Solusi bagi pasangan tanpa pre enuptial agreement

Gambar dari www.melindahospital.com
Gambar dari www.melindahospital.com

Di beberapa postingan saya sebelumnya terkait perjanjian pra nikah / pre enuptial agreement yang kadang melebar tak jelas dan buat bingung, makanya saya mau ringkas beberapa summary yang saya pahami dari beberapa file dan hasil pertanyaan dan diskusi dari beberapa teman yang ahli di bidang hukum dan akan menjadi catatan pribadi saya biar ingat dan juga bisa bagi ilmu jika ada yang menanyakan. 

Bagi Pasangan WNA dan WNI yang sudah terlanjur menikah tanpa adanya perjanjian pra nikah karena ketidak tahuan atau karena memang lupa dan khilaf atau tak pernah menganggap hal tersebut penting maka ada beberapa solusi yang saya summary dari berbagai sumber sbb : 

  1. Membuat perjanjian prominee ( pinjam nama ), jadi membeli atas nama orang yang di percayakan baru buat perjanjian prominee di notaris yang isinya bahwa adapun pengelolaan sepenuhnya terhadap aset tersebut baik untuk kuasa mengelola atau jual ada di tangan pemberi nominee. Ini pun masih beresiko karena nama yang tertera di sertifikat adalah sepenuhnya berhak atas aset tersebut di mata hukum walaupun sudah ada perjanjian prominee. 
  2. Membeli property menggunakan nama orang tua untuk di hibahkan atau di wariskan, karena harta hibahan atau harta warisan bukanlah harta bersama, jadi dalam jangka satu tahun bisa dihibahkan, namun perlu hati hati karena penghibahan ini akan melibatkan saudara kandung, ipar sehingga  harus sangat jelas di awal di jelaskan tentang hal tersebut. Dan untuk proses hibah ataupun waris akan terkena pajak. proses hibah bisa dilakukan setelah setahun namun untuk proses alih waris hanya bisa dialakukan jika yang atas nama di SHM itu meninggal.
  3. Membuat post-nuptial agremeent menggunakan notaris dan di syahkan di pengadilan. Dengan kata lain perjanjian ini adalah perjanjian pisah harta, yang dibuat saat sudah terjadi pernikahan  dan hanya memisahkan harta yang ada saat ini, tidak berlaku mundur kebelakang dan kedepan. Misalnya nih si A& B dah nikah dan baru buat post enuptial agreement berarti dipisahkan lah harta hasil dari si A dan Si B saat itu juga. Aset yang ada saat ini, nah aset sebelumnya tak berlaku mundur untuk memisahkan aset yang sebelum nikah dan tak berlaku maju untuk aset di masa depan. Dan saya dapat info dari grup perca salah satu pelaku kapur yang sudah  membuat perjanjian pisah harta ini biayanya lumayan mahal sampai 19 jutaan. Ini mungkin baiknya bagi pasangan yang punya dinasti kekayaan yang luar biasa dan terkait aset perusahaan demi mengamankan aset masing-masing.  Prosesnya panjang dan bertele-tele. Info lebih lanjut bisa di cek link ini
  4. Membeli property dengan menurunkan status SHM ke  Hak Pakai saja, karena WNA legally bisa membeli property dengan status hak pakai ( Leasehold ) saja, kalau nantinya mau di jual kembalikan bisa di tingkatkan statusnya ke SHM ke pembelinya. Jadi tak masalah. Ini yang paling di sarankan dari pakar hukum, sangat aman dan terjamin.

Ada beberapa orang juga mengakali dengan membeli aset dengan menggunakan KTP yang masih single, ini tidak di sarankan sangat beresiko. Lebih baik lakukan langkah no. 4 diatas yang paling aman. 

Semoga bermanfaat ya…… 

Sumber : File Group East Meets West by Rulita Anggraini 

               http://wolipop.detik.com

 

 

 

Sumber : Rulita Anggaraini Group East Meets West 

24 thoughts on “Solusi bagi pasangan tanpa pre enuptial agreement

  • September 4, 2014 at 8:54 am
    Permalink

    Ribet ya Sit…hihihihi…memang nikah sama WNA itu yang musti diurus banyak ya, tapi demi cinta apapun bisa dilakonin, hehe…

    Reply
    • September 4, 2014 at 9:01 am
      Permalink

      nikah sama WNI juga sih kadang ribet tapi tak se rumit sama WNA karena banyak benturan perbedaan aturan .. itulah seninya…

      Reply
  • September 4, 2014 at 10:08 am
    Permalink

    Udah gitu, segini ribetnya nikah sama WNA, tetep aja orang nyangka kita nih yg udah jadi istri WNA ongkang2 kaki bak tuan putri, trus semua keruwetan ketika masih single menguap dan hanya ada happy ending bagaikan cerita Cinderella😫😫😫 Kalo coba kasih pengertian bhw kita nih banyak ribetnya juga..eh gak percaya😁

    Reply
    • September 4, 2014 at 12:39 pm
      Permalink

      Setubuh…. Eh setuju maksudnya. Yups, dari luar memang nampaknya es campur ini lebih enak. Buatnya duh ribet!

      Reply
      • September 4, 2014 at 11:54 pm
        Permalink

        wah bener juga tuh yaa perumpamaannya.. es campur hmmm …kalau buat es campur kan memang ribet yaaa….

        Reply
    • September 4, 2014 at 11:54 pm
      Permalink

      betul sekali..kalo ada yang bilang gitu sini suruh menghadap saya biar saya kasih tahu realitas ribetnya….hihihi

      Reply
  • September 4, 2014 at 1:53 pm
    Permalink

    untuk dapat yang WNI aja susah nian, apalagi WNA ehehe

    Reply
    • September 4, 2014 at 11:55 pm
      Permalink

      gimana kalau cari alien saja Mas he he he *bercandakok…

      Reply
    • September 4, 2014 at 11:56 pm
      Permalink

      bukan cuma istri bule intinya istri WNA he he atau istri WNI juga sebaiknya buat perjanjian pra nikah ya…biar melindungi hak hak perempuan.. 🙂

      Reply
  • September 4, 2014 at 6:29 pm
    Permalink

    thanks for sharing sit.
    btw, yg post nup kalau dilakukan di luar negeri , apakah perjanjian tsb berlaku di Indonesia?

    Reply
  • September 5, 2014 at 8:47 am
    Permalink

    mba sitii…kartunya udah datang.. makasih yaaa…cantik banget.. mudah2an ada jodoh buat ketemu yg ngirim.. aamiin..

    btw, ada ig, path atau sosmed lain gitu?

    Reply
    • September 5, 2014 at 8:50 am
      Permalink

      alhamdulilah kalau gitu.. aku ada path, IG tapi tak eksist he he .. FB aja yang kadang exist 😀 ntar aku cek id sosmed ku ya… ntar aku share …

      Reply
  • November 16, 2016 at 4:59 am
    Permalink

    asslamoalaikum, sya mau tanya info. postnuptial agreement, procedure, biaya biaya dan barapa lama buat ini ya? makasih seblumnya.

    Reply
    • November 16, 2016 at 5:05 am
      Permalink

      sekarang sudah ada pengesahan setelah menikah bisa buat langsung ke notaris saja masalah harga tergantung notarisnya… jika ada kenalan coba ditanyakan.

      Reply
  • November 16, 2016 at 5:08 am
    Permalink

    oh jadi notarisnya aja yng ada dalam process buatan postneptual agreement, bukan kah pengadilan negri juga ya?

    Reply
    • November 17, 2016 at 3:37 am
      Permalink

      postnuptial agreement di buat di notaris, tapi berdasarkan putusan pengadilan negeri.
      maka legalitas hukumnya berada di tangan Pengadilan Negeri.

      Reply
  • November 16, 2016 at 5:10 am
    Permalink

    tapi persyarataan apa kira2 ya, boleh share disini?

    Reply
  • November 17, 2016 at 3:34 am
    Permalink

    Dengan adanya putusan MK mengenai Perjanjian Kawin setelah/dalam perkawinan, maka sebaiknya melalui proses Postnup saja, proses postnup sendiri cuma sebentar, hanya 1 kali sidang dan biayanya sekarang sudah tidak semahal dahulu. Dan postnup berlaku selamanya, dan harta yang sudah ada maupun yang akan ada, kepemilikannya tidak lagi berstatus harta bersama.

    Reply
    • November 17, 2016 at 11:04 am
      Permalink

      komplit sekali infonya makasih ya belum sempat update nih tentang putusan MK kemarin…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *