cerita berbisnis warkop part 2 ( Tips memilih jenis bisnis untuk di geluti )

Dunia Bisnis Warkop yang Penuh Tantangan

Saya baru menyelami dunia bisnis yang sebenarnya setahun belakangan ini walau kategori masih kecil sihsih, tapi ternyata tak semudah yang dibayangkan selama ini

Setelah cerita pertamaku tentang warkop disini, mari kita lanjut  cerita tentang warkop part 2 nah lanjut .Mari kita review  lika liku hariannya. Saya pekerjakan karyawan andalan satu ABG yang umurnya 17 tahun, putus sekolah karena orang tuanya menghentikan sekolah demi sang kakak yang negebet kawin, miris dengar cerita keluarganya.. oh ya Namanya Jen nama aslinya sebenarnya bukan ini tapi lidah bule ribet panggilnya jadi si MB panggil aja Jane alias Jen, pokoknya mendapatkan karyawan alias peracik kopi dan pelayan kayak Jen adalah anugerah terindah bagi saya yang awam di dunia bisnis kopi ini.

BANNER FREE MEMBER

Karyawan kami yang jumlahnya tiga orang di warkop perdana yang gagal hanyalah karyawan shift-shiftan yang tak handal bekerja, si Jen bisa segalanya, bisa naik sepeda motor belanja ke pasar, walau saya sudah berjuang biar dia dapat SIM C karena umurnya baru 17 tahun dan KTP pun dia tak ada. Dia jago di pembukuan warkop dan malah dia yang ajarin saya  dan strategy bisnis warkop maklumlah 2 tahun sebelumnya dia kerja di warkop skala menengah yang omzet perhari 1 juta. Berhenti karena dia tak sanggup dengan jam kerja yang gila gilaan dengan gaji tak setimpal. Sedang warkop kami, hanya omzet 300 an ribu per hari itu pun bak  gelombang kadang naik kadang turun.  Pokoknya si Jen akan saya keep dengan baik anaknya cerdas kuat bekerja  walau nampaknya dia juga memberi kontribusi besar bagi keluarganya. Yang buat gemes sama MB soalnya dongkol sama  orang tua yang tega hentikan anak sekolah .

Okay Pokoknya si Jen itu my hero lah, nah kendala yang kami hadapi di awal awal adalah ber sitegang dengan MB yang nyatanya hanya mendukung saya sebagai istri hahhahah tapi terlalu banyak campur tangan dalam banyak hal. Pola pikir bule memang kadang beda sama kita, kami pengen irit seirit mungkin karena kita hanya penyewa di ruko bukan owner dan sekarang kami sudah lepas kontrakan mimpi diawal kalau sukses mau beli apa daya nasib berkata lain,Pola pikir bule selalu mau perfect, merusak bisnis sekali,  si MB malah mau selalu semuanya bagus, ada rusak pipa air saja selalu mau ganti, gile aja, bukan aku kok pemiliknya. Ruko kedua kemarin ini  di depannya ada segitiga yang kosong yang sebelum kami pindah di tempati orang buang sampah menggunung kami sulap menjadi tempat duduk santai dengan tenda. Dan atas inisiatif saya dan partner  bisnis kami mengeluarkan biaya buat sewa truk sampah buat bersihkan. MB terkagum kagum akan anak anak muda yang urusin sampah tersebut kata dia di Amrik sana mana ada anak muda mau kerjain gundukan sampah begitu dengan budget semurah itu. Itu ukuran dollar lah disini orang dibayar 500 ribu saja sudah senang mengerjakannya.

Banner 300 - jangan salahkan laptop 2

Terus setelah sampah terbuang, masalah lain datang lagi, mesti di semen atau di tembok karena tanahnya  sangat lembek sehingga tak nyaman buat di tempatin naro meja buat ngopi ngopi, rencananya sih saya mau taro 3-4 meja buat tenda disitu buat pelanggan duduk duduk diluar. Nah ada pemilik café yang membelakangi kami alias rukonya beda lorong dengan kami marah marah, karena tembok bagian belakang nya kami pasang tali, setelah pengerjaan sampah kami langsung pasang tali kasih rapikan agar orang tak buang sampah lagi disitu. Nah si pemilik café ini memang dari awal iri karena kami buka nya  beda beberapa hari namun yang lebih lari punya kami. Maklum lah mereka namaya aja MAGZ Café sedang kami Cuma warkop saja, warkop pinggiran yang kami namakan Bule coffee biar MB happy aja. Segmen sudah jelas beda, mereka interiornya aja mewah karena mereka   basicnya sih jualan  produk MLM yang memang tidak tenar. Pelangganya sepi karena mereka juga tak ada delivery order kayak kami. Sedang kami delivery ke seluruh kompleks ruko yang jumlahnya hampir 100. Kan segmen low selalu lebih banyak dibanding segmen middle. Nah seharusnya mereka gak marah donk dan buat gara gara, saya yang dengar MB berantem diluar langsung ngacir, si ibu marah katanya seharusnya itu kan bukan milik saya, saya bilang waktu sampah nya disitu 2 meter kok dia gak complain , sekarang ketika sampah kami angkat ekh malah dia complain berat. Mau lapor polisi segala. Heran deh.

BLOGSPOT atas 728 NEw new

Akhirya di Februari pertengahan demi percepatan kami nekat buatkan atap manual terbuat dari bambu dan kain terpal berwarna biru dan dipasang dan dikerja semrawutan sama kerabat teman hingga larut malam dan hasilnya pun persis sama tenda tenda biru pinggiran jalanyang jual jajanan, ternyata tenda buatan bamboo ini hanya bertahan sampai 2 minggu, suatu hari di bulan Februari saat hujan deras mengucur di bumi Makassar, ternyata karena pekerjaan asal tenda ini oleh yang bukan ahlinya dan seadanya, air tertampung ditengah tenda dan menjadi sangat berat dan runtuhlah atap tersebut,   Jen panic menelpon saya tentang hal ini, tak ada korban jiwa, namun MB minta saya minta maaf sama seorang ibu hamil yang sebelumnya duduk duduk dibawah atap tersebut dan sempat cepat lari ke warkop. Si MB lebay minta saya minta maaf, padahal sebenarnya yang ambruk itu cuma 1 tiang itupun tak roboh semua cuma airnya saja yang tumpah. Saya sempat datang sesaat setelah drama ini terjadi. Sempat ngakak juga mentertawai berbagai drama yang melingkupi usaha yang saya bangung dari 0 ini, saya anggap ini sebuah pengalaman dan pembelajaran yang saya mesti bayar mahal. Tak lama setelah kejadian itu kami bongkar atap tersebut, saya hunting tenda jadi kecil berwarna hijau dan pasang disitu, kakak saya pun bantu buatkan meja dengan wastafel buat cupir diluar,  dan dipasanglah sepanduk disitu. Pokoknya berharap bisa naikkan omzet ya segitu gitunya terus menerus.

Namun dengan adanya tenda ini kami masih saja di sorot sama beberapa orang yang iri hati, ya namanya usaha tetap aja ada yang sirik padahal omzet kami mah Cuma cukup bayar gaji si Jen, boro boro bayar sewa tahun kemarin saja tak balik modal. Hahh sekolah bisnis yang paling mahal nih buat saya, demi tugas mulia, memberikan lapangan kerja buat MB yang memungkinkan beliau untuk berinteraksi penduduk local demi kelancaran bahasa Indonesianya, sekaligus ajang tempat dia ngajar private English juga. Semoga jadi ladang pahala buat saya.

Belakangan pun saya sudah sangat lelah karena pikiran terbagi, saya sebagai pekerja kantoran yang punya tanggung jawab juga di pusingkan dengan urusan domestic usaha yang tiap hari buat drama, kopi habislah, MB ngamuk lah, ada pencuri HP di warkop lah, MB tiba tiba didatangi pria asing yang ternyata bencong alias gay dengan menggunakan kontak lensa, di warkop lama juga pernah kehilangan laptop juga. Belum kalau saya kerja focus dikantor ekhhh si Jane memiscall berarti ada masalah jantung saya serasa mau copot tiap hari, lama lama saya masuk UGD kalau begini  terus. Di tiga bulan perdana saya review omzet hanya mampu bayar gaji dan belanja operasional, tak ada cerita tuh duit buat saya pemilik modal yang ada capek hati, banyaklah adegan drama yang tercipta dari adanya Bulcoff pernah suatu hari MB hampir dipukuli wartawan karena salah pengertian, pernah juga Jane sekeluarga buat onar sampe jam 8 malam saya mesti terkaget kaget ke kantor polisi …….uhhhh hidup penuh cobaan deh dan saya anggap itu sebagai proses hidup.

Berdasarkan pengalaman semua diatas itulah saya mulai pelan pelan mau focus di bisnis umrah travel dan digital bisnis, namun MB masih sangat cinta mati sama bisnis warkopnya yang untuk menggaji diri sendiri saja tak sanggup. Demi kelanggengan rumah tangga maka saya selaku CEO nya mulai menerapkan strategy pelan pelan mengarahkan MB pada kegiatan lain agar pelan pelan saya bisa ganti  bisnis ini, saya sudah niat mau tutup dan segera ganti warkop yang buat pusing ini menjadi kantor yang ber AC dan adem jauh dari asap rokok . Namun semuanya ber proses ya, selama Ramadhan ini saya berasa penuh kedamaian hidupnya, tak ada complain MB terhadap Jen, tak ada teriakan telpon Jen ke saya curhat kalau MB buat ulah lagi, atau mereka berantem. Hidup ku damai focus kerjaan dikantor.

Banner widget 300 - 2

Banyak orang mengira saya sibuk begini sampai posting blog saja sekarang keteteran, urus ini itu, dikiranya saya ini kelas pengusaha kakap padahal kalian harusnya tahu  beratnya cobaan di kwadran  usaha lebih berat dibanding kwadran karyawan, tempaan lebih banyak, hal tak bisa di prediksi bisa terjadi setiap saat, jantung harus kuat kalau tidak bisa mati mendadak.Lihatnya nih warkop sibuk income nya gede, memang hitung detail margin gede tapi belum tahu effortnya, dari pagi sampai maghrib sibuk hanya urusin omzet yang untuk bayar diri sendiri gak mampu saya sekarang Khatam kenapa banyak pengusaha bisnis makanan & minuman selalu tutup ternyata tak seindah yang ada dalam teori  hitungan. Lebih baik sibuk urus penjualan besar walau jumlah kecil dan tidak ribet dibanding urusin tetek bengek margin kecil dan menguras banyak waktu.  Urusin berapa gelas kopi yang pecah, yang belum bayar urusan stok makanan dkk membuat saya keletihan walau semua dilakukan Jen tapi saya sebagai yang bagian  belakang perlu  tetap memantau. Intinya bisnis café itu melelahkan padahal kami off loh kalau minggu dan malam hari.

Si Jane yang hoby banget foto sama bule
Si Jane yang hoby banget foto sama bule

Kisah berlanjut saat terjadi drama di ulang tahun saya, saya tak akan pernah lupa hari itu 28 Mei 2015, MB sudah kerjasama sama Jen buat kan saya kejutan, si MB pergi beli pernak pernik  buat ultah di warkop ceritanya, sedang saya sih rencana order sosis bakar saja sebanyak banyaknya buat teman teman kantor.Musibah datang sehari sebelum saya ulang tahun, masih ingat tragedy pencurian HP di warkop? Akh kalau belum saya share di bulan Mei awal bulan tepatnya karena saya berencana promosi warkop lewat social media maka saya beli HP andrioid second khusus nanti saya kasih ke jen buat update status di IG dan sosmed lainya. Suatu hari saya kasih ke MB hapenya suruh ajarin jen cara pakainya. Ternyata di jam 11 itu jen utak atik HP disalah satu meja dan kemudian dia taro di meja dan masuk dibalik counter, pria asing pencuri bermodus pura pura pesan tiba tiba datang masuk ke warkop langsung menunjukkan uang 50 ribu dan berkata saya order Mie ya, lalu unjuk duitnya nah si Jen akhirnya sibuk meracik pesanan nya dan si pria tadi pura pura ke meja yang ada HP android yang jen tadi utak atik lalu pria itu tanpa kelihatan mengambil hp kemudian ke Jen dan berkata tolong makanan saya diantar ke ruko sebelah sana ya.

MB yang duduk di balik pintu mendengarkan sempat melihat wajahnya tanpa curiga sedikitpun, dan sang pria pun melangkah pergi membawa HP yang baru saya beli.  Dan Jen akhirnya  tersenntak baru sadar langsung lari keluar mencari pria tadi sudah hilang. MB pun melapor kepada saya, kata mereka kalau lihat wajahnhya pasti diingat. Saya mau marah juga tak menyelesaikan masalah cobaan usaha banyak bener ya… nah tanggal 27 Mei malam hari, Jen seperti biasa diantar jemput sama pacar idaman nya yang lengket sepanjang hari. DI suatu jalan dekat tempat  jual beli hp bekas tak jauh dari warkop kami si Jen tiba tiba melihat tersangka pencuri HP yang sedang transaksi, keduanya pun mengendap endap nungguin sampai si pria mau naik sepeda motornya. Dan bodohnyaa  si Jen it bertindak seenaknya dia gak mikir akibatnya nanti. Jen langsung teriak ke pada pria pencuri itu dan si pencuri kaget langsung melihat si Jen malah lari kabur nah si Jen sama pacarnya berteriak PENCURIIIIIIIIIIIIII!! Alhasil deh ada polisi langsung tangkap pria tadi. Si Pria diperiksa tak ada barang bukti sama sekali. Saya tak akan lupa drama malam ulang tahun saya itu. Jen tiba tiba menelpon bahwa dia menemukan pencuri HP di Warkop dan dia sumpah dikenal betul wajahnya. Si pacar Jen menelpon keluarga besarnya yang tentara suasanan semakin gaduh. Saya yang waktu itu ada meeting di sebuah hotel terkait proyek shock lagi dalma hati drama apa lagi si anak ini buat. Jen membawa tersangka diatas mobil  polisi ke polsekta panakukang.

Saya pun kesana, dan suasana tambah kacau karena ibu Jen yang hanya tamatan SD datang mengamuk ngamuk berteriak dalam bahasa local yang artinya “Kurang ajar, pencuri, penjahat” dia teriak kayak orang gila dengan untain rambut panjang tak terikat saya aja shock. Akhirnya saya langsung bicara sama tersangka, saya bilang  karena saya tak punya bukti dan saya belum dapat  HP nya dan si pencuri terbukti tak membawa HP curian saya maka saya izin memotret wajahnya dan KTP nya dan jika saya menemukan BBM aktif di hp tersebut akan saya lacak dan nego dengan pemilik baru dan kembali berurusan hukum dengan pria itu. Pria itu setuju, disisi lain saya tak bisa melaporkan ke polisi karena tak ada bukti, kesalahan fatal saya juga tak melaporkan kejadian itu ke kantor polisi terdekat saat pencurian terjadi.

Ibu Jen di dekap sama bapak Jen dan menaikkan ke atas sepeda motor dan di pulangkan habis si ibu ini menarik narik dan menjambak sang pria, lama lama saya dituntut balik karena pencemaran nama baik. Malam itu beberapa polisi mendekati saya dan biasa ada upaya untuk minta nomor Hp menawarkan jasa bantuannya. Untung saya tak libatkan MB kalau tidak bisa repot, si Jen  yang sudah membuat pria tersangka tadi hampir mati digebukin diancam sama pria tadi makanya dia ketakutan.

Malam itu saya deal sama pria itu bahwa saya cari bukti dan akan kembali ke ranah hukum jika saya punya bukti kalau dial ah pencurinya karena Jen dan MB sebenarnya bisa jadi saksi tapi kadang di NKRI ini apalagi pebisnis jangan pernah melibatkan diri dari urusan hukum atau anda bisa bangkrut.

Besoknya drama berlanjut Jen tak mau masuk buka warkop karena dia takut didatangi penjahat tadi, MB marah sekali karena rencananya dia mau buat pesta kejutan buat saya. Semua rencananya hancur jadi hari itu sendiri pagi pagi ke warkop saya paksa Jen masuk buatkan sosis saya buat dibawa ke kantor tentunya dengan pengawasan MB dan saya.

Setelah selesai dengan sosis kami tutup kembali warkopnya, semua berdampak pada omzet karena tanpa jen tak ada omzet, MB bukan lah peracik kopi handal. Dia hanya bagian antar antar saja.

Beberapa hari kemudian Jen sudah kembali berkatifitas, namun suatu hari di bulan Juni menjelang ramadhan saya ingat setelah saya bayarkan gajinya, saya ajak dia dan pacar nya makan makanan India, malam itu Nampak semua normal, ke esokan harinya di pagi hari  yang seharusnya dia buka dia tak muncul MB mulai marah marah.

Ternyata dia minta izin katanya ponakannya yang tak ditinggal bapaknya itu sakit dan mau di operasi, terus dia minta izin menemani. Lah itu anak bukan anaknya, ada kakaknya sebagai ibu si anak dan ada orang tua jen bisa temani, umur jen 17 tahun dan kakaknya kan yang punya anak. Memangnya anak itu tak bisa di operasi tanpa jen?? Helowwwwwwww !!!! Malam nya Jen sempat ancam dia berhenti saja kalau tak di izinkan. Dan tahu tidak apa jawaban saya waktu itu. Silahkan berhenti Café di tutup, tak ada masalah. Bisnis tak bisa jalan dengan karyawati seperti itu. Tak bisa bedakan antara kepentingan pribadi dan kerjaan. Tak bisa bedakan skala prioritas, MB pun sedih sekali. Dia marah sama Jen luar biasa, karena MB sangat senang dengan bisnis café kecil nya itu dia punya kantor sendiri orang orang sekitar akrab sama dia. Tapi kalau bisnis Cuma merusak financial buat apa di pertahankan. Sewa ruko tak balik omzet Cuma buat operasional  + capek lahir bathin buat saya.

Sejak itu akhirnya Jen tak masuk saya tutup Bule Coffee sepanjang Ramadhan dan setelahnya kami tak pernah buka lagi.

Jen menjadi pengangguran kembali. ( saat ini Jen kadang saya panggil di week end buat bantu saya beres beres rumah, dan karena ketidak tahuan mana prioritas mana bukan sekarang  Jen baru keluar lagi dari perusahaan Parking yang kerjanya cuma duduk kasih tiket parkir dan digaji lumayan hanya karena hari krtiga dia masuk dia minta izin lagi karena ada acara keluarga, saya yang sakit hati dengar cerita dia arghhhh ini anak otak taro dimana yahhh) terus dibanding dulu  kerjaan di tempat kami jam 8-5 sore gaji untuk kuran warkop cukuplah, warkop dan rumahnya sangat dekat. Sayang kembali lagi ke masalah pendidikan masalah pendidikan……….!!

Demi menghidupkan terus hobby MB dan membuatnya tetap produktif sahabat saya yang dengan konsep yang sama  sudah buka Be SMART Coffee & Be SMART English, kami pun rembukan bahwa dia butuh native speaker untuk Be SMART English dan butuh saya pastinya untuk membantu, dari awal konsep kita sama, warkop dan tempat les bahasa inggris, tapi kami masing masing dulu milih jalan berbeda ternyata dalam bisnis perlu MITRA! Kalau gak bisa mampus, saya malah bilang kenapa dari dulu tak join an.

Ya sutralah Juni 2015 resmilah kami bergabung di team Be SMART Coffee, Saya mengurus BE SMART COMMUNITY nya khususnya digitalnya. Dan di desember lalu secara resmi saya launching website www.besmartcorp.com sebagai wadah informasi terkait be smart coffee dan segala  kegiatannya. Tugas utama MB urusin komunitas bahasa inggris, sedang kan founder Be SMART sendiri adalah sahabat SMP saya bersama istrinya beliau mengurus café & resto dan urus semua event event yang ada, tugas saya adalah dokumentasi dan segala terkait promosi be SMART di digital dan saya mengurusi BE SMART DIGITAL COMMUNITY dan BE SMART IM-ers & Trading.

Tentang BE SMART Foundation akan saya share di postingan tersendiri. Untuk Bule Coffee yang menjadi usaha kesayangan MB setelah TCM bubar, akhirnya satu persatu barang barang saya lelang minimal ada duit lah balik, OLX banyak membantu printilan printilan barang ternyata banyak yang suka juga.Saat ini lagi kumpulin modal semoga mampu beli ruko ( pls mohon di doakan yaaahhhhhh soalnya ruko itu lumayan sangat mahal untuk kantong kami saat ini ) Semoga ada keajaiban.

TCM
TCM, nama warkop perdana kami di Sungguminasa Gowa
TCM design by MB
TCM design by MB
Teras Bulcoff dari Tumpukan sampah jadi teras bulcoff
Teras Bulcoff dari Tumpukan sampah jadi teras bulcoff
Tampilan perdana BULE COFFEE & TERAS BULE COFFEE
Tampilan perdana BULE COFFEE & TERAS BULE COFFEE
Transformasi perubahan nama ke Daeng Bule Coffee
Transformasi perubahan nama ke Daeng Bule Coffee#design by MB
Menu andalan SOSIS BAKAR Jumbo
Menu andalan SOSIS BAKAR Jumbo
Daftar Menu SOSBAK
Daftar Menu SOSBAK #Jadi sedih kalau lihat list menu ini

menu bule coffee terbaru

Episode Be SMART COFFEE Cafe
Episode Be SMART COFFEE Cafe
Salah satu contoh padatnya event di BE SMART September 2015 lalu
Salah satu contoh padatnya event di BE SMART September 2015 lalu
Dalam ruangan Be SMART Cafe
Be SMART Coffee” Santai To Get Something”
KPCSS bersama be SMART Team
KPCSS bersama be SMART Team

Beberapa foto saya insertkan diatas  sebagai gambaran perjalan bisnis warkop kami dari nama TCM menjadi Bule Coffe dan tiba tiba MB mau rubah jadi Daeng Bule Coffe dan akhirnya gabung di BE SMART Coffee, beban tanggung jawab di yang terakhir lebih enak karena saya bagian support team saja, Konsep sudah berjalan bagus oleh CEO & Founder Be Smart  yang juga sahabat saya, dalam satu tahun loh, drama panjang luar biasa, dari sisi financial saya rugi besar sebenarnya tapi saya anggap semua itu adalah biaya sekolah bisnis saya …weleh weleh……ya wess ini anggap saja sedang membaca curhatan pengusaha amatiran yang sedang mencari celah bisnis sesungguhnya……..doakan ya BE SMART COFFEE bisa berkembang dan kami rencana akan franchisekan,banyak visi misi yang indah yang ingin saya torehkan di Be SMART , dalam waktu dekat saya juga akan buka  kelas bisnis online mingguan dan kelas trading tiap minggunya semoga terwujud mulai February ini. Mencoba menjadi expert dan sharing ilmu 🙂

Ada beberapa Tips untuk memilih jenis bisnis untuk digeluti  :

  1. Pilih bisnis yang margin besar jangan yang kecil kecil capek urusinnya
  2. Pilih lokasi strategis
  3. Pilih karyawan yang jujur, amanah dan kreatif
  4. Selalu tahan dan seleksi aliran duit operasional selagi masih bisa beli second beli second saja.
  5. Tunda kesenangan dulu, jangan berharap modal balik dalam hitungan bulan
  6. Segera jika merasa tak startegis segera move on bergerak dan cari lokasi lain, karena kalau tak berbanding omzet masuk dan keluar minimal maka anda di pastikan telah rugi biaya sewa gedung.
  7. Mulai dari yang kecil saja dulu, lebih baik berproses dari pada instant.
  8. Tetap tebalkan dompet karena usaha selalu harus stand by suntikan modal.
  9. Siapkan mental rugi ya dagang tak bisa langsung untung ( saya berjuang 1 tahun loh tanpa untung malah bunting )
  10. Banyak lah berpromosi, gunakan media online lebih ampuh
  11. Punya konsep, secanggih apapun bisnis anda tanpa konsep sulit akan berkembang, BE SMART sudah punya blue print sebagai cafe edukasi buat semua komunitas buat sharing ilmu. Coba aja ketik di google BE SMART pasti muncul be smart coffee dan ragam event nya 🙂 silahkan di cari mana ada warkop sederhana ataupun sampai level mewah yang seaktif be smart dalam menyelenggarakan event event berkualitas. Usaha kami mulai menuai hasil 🙂
  12. Serahkan semuanya ke Allah SWT maka jiwa anda akan tenang jadi pengusaha ……

Demikian suka duka  jadi pengusaha selama satu tahun lebih malah sudah 1.5 tahun, dan beberapa tips dalam memilih bisnis yang akan digeluti, banyak drama dan kebahagian, banyak ilmu dan cerita dan semoga BE SMART CORP dengan konsepnya  ini bisa berkembang sesuai mimpi mimpi kami.

Maaf postingannya kepanjangan ya, sampai jumpa di cerita BE SMART lebih lanjut 🙂

tired with your bos ?

6 thoughts on “cerita berbisnis warkop part 2 ( Tips memilih jenis bisnis untuk di geluti )

  • January 29, 2016 at 2:23 pm
    Permalink

    wah luar biasa perjuangannya mbak Siti, dramanya juga lumayan bikin deg2 an padahal saya cuman baca loh, belum ngalamin. salut untuk mbak Siti, semoga be smart coffe nya bisa berjalan lancar ya semua event3 nya, dan semakin laris. salut untukmu mbak 🙂

    Reply
    • January 30, 2016 at 1:26 pm
      Permalink

      terima kasih ya.. culture shock akan lama tuh mungkin sampai 5 tahun so siap siap aja.. restensi wna tuh tipis gak kayak kita kita tahan banting ….

      Reply
  • January 30, 2016 at 1:28 pm
    Permalink

    Aaah komen saya yg panjang lebar ternyta gak muncul yaa?! Huhuhu.. Ntar yah mbak saya ketik ulang

    Reply
    • January 30, 2016 at 1:40 pm
      Permalink

      ihh yang mana ya yang ada cuman test doank.. heheh maafkan………….

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *