Episode menjadi pasien rumkit part 3 ( #hari pembayaran di kasir )

illustrasi dari www.shutterstocks.com
illustrasi dari www.shutterstocks.com

Nah ini lanjutan edisi postingan ku tentang edisi perdana saya jadi pasien dan hari operasi dan ini postingan terakhirnya, lanjutan detailnya dan hanya mau berbagi saja ternyata sakit seminggu di rawat itu lumayan mahal juga ya.Terbayang kalau merogoh kocek pribadi saya tak akan iklas dan mesti bekerja berbulan bulan untuk kumpulkannya dan habis dalam sepekan.

Saya resmi check in  masuk tanggal 20 April  dan akhirnya dipaksa keluar sama dokter ku hari ini, jam check out kamar ternyata sama ya kalau hotel ya sekitaran jam 12 an lah. Total enam hari deh. Hari kedua masih bed rest gak bisa kemana mana, hari ketiga sudah lepas epidural dan keteter, sudah bisa ke toilet dan sudah bisa bawa infus kemana mana. Hari ke empat sudah bisa silaturrahmi ke lantai 7 dibantuin si MB naik whell chair di dorong-dorong.

Hari ke lima, leyeh leyeh saja ada teman saja yang datang, kayak salah satu sahabat tangguh satu  ini nih, kebetulan dia training di Makassar di kerjaan barunya  dan singgah menjenguk bawain ayam KFC buat si MB yang sudah bosan makan bubur sama aku,  kita ngegosip sambil nikmati view pantai, biasa curhat curhat perempuan gitchu!!!

Salah satu wanita tangguh yang demi cinta sejati rela pindah perusahaan biar bisa bersatu dengan pujaan hati!Salut luar biasa telah korbankan karir cemerlang dan mulai dari 0 lagi!!Keep Rockin Girl no matter where you are :-)
Salah satu wanita tangguh yang demi cinta sejati rela pindah perusahaan biar bisa bersatu dengan pujaan hati!Salut luar biasa telah korbankan karir cemerlang dan mulai dari 0 lagi!!Keep Rockin Girl no matter where you are 🙂

dan dokter sih sudah sarankan hari kelima pulang saja, MB bilang sekalian aja seminggu dokter biar sembuh total, sayang kan kalo dah pulang ntar bolak balik lagi, kalau saya sekalian total istirahat kalau di rumah kan, saya juga yang mesti beres beres, cuma dibantu MB sama adikku, bawaanya stress kalau di rumkit kan enak, makanan selalu siap dan datang tepat waktu, snack pun pagi sore,…hmmm indahnya dunia……………… kamar selalu bersih dan kinclong deh sisa pencet tombol dah datang tuh perawat bantuin……………………..!!! ahay……….!!!

Sehari sebelum keluar saya sudah infokan ke bagian administrasi dibawah untuk segera menguruskan kelengkapan berkasku biar besok tepat jam makan siang kami sudah bisa pulang. Karena pengalaman saya salah satu teman kemarin yang mau keluar butuh 4 jam menunggu bahkan sampai dia harus ganti pertanggungan ke atas nama perusahaan dia, awalnya dia ikut ke asuransi perusahaan suaminya, ternyata ribet dan gak beres jadinya ganti perusahaan asuransi dan baru deh jam 2 an baru kelar.

Tak mau itu terjadi pada saya, dan saya juga deg degan takutnya suruh nombok banyak, malam harinya saya info ke suster in charge untuk pagi pagi sudah kompulir data dan administrasi saya biar saya bisa bereskan.  Dan sempat kami masih menikmati dan menerima dua tamu, tetangga rumah yang baik hati bawa pepaya buatku walaupun kami sudah siap keluar kamar rumkit  dan jenk ina masih sempat datang juga.

Tepat jam makan siang terakhirku berakhir sang suster datanglah bawakan goody bag raksasa isinya, biasa hasil X Ray kemarin dan sekantong obat yang mesti saya makan dan berikan intruksi bahwa kami sudah bisa ke bagian kasir untuk melakukan pembayaran, karena memang saya ada kelebihan plafond, saya sempat tanya kelebihan berapa, si suster bilang silahkan ke bawah saja.

Deg-deg an juga sepanjang jalan ke bawah, si MB langsung ambil kendaraan dan bawa semua bawaanku yang awalnya cuma dua buah tas sekarang  beranak jadi 4 karena masih ada sisa buah hasil bawaan tamu yang datang. Terus saya nunggu mbak kasir yang handle berkasku. Sambil berdoa semoga cuma nombok 10 ribu x 6 hari sesuai plafond ku tambah biaya administrasi under paid, dan ternyata bener saya cuma nombok Rp 85,000,- . Alhamdulilah langsung deh aku lega nya selangit.

Dan pas iseng minta rincian, karena buru buru jadinya hasil fotonya buram nih, karena berkas ini langsung nanti dikirim ke kantor saja dan di handle bagian HR, makanya saya cuma foto aja……..bayar kewajiban ku dan tetap saya mau minta kwitansi copyan juga buat claim asuransi pribadiku, walau gak banyak tapi biar ada nombok pembeli jajanan MB waktu seminggu di rumkit.

perinciannya buram, totalnya begitu banyak untuk honor dokter itu terkait biaya operasi 26,5 juta, sisanya printilan yang mahal sekali!!
perinciannya buram, totalnya begitu banyak untuk honor dokter itu terkait biaya operasi 26,5 juta, sisanya printilan yang mahal sekali!!Biaya administrasinya saja 1 juta padahal kebanyakan buat plester nama aja buat menu makanan dan obat-obatan! satu pasien segini kalau 100 gimana yaaak…!!!

intermezo maksi terkakhir sebelum ke kasir rumkit nih…..

Menu maksi dan snack pagi tadi, hiks aku merindukan bubur nya itu !!
Menu maksi dan snack pagi tadi, hiks aku merindukan  snack nya….
Foto bawah itu ceritanya menu makan malam kami makan bedua, sembari menikmati view malam di laut !
Foto bawah itu ceritanya menu makan malam kami makan bedua, sembari menikmati view malam di laut !

Untuk total bayarnya, sih saya juga sudah tak se-shock dua hari sebelumnya kan saya sudah minta rincian dan disebutkan sudah posisi 46 juta, dan benar adanya perkiraanku hampir 50 juta.

Untuk rincian yang banyak adalah tindakan operasi dokter itu sudah sebagian dari total dan biaya obat paten nya sampai Rp 12 juta……….untuk biaya lainnnya penunjang fasilitas waktu operasi kayak bantuan 02 dan lainnya, untuk kamar sendiri hampir 5 juta dan biaya administrasi 1 juta…………………..

Total hampir 50 juta…………………………!!!

Sakit itu super mahal ya……………….makanya selagi masih sehat kesehatan di jaga dan cepat daftar asuransi deh, yang bisa cover semua………biar beban hidup kalau pas lagi apes sakit gini terbantu deh…………!!!!

Akhirnya tepat pukul 2.30 sore kami meninggalkan rumkit dan singgah di mall makan siang buat MB dulu maklum di rumkit dia malas makan bubur sama aku, dan kita belanja mingguan dulu baru deh pulang ke rumah, sampai rumah mesti beres-beres dulu baru deh istirahat ……………

Beberapa kelebihan dan kekurangan Siloam Hospital Makassar  selama enam hari disana sbb :

  • Kenyamanan fasilitas okay, apalagi kalau kamar VIP lantai 8, viewnya lumayan indah, masuk ke rumkit itu serasa ke Mall jadi jauh dari kesan menyeramkan, ada musik di lobby yang mengalun dan ada cafe pastinya jadi kalau mau jenguk pasien sisa beli roti rotian deh atau kalau penjaga pasien lapar sisa ke lobby deh.
  • Pelayanan staf rumkit sangat welcome, dan friendly.
  • Untuk perawat tiap hari ganti shift 3x,  jadi sehari dapat 3 orang, dari semua yang memberi layanan ada sih beberapa yang tulus dari d alam hati, namun yang lain juga ada cuek, kerjaan gak beres, kalau suntik infus kasar dan tidak pelan pelan, saya sempat teriak kesakitan saat menginfus, ada yang muka masem kalau di panggil, ada yang pada saat masukkin kapsul ke bagian belakang habis operasi itu main kasar saja sampai saya teriak teriak, ihhh bener bener kasar. Kok bisa SDM seperti itu di taroh di kelas VIP, tapi ada beberapa nama yang sangat lembut dan baik.
  • Untuk dokternya, ya semua baik cuma sebagian pasien kita tetap harus ekstra banyak nanya dan gali info dan tanya dokternya, jangan passif, maklum bayar visit harian mereka mahal padahal cuma datang ucapan selamat pagi dan pergi, kalau perlu minta dia periksa bekas operasi dan kasih info keluhan pasien. Biar gak sia sia bayarnya mahal.
  • Untuk menu makanan ya hambar, entah karena memang di rumkit harus makanannya sehat tapi dari berbagai informasi teman teman yang pernah mengalamai perawatan inap di beberapa rumkit memang mengiyakan kalau menu makanan disini kurang enak dibanding rumkit lain. Kalau saya sih makan saja, yang penting halal..
  • Untuk petugas kebersihan lumayan okay, pengantaran makanan tepat waktu, cuma kadang air mesti minta baru dibawakan, jadi pasien atau keluarga mesti proaktif deh.
  • Kalau mau nyaman bagi penjaga pasiennya yang tinggal menemani, VIP lumayan kamarnya, ada sofa bed yang ada sekat tersendiri, jadi kalau pasien di periksa sama dokter yang jaga kalau tidur bisa nyaman juga ada tirai sendiri. Kalau kamar kelas 1, ya tak ada sofa bed buat penjaganya. Kamar lebih sempit sih.Atau kalau mau lebih murah bisa ambil kelas 1 twin yang kosong jadi dapat bed dua, kan bisa buat yang jagain, turun kelas berarti semua harga akan turun.Untuk tarif sendiri,  cuma memang kamar VIP ini baru melonjak naik, Rp 810 ribu dan kelas 1 cuma Rp 650 ribu,gila ya, harga plafond kamar rumkit kok naiknya gila-gilaan ya sedang gajiku saja naik cuma selevelan inflasi.  Dan untuk asuransi pribadi saya cuma cover rawat inap Rp250 ribu per hari, terbayang donk tombokan terhebat yang pernah saya bayar kalau pakai asuransi pribadiku . ( AXA MANDIRI ) .

dan beberapa foto yang sayang kalau dibuang sebagai penutup episode jadi pasien rumah sakit ..

Yang kanan bawah sofa bed MB dan hari terakhir kita tukeran dia pakai bed ku dan tak muat jadi mesti tiduran duduk gitu!
Yang kanan bawah sofa bed MB dan hari terakhir kita tukeran dia pakai bed ku dan tak muat jadi mesti tiduran duduk gitu!
sofa bed dia pun tak muat !! kasihan MB menderita sekali selama jagain di rumkit, tidurnya kurang pulas!!
sofa bed dia pun tak muat !! kasihan MB menderita sekali selama jagain di rumkit, tidurnya kurang pulas!!

So far sih aku puas, fasilitas dan kenyamanan memang harus dibayar mahal..dan dibayarin makanya bisa se happy ini 🙂

PASIEN HAPPY sekali OK

Semoga kesehatan bisa terjaga dengan baik, dan segera beraktifitas kembali seperti sedia kala walau masih harus kontrol ke dokter beberapa kali…..Thanks untuk Mas & mbak di HR kantor ku yang bantuin sehingga semua mulus kagak bayar lebih… barusan sekali ini merepotkan HR kok selama berkerja bertahun tahun…. dan thanks to MB yang menemani sepanjang minggu dan doa teman teman sehingga sudah bisa aktif kembali….ceria…………!!!

Demikian cerita episode rumah sakit dan kisahku…………….semoga bermanfaat ya..  dan happy week end *lagi 😀 !!!

 

13 thoughts on “Episode menjadi pasien rumkit part 3 ( #hari pembayaran di kasir )

    • April 27, 2014 at 2:39 am
      Permalink

      makasih Non, aku dah dirumah kok masih harus istirahat dulu…

      Reply
  • April 27, 2014 at 9:52 am
    Permalink

    Semoga segera pulih ya mbak Siti 😉 .
    Yaa ampunnn pingsan deh lihat tagihan rumkitnya, untung di cover asurasi ya.

    Reply
    • April 27, 2014 at 9:53 am
      Permalink

      Iya mbak, kalo tidak saya kayaknya mesti jadi perawat sebulan dsiitu suruh bayar tagihan……….bisa kunjungan ke mbak Nella tuh PP he he ..

      Reply
    • April 28, 2014 at 3:26 am
      Permalink

      he he he iya .. penasaran saja ternyata memang sakit itu super mahal………….. di eropa juga gtu kan? kalau misal gak pake asuransi juga segtu besarnya ya ?

      Reply
  • April 28, 2014 at 8:01 am
    Permalink

    bener ya, sehat itu muahal! Untungnya di cover perusahaan ya, klo pribadi bisa-bisa nggak jadi pulang deh, dah pingsan duluan lihat tagihannya

    Reply
    • April 28, 2014 at 3:14 pm
      Permalink

      iya makanya hari terkahir itu saya banyak baca doa biar gak pingsan…. alhamdulilah..

      Reply
    • February 15, 2015 at 4:09 pm
      Permalink

      saya pakai axa mandiri, tapi yang bayar full asuransi saya adalah kantor saya..full..kalau asuransi kesehatan mah cuma 250 ribu / hari.. kali 6 hari sedang biaya sakit saya 49 juta… jadii mending BPJS deh dari pada asuransi swasta…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *