Garis besar investasi & tujuannya

Pic taken from www.trainerlaris.ning.com
Pic taken from www.trainerlaris.ning.com

Saya sangat senang belajar ilmu ini, pokoknya tiap hari harus nambah ilmu walaupun saya bukan ahli financial planner tapi belajar dari artikel-artikel sang ahli financial advisor atau financial planner ternama dan googling sana sini akhirnya saya dapat summary ilmunya disini. Banyak yang masih salah dalam langkah investasi yang pernah saya lakukan, untuk part 1 ini ternyata investasi dan tujuannya perlu di kategorikan ke tiga kategori besar :

1. Tujuan investasi dibawah  3 tahun ( Jangka pendek ) maka disarankan untuk berinvestasi di beberapa instrumen yang berupa aset kas contohnya :  Tabungan, reksadana pasar uang, atau deposito. ( Kalau yang ini saya sementara berjuang mencapai target saving dana darurat sebesar 6x pengeluaran bulanan, karena dulu saya cuek dan malah melakukan investasi tanpa mengingat perlunya menyimpan dana darurat, dan saya selama ini saya lebih mengandalkan kartu kredit untuk dana jaga-jaga misal sakit kan bisa gesek namun sekarang saya sudah mulai merubah pola, sekarang tiap gajian saya sudah sisihkan dana darurat walau sampai sekarang belum cukup karena tiap bulan ada saja permintaan darurat misalnya tiba-tiba hampir kemalingan terpaksa bersegera mencari alokasi budget buat bikin pintu besi dan besi pengaman dan ini budgetnya tak murah. Padahal ini tak pernah diplanningkan. Belum dana-dana sosial lainnya, misal keluarga tiba-tiba ada ini itu. Yaaaaa memang kadang tak seindah teorinya pada prakteknya dilapangan duit itu susah sekali di investasikan sesuai alurnya ) 

2. Tujuan investasi untuk tujuan keuangan hingga 5 tahun ( Jangka Menengah ) maka disarankan untuk memilih produk keuangan dengan aset investasi likuid seperti : Reksadana campuran atau emas batangan / logam mulia. ( Kalau investasi emas saya sudah lakukan sejak tahun 2009, ya walau belum seberapa yang penting sudah ada, kalau reksadana campuran dalam unit link di asuransi kesehatan saya ( AXA MANDIRI ) saya pilih  unit link yang progresif kalau tak salah itu reksadana campuran deh, berarti ini aku juga sudah ya  )

3. Tujuan investasi untuk tujuan keuangan diatas  > 5 tahun ( Jangka Panjang ) , maka disarankan memilih produk keuangan aset investasi likuid yang lebih agresif seperti : Reksadana Saham. ( Kalau yang ini aku sudah daftar juga di salah satu perusahaan pengelola reksadana dengan sistem autodebet per bulan walau jumlahnya masih kecil, tapi semoga nantinya dikemudian hari bisa dijadikan dana pendidikan di masa datang )

Masing-masing produk keuangan dan instrument investasi memiliki risiko dan potensi keuntungan yang berbeda. Semakin tinggi potensi keuntungan, maka semakin tinggi pula risikonya. Aset kas akan memiliki risiko yang lebih rendah daripada aset investasi likuid. Jadi selalu harus bisa menyesuaikan aset yang tepat dengan tujuan finansial Anda. So intinya semuanya harus ada tujuan dulu nanti setelah ada tujuannnya buatkan planning nya dan action  alias eksekusi biar segera terwujud

Sedang apa yang terjadi selama ini, mencontoh banyak dari saya dan lingkungan sekitar, jarang orang yang meng-planning kan secara matang tujuan financialnya, misalnya pergi ke Mall lihat pameran smartphone terbaru dan ada tulisan SALE atau ada tulisan Bunga 0 % , langsung deh nimbrung dan melakukan pembelian dengan moda gesek Kartu Kredit padahal sebelumnya tak ada planning, alasannya ya kebetulan lagi ada promo!(kapan lagi !! ) nah ini sih yang banyak merusak dan saya pun untuk hal hal kecil kayak kebutuhan rumah tangga masih sering juga begitu. Makanya sekarang saya sebelum ke supermarket sudah ada catatan khusus baik di HP atau di kertas, tak boleh melenceng dari nota dinas yang ada di catatan hahahahha biar tetap waras dan sehat arus kas di dompet..karena kadang sering sekali masih tengah bulan sudah megap megap dan cekak! Penyebabnya ya ketidak disiplinan tadi………….!!Kecuali pohon uang di belakang rumah sudah tumbuh dan berbuah yaa baru deh belanja seenaknya……………….^_^

2 thoughts on “Garis besar investasi & tujuannya

  • September 18, 2015 at 3:47 pm
    Permalink

    Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Pasar Modal. Pasar modal merupakan suatu hal yang dapat dipelajari setiap kalangan yang memiliki modal dan ingin menanamkan modalnya dengan benar. Saya memiliki beberapa tulisan sejenis mengenai pasar modal yang dapat dilihat di Pasar Modal

    Reply
    • September 18, 2015 at 3:49 pm
      Permalink

      terima kasih untuk informasinya..

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *