Setelah KITAS Apalagi ???

Pic source from www.jasakitas.wordpress.com
Pic source from www.jasakitas.wordpress.com

Mendapat pertanyaan ini bertubi-tubi  soal apalagi berkas yang diurus setelah dapat KITAS sponsor istri/suami, Yuuk mareeee merapat lagi, dengan postingan birokrasiku yang panjang – panjang ini, namun kali ini di persingkat saja ya, sumbernya pengalaman pribadi dan pengalaman teman-teman pelaku kawin campur ya ………….jadi setelah sudah mendapatkan KITAS ini khususnya yang di sponsori istri, kalau KITAS perusahaan biasanya lebih formil dan saya tak ada pengalaman. tapi setahu saya berkas untuk after KITAS baik perusahaan atau sponsor istri sama saja, mohon koreksi yang punya pengalaman yang after KITAS Perusahaan. dan  adapun berkas yang di urus setelah mendapat KITAS adalah sbb :

  1. SKTTS ( Surat Keterangan Tempat Tinggal Sementara ) di buatnya di catatan sipil, caranya buat surat permohonan untuk surat SKKTS dengan lampiran berkas Copy Passport WNA, copy KITAS & Buku POA, KTP Sponsor, pasfoto berawrna WNA ukuran 4×6 dan 2×3 bawa saja masing2 5 lembar.Biasanya setelah memasukkan berkas ke bagian Mutasi Penduduk. Dan akan di infokan prosesnya, biayanya berbeda beda sesuai PERDA setempat, SKKTS berlaku 1 tahun dan saya bayar sesuai tarif Rp 250 ribu.
  2.  KK WNA , prosesnya sama, kalau SKKTS sudah ada bisa minta ke CAPIL buatkan KK WNA dan biasanya namanya WNA Terpisah dan kalaupun masuk KK sponsor, nama sponsor tetap kepala keluarga. Untuk pembayaran pembuatan KK dan KTP WNA tarifnya juga beda, di Makassar kisaran Rp. 250 ribu.
  3. STM ( surat tanda melapor ) sebelum aturan baru SKLD diberlakukan ini sepaket dengan SKLD seperti postinganku disini.  STM ini  kata orang INTEL POLDA masih butuh tapi belum dapat info pasti masalah apakah ada peraturan penghapusannya atau tidak. Kita tunggu info berikutnya.

Setahu saya cuma ini yang penting, kalau sudah  merasa butuh SIM bisa apply  SIM A , SIM C, caranya sudah ada di postingan ini lengkap,  terus buka rekening, kalau NPWP malah saya tak sarankan karena ribet nya ngurusnya harus pelaporan tiap bulan tahun, kecuali suami WNA buat PMA ya wajib donk urus NPWP.

Untuk buka rekening bank, sangat mudah, mereka hanya butuh kitas WNA sebagai identitas dan kadang minta passport nya. Jadi dengan mengantongi KITAS, WNA punya hak yang sama dengan penduduk WNI kecuali memilih ( PEMILU )  dan kalaupun mau kerja formil mesti mengantongi IMTA alias work permit, walau KITAS nya sponsor istri, namun kalau mau kerja di sektor non formal, seperti bekerja independen, pelukis, pemilik usaha, dan tak teikat dengan instansi ya itu bisa dan syah. Misalnya buka kursus private, bengkel, restorant, business online, designer, dan lainnya. Seperti Mr Big ya sibuk urusin les private nya. Dia dibayar sama muridnya tanpa melalui lembaga apapun. Jadi wirausaha murni. Itu tak masalah.

Untuk yang merasa butuh asuransi kesehatan, silahkan beli asuransi kesehatan + investasi, pengalaman Mr Big aku daftarkan salah satu asuransi ternama di Indonesia untuk rawat inap dan penyakit kronis, polis bayar bulanan buat jaga-jaga saja, sedangkan untuk double proteksi karena sekarang WNA juga sudah bisa apply kami mau daftar BPJS Kesehatan yang paket 1 bayar iuran Rp 59,500/bulan untuk mendapatkan layanan kelas 1 rawat inap di rumah sakit yang kerjasama dengan BPJS Kesehatan alias ASKES . Walau saat ini karena saya masih sebagai karyawati di salah satu perusahaan jadi Mr Big masih dapat proteksi rawat jalan dari asuransi kantor saya, dan juga rawat inap juga dapat,  jadi so far 1 asuransi  pribadi sudah cukup buat dia. Kedepan juga saya mau daftarkan juga untuk BPJS Ketenagakerjaan ada kepesertaan khusus untuk WNA di bagian Tenaga Kerja sektor non formil, bisa daftar dan bayaran iuran bisa mendaftar untuk Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja dengan premi / biaya sangat murah tiap bulannya. Jadi payung proteksi kami akan berganda. So Far saya sangat suka ber asuransi, merasa lebih tentram 🙂 karena kita tak pernah tahu di masa depan musimnya akan ada badai atau bencana apa, dengan asuransi layaknya  ada payung lebar yang melindungi  atau shelter buat kami berlindung atau sekoci buat kami bertahan dalam lautan badai.

Dan saya rasa semua sudah komplit yaa….. jadi after KITAS ya berkas-berkas diatas di bereskan dan lanjutkan proses adaptasinya 🙂

Jika ada pelaku kapur yang punya pengalaman, yukk maree ditambahkan atau di koreksi…………..semoga bermanfaat buat yang membutuhkan info nya………….!! Salam Birokrasi ^_^ !!!

23 thoughts on “Setelah KITAS Apalagi ???

  • September 26, 2014 at 7:18 pm
    Permalink

    Mbak, boleh sharing untuk perusahaan asuransi ternama yg mana yg menerima WNA sebagai pemegang polis?
    Karena sejauh ini yg saya browsing hanya memperbolehkan WNI saja. Seneng deh baca info ini dr Mbak.

    Salam
    Rina

    Reply
    • September 27, 2014 at 1:37 pm
      Permalink

      banyak kok mbak, suamiku say adaftarkan PRUDENTIAL bisa kok gak ribet pasport sama KITAS saja… skrg polis lancar…dan saya daftarin BPJS.. juga

      Reply
  • February 23, 2015 at 2:01 pm
    Permalink

    salam

    mb siti apa betul buat KITAS itu musti 7 hari setelah tiba di indonesia? kayaknya lebih lama dari itu ya, saya musti ktp saya yang mati trus musti skkts di capil kan? kenapa musti buat kk wna? kk keluarga istri sudah cukup kan? makasih.

    Reply
    • February 24, 2015 at 12:31 am
      Permalink

      iya nampaknya ada expired date nya untuk pengurusannya. Terakhir 7 hari saya tak tahu kalau aturan sekarang…, tak perlu kalau tak mau buat KK WNA…. saya juga tak ada KK WNA kok

      Reply
  • June 15, 2015 at 3:57 am
    Permalink

    Mbak, plus minus buat KK WNA dan enggaknya kira-kira apa ya, Mbak? TIA

    Reply
    • June 15, 2015 at 5:43 am
      Permalink

      Kalau saya sarankan tak usah buat KK kalau belum KITAP…karena kalau mau buat KK WNA akan mahal, itu kalau saya ya………….

      Reply
      • August 21, 2015 at 7:23 am
        Permalink

        Thanks, Mbk. Kalo PMA itu apa ya? Lagi cr2 info apa butuh NPWP atau tidaknya. Thanks.

        Reply
  • September 7, 2015 at 12:00 pm
    Permalink

    Asslmlkm.

    Mba, bulan maret kemarin saya urus kitas buat kponaka saya,karna kbetulan suami dari kakak saya warga negara france. Stelah selesai kitas saya tidak dapat buku POA dan juga tdk di arahkan membuat sktts ya? Dan kitasnya juga kolom pekerjaan dan alamat di kosongkan. Lalu saya juga ingin bertanya sama mbak,kalau kitasnya sudah alih status menjadi kitap apa biasa di pakai untuk bekerja sbagai model? Atau harus tetap urus .izin kerja. Trimakasih

    Reply
    • September 7, 2015 at 10:07 pm
      Permalink

      walkslm, langsung saya jawab, POA sudah tak ada lagi sejak feb 2015. Jadi memang sudah tak ada lagi, KITAS skrg sudah blank sponsor dan pekerjaannya. Petugas imigrasi tak pernh mengarahkan soal aturan diluar imigrasi. SKTTS kan aturan CAPIL .. jadi jangan berharap ada informasi detail kalau tak cari tahu sendri. untuk pengurusan dokumen lainhya pasti ujung2nya nnti ditanya SKTTS mana misal urus SIM , urus BPJS WNA … dkk. kalau tak urus sih tak masalah tapi tetap nanti ujung2nya ke capil. Untuk bekerja tetap wajib IMTA dari depnaker.aturan belum berubah…

      Reply
  • December 17, 2015 at 8:26 am
    Permalink

    Hi mbak sy Citra dari Medan,saya menikah dengan WNA dan baru dapat Kitas bulan lalu,yg ingin sy tanyakan apa kah Keharusan dari imigrasi untuk membuat Sktts dan Stm,apakah dokument in diperlukan untuk perpanjangan kitas tahun depan ya?juga berapa lama setelah mendapat Kitas kita harus buat Sktts ,Stm ataupun memasukan suami ke KK,harap infonya thx

    Reply
    • December 18, 2015 at 10:29 am
      Permalink

      kenapa butuh sktts ? kalau mau urus SIM pasti butuh, jadi terkait WNI itu ada imigrasi, catatan sipil, ketenagakerjaan ( kalau wna kerja formal ) dan kepolisian. Nah pencatatannya si wna di catatan sipil kalau mbak nda buat SKTTS gmn? biar pelaporanya komplit, banyak manfaatnya kedepan kalau mau stay lama di indonesia ya kalau cuma sebentar ya tak usah buatlah. STM juga itu kewajiban wni kan mbak sponsornya nti ada apa apa kan balik lagi ke mbak. STM dibutuhkan buatSIM WNA… setelah dapat kitas bsa langsung urus SKTTS

      Reply
  • January 27, 2016 at 10:40 pm
    Permalink

    Aslkm, stm itu apakah harus buatnya di polda, bagi yg alamatnya tinggal d kabupaten apa bisa buat stm di polres?

    Reply
    • January 28, 2016 at 12:45 pm
      Permalink

      bisa di polsek or polres dimana ada kantor polisi bisa… asal sesuai domisili……….

      Reply
  • April 21, 2016 at 1:02 pm
    Permalink

    Mbak Siti, mau tanya kalau sudah punya kitas re-entry, pas wna keluar negeri dan mau masuk indonesia lagi, tidak perlu pakai visa atau lapor2 lagi kah?
    di passport sudah ada cap LIMITED STAY & RE – Entry, sedangkan KITASnya udah pakai yang E-Kitas itu mbak.
    mohon infonya yah mbak, thanks

    Reply
    • April 21, 2016 at 1:30 pm
      Permalink

      kalau sudah ada cap limited stay and re entry berarti aman… ingat tanggal berlakunya ada di cek… kalau sudah sesuai kalau dia kelura dan masuk indonesia tak lebih dari 6 bulan kitas nya masih berlaku…

      Reply
  • April 22, 2016 at 5:27 am
    Permalink

    Yes mbak, masa berlakunya masih sampai Maret 2017 kok,
    Mbak Siti aku boleh minta alamat email? banyak yang aku mau tanya2 nih mbak hehehe..
    thanks yah

    Reply
  • June 12, 2016 at 7:33 am
    Permalink

    Mungkin info lowongan kerja ini bermanfaat untuk anda yg mempunyai rekan expatiate:

    English Native Speakers Needed

    Our Client, christian school in North Jakarta needs 5 Native Speakers of English as full time teaching staff for this upcoming new academic year of 2016/2017 with the following requirements:

    – Male/Female christian
    – Aged maximum 45
    – Citizens of USA/Canada/UK/Aussie/NZ
    – Bachelor degree
    – Posses English teaching certificate. TEFL/CELTA/TESOL will be preferable.
    – Have teaching experience
    – A non smoking

    The right candidates will be given:
    – 17 million salary per month
    – Paid holiday
    – Medical Insurance
    – KITAS/ Stay Permit
    – Work Permit and other documents

    Send your resumes and recent photographs to: support@bahasa-corner.com or bahasacorner@yahoo.com and Chat via sms/call/whatsapp at 081316924518

    Reply
    • June 13, 2016 at 8:37 am
      Permalink

      monggo yang punya suami wna dan lokasi di jakarta silahkan apply…

      Reply
  • June 25, 2016 at 2:03 pm
    Permalink

    Malam mbak, terima kasih banyak atas informasinya sangat membantu.
    Saya sekarang sedang proses Kitas. Rencana nya selasa sudah bisa di ambil . Saya mau tanya mbak kalau langsung urus Sktt persyaratan nya apa aja. Waduh mana udah mau sesi lebaran lagi. Ambil waktu berapa lama selesai. Di Capil. Terus selesai itu kita langsung urus STM ya mbak.proses nya berapa lama ya mbak. Apa aja persyaratan nya. Terima kasih

    Reply
  • February 16, 2017 at 6:01 am
    Permalink

    Mbak siti, suamiku baru dapat kitas bulan desember lalu.aku nie bingung apa lagi yang harus aku urus untuk surat suamiku. Aku sudah dapat STM. Kalau SKTTS aku belom bikin mbak. Trus SYARAT BIKIN SKTTS itu setelah Dapat KITAS Atau SETELAH DAPAT KITAP mbak?

    Reply
    • February 16, 2017 at 11:14 am
      Permalink

      buat sktts di catatan sipil saja setelah kitas itu stepnya..

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *