AMBON JENAKA 7#Pengalaman hunting peralatan dapur Di Ambon

Tampak depan Toko Suzanna Jaya
Tampak depan Toko Suzanna Jaya

AMBON JENAKA 7#Pengalaman hunting pernak pernik dapur Di Ambon

Suatu sore sabtu yang indah, seperti biasa jadwal saya adalah jalan jalan buat exploring Ambon, ada saja kegiatan saya, karena entah kenapa saya jadi semangat memasak dan baking, kenapa ? karena sekarang saya sama MB sudah menjalani pola hidup ketogenic yang belum tahu apa itu ketogenic silahkan baca disini. Jadi makanan harus nya dibuat sendiri soalnya di Ambon belum ada toko penyedia makanan keto friendly ( low carbs & no sugar ),  kalau di Makassar grupnya sangat aktif dan banyak para ketofers sudah banyak yang jualan cake, roti rotian keto friendly enak sekali.

So sejak tanggal 23 Maret setelah kembali dari Makassar karena selama di Jakarta kami banyak cheating soalnya makanan dihotel enak enak. So balik Makassar 24 dan tanggal 25 sudah resmi kami benar benar mencoba disiplin, so saya mesti stok makanan, sekarang kulkas kecil ini sudah penuh bahan bahan keto friendly ( cheese cake, butter, mayonnaise, cheese dll ). Dan pada akhirnya biar MB tak bosan saya harus kreatif membuat snacks, saya mulai lah buat kastangel versi keto, nastar keju versi keto.Bahkan mulai membeli perlengkapan ala ibu ibu ada saja di supermarket yang saya beli, Karenna kastangel saya jelek hasilnya karena saya tak ada cetakan, akhirnya saya mulai hunting perlengkapan dapur. Dan kalau saya ke supermarket dari yang skala nasional sampai local biasanya barang barangnya terbatas.

Setiap hari saya melewati sebuah jalan yang saya benar benar lihat namanya Toko Suzanna Jaya, jual perlengkapan dapur . Cuma sulit parkirannya jadi saya kalau kekantor tak bisa singgah jadi hari sabtu kemarin saya punya jadwal habis masak dirumah saya ngacir jalan jalan sendiri.Karena MB ke pesantren tempat dia berkegiatan ada saja kegiatan dia disana.

TOKO SUZANNA JAYA letaknya Jl Diponegoro Ambon ( Jual Perlengkapan dapur di Kota AMBON ) 

Saya persis singgah di depan nya parker manis pas ada spot parker, lalu saya melihat wah toko ini penuh perabotan rumah tangga mulai plastic, panic, sampai alat alat baking semua ada disini.   Wah saya sangat senang langsung masuk, masih beberapa langkah saya memasuki toko seorang pemuda tionghoa duduk di kursi kasir, langsung bertanya mau beli apa ? saya langsung  merasa kurang nyaman,  saya menjawab “oh ya saya baru disini dan pertama kali ke toko ini, boleh saya lihat lihat, pemuda tadi terdiam tiba tibu ibunya keluar dari dalam dengan sedikit suara keras “Cari Apa?” saya langsung menatapnya ulang “ saya mau lihat lihat dulu ya bu” dengan tatapan kasar si ibu ini menatap saya dari atas sampai kebawah.

Saya mulai merasa aneh, apa saya kelihatan seperti gembel? Lalu ada petugas toko datang menanyakan  “Caria apa “ karena kurnag nyaman dibuntuti saya langsung akhirnya saya bilang “ saya cari kuas buat kue” dan saya diarahkan ke lemari dan disitu yang ada kuas tapi ukuran besar berarti taka da dan kembali dengan tatapan kasar dan suara keras si ibu langsung  “ Tak ada” .

Saya sempat terdiam ,ini toko apaaan,perlakuan owner si ibu dan anak lelakinya sama kejam, saya berasa gembel masuk toko ini, saya mulai melihat saya pakaiannya rapi dari atas sampai bawah tak terlihat kumal atua menjijikkan, kebetulan hanya saya ada di toko itu. Saya tetap berpikir positif dan saya langsung tertuju pada 2 cetakan kue Madonna, saya merunduk dan memegangnya, saya sempatkan beramah tamah dan mau mencarikan suasana “ Ini berapa” ? langsung dijawab oleh Ibu yan kelihatan angkuh tadi “Rp 55k” kebetulan cetakan Madonna itu kana da tutupnya dan alasnya saya bertanya lagi “ ini satu set?” dengan sinis di jawab “Ya, satu set mau beli?” saya mulai merasa dongkol  melihat kelakuan ibu tadi, apa dia salah makan ? masa perlakukan calon pembeli seperti iitu. Saya coba sentuh lagi alat baking Kue Portjies / Porcis / poporcis  khas Ambon yang kesukaan saya kebetulan lagi doyan niat saya mau beli buat kue Portjies versi Ketonya. Dengan kasar si Ibu menjawab  “ Yah itu Rp 95k” behhh dalam hati mahal juga , pertanyaan terakhir saya “ ini ada tutupnya?’ langsung di jawab sama anak laki lakinya “ ya Ada tutup kalau mau beli” .Dalam hati berasa di intimadasi saya berdiri dan berkata “Kan saya punya hak lihat lihat dulu baru beli kan, saya kan barusan ke toko kalian, memang tak boleh ?” !!!

Lalu saya pergi keluar dari toko itu, berasa dunia hancur berkeping keping, mereka sangat semena mena, apa yang salah. Karena mau mengobat rasa kecewa  saya langsung jalan beberapa langkah masuk ke ATM lalau melangkah beberapa meter ada Supermarket Planet 2000 dan SUPER MART.

Jadi saya masuk ke kedua supermarket dna ternyata di salah satu nya yaitu Planet 2000 di dalam ada juga di jual cetakan kue Madonna sama panggangan porcis, dan harganya yang dibilang si ibu tadi Rp 90k disini Cuma Rp 55k ( beda 45k ) dan cetakan Madonna tadi itu di supermarket ini hanya Rp 43,000 saja. Langsung saya beli tanpa bawal haahaha saya berasa bersyukur sekali, saya beli kuas dan banyak pernak Pernik lainnya. Hahaha mengobati kegondokan hati saya tadi. Sakit hati saya terbayarkan oleh hasil huntingan tadi.

Dengan sumringah saya langsung melanjutkan jalan jalan saya dan singgah di Tempat makan coto yang tak jauh dari kedua supermarket, tanpa melakukan kejadian perlakuan di Toko Suzanna Jaya tadi saya pun kembali ke toko itu karena mobil parker  disitu, tanpa menoleh kesana saya bayar parkir dan pergi dari sana dalam hati tak akan saya kembali ke toko itu.

Hasil huntingan dari samping toko Suzanna Jaya
Hasil huntingan dari samping toko Suzanna Jaya

Keesokan harinya saya tanya OB saya dikantor, ternyata dulu kantor kami berhadapan disitu sebelum pindah kantor ke kantor yang ada sekarang.Ternyata OB kantor suka belanja perlengkapan dapur / pantry  disana, dan katanya ibu nya sangat baik, bahkan bayar belakangan bisa. Heran  pun saya kenapa dia begitu kejam kemarin, dari sisi tampilan saya baik baik saja, saya pun bawa kendaraan apa karena sampai sekarang saya masih bertanya tanya.  Wallahu alam, mungkin ibu dan  anaknya lagi PMS kali.Welcome to Ambon again 🙂 Biar tak sakit hati saya masukkan di Ambon Jenaka saja. Saya awalnya mau rekomendasikan sebagai satu satunya toko perlengkapan dapur di Ambon. Tapi bagi saya pasti ada toko lain  yang lebih ramah dan menghargai pelanggan nya. #sakit hati.

Ini hanya salah satu  beberapa pengalaman jika masuk ke toko toko kecil di sebuah kota kecil di Indonesia bagian timur, dan pengalaman di toko suzanna jaya ini adalah pengalaman terburuk saya menjadi pengalaman terburuk saya selama di Ambon.

BANNER FREE MEMBER

Baca juga artikel Ambon Jenaka :

2 thoughts on “AMBON JENAKA 7#Pengalaman hunting peralatan dapur Di Ambon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *