Explore Papua – Menikmati indahnya wisata RAJA AMPAT

Peta Lokasi RAJA Ampat pada peta Papua Barat
Peta Lokasi RAJA Ampat pada peta Papua Barat

Explore Wisata RAJA AMPAT, Papua Barat

Siapa sih yang tak kenal tempat wisata  yang selalu di gadang gadang saat ini yang  terletak di Indonesia Timur ? ayo coba sebutkan kalau di Ambon pasti  kalian menyebut BANDA NAIRA, ORA BEACH, kalau PAPUA BARAT ayooooo coba sebutkan , pasti RAJA AMPAT. Sudah pernah dengar ? kalau belum mari kita kupas tuntas tentang  wisata Raja Ampat.

Detail RAJA AMPAT
Detail RAJA AMPAT

Lokasinya  di provinsi hasil pemerkaran Papua yaitu di Provinsi Papua Barat dan kabupaten  Raja Ampat, ibukotanya adalah  Waisai, Raja Ampat  adalah  rangkaian empat gugusan  yang  berdekatan  dan lokasinya tepat di  Peta Papua dibagian Kepala Burung (Vogelkoop )

Adapun empat pulau yang menjadi icon nama dari RAJA AMPAT adalah Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati dan Pulau Batanta.

Untuk mencapai wilayah Raja Ampat tersebut, tujuan destinasi penerbangan pastinya ke Kota Sorong,  untuk biaya penerbangan ke Sorong kalau dari Ambon berkisar Rp 600- 1 jtaan,  jadi totanya perkiraan kasar 2 juta lama terbang 1 jam lebih dari Ambon ke Sorong.

Ongkos yang kalian perlukan lagi adalah sewa kapal menuju ke spot raja Ampat .Untuk para turis yang pasti keperluan dokumentasi mereka akan mau berfoto dengan latar belakang gugusan pulau kars hijau nan cantic untuk mendapatkan pemandangan tersebut  harus ke salah satu Top View , alias naik di salah satu gugusan kepulauan dengan pemandangan background yang cantik. Wisata ke RAJA AMPAT kali ini adalah tujuan terakhir work trip di kota Sorong setelah seusai meeting, hari terakhir full day untuk RAJA AMPAT. Teman kami yang jadi hosted sudah menyiapkan dan menyewakan kami kapal NEW PESONA milik pak Haji dengan kapasitas 20 orang. Sudah termasuk makan siang dan air minum belum termasuk biaya biaya retribusi di beberapa tempat wisata yang kami  rencana kunjungi dalam sehari tersebut.Oh ya Biaya sewa kapal sehari setelah nego dengan pak  Haji adalah Rp 19 juta. Belum termasuk makan dan lain lain. Kami sendiri rombongannya 13 orang. Pengemudi kapal dan ada 1 asistenya bernama Ricky menamani kami dalam  petulangan tersebut.

1.Top View PIAYNEMO yang ada di PULAU PIAYNEMO

Explore Papua- Maluku
Explore Papua- Maluku ( Top View of Paynemo

Lokasi ini lah yang kami tuju pertama, berada di wilayah Desa Pam, distrik Waigeo Barat, kami tempuh dari kota Sorong selama kurang lebih tiga jam dengan kapal speed boat. Kami berangkat jam 7 pagi dan sampai di Pulau Paiynemo ini sekitar jam 10 an pagi. Semua pengunjung yang datang ke RAJA AMPAT pasti kesini untuk mengabadikan foto  keindahana pulau gugusan kars dengan pantulan warna hijau.

Setelah mendekati Pulau Paiaynemo maka speed boat bisa di parkir disandarkan di dermaga kecil yang disaat musim turis penuh, di dasar tangga naik ke puncak. Di dermaga itu pula ada beberapa lapak kecil oleh oleh khas raja ampat termasuk bisa menikmati kelapa muda, bahkan sampai kepiting kenari juga ada di jual disitu.

Untuk mencapai puncak Piaynemo saya sempat menghitung anak tangga sekitar 350-an. Dekat tiga tempat peringgahan alias  POS 1, 2, dan tiga. Tangga kayu sederhana yang kadang anak tangganya landau ada yang tinggi juga, tingginya kurang lebih 122 meter. Untuk yang masih muda dan suka olahraga kayak saya ini masih kuat lah ya bisa bolak balik 2 kali lagi . Untuk yang jarang olahraga apalagi perokok dijamin ngos-ngosan makanya disiapkan pos duduk duduk kalau kecapekan.

Ada biaya retribusi dibayar saat speed boat sandar dengan team panitia mereka sempat nego saya perkirakan  itu Rp 300k per speed boat, jadi memang wisata di area ini di setiap spot ada biaya retribusi dan memang diakui agak mahal.  Jadi memang harus siapkan budget. Kami pun foto foto sampai puas di atas TOP VIEW PAIYNEMO, lumayan ada beberapa rombongan kapal setelah kami sampai juga tapi belum terlalu ramai.

2. DESA WISATA ARBOREK

Setelah puas foto sekitar 30 menit diatas top view tadi kami pun turun, teman saya sempat minum kelapa muda di bawah dermaga lalu kami lanjut lagi karena rencana memang wisata kami di RAJA AMPAT hanya sehari. Perjalanan speed boat Kapal NEW PESONA berlanjut saya perkirakan 1 jam lebih dan, Pulau Arborek ini masuk wilayah distrik Meonsmansar dijadikan kawasan desa wisata.

Kami singgah menyandarkan speed boat di Jetty alias dermaga yang sebelum kami juga ada beberapa kapal, di dermaga itu ada ada semacam pondok di kiri dan kanan, yang biasa digunakan untuk wisatawana seperti kami duduk dan makan siang atau sekeda melihat teman teman melakukan snorkeling dibawah Jetty.

Saya pribadi sudah gantung FIN sejak 2010 lalu, kisah saya dengan hobby diving bisa dibaca disini. So sejak itu paling saya berenang di pantai atau di kolam renang. Kali ini pun ke Raja Ampat saya hanya penikmat dari atas kapal dan mengabadikan keindahan alam semesta yang luar biasa ini. So  kerjaan saya mengabadikan gambar dan ambil rekaman video buat youtube channel saya. Saya dan dua orang teman langsung melangkah masuk ke pulau tersebut, bening air nya luar biasa, ikan ikan banyak sekali, pasir putih di bibir pantai, panas terik menyengat pasti kesukaan para turis, kami langsung mencari toilet umum,  dan biaya transaksi di toilet adalah Rp 5k.

Lalu kami menikmati  kelapa muda di depan rumah penduduk sungguh nikmatnya untuk 1 buah kelapa muda di bandrol dengan harga Rp 15k. Setelah rasa haus dan dahaga terobati saya pun kembali ke dermaga kayu mencari kawan kawan saya yang sudah sebagian ada di bawah air, kedengaran suara adukan kaki kaki mereka yang sibuk mutar mutar dibawah dermaga entah terlalu pawai menggunakan Fins atau masih  belajar tapi raut bahagia dan terkagum kagum dengan kejernihan air dan banyak nya ikan ikan yang mendekat ke mereka membuat rona bahagia walau panas terik dari matahari siang itu sangat menyengat.

Oh ya sejenak sesampai kami dikampung Arborek tadi teman kami panitia berurusan kembali dengan petugas yang mengaku dari instansi terkait yang pasti kami dimintai retribusi lagi, untuk kapal membawa turis asing di suruh membayar 1 Juta, dan kapal kami awlanya dimintai Rp1.2 jt namun panitia tak setuju karena budget hanya  ada sebagian jadi akhirnya deal di angka Rp 600 ribu. Saya pun tak paham ini retribusi resmi atau bagaimana namun dari ucapan petugas yang sempat saya dengar adalah ini adalah sumber income desa yang digunakan untuk ragam keperluan mulai dari dinas perhubungan dan lain lainnya. Ini baru spot kedua dan spot ketiga siap siap ada retribusi lagi J

Kami menyantap makan siang dalam kotak yang dibawa dari kota Sorong  di atas dermaga, dan setelah puas mengabadikan tingkah teman teman saya yang sangat bahagia belajar snorkeling dan bisa main air sepuasnya perkiraan 1,5 jam kami pun lanjut ke destinasi berikutnya.

3. Pulau YEMBUBA

Masih di desa Mansuar, pulau ini terkenal dengan terumbu karangnya yang super cantik, kami singgah disini  buat snorkling dan saya seperti biasa sibuk foto foto dari atas, ternyata saya baru tahu kalau di desa ini juga penghasil industri minyak virgin coconut oil loh, tahu sendiri kan manfaat VCO bagi komunitas diet ketogenic seperti saya, saya sudah pasti borong produk ini kalau tahu informasi ini sebelumnya.

4. PASIR TIMBUL MANSUAR

Sebenarnya spot pasir timbul ini paling bagus saat air masih surut jadi luasan pasir timbulnya lebih besar, lokasinya di pulau Mansuar, speed boat kami parkir tak jauh dari pasir Timbul dan teman teman puas pausing foto foto dengan aneka gaya dengan latar belakang birunya lautan. Jadi pasir timbul paling bagus di saat surut dipagi hari dari jam 6 dan sore hari mulai pukul 16:00 sampai malam , sisa waktu itu akan pasang dan tak kelihatan pasirnya.

5. Kampung SAWINGRAAI

Cuaca sempat hujan selepas kami dari Pasir Timbul, dan sempat kami mendapati ombak yang lumayan tinggi.  Perjalanan terakhir adalah snorkeling di desa wisata Sawinggrai, mirip dengan desa wisata Arborek. Lokasinya di desa Meos Mansar. Kami mendaratkan kapal speed boat didermaga kayunya dan langsung di sambut dengan ikan warna warni yang ibarat coraknya mirip rainbow cake,  saya pikir ikan palsu bisa dilihat divideo saya dibawah ini.

Di dermaga juga ada sanggar tari, nampaknya desa ini adalah desa wisata binaan BUMN, karena ada logo PERTAMINA di  dekat dermaga, sama dengan desa ARBOREK juga menjadi desa binaan Bank BNI.

Teman teman saya langsung meluncur masuk ke air, di sini spotnya dalam dan lebih cantik viewnya. Saya lebih sibuk mengambil gambar diatas dan bermain bersama anak anak pulau. Menurut info yang say abaca ternyata desa ini adalah tempat penangkaran burung cendrawasih yang terkenal itu. Sayangnya saya tak tahu kalau tahu saya sempatkan masuk ke desa. Disini juga ada retribusi ada terpampang jelas di papan untuk kapal speed boat dikenakan Rp 100k. Kami menghabiskan waktu sekitar 1 jam lebih disana pukul 4 sore rangkaian acara bermain air sampai puas selesai.

Teman teman semua  naik kembali ke speedboat karena kami tak mau kemalaman di jalan kami harus mendarat  kembali ke pelabuhan Sorong sebelum maghrib tiba.   Dan  Alhamduilalh sebelum pukul 6 sore kami sudah sampai di pelabuhan kota Sorong. Dua mobil merah sudah menunggu kami dan membawa kami kembali ke hotel di kota Sorong.

Sedikit memberi gambaran budget untuk wisata sehari di RAJA AMPAT  sebagai berikut :

  1. Tiket PP ked an dari SORONG ( Misal dari Ambon ) Range Rp 2 jt
  2. Sewa speedboat misal Rp 19 jt/13 orang = Rp 1.4 jt
  3. Snack dan makan siang per orang Rp 100k
  4. Biaya retribusi di 4 spot 100k ( akumulasi dibagi semua peserta biar irit )
  5. Biaya lain lain ( oleh oleh RAJA AMPAT ) Rp 500k

Jadi totalnya adalah 4.1jtaan, ini belum termasuk tip dan biaya hotel jika kalian menginap di kota Sorong. Dan ini hanya sehari, kalau kalian mau menginap di homestay di pulau tentunya akan berbeda . Ya harga dasar sudah dikisaran  itulah, kalau kalian ambil paketpun pasti harganya diatas range diatas. Apalagi kalau pesawat kalian dari Jakarta tentunya budget angkanya akan naik.

Dari sisi harga / budget memang wisata ke RAJA AMPAT lumayan tinggi dibanding objek wisata di pulau Jawa, tapi kalau saya memang sudah worthed dengan keindahan alam yang ditawarkan. Di titik berat kemahalan adalah di sisi transportasi, semoga suatu  saat nanti budget transportasi semakin terjangkau biar budget traveling ke Papua bisa lebih terjangkau.

Objek terakhir sebelum meninggalkan kota Sorong keesokan harinya adalah berburu merchandise, dan tujuan kami adalah

6. TOKO ICON RAJA AMPAT

Lokasinya di jl RA KArtini no.  33 Kota Sorong, Toko ini  pusatnya ada di kota Sorong dan ada 2 lagi di kota Waisai, disini di jual ragam kaos bertuliskan RAJA AMPAT dengan ragam modal, stiker, tas, gantungan kunci, noken khas papua, topi dan lain lain, kisaran kaos dibandrol dengan harga Rp 110k ke atas. Ada juga ragam makanan khas seperti keripik keladi, soas sambal, abon dll.

Saya sempat beli noken buat mami mertua yang suka sekali barang barang rajutan, dia pasti senang dapat noken asli Papua. Dan sudah berhasil terkirim di postingan ini 

Semoga suatu hari bisa nginap langsung di RAJA AMPAT di salah satu resort yang ternama disana biar bisa lebih menikmati Surganya Papua Barat.

Tunggu video perjalanan saya kesana masih di edit di BULE STUDIOS 🙂

Beberapa artikel terkait petualangan di Maluku :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *