Cerita klaim asuransi kesehatan

Gambar dari www.futuready.com
Gambar dari www.futuready.com

Karena berhubung masih berkisah episode sakit kemarin,  saya mau share soal claim asuransi pribadi nih, seperti cerita berseriku di tiga postingan kemarin dan saya secara pribadi ada asuransi kesehatan sejak tahun 2008, walaupun saya juga kurang ngeh dengan asuransi waktu itu tapi memang dari dulu saya termasuk orang yang sangat suka dengan asuransi, demi proteksi diri. Nah pengen share lagi nih… ternyata setelah saya claim, maklum selama ini cuma bayar kewajiban saja polis dibayar tepat waktu tiap bulan dan sudah jalan selama 6 tahun 4 bulan. Belum pernah klaim sama sekali.

Masih ingat kan biaya sakit saya yang bikin nyungsep itu, dengan total-totalan hampir 50 juta untuk enam hari, nah ternyata setelah saya cek dan telp agen asuransi ku, dan bahkan langsung ke perwakilan di bank terdekat maka yang bisa di claim cuma biaya rawat inap selama enam hari, dan di polis ku itu tertera biaya rawat inap per hari 250 ribu, jadi total yang bisa ter klaim adalah Rp 250 ribu x 6 hari= Rp 1,250,000,- . OMG, saya shock aja padahal saya pikir bisa puluhan juta nih, termasuk tindakan operasi. Ternyata polis ku hanya untuk rawat inap saja dan penyakit kritis dan pertanggungan jiwa 🙁

Harapan dapat duit tambahan ya pupus sudah, tetap dapat sih cuma jauh dari harapan, ternyata oh ternyata kalau membeli asuransi itu benar benar harus di mengerti terkait biaya pertanggungan apakah rawat inap saja atau pakai kartu dan semuanya bisa di claim dengan batas tertentu jika melebihi plafond.

asuransi 3 OK

Adapun prosesnya untuk claim asuransi kesehatan, merk produk saya adalah AXA MANDIRI asuransi Kesehatan Plan B ( Mandiri Rencana Sejahtera ), pembayaran bulanan Rp 500,000 ( Rp 6 juta/ tahun )  tenor pembayaran 10 tahun :

  1. Ambil formulir klaim di website resmi AXA-MANDIRI atau minta di counter AXA MANDIRI di tiap Bank Mandiri ada. Akan diberikan form klaim rawat inap  yang mesti di isi oleh dokter yang menangani, form klaim nasabah, dan form checklist, semuanya empat lembar, 2 lembar di tanda tangani nasabah dan satunya di tanda tangani dokter dan cap rumah sakit.
  2. Ambil semua copy an kwitansi perawatan rumah sakit termasuk hasil x ray dan form rawat inap yang telah di tanda tangani dokter, biasanya bagian CS  rumah sakit sudah tahu kalau minta copy an kwitansi pasti pakai cap legalisasi rumah sakit dan biasanya CS nya minta duit Rp 50,000 buat biaya ini. Ada kejadian lucu waktu saya sudah kontak CS yang handle saya minta copyan semua pembayaran dan YBS minta dana 50 ribu untuk itu, saat saya beri uangnya si MB yang ikut waktu itu minta kwitansi dan mbak nya itu cuma senyum dan bilang “untuk yang ini kami tak ada kwitansi” dan MB langsung bilang “Korupsi” sambil muka kesal. Karena tak mau repot dan ribet saya pun bilang okay deh mbak serahkan semuanya saja. Dan saya pun berlalu pergi. Seharusnya sih tak dikenakan biaya ini karena saya saja bayar biaya administrasi rumah sakit 1 juta, tapi kata teman teman yang punya pengalaman minta kwitansi untuk claim asuransi memang rata rata petugas mengenakan biaya untuk semua copyan dan legalisasi padahal cuma copy saja dan cap legalisasi rumah sakit kok. Mirip mirip melegalisiri ijazah deh. Tapi sudahlah……lain kali mesti ber argumen deh…
  3. Lalu bawa semua kwitansi yang sudah di legalisir tadi dan formulir yang sudah ditanda tangani dokter dan kita ke perwakilan AXA MANDIRI terdekat
  4. Jangan lupa sertakan copy KTP dan fotocopy buku tabungan bank yang di tempati autodebet pembayaran polis
  5. Jika semua sudah di submit silahkan tunggu di proses selama  1 bulan ( 20 hari kerja ) untuk proses transfer ke rekening autodebet polis tersebut sejumlah hasil kali berapa pertanggungan rawat inap dan berapa lama dirawat di rumah sakit.

Setelah  itu, jangan lupa minta nomor agen financial advisornya yang bantu klaim, dan tetap update via email prosesnya, seharusnya sih ada berkas penerimaan ya, bukti bahwa kita sudah memasukkan form klaim dan persyaratannya.

Belajar dari proses ini, saya sendiri masih mesti menunggu sebulan lagi, saya sempat terhenyak tadi, terbayang kalau saya tak punya asuransi kantor mesti bayar sendiri, kayaknya masih ngesot di rumah sakit nih, sempat juga saya diskusi sama FA asuransi tersebut bahwa memang biaya kesehatan tiap tahun naik 25%, saya masih ingat waktu pertama apply asuransi kesehatan ini ketika dapat polis ini pertanggungan rawat inap ukuran Rp250 ribu itu masih sangat tinggi, sudah dapat VIP, nah sekarang setelah 6 tahun, untuk di rumah sakit tempat saya di rawat saja untuk VIP nya sudah 810 ribu… padahal awal tahun masih Rp 650 ribu… dan tahun lalu masih Rp 450 ribu. OMG sebegitu cepatkan perkembangan kenaikan biaya kesehatan. Belum obat-obatannya dan biaya tindakan juga terikut sama dengan pilihan kamar yang ternyata dalam asuransi tak di tanggung terkait obat dan tindakan dokter. Huhhhhhhh biaya 49,9 juta yang diclaim cuma  1,25 juta *sesak dada kan….!!

Setelah berdiskusi alot dengan marketing asuransi tadi beliau sih memberi saya pencerahan untuk asuransi kesehatan dari sisi metode klaim nya ada  di bagi 2 :

  1. Asuransi kesehatan dalam bentuk kartu, artinya dengan kartu ini banyak bekerja sama dengan rumah sakit di seluruh Indonesia dan yang pengguna kartu sisa menunjukkan kartu tersebut dan semua biaya akan tertanggung asuransi.Ini biasa harga polisnya lebih tinggi, atau kerjasama khusus perusahaan. Tapi kelemahanya hanya sekali klaim, maksudnya kalau sudah di klaim pakai kartu ini ya tak bisa di klaim kantor atau asuransi tambahan lainnya.
  2. Asuransi sistem reimbursement rawat inap per hari,  misalnya hanya murni rawat inap saja jadi ini cocok bagi nasabah yang kerja di perusahaan yang ada pertanggungan jadi untuk asuransi pribadinya hanya sebagai tambahan saja. Karena bisa lihat sendiri perbedaan kenyataan harga yang mesti dibayar dengan klaim yang bisa di dapat layaknya bumi dan langit.Misal sakitnya 10 hari di rumah sakit , yang bisa di klaim adalah pertanggungan rawat inap harian x 10, itu saja tak di tanggung masalah tindakan dokter, biaya operasi dan obat.

Jadi sebelum membeli asuransi gali sedalam dalamnya dulu ya beberapa hal berikut ini :

  • Manfaatnya apa, kesehatan? ( rawat inap? rawat jalan ? pengobatan herbal ?) , investasi, jiwa ?
  • Nilai pertanggungan jika terjadi klaim ( jiwa jika meninggal ? sakit jika dirawat inap atau rawat jalan  ?
  • Apakah jika tak pernah klaim uang utuh dan berkembang atau ada masa tertentu? minta detail rinciannya .
  • Tanyakan juga hasil investasinya di masa depan
  • Tanyakan juga pertanggungan kesehatan sampai usia berapa? pertanggungan jiwa sampai berapa ? ini sangat perlu
  • Tanyakan juga call centre dan kemudahan proses klaimnya jika terjadi resiko…
  • Tanyakan juga proses jika mau upgrade plafond pertanggungan nanti di kemudian hari, karena pengalaman saya plafond rawat inap saat saya ambil sudah tak relevan dengan masa saat ini sudah jauh sekali bedanya, kasihan si nasabah akan nombok banyak, cari asuransi yang tiap tahun pertanggungannya bisa mengikuti perkembangan inflasi biaya kesehatan.

Semoga segera cair tuh duitnya ya, biar bisa dipakai segera hahahhahah padahal saya sudah menghayal bisa dapat 10 jutaan ternyata cuma 10 % dari khayalanku hahhahahah……….nasib oh nasib…………..!!!

Nanti di postingan selanjutnya saya mau review beberapa polis asuransiku, karena saya termasuk pencinta asuransi, yang saya cari saat ini adalah asuransi rawat jalan namun bisa jadi tabungan kalau tak pernah klaim dengan nilai investasi yang bertumbuh juga kalau bisa gabungan rawat inap. Untuk sekeluarga biar ringan bayar per tahun nya…..kalau buat satu per satu ribet euyy ..berat di bayar polis tiap bulannya, ada gak ya…? pasti ada 😀 !!

Pertanggungan polisku
Nilai Pertanggungan polisku tak ada artinya lagi untuk nilai saat ini 🙁 dapatnya bangsal pun gak masuk 

 

*postingan ini murni hanya berbagi pengalaman, bukan untuk GA or memihak pada asuransi tertentu hanya karena merk produk         itu yang kebetulan saya gunakan, ini pun saya masih mencari asuransi terbaik yang bisa mengakomodir semua kebutuhanku yang     banyak he he he !

 

 

17 thoughts on “Cerita klaim asuransi kesehatan

  • May 7, 2014 at 3:31 pm
    Permalink

    Bener Non, wajib beli deh, buat jaga2, kalau perlu daftar BPJS juga yang kelas 1 tiap bulan 59000, aku mau daftarin MB juga sm ortuku maklum mereka bukan pegawai or kwryn perusahaan… jadi tak ada coveran asuransi kantor… ngeri aja lihat tagihan rumkit deh… sakit mahal bener

    Reply
  • September 5, 2014 at 5:57 am
    Permalink

    Hi Bu Siti, Kenalkan Saya Victor Dari Allianz. Saya Ingin Membantu Ibu Dalam mencari Asuransi Kesehatan Yang Tepat Untuk Ibu. Boleh Kita Bertemu Untuk Membicarakannya? Kalau Boleh Saya Minta Contact Ibu Untuk Bertemu Janji. Atau Ibu Bisa Menghubungi saya Di 0896.36.49.1588. Terima Kasih Sebelumnya. Oh IYah Untuk Pembaca Lain Yang Ingin Belajar / Mengerti Lebih mengenai Asuransi Boleh Hubungi Saya . Saya Akan Mencoba Membantu . Terima Kasih .

    Reply
    • September 5, 2014 at 7:50 am
      Permalink

      Terima kasih.. maaf untuk saat ini belum butuh tapi nanti kalau saya butuh saya hubungi………

      Reply
      • September 17, 2014 at 8:46 am
        Permalink

        Helo bu Siti,

        Saya turut “berduka” utk pengalaman ibu..ya, jadi pelajaran memang perlu ketelitian.
        Mungkin di masa sekarang ibu bisa cari2 untuk persiapan.. Saya yaklin ibu paham klo asuransi itu bisa dicari saat ibu lagi ga butuh.

        Saya pngen share produk dari Panin Group, dimana programnya cocok untuk inverstasi karena dijamin 100% PREMI sudah dialokasikan untuk INVESTASI ditahun ke 2…Tahun pertama PREMI hanya dipotong sebesar 50% untuk biaya AKUISISI dan 50% sudah investasi.. tahun ke 2 sudah 100% investasi. Ibu bisa menghubungi saya untuk keterangan lebih lanjut via Email asuransi_jiwaku@yahoo.com dan Whatsapp +6289651663242

        Regards
        Sutrisno
        Panin Asset Management Indonesia

        Reply
  • September 17, 2014 at 8:48 am
    Permalink

    Helo bu Siti,

    Saya turut “berduka” utk pengalaman ibu..ya, jadi pelajaran memang perlu ketelitian.
    Mungkin di masa sekarang ibu bisa cari2 untuk persiapan.. Saya yakin ibu paham klo asuransi itu hanya bisa dicari saat ibu lagi ga butuh.klo lagi butuh baru cari, maaf tidak bisa ada asuransi yang mau menerima..

    Saya pngen share produk dari Panin Group, dimana programnya cocok untuk inverstasi karena dijamin 100% PREMI sudah dialokasikan untuk INVESTASI ditahun ke 2 Ridernya lengkap dari kesehatan, kritis.

    Tahun pertama PREMI hanya dipotong sebesar 50% untuk biaya AKUISISI dan 50% sudah investasi.. tahun ke 2 sudah 100% investasi. Ibu bisa menghubungi saya untuk keterangan lebih lanjut via Email asuransi_jiwaku@yahoo.com dan Whatsapp +6289651663242 PIN BB 21741a1c

    Regards
    Sutrisno
    Panin Asset Management Indonesia

    Reply
    • September 17, 2014 at 8:56 am
      Permalink

      Terima kasih untuk tawarannya,
      Asuransinya mencover cuma rawat inap? Kalau saya lebih tertarik bukan cuma rawat inap pengalaman bertandang di RS dengan rawat inap banyak duit yang keluat yang bisa mencover itu..sisa nunjukin kartu ya paling untuk nombokk dikit lah….kan parah kalo biaya rawat inap 800 ribu / hari ya dpt klaim cuma 200 dan biaya obat n prawatan lebih lagi.. sy concern kesitu sih…

      Reply
      • September 18, 2014 at 8:21 am
        Permalink

        Iya bu Siti, saya setuju manfaat yg maksimal adalah kebutuhan ibu, tapi untuk detailnya semua manfaat disajikan dalam table benefit. Perlu sarana komunikasi lebih lanjut dengan email agar saya bisa kirimkan. Adapun program yang mau saya bagikan,Asuransi kesehatan dalam bentuk kartu, artinya dengan kartu ini banyak bekerja sama dengan rumah sakit di seluruh Indonesia dan yang pengguna kartu sisa menunjukkan kartu tersebut dan semua biaya akan tertanggung asuransi

        Sbenarnya yg menjadi fokus saya adalah kondisi ksehatan ibu sekarang. Karena ASKES dari perushaan swasta kebnyakan menerapkan klausul adanya masa tunggu atau bahkan pengecualian, tergantung dari riwayat medis ibu sebelumnya. Jadi ada baiknya kita ngbrol PM japri ibu bisa Email saya ke Asuransi_jiwaku@yahoo.com PIN BB 21741A1C

        Secara umum, dari Segi produk, ada 2 jenis :
        1. ASKES yang berdiri sendiri MODEL HANGUS / murni, TIDAK TERINTEGRASI dengan Asuransi Jiwa. Biasa lebih murah, tapi ada kekurangannya klo mau UPGRADE atau perubahan apapun harus tunggu ulang tahun Polis.
        2. ASKES yang menjadi manfaat tambahan dari Asuransi Jiwa, dan biasanya ada nilai tunai dalam bentuk investasi Saham. jadi kadang kelihatan lebih mahal, keunggulannya, mau upgrade atau perubahan atau penambahan manfaat, bisa kapanpun
        NOTE : ad lgi beberapa perbedaan, tapi biar singkat saja ya contohnya.

        DarI segi besar manfaat Askesnya,dibedakan lagi menjadi :
        1. ASKES dengan INNER LIMIT dimana semua manfaat sudah DITENTUKAN nilainya. Jadi pada saat terima perawatan, sudah menetapkan nilai maksimal dari setiap tindakan medis (Misal, dokter sudah dipatok harga 200ribu/hari ternyata 1 hari dokter kena 300ribu, ya nombok sndiri 100ribu, smua operasi maksimal 30 juta)
        2. ASKES dengan manfaat AS CHARGE atau sesuai tagihan. Adapun setiap biaya Tindakan Medis tidak ditetapkan,tapi besarnya akan diberikan maksimal sesuai tagihan dengan MAKSIMAL Biaya Perawatan per tahun (dipatok Misal limit pertahun 100 Jt/150 juta / 270 jt)
        Cocok utk mereka yg punya rencana berobat di negara tetangga Malaysia, atau China

        Reply
        • September 18, 2014 at 8:29 am
          Permalink

          iya mas kalau di perusahaan saya ditanggung semua kok, makanya so far kami masih merasa aman, kemarin operasi 50 juta pun dibayarkan semuanya ..ada teman pun stroke parah sudah hampir 2 M biayanya masih ditanggung kantor… dan akhirnya kawan saya ini pensiun dini………..
          nanti di email saja siti.csalim@gmail.com …. untuk ilmu bagi saya siapa tahu ada rezeki di kemudian hari..thanks atas ilmu tambahannya…………

          Reply
  • October 6, 2014 at 10:57 am
    Permalink

    Boleh saya share pendapat ya..
    bersyukur kalo kantor memang memberi faslitas ckup untuk ketenangan bekerja..
    Tidak semua kantor memberi benefit itu. ibu bisa mengambil manfaat yang memberikan SANTUNAN CASH dobel reimbursement dan cash penyakit Kritis. Persiapan buat ibu juga karena namanya masa depan, bukan hanya ekonomi per individu yang bisa goyang..Ekonomi perusahaan pun bisa berubah, bukan tidak mungkin manfaat kesehatan tidak berlanjut atau dikurangi karena krisis ekonomi/politik/faktor internal/eksternal.

    Bole ngbrol2 ma saya klo ibu ada pertanyaan lebih lanjut
    Saya dari Panin, 1 group dengan Bank Panin.

    Panin Group Insurance Consultant
    Whatsapp +6289651663242 PIN BB 21741a1c

    Reply
    • October 7, 2014 at 8:03 am
      Permalink

      saya sudah email terima kasih untuk update infonya ..

      Reply
  • October 3, 2015 at 8:22 pm
    Permalink

    mba, asuransi hukumnya haram kalo kepaksa coba cari yang syariah

    Reply
    • October 4, 2015 at 3:27 pm
      Permalink

      asuransi yang saya pilih syariah kok

      Reply
  • October 4, 2015 at 3:39 pm
    Permalink

    Malam bi Siti,
    Saya ad kirim Email, cuma sayangnya blasan berupa permyataan akan ditampung.pelajari dlu tanpa komentar.
    Terlepas alasan apapun, program yg saya COBA rancang msh asumsi sehingga bs jdi tidak sesuai.
    pwrlu komunikasi 2 arah utk memastikan proposal dibuat sesuai kbutuhan ibu.
    Saya juga baru tahu ibu maunya yg SYARIAH..Kalo tahu dri awal, tentu sya langsung kirim proposal Syariah(Panin ad program Syariah)..yg email pertama sya kirim yg konvensional.

    apa ibu sudah menemukan asuransi ideal ? Jika belom, bagaimana kalo saya kirim lagi proposal kali INI YG SYARIAH.. Bukan konvensional.

    Gimana pendpat ibu ? Jika tidak kberatan. Bisa sebutkan saja kisaran PREMINYA sekitar brp perbulannya.

    Sukses dan sehat selalu utk ibu skluarga

    Reply
    • October 4, 2015 at 3:46 pm
      Permalink

      terima kasih pak sutrisno, sudah cukup kok asuransi saya saat ini, rasanya nanti gaji saya habis buat bayar premi hehheh.. terima kash atas tawarannya…

      Reply
      • October 6, 2015 at 6:50 pm
        Permalink

        ok bu, mungkin kesempatan ini juga saya gunakan utk mengingatkan semua pembaca blog ibu, yang masih cari asuransi, supaya paham asuransi yang di inginkan sehingga sales yang melayani anda dapat lebih maksmal. kalo disampaikan tapi tidak jelas, wajar kalo sales yang melayani seolah2 tidak memberi informasi yangdiharapkan.. Mohon kerjasamanya dari tiap customer 🙂

        Sukses selalu untuk ibu di Telkomsel

        Reply
        • October 6, 2015 at 11:59 pm
          Permalink

          betul pak Tris, keinginan cust memang harus di komunikasikan sedetail detailnya sesuai kebutuhan kepada salesnya.. biar sesuai produk yang diberikan… terima kasih saran nya pak ..

          Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *