 pm
    Permalink

    gapapa siti terima aja permennya tapiiii…. ada tapinya pake perjanjian kalo permennya udah terkumpul boleh dong belanja pake permen :p

    salam
    /kayka

    Reply
    • November 26, 2014 at 1:03 am
      Permalink

      iya aku selalu bilang sama mereka emang ini permen aku bisa pake belanja di dalam …. dan jawabannya ya tidak donk ..

      Reply
  • September 1, 2015 at 3:42 am
    Permalink

    Hahahaha !…Lucu sekali negeri ini !

    Reply
    • September 1, 2015 at 1:12 pm
      Permalink

      ya memang sangat lucu…ini hanya satu dari sekian banyak kejadian..

      Reply
  • July 15, 2016 at 11:58 pm
    Permalink

    Kemaren malah aq bayar pake uang 100rb, diinput bye pake uang 50rb, trus struk ga dikasih… Sayangnya aq ga itung waktu dikasih kembali, langsung pulang gitu aja..
    Eh..setelah sampai rumah, baru aq nyadar, aq komplain ke toko, Alhamdulillah yg punya toko baik hati, mo ngasih kekurangan kembalian, itu juga karena cuma tetanggaku….

    Reply
    • July 16, 2016 at 2:15 pm
      Permalink

      nah iya harus cek kembali setiap habis transaksi mau di supermarket atau resto sama saja harus cek dulu baru pergi

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *