Perencanaan keuangan itu ……..

Pic taken from www.peroocpa.com
Pic taken from www.peroocpa.com

Saya lagi senang-senangnya berkutat dengan banyak artikel keuangan dan sedang semangat-semanganta menyemangati diri untuk bisa disiplin dalam pengaturan keuangan ini. Banyak hal yang membuat saya tercengang setelah mendalami banyak hal terkait perencanaan keuangan. Begitu banyak pelanggaran yang saya lakukan selama ini terkait misi dan tujuan keuangan, investasi yang kedodoran atau kebablasan ya istilahnya.

Saya sangat hobby mengutak atik website tentang keuangan mulai dari www.futuready.com adala favorit saya, kemudian www.liveolive.com juga lumayan bagi wanita pekerja yang butuh artikel mendidik. Dan saya juga langganan newsletter dari www.ngaturduit.com

Nah ilmu paling banyak saya timba dari www.futuready.com, ilmunya banyak dan bisa kirim pertanyaan dan dibalas oleh sang pakar.

Nah mari kita summary ilmu yang saya tangkap beberapa hari ini tentang perencanaan keuangan.

Prinsip utama dalam perencanaan keuangan adalah pendapatan harus selalu lebih besar dari pengeluaran alias tidak ada defisit. Mengapa? Karena adanya defisit membuat pengaturan keuangan tidak optimal dan ada beban berupa hutang konsumtif yang akan selalu bertambah. Yang ini benar-benar mengena di saya, selama ini seiring kenaikan gaji malah kenaikan kebutuhan gaya hidup melambung dua kali alhasil kadang defisit.

Printilan kebutuhan non rutin yang selalu merusak cashflow rutin. Jadi ternyata langkah terbaik dalam perencanaan kuangan adalah sbb :

  • Untuk menghindari defisit, atur pengeluaran agar pendapatan kita mencukupinya. Biasanya kebanyakan orang karena menganggap bulanan akan masuk gaji jadi besar pasak dari pada tiang, hasilnya utang ke kartu kredit dan bunganya bunga ber bunga, dan itulah mulai dari mala petaka lilitan hutang”
  • Pengeluaran rutin hendaknya dibiayai dari pendapatan rutin berupa gaji bulanan.Nah ini yang sering banyak yang salah kaprah, kadang pengeluaran rutin saya dibantu oleh bonus atau insentif yang frekwensinya malah tiga bulanan atau dadakan bulanan tergantung kebijakan perusahaan 
  • Pengeluaran tidak rutin, seperti dana liburan/hari raya, pembelian gadget/fashion dan biaya rekreasi lebih baik dibiayai dari pendapatan tambahan, seperti bonus, tunjangan, atau THR. Biasanya kalau saya kenapa kadang rada agak kacau karena saya sudah akumulasikan misalnya setahun itu pendapatan saya bisa sampai berapa kali gaji dan saya bagi 12 bulan dan saya rata-ratakan baru dengan PD nya ambil pinjaman untuk investasi baik maksudnya ternyata saya kerepotan karena ada satu atau dua bulan tertentu yang gaji kami polosan alias 1 x gaji saja tanpa embel embel bonus. Ini yang perlu di luruskan sebenarnya, ternyata prinsip perencanaan keuangan tetap perhitungannya dari Take Home Pay bulanan kita. Bukan akumulasi bonus, THR dan +12 bulan gaji = jumlahkan / 12 . 

Sekarang mari kita lihat rasio penggunaan keuangan  yang benar dalam satu siklus gaji bulanan

  • 10% untuk membentuk dana darurat dan membeli premi asuransi
  • Minimal 15% dari pendapatan rutin untuk tabungan dan investasi
  • Sekitar 50% untuk biaya hidup rumah tangga sehari-hari, termasuk SPP anak sekolah
  • Maksimal 30% untuk cicilan kredit (lebih baik kredit produktif seperti KPR misalnya)
  • Sisanya untuk gaya hidup, misalnya untuk makan di luar dan rekreasi.

Wah untuk case saya saja murni sendiri tanpa campur tangan keuangan dengan Mr Big, alokasi ini ada sedikit kurang pas, di bagian kredit produktif saya persentasinya 45%. Makanya ada prosentasi yang lain yang tidak seimbang. Namun karena ada per campuran penghasilan jadinya bisa ter atasi.

Untuk menghindari defisit kuangan ada 2 hal yang dapat dilakukan.

  1. kurangi pengeluaran yang kurang penting, seperti pengeluaran untuk gaya hidup. ( Sudah jarang kongkow, ke mall pun cuma belanja bulanan fokus pada catatan kebutuhan saja )
  2. menambah penghasilan, bisa mulai mendata pendapatan tidak rutin dan mengaturnya agar dapat mencukupi semua pengeluaran. Makanya saya mulai rajin lembur, rajin jadi makelar property atau makelar apa saja lah yang penting halal

Jangan lupa bahwa jika sudah berkeluarga memerlukan proteksi, terutama asuransi jiwa untuk pencari nafkah, kalau kami berdua sama sama pencari nafkah, bedanya saya karyawan sedang Mr Big di sektor non formal, walau dari kantor saya sudah mendapatkan asuransi kesehatan termasuk Mr Big sebagai suami, tetap saja saya tetap meng-asuransi kesehatan kami berdua, kan jaga-jaga tetap impian saya mau pensiun di usia 38 tahun, dan dana darurat untuk menghadapi keadaan tidak terduga.Ini yang sementara saya perjuangkan untuk dikumpulkan. Enam  kali pengeluaran bulanan ini serasa berat sekali terkumpul ada saja yang morotin tiap bulan. Tapi tetap Cemunguddhhhh 45 nabung recehan nih..!!

.

10 thoughts on “Perencanaan keuangan itu ……..

    • March 11, 2014 at 3:26 pm
      Permalink

      iyaaaa tapi pas banyak nukarnya bingung he he harus ke BI ..antriiiiii

      Reply
        • March 14, 2014 at 12:51 am
          Permalink

          soalnya pengen dapat duit dari word ads belum hits kayak mbak, mbak Nella dah bisa beli sapi 3 gak sebulan dari blog? *OOT nih..

          Reply
  • March 12, 2014 at 2:00 am
    Permalink

    emang ya mbak, bagian yang kongkow ke mall itu yang sering bikin kantong bolong 😀

    Reply
    • March 12, 2014 at 7:03 am
      Permalink

      pastikan itu yang paling buat kantong bolong…soalnya di sini kan jarang taman2 yang bisa didatangi kalo ke week end UUM ( ujung2nya Mall ) deh

      Reply
  • March 12, 2014 at 3:51 am
    Permalink

    Baca-baca tulisan gini, lalu berkaca, keuangan saya amburadul, ga ada perencanaan sama sekali, mengalir saja. ada yang bisa ditabung, ya ditabung. Klo harus habis ya gpp, yang penting nggak ada utang. Alergi banget sama yang namanya utang

    Reply
    • March 12, 2014 at 7:04 am
      Permalink

      terima kasih sudah singgah disni, salam kenal mbak 🙂 iya kalau baca langsung sesak sendiri soalnya berkca di kuaangan kudu mesti ini itu sedang income cuma dari satu sumber..jadinya berat dan mesti disiplin…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *