suka duka jualan barkas

Barkas tahu kan? barang bekas alias barang yang dirumah tak digunakan lagi. Seperti ceritaku disini yang lagi demam jualan semua barkas, maupun barkas punya teman, kan  banyak tuh sebenarnya yang menggila belanja hanya karena kalap dan lapar mata, sampai dirumah sudah tak digunakan lagi. Contohnya saya, asal beli alat pijat lah, karena diskon 70%, terus beli tempat dudukan HP dulu dipasang di mobil biar bisa skype an sama Mr Big ketika berangkat kantor tanpa menjatuhkan hp nya, kan tahu sendiri hobby saya.

Ini hanya contoh kecil kemarukan beli barang yang akhirnya dipakai sekali dua kali jadinya memenuhi rumah kecil kami. Jadi berkenalan dengan tokobagus.com atau berniaga.com adalah sangat membantu dan solusi bijak istri irit dan bijaksana kayak saya *ceileh

Namun dibalik kesuksesan saya menjual dari total item 23 dari kurun waktu 1,5 bulan yang terjual 8 item loh.Lumayanlah ya dianggap sukses*tepuktangandonk!. Dibalik suka:-)nya ketika closing dan ketemuan dan dibayar. Ada juga dukanya, ya kalau ternyata barkas nya tak cocok. Padahal di deskripsi sudah dijelaskan detail loh masih banyak calon buyer yang rada kurang teliti. Sudah di bold ukuran segala masih juga salah. Datang-datang udah jauh jauh ke kantorku dan ternyata maunya no.40 yang saya punya 36 yaaaa ampunnn Bapak kok gak baca sih apa yang saya tulis. Habis waktu saja, untung yang rugi dia donk karena dia yang datang.

Ada lagi kemarin yang janjian di Mall, kebetulan saya mau ke Mall juga sore nya sama kakak dan Mr Big, ketemuannya dekat tangga segala diantara barang-barang jualan furniture kami pun transaksi, dia melihat barang dan mencoba sepatu, yaaaa tak cocok lagi kakak! Bapak ini maunya 38 punyaku 36, ya pasti tak cocoklah. Sepatu divingku ini masih nyantol di lapak nih. Belum laku-laku.

Ada juga pernah lihat ipad pada saat belum laku, ternyata cuma mau cek, dan dananya kurang, elleh si bapak ini aneh-aneh saja, jauh-jauh saya minta Mr Big antar ke pompa bensin janjian di taman hahahaha, tapi Mr Big temenin aku donk ya. Tapi yang beli  Ipad jadinya mahasiswa IPDN itupun janjian di Mall, di pusat keramaian, transaksinya pakai acara umpet-umpetan karena ternyata si anak muda ini bersama teman-teman adalah taruna IPDN yang tinggal di asrama, hanya bisa keluar saat week end dan dilarang membawa gadget seperti Ipad ke asrama.

Dan saat kami negosiasi di dekat tangga mall sang senior lewat dan menghampir. Untung kami pura-puranya kenal deh. Akhirnya kami pindahkan tempat transaksi ke belakang tangga eskalator sembari sembunyi-sembunyi si anak ababil yang masih berumur sekitar 18-an bersama dua orang temannya pakai seragam pula, setelah alot nego saya kekeh dong diharga sesuai kesepakatan ekhh malah si adik ini nanya dos nya mana? charger nya mana? padahal sudah di jelaskan di kolom deskripsi bahwa dos tak ada cuma kabel data donk.Akhirnya karena mereka harus balik asrama dan sang senior mulai curiga dengan aksi jual beli kami sudah transaksi terjadi penyerahan uang cash, serasa transaksi barang haram saja padahal halal.Dan alhamdulilah langsung deal and done.

Terus kalau modem pernah janjian juga di depan kampus karena yang buyer mahasiswa, kalau ini tak pakai acara ngecek-ngecek langsung lihat karena masih baru langsung bayar, aman deh!Nggak pake lama!Cuma nungguin mahasiswa itu lelet deh, dijanji jam berapa datang jam berapa. Addduh gimana nasib ini kelak kalau generasi muda hobby jam karet ya.

Yang paling enak kalau transaksi jarak jauh, nego alot di telpon, dan deal, aku packing dan kirim pake kurir, dan besoknya sudah ada pesan kalau barang sampai dengan aman dan sangat pas ukurannya. Wah senangnya bukan kepalang, kalau itu episode wet suite divingku buyernya dari Sorong, jauh ya sampai ke Papua. Jadi hobby diving sekarang sudah pensiun semua sudah di jual sisa sepatu diving dan masker deh.

Tapi seru juga menikmati suka duka jualan, sekarang sih lapak masih banyak ada 18 item, ada motor nya kakak, panci super big nya ibu, dan Mini Hifi kakak yang tak pernah dipakai, yang lain aksesoris elektronik ku yang tak terpakai lagi. I Just really love posting stuffs to sell and waiting my buyer to call and negotiatie then meet up and they pay me !! YESSS SO HAPPY!!!! Bak jualan berlian padahal barkas !!! Bukan berarti tak suka sedekahin barang ke orang loh, cuman kalau barkas sayang saja diberikan ke orang, biasanya orang yang menerima ngeyel atau komplain karena kondisinya kan bekas pakai. Jadi kalau di jual sudah pasti komplainnya tak ada proffesional saja. Lihat baru beli. No komplaint setelahnya dan no after sales !

Pernah aku kasih barkas ke kakak waktu itu HP, di awal pakai bagus lambat laun rusak dan rusak ya tak enak juga kan dia komplain terus ini gratis apalagi kalau di jual barkas ke keluarga, pasti beban moralnya lebih berat! Mending jual di jual beli online saja, habis deal and sold out tak ada lagi beban moral intinya barkas nya masih berfungsi ya….. !

Dulu aku tak terlalu percaya akan keampuhan jual beli online khusus barkas tapi ternyata sekarang sudah jaman modern, bahkan om saya yang dikenal jadul dan katro saja kenal sama situs jual beli online, padahal dia cuma pedagang jual beli mobil bekas di kota kecil yang tak kenal banyak tentang internet, tahunya sebatas facebook dari HP, malah sekarang dia suka cari barang dagangan mobil bekas di tokobagus. Berarti potensi jual beli online ini sangat besar untuk bisa menjual barkas kita yang berjamur di rumah.

Semoga ke 17 item di lapak ku segera terjual yaa, lumayan duitnya bisa dibelikan emas batangan *goldhunter !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *