Pengalaman perdana naik Kereta Api  & Tips berkereta api ria

Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya
Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya

Kereta api tutt tuttt tutt siapa hendak turun… ke Bandung…surabayaa… ( dibaca sambil di nyanyikan ya ) masih pada ingat kan lagu yang sangat tersohor itu, yang pernah masuk TK waktu kecil pasti hafal lagu ini.

Akhirnya untuk pertama kali saya naik kereta api, kebetulan ada kesempatan training seminggu di Surabaya, jauh hari sebelumnya kami sudah memesan tiket kereta api ke Yogyakarta, kelan ada kawan training yang kampung halamannya di  kota Yogyakarta. Kapan lagi bisa main dan berpetualang naik kereta api selagi masih ada kesempatan ayuuuk di manfaatkan.

dewaweb_promo_04_728x90

Kami menggunakan kereta api MUTIARA Selatan, beli tiket kelas bisnis untuk rute  Surabaya – Yogyakarta dengan harga Rp 210,000 sudah dibeli sejak 2 minggu lalu. Kami naik dari stasiun  Gubeng Surabaya.

Kebetulan saya menginap di Hotel Santika Premiere Jl Gubeng, setelah acara training selesai kami naik GO CAR bayarnya 10k ke stasiun Gubeng Lama. Sangat dekat sebenarnya jaraknya.  Ini pertama kali saya menginjakkan kaki di stasiun kereta api, mohon maaf saya asli anak Bugis lahir dan besar  di luar Pulau Jawa yang notabene kereta api hanya ada di Jawa saja kan. Karena program Kereta api trans Manado Sulawesi masih dalam program pemerintahan Jokowi semoga bener terealisasi jadi saya dan penduduk Sulawesi bisa menikmati transportasi darat bernama Kereta Api.

Fasilitas tiket online Mandiri di Stasiun Gubeng Surabaya
Antrian di loket stasiun Gubeng Surabaya

Sebelum berangkat saya sibuk cari camilan dulu saya sudah sibuk bawa botol air minum yang banyak, takutnya di kereta nanti saya kelaparan, belum travel bag dan 2 dos saya yang lumayan ribet, soalnya sudah beli oleh oleh duluan di Surabaya jadi sudah beranak tuh tas nya.

Tapi karena ada 3 orang teman kantor yang saya temani jadi tetap seru dan saya anggap petualangan seru kapan lagi J

Di stasiun Gubeng sendiri ada supermarket ada beberapa frachise roti ternama juga, jadi mirip terminal bus lah ya hahhahha ada mushola juga. Maklum ini beneran saya pertama kali menginjakkan kaki di stasiun kereta.

dewaweb_promo_04_728x90

Terus tak lama kemudian, jadwal kereta api Mutiara Selatan untuk ke Yogyakarta itu jam 7 malam, dan keretanya datang on time.

Traveling bareng memang selalu seru :-)
Traveling bareng memang selalu seru 🙂

Tiket kami di BIS 4 nomor 10 D saya seatnya  langsung jendela, sempat gedebak gedebuk angkat barang  ternyata space nya lega untuk kaki bisa taro koper middle disitu diatas tempat duduk ad arak untuk tas, di dinding ada colokn buat charge hape 2 loh jadi saya bisa charging hape dan laptop. D

Sempat nulis sebentar dan rasa kantuk mendera ya lanjut tidur saja, ada sewa  bantal biru berbentuk kotal itu Cuma Rp 6 ribu sekalian deh buat di peluk, dan jam 12 lewat sudah ada announcement kayak di bussway informasi stasiun pemberhentian dalam waktu 15 menit lagi adalah Yogyakartaaaaaaaaaaaaa di stasiun TUGU .

Rempong lah kita bangun siap siap, periksa tas, masukkin charger handphone dan lainnya, menurunkan tas dari  atas tempat barang, jadilah saya kayak kuli  soalnya tas travel bag middle 1, ransel isi laptop 1, handbag isi dompet dan gadget 1, 2 dos  tambahan beli oleh oleh dari Surabaya, berasa menderitanya tarik tarik tas berat sekali dan tentengan untung bareng teman teman yang ada yang bantuin bawa dos.

Lagian jalan kaki dari dalam kereta ke penjemputan tak jauhlah. Dan akhirnya kita dijemput sama Keluarga temanku.

Beberapa poin poin pengalaman seru melakukan perjalanan kereta api sbb:

  • Ternyata harga tiket nya kayak pesawat berubah rubah sesuai waktu semakin jauh tenggang pembelian semakin murah…
  • Ada kelasnya juga ternyata ekonomi murah, bisnis lumayan range 200an tergantung jarak jauh dan ada eksektif juga, sayang belum merasakan service di eksekutif
  • Ada makanan juga kok di jual petugasnya, range harga 30k 1 porsi sudah masuk nasi dan beberapa lauk.
  • Kursinya untuk kelas bisnis lumayan lah kayak sofa Cuma masih berasa keras dan masih legal ah buat di depan kaki kita bisa menjulur atau naro barang bawaan bagi yang traveler rempong kayak saya.
  • Setiap stasiun ada announcement seru saja sih.
  • Harusnya ada safety belt kayak di pesawat ya biar aman J
  • Katanya ada toilet tapi belum saya coba

Tips buat yang mau bepergian naik kereta api supaya pengalamannya lebih membahagiakan  sbb :

  1. Bawaan nya jangan terlalu banyak, karena ribet angkat dan tarik tariknya di stasiun dan saat mau naik ke atas kereta api. Lebih enak pakai ransel saja. Lebih simple.
  2. Kalau bawaan nya banyak bisa menggunakan jasa porter, ingat porter resmi itu pakai baju seragam dan biasanya muncul di setiap persinggahan stasiun. Bayar tariff dasar itu Rp 20k, kalau dibawah dari itu nanti kena semprot sama porternya.
  3. Bawa penutup mata, biar kalau mau tiduran / istirahat karena orang lalu lalang dan lampu menyala terang kayak tak bisa diredupkan.
  4. Bawa makanan secukupnya biar hemat dan tak perlu membeli makanan lagi.
  5. Bawa bantal penyangga leher biar enak bisa tiduran dan rebahan tanpa sewa bantal kotak yang sangat keras itu.Menurut
  6. Bawa buku bacaan biar tidak bête dan bisa baca baca kalau sudah mulai bosan.
  7. Bawa headset buat dengar music kalau yang pencinta musik, kalau saya tak suka malah J
  8. Pesan tiket bisa di channel ( Minimarket, online ticketing, aplikasi mobile ) bisa  lebih murah dari harga tiket di antri di loket, efisien antriannya ) Bahkan bisa pesan seat mana, ada petunjuknya. Akh lebih seru lah pakai online dari pada konvensional.
  9. Sempatkan meluruskan kaki or berdiri jalan jalan kalau kereta berhenti di stasiun, biar otot nya tak tegang. Berjam jam duduk diatas kursi yang kurang nyaman pasti butuh peregangan otot.
  10. Cek ulang ketika sampai di stasiun dulu, karena untuk print tiket jika order online bisa di print di mesin tiket mandiri di stasiun
  11. Hadir 30 menit lebih awal ya biar tak buru buru dan bisa menikmati perjalanan.
  12. Kalau traveling grup enak ada teman ngobrol tapi kalau traveling solo silahkan banyak berinteraksi dengan teman duduk biar tidak bosan. Perjalanan tambah asik dengan menambah teman baru.

Saya rasa cukup 11 tips untuk bisa menikmati perjalanan selama di kereta api, berdasarkan pengalaman perdana saya ini.

Di stasiun Gubeng sendiri lumayan bersih, di stasiun  ada fasilitas musholla, ada beberapa outlet tempat makanan jadi sudah tak ada lagi pedagang asongan yang sering kalau saya nonton di Televisi berasa kumuh. Tertata rapi lah. saya rasa kinerja PT KAI ( Kereta Api Indonesia ) semakin terus menerus berbenah diri, meningkatkan fasilitasnya. Ketersediaan tiket via online, aplikasi, fasilitas yang sudah memadai. Semoga dunia perkereta apiian segera merambah ke wilayah timur Indonesia, Kan project Kereta api dari Manado ke Pare pare sudah di canangkan bapak Presiden Jokowi, semoga saya pun segera bisa menikmatinya kelak. Setiap perjalanan ke wilayah barat Indonesia saya selalu merasa kok di Barat ini fasilitas lebih memadai, harga harga lebih murah.  Berarti pemerataan pembangunan masih jauh timpangnya 🙁 ini masih sulawesi gimana dengan Papua dan sekitarnya. Masih jauh……….semoga lah suatu hari nanti pembangunan itu merata dari ujung Sabang sampai Merauke…Merdekaaa!!!

Kalasan #Sleman #DIY, 28 Agustus 2016

Beberapa artikel tentang tema perjalanan bisa di baca :

Belajar sb1m yuk

 

5 thoughts on “Pengalaman perdana naik Kereta Api  & Tips berkereta api ria

    • August 30, 2016 at 4:08 pm
      Permalink

      Kalau begitu sama kita pecahkan rekor diri sendiri hehehe

      Reply
  • August 29, 2016 at 1:53 am
    Permalink

    Hai, Siti.. Apa kabar? Senyum-senyum sendiri baca post ini, karena buatku kereta itu justru moda transportasi pertama yg dikenal. Waktu masih usia balita, rumah ortu dekat stasiun kereta.. Tiap pagi saya dan adik saya main di halaman luar stasiun kereta sambil nonton kereta yg datang dan pergi. Terus setiap akhir pekan ayah kami membawa kami piknik di dalam kereta. Kami berangkat dari kota tempat kami tinggal ke kota sebelah terus balik lagi, jadi pikniknya ya di salam kereta..😄 Dulu di tahun 70an s/d 80an di daerah Jawa Barat orang lebih banyak yg bepergian naik kereta daripada naik mobil/bus.. Jadi jalanan gak pernah macet kayak thn 90an ke sini..😁

    Reply
    • August 30, 2016 at 4:10 pm
      Permalink

      Wah ternyata tumbuh besar di lingkungan stasiun kalau saya tumbuh besar di Sulawesi yang jelas disini kami tak mengenal kereta api

      Reply
      • August 31, 2016 at 1:19 am
        Permalink

        Lucunya aku baru nyadar belakangan ini kalo moda transportasi kereta itu hanya ada di Jawa dan sebagian kecil Sumatera..😬

        Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *