Cara Apply Visa 317 ( Vitas 317 / Penyatuan Keluarga ) untuk pasangan campuran

Pic taken from www.h1base.com
Pic taken from www.h1base.com

Header 728 x 90 (2)

Ini adalah postingan lanjutan dari cara buat KITAS yang pernah saya posting disini , jadi saya summary lagi bahwa untuk mendapatkan izin tinggal terbatas  ( ITAS ) di Indonesia ada 2 cara umum sbb :
BANNER FREE MEMBER

  1. Melalui sponsor perusahaan, yang menguruskan semua persyaratan hingga visa adalah perusahaan dan akan mendapatkan KITAS Sponsor perusahaan
  2. Melalui sponsor Istri suami dengan menggunakan izin tinggal VISA 317 ( Penyatuan keluarga ) dengan proses telex visa

Selain cara diatas banyak WNA juga menggunakan izin tinggal kunjungan ( Visa Sosial Budaya, Visa On Arrival ) namun waktunya terbatas, visa sosbud hanya 60 hari dan bisa di perpanjang 4x, tiap perpanjangan 30 hari berarti waktu yang didapat untuk tinggal di Indonesia adalah 60+40×4= 6 bulan saja. Setelah ini mesti EPO ( Exit Permit Only ) harus ke luar negeri dulu baru masuk kembali dengan visa turis atau visa sosbud lagi.

dewaweb_promo_04_728x90

Kenapa menggunakan ITAS/ KITAS ?? supaya tak pusing urusan perpanjangan visa terus, apalagi kalau mau menetap disini, masa tiap 6 bulan mesti ke luar negeri hanya untuk masuk kembali dengan visa yang baru, jadi pilihannya ya mesti apply ITAS( Izin Tinggal Terbatas )  untuk dapatkan KITAS ( Kartu Izin Tinggal Terbatas ). KITAS ini berlaku 1 tahun untuk yang mendapatkan KITAS sponsor perusahaan dalam rangka pendidikan bisa diberi langsung dua tahun. Namun kalau hanya sponsor istri ya biasanya dikasihnya setahun dan diperpanjang tiap tahunnya. Biayanya KITAS 1 THN  Rp 1,855,000/ tahun.

trade online

Dan di postingan saya ini menjelaskan bagaimana cara saya menguruskan visa kunjungan suami ( VKSB ) beralih status menjadi KITAS. Tanpa harus ke luar negeri lagi dan masuk lagi untuk VITAS Online.

Untuk mendapatkan KITAS ini, seperti penjelasan saya tadi ada dua cara :

  1. Alih status dari visa kunjungan ( Visa Sosial Budaya only, visa turis tidak bisa ) dengan cara saya pernah lakukan dan berhasil dengan tarif normal butuh proses 1 bulan.
  2. Apply Vitas Online dengan menggunakan VISA 317 tapi sang WNA perlu ke luar negeri lagi untuk masuk kembali ke Indonesia. Yang bisa apply ini hanya yang sudah resmi menikah ya, karena namanya saja visa penyatuan keluarga. Suami mau bersatu dengan istri atau sebaliknya.Atau anak atau orang tua.

SB1M 450 x 450 untuk dibawah artikel

Untuk lebih detail cara apply VITAS 317 Online ini saya jabarkan sebagai berikut :

Thanks to Mbak Eka Alam Sari untuk Share foto ini
Thanks to Mbak Eka Alam Sari untuk Share foto ini

Ini baru dapat update terbaru dari teman KPCSS ( Komunitas Pernikahan Campuran Sulawesi Selatan ) tentang  syarat terbaru dari apply VITAS 317 ini

Syarat apply Vitas 317
Syarat apply Vitas 317#sumber dari sharing KKC

 

Syarat yang pertama adalah registerasi online

  1. Surat permohonan dari sponsor ( lihat contoh paling bawah, bermaterei )
  2. Surat pernyataan dan jaminan dari sponsor ( biasanya ini sepaket contoh surat ini biasanya ada di koperasi kanim bisa dibeli dan sisa di isi nama dan tanda tangan. Isinya bisa tulis tangan )
  3. Surat kuasa bermatrei, ini jika meng kuasakan ke orang lain pengurusannya atau pengambilan suratnya nanti.
  4. Copy KTP Sponsor
  5. Copy KK Sponsor
  6. Copy Rekening Tabungan dengan saldo minimal Rp 2,500,000
  7. Copy Buku Nikah / Surat Nikah
  8. Copy surat izin  menikah / CNI/LNI ( ini aturan baru tahun 2014 ), untung saya punya copy-annya karena asli diambil KUA
  9. Copy pelaporan pernikahan ke capil bagi yang menikah di luar negeri
  10. Copy passport WNA
  11. Copy NPWP Sponsor
  12. Map warna hijau
contoh surat pernyataan dan jaminan
contoh surat pernyataan dan jaminan, selalu di insert di setiap surat apapun terkait keimigrasian

Ke semua persyaratan inilah yang dibawa untuk mengurus VITAS 317 ini.

Sekarang langkah-langkah nya ada 4 step sbb :

STEP PERTAMA,

MENGAJUKAN PERMOHONAN VIA ONLINE sbb :

  1. buka ke website resmi imigasi di www.imigrasi.go.id
  2. Masuk ke layanan permohonan visa online
  3. Apply for visa approval
  4. Pilih perseorangan / perusahaan / biro jasa ( pilih perseorangan )
  5. registerasi, buat username, password, alamat email dan nomor NPWP ( NPWP tak wajib, kalau tak ada pakai KTP saja )
  6. Scan dan upload document sponsor,
  7. Jika sudah ada email aktifasi, silahkan login menggunakan user dengan password yang telah di daftarkan tadi
  8. Isi formulir via online, dalam sehari imigrasi memberi quota 500 applikasi dan biasanya seharian 800 yang masuk jadi harus pandai melakukan registrasi di malam hari kalau bisa tengah malam biar besok paginya sudah dapat email notifikasi penerimaan aplikasinya.pastikan terkirim dan kalau perlu ulangi berkali kali ( scan berwarna, sabar saja butuh berjam jam kadang untuk upload semuanya. Ada 3 kolom untuk upload ingat semua di upload, untuk NPWP ( kalau tak punya upload KTP saja tak masalah kok, untuk pasport semua di scan full book ya termasuk halaman kosongnya, dibagi ke dalam 5 file, setiap kolom upload bisa kok upload lebih dari 1 dokumen,  maximal 1 file besarnya  400kb, kalau kebesaran kadang error. Jangan lupa semua dokumen diatas di upload, kalau ada yang kurang tak akan di terima aplikasinya. Jadi sabar saja. Ingat semua file diberi nama misal Paspor,JPG, KTP Mrbig jpg. Tabungan Mrs Big JPG, kalau file lebih dari 1 beri tanda misal tabungan mrsbig1.jpg dst, baru cek dulu baru submit form nya tak perlu buru buru, cek attach hasil upload sudah tersubmit semua akan ada info 100% jika file terupload, bagian upload dokumen ini di page 2 ya, setelah isi form.Saat scan passport diakali, karena harus scan full book, setiap halaman passport itu di scan dan ukurannya di perkecil  di agar dalam 1 halaman A4 bisa jadi sekitar 12 halaman buku pasport, termasuk halaman kosong juga dikecilkan, dan setiap file ini dimaksimalkan  ukuran filennya 400 kb.kalau kebesaran resolusinya dikecilkan. Agar dokumen ini berhasil sukses ter upload.Biar tak bingung pakai cara mbak Bunga dibawah ini pakai corel draw
  9. Cek aktivasi code melalui email yang telah di daftarkan.
Tips scan full book pasport untuk apply visa 317 via corel draw
Tips scan full book pasport untuk apply visa 317 via corel draw

STEP KE DUA 

Mengecek email dan menerima tanda terima permohonan,jika sudah menunggu lama tak ada email cek inbox, spam terus kembali ke website imigrasi.co.id tadi masukkan user dan password coba klik  saya iseng klik ke cetak tanda terima permohonan, biasanya di sana ada slip tanda pembayaran yang meminta anda untuk datang pada tanggal sekian  ke ditjen imigrasi untuk membayar dan mengumpulkan dokumen.BerartI sisa menunggu konfirmasi kembali akan tanda persetujuan permohonan visa, kalau mulus misalnya apply tanggal 1 jika sukses dan file semua terupload by sistem akan dapat notifikasi emaill bahwa aplikasi visa 317 anda telah diterima dan akan segera di proses, jika beruntung di hari yang sama akan mendapatkan email pemberitahuan akan approval atau tidaknya permintaan anda, dan kemudian akan ada lagi email untuk di print out dan dibayarkan ke dirjen imigrasi, bukti approval visa 317 nya.Kalau dulu disebut telex visa karena pihak dirjen imigrasi mengirimkan telex visa ke kedutaan dituju nah sekarang dengan adanya bukti pengabulan /approval visa 317 sudah bisa dilampirkan/di scan ke WNA yang di LN untuk dibawa sebagai bukti untuk mengambil visa 317 nya di kedutaan tersebut.

STEP KETIGA

Proses pembayaran dan pengambilan bukti approval telex visa di kantor DIRJEN Imigrasi Kuningan Jakarta baik itu sang sponsor/pemohon atau yang mewakili dengan membawa surat kuasa dan berkas asli yang telah di scan.

  1. Pembayaran biaya PNBP sebesar Rp100,000 di bagian loket dengan membawa notifikasi email persetujuan permohonan, dilakukan dibawah pukul 11.30 WIB Dengan membawa serta surat asli surat permohonan, surat pernyataan dan jaminan serta jika diwakilka membawa surat kuasa .
  2. Pengambilan copy approval, selesai deh. Copy approval ini silahkan di scan email ke WNA untuk dibawa serta dalam berkas untuk apply visa di luar negeri.

STEP KE EMPAT

Ketika sudah mendapat approval dari dirjen, maka DIRJEN akan mengirimkan TELEX VISA ke KBRI yang rencananya WNA akan apply  VISA 317 ini, setelah kira-kira tiga hari maka KBRI tujuan akan mengkontak WNA untuk datang membawa berkas WNA dan data sponsor yang pernah di apply online saat registrasi di awal sbb :

1. Copy paspor WNA  bagian datanya aja + visa 317 + stamp waktu arrival
2. Copy surat pengabulan dirjen imigrasi ( ada dari email approval visa 317 )
3. Copy domisili WNA  ( diminta ke kelurahan domisili pasangan WNI, minta saja surat ket domisili )
4. Copy KTP + KK istri (semua harus di kertas lembaran A4 ya..ktp jgn fotokopi yg kecil2)
5. Copy akta pernikahan catatan sipil/ buku  nikah
6. Surat permohonan (hanya tanda tangan tanpa materai)
7. Surat pernyataan dan jaminan (materai rp6000)
8. Copy CNI/LNI  dari kedutaan, dan dokumen lain yang sama seperti saat apply VITAS

lalu isi form PERDIM 24, menunggu 3 hari disuruh kembali lagi.

Ini tambahan dari mbak Diah & mbak Ristan  yang sukses mendapatkan KITAS dengan vitas 317 ini

Info syarat apply KITAS dari Vitas 317 versi Kanim Cirebon dan pengalaman Mbak Ristan
Info syarat apply KITAS dari Vitas 317 versi salah satu Kanim domisili Mbak Ristan
syarat tambahan untuk proses apply KITAS di KANIM dengan proses Telex Visa 317
syarat tambahan untuk proses apply KITAS di KANIM dengan proses Telex Visa 317 #Thanks Mbak Dyah updatenya

Beberapa saran untuk proses tujuan  Telex approval vitas 317 approval adalah ke negara tetangga terdekat, Malaysia atau Singapore, jadi sang WNA kemudian terbang ke luar negeri, terserah mau di KBRI di Singapore atau Malaysia, namun rekomendasi biaya termurah bisa di KBRI di Penang Malaysia, proses bisa sehari atau dua hari. Prosesnya sama dengan semua berkas ini dimasukkan disana dan akan di informasikan waktu pengambilan visa nya. Paling lama sih dua hari sejak masuk, itu menurut info teman-teman KKC yang melakukan tahap ini. 

contoh salah satu teman yang sudah melakukan pengambilan visa di Kedutaan RI di Kuala Lumpur, Malaysia prosesnya adalah berangkat ke KL subuh dan antri kedutaan jam 9 pagi, dan dijanjikan visa sudah bbisa diambil keesokan harinya jam 2 siang dengan biaya RM 359 ( IDR 3264.1,171,776 kurs 24 juni 2016 ).Jadi kalau di KL, Malaysia butuh 1 hari saja.

Untuk proses detail bisa dilihat di foto dibawah ini

Pic belong to Mbak Eka Alam Sari, thanks for update info
Pic belong to Mbak Eka Alam Sari, thanks for  the  update info

Nah jika di passport WNA sudah dapat stempel visa 317 langsung deh terbang ke INDONESIA raya ini, langsung mendarat di Bandara Soekarno Hatta,

Per February 2016 ini, diberlakukan pelaporan online bagi WNA yg masuk ke Indonesia dengan visa 317.
Di copy approval pun sudah tertulis, begitu tiba di Indonesia harap segera mendaftarkan ke Masuk ke Indonesia, di bandara langsung registerasi online / sign up di bagian kedatangan, masukkan visa di passport yang sudah didapatkan di KJRI luar negeri, login ke link dibawah ini.

http://izintinggal.imigrasi.go.id/IT-online/ Nah setelah itu masuk ke bagian ITAS online mengisi no paspor WNA dan no.penguasaan Visa yg ada di copy approval dr Dirjen Imigrasi.

Selanjut mengisi data alamat terkini WNA dan alamat email konfirmasi. Nanti akan ada email notifikasi berisi no pendaftaran dan ke KANIM mana (sesuai alamat terkini WNA) KITAS akan diproses.

Tambahan dari mbak Hera, terima kasih update nya :-)
Tambahan dari mbak Hera, terima kasih update nya 🙂
Kisah pengalaman dari Mbak Lyz, thanks info updatenya
Kisah pengalaman dari Mbak Lyz, thanks info updatenya

Setelah tiba di kota tujuan  sesuai yang sudah di daftarkan pada pelaporan saat kedatangan, email informasi kanim tempat proses pembuatan KITAS nya  silahkan langsung proses apply KITAS nya di Kanim tujuan,  biaya terupdate saat ini  IDR 2,055,000 Itu diluar pembayaran visa 317 yang dibayarkan si WNA di kedutaan RI diluar negeri seperti contoh jika ambilnya di kedutaan RI di Singapore bayarnya hampir $140, jadi sekitar hampir 1.3 juta rupiah, atau kalau di KL Malaysia bayarnya 1,1 jutaan (RM359) total biaya di jumlahkan saja,  ( IDR3,3 jutaan ) untuk proses di KANIM prosesnya3-4 hari kerja.

Sebagai saran dari teman teman jika sang WNA di Indonesia dan mau EPO, sebaiknya setelah proses apply online dan sudah terima email approval ya, akan diberi waktu kok dalam 60 hari untuk mengambil visanya di KJRI yang dituju, biar hemat biaya, di cek hari kerja kedutaan tempat yang dituju, biar tak dapat hari libur, biasanya ada jam tertentu untuk penerimaan berkas dan pengambilannnya, kalau semua lancar dan tak ada hari libur paling 1 atau 2 hari sudah bisa diambil visa nya.Paling enak sebenarnya jika si WNA belum masuk ke Indonesia bahkan jikapun si pasangan campur masih diluar negeri sudah bisa apply asalkan semua dokumen lengkap ya, nanti di Jakarta untuk proses pembayaran kan bisa di kuasakan.Jadi si pasangan wni & wna bisa berbarengan masuk ke Indonesia jika sudah mendapatkan approval. Simple kan setelah masuk ke Indonesia sisa ke kanim buat urus KITASnya,  nah update proses pembuatan KITAS saat ini sudah  berubah bisa di cek di tarif ini ini saya tambahkan informasi tarif biaya keimigrasian terbaru versi July 2015 yang bisa dibaca detail di postingan ini.

tarif ITAS 1 Tahun update 2015
tarif ITAS 1 Tahun update 2015
Biaya ITAS 1 Thn update 2015
Biaya MERP 1 Thn update 2015, ini wajib diambil sepaket dengan ITAS 1 Thn jadi biaya buat KITAS Bengkak sekarang 🙁

Mudah kan caranya, kelihatan ribet, menurutku lebih simpel dari pada proses alih status dari visa kunjungan ke visa ITAS dan menjadi KITAS, pengalaman saya proses alih status butuh 1 bulan dan melewati tiga kantor, kanim Makassar, Kanwil Hukum & HAM Makassar dan Kantor DIRJEN Imigrasi Kuningan. Prosesnya berjenjang jadi lama, dan baru juga ada teman pelaku kapur di Makassar melakukan hal yang sama dengan saya dan prosesnya dua bulan, untunglah kanim tidak mengenakan over stay ke WNA nya karena memang passport tertahan di kanim selama proses pengurusan dan ditangguhkan secara otomatis. Sedang proses telex visa ini ketika masuk Indonesia langsung bisa mengurus ke kanim setempat dan bisa sehari jadi, cuma memang kelemahannnya ya biayanya lebih mahal karena sang WNA mesti EPO ke luar negeri lagi tentunya butuh biaya akomodasi dan pesawat PP, biar lebih detail mari kita lihat plus minusnya ya…

dewaweb_promo_04_728x90

Alih status ITK ke ITAS  / Konversi visa sosbud ke vitas  

  • Murah karena jika WNA sudah di Indonesia dan mau tinggal permanent disini tak perlu ke luar negeri lagi sisa alih status menjadi KITAS

Apply TELEX Visa untuk VITAS 317 

  • Proses mudah dan cepat, ketika sudah masuk Indonesia sisa ke KANIM untuk proses pembuatan KITAS nya, yang ribet waktu apply saja dan mesti ambil copy approvalnya ke kantor DIRJEN bisa dikuasakan juga,
  • Ini menguntungkan untuk WNA yang masih di luar negeri, jadinya murah namun menjadi beban biaya lagi jika WNA sudah di Indonesia karena mesti EPO ke KBRI luar negeri terdekat untuk masuk kembali dengan stempel visa 317.

Sebagai bonus tambahan ini contoh surat permohonan sponsor  untuk apply VISA 317 ini ya

 
Makassar, —————
Kepada Yth.
Direktorat Jenderal Imigrasi RI
JL. Rasuna Said Kav.8-9, Kuningan
akarta Selatan.
Phone 021 5224658
Perihal : Permohonan Visa Izin Tinggal Terbatas (Visa 317) untuk suami a/n _________
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                       : —————–
Tempat & tgl lahir      : ———————
Pekerjaan                 : ———————
Kebangsaan              : Indonesia
Alamat sekarang       :———————————
Dengan ini kami mengajukan permohonan untuk pengajuan Visa Izin Tinggal Terbats (Visa 317)  kepada suami saya yang datanya tersebut di bawah ini:
Nama                       : ———————-
Tempat/tgl lahir         : ———————-
Passport No.            : ———————–
Kebangsaan             : ———————–
Pekerjaan                 : ———————–
Perlu saya sampaikan bahwa permohonan ini saya ajukan karena suami saya tersebut di atas akan mengunjungi saya sebagai istrinya, dan akan tinggal di _____________ (alamat istri).
Keberadaan suami di Indonesia akan menjadi tanggung jawab saya.
Demikianlah permohonan ini saya buat, atas perhatian, bantuan dan kebijaksanaan Bapak, kami mengucapkan terima kasih.
Hormat kami,
(istri )
Email : —–

Semoga info ini bermanfaat untuk kawan-kawan pelaku kapur yang sedang mau berproses ke KITAS ya silahkan di pilih proses yang termudah nya 🙂 dan informasi terkait Visa 317 ini memecahkan record dengan comment terbanyak di website ini dan saya sudah update per 24 Juni 2016, lebih dari 500 comment dan banyak yang telah sukses dan berbagi informasi update juga, saya sudah update sesuai aturan terbaru semoga makin banyak pasangan yang terbantu ya. Untuk teman teman pelaku kawin campur, selalu ada jalan buat semua urusan birokrasi kuncinya, cari tahu dengan teman yang lebih paham, temukan komunitasnya dan cari ilmunya dan langsung urus sendiri dijamin semua akan ada jalan dan selalu ada kemudahan dalam prosesnya. Salam Birokrasi 🙂

header 728 x 90 3

Kumpul Komunitas banner 300

693 thoughts on “Cara Apply Visa 317 ( Vitas 317 / Penyatuan Keluarga ) untuk pasangan campuran

    • March 6, 2014 at 9:28 am
      Permalink

      iya sengaja aku share biar ntar jadi guidance teman teman lainnya sama pengingat juga, soalnya suka banyak yang butuh sisa kasih link nantinya…

      Reply
      • August 12, 2014 at 11:28 pm
        Permalink

        Mbak Siti posisi kita sekarang masih luar negeri tepatnya di Taiwan,setelah saya baca detail yg mbak posting itu sangat membantu,yg jadi pertanyanya saya ngak punya surat ijin menikah dari kantor KUA karena saya sudah menikah lama delapan tahun yg lalu.2006?jadi jalan keluarnya gimana?

        Reply
        • August 13, 2014 at 3:42 am
          Permalink

          oh ya…… ini mbak Amy mau Telex via buat KITAS ? di coba dulu aja dengan melengkapi attach berkas semjuana tanpa CNI kalau berhasil berarti tidak masalah

          Reply
    • March 8, 2014 at 4:05 pm
      Permalink

      ada form yang di isi di KBRI seperti biasa kalau mau apply visa kan pasti isi form… kan disediakan di KBRI yang dituju…telex visa nya..

      Reply
      • June 30, 2014 at 2:17 am
        Permalink

        Siang mba slm kenal..
        maaf mau tanya setelah baca blog nya kepala sya tidak bisa mncerna semuanya hehheee..
        Saya mau mengajukan kitas untuk suami saya (wna korea)tapi posisi saya skrg di korea kira2 apakah prosesnya sama atau bagaimana?trmks

        Reply
        • June 30, 2014 at 2:22 am
          Permalink

          salam kenal kembali ya , iya nih memang rada ribet penjelasann yang ini, baiknya pakai cara ini jadi tapi di jkt harus ada yang ambilin halaman knfirmasi dan bayarkan 50 ribu di dirjen imigrasi. kalau ada yang bs bantu enak mbak sisa online sesuai petunjuk disni dan nnti masuk indonesia bareng bareng suami,..sisa urus di kantor imigrasi domisili mbak.. sebelum 1 minggu kedatangan kalian di Indonesia..

          Reply
      • August 28, 2014 at 1:16 pm
        Permalink

        salam kenal ya mbak siti,trimakasih banget atas infonya ini sangat bermanfaat banget bagi saya.yg aku kutang faham apa sih mbak no npwp itu ? trimakasih mbak.

        Reply
        • August 28, 2014 at 1:21 pm
          Permalink

          npwp itu nomor wajib pajak, karyawan biasanya pasti punya…. kalo tdk buat di kantor pajak sesuai domisili …
          atau dicoba aja apply tanpa npwp kan kalo IRT tak ada npwp biasanya……………

          Reply
  • March 8, 2014 at 11:57 pm
    Permalink

    Thanks a lot kak siti,,, bermanfaat banged yg akak tulis ini, lengkap dan detail lagi

    Reply
    • March 9, 2014 at 3:32 am
      Permalink

      sama sama semoga sukses ya urusannya dan lancar jaya

      Reply
      • August 28, 2014 at 2:05 pm
        Permalink

        oh ya akan saya coba mbak,tapi aku dan suami ku sekarang di singapore mbak,ingsyaALLAH bulan 3 kami mau pulang indon,tapi kami gak tahu gimana cara ngurusnya gitu mbak,dan alhamdulillah aku baca info dari mbak siti,info ini sangat berarti bagi kami,oh ya mbak kalau kami berdua masih sama2 di singapore apa bisa apply ya mbak.terimakasih penjelasanya.

        Reply
  • March 21, 2014 at 8:59 am
    Permalink

    mbak siti, saya mau tanya. apa benar minimum uang di tabungan hanya Rp.2.500.000. karena yang kebanyakan saya baca dan dengar, setidaknya di tabungan harus ada Rp. 30.000.000
    yang benar yang mana ya mbak?

    Reply
    • March 21, 2014 at 9:02 am
      Permalink

      di aturan baru yang sy share di foto cuma 2,5 juta… kok … itu teman lagi ngurus dan berhasil cuma kasih masuk segitu sesuai aturan minimum nya,…

      Reply
  • March 25, 2014 at 12:44 am
    Permalink

    mbak siti, salam kenal. saya nela.

    saya mau tanya mbak, kalau seandainya saya apply Vitas 317 secara online dan kemudian imigrasi appove permohonan saya. sementara saya berdomisili di medan. kira2 bisa gak ya untuk pengambilan copy telex dan pembayar adm nya di wakilkan kepada orang lain? kalau seandainya bisa, ada gak syarat2 yang harus di penuhi. terima kasih sebelumnya ya. 🙂

    Reply
    • March 25, 2014 at 4:12 am
      Permalink

      salam kenal mbak nela, iya bisa sekali, ntar pengambilan approvalnya bisa diambilin siapa saja yang penting ada surat kuasa dari mbak bermaterei 6000

      Reply
    • March 25, 2014 at 4:12 am
      Permalink

      syaratnya copy ktp mbak n surat kuasa ber matrei saja, semoga sukses yaaa

      Reply
  • March 29, 2014 at 2:43 am
    Permalink

    siang mbak siti.
    saya alya, rencananya saya mau apply vitas 317 secara online, saat saya masuk dan mencoba untuk register, saya di minta memasukkan nomor NPWP. sedangkan saya tidak memiliki NPWP. itu gimana ya mbak siti?
    sebelumnya saya sudah coba datang ke kantor pajak untuk mendaftar NPWP, tapi karna saya hanya ibu rumah tangga yang tidak mempunyai penghasilan orang di kantor pajak nampaknya mempersulit untuk membuat NPWP.kira2 ada jalan lain gak mbak untuk saya tetap bisa register walau tanpa NPWP?

    sebelumnya terimakasih banyak untuk waktu dan jawabannya. 🙂

    Reply
    • March 29, 2014 at 2:09 pm
      Permalink

      hai mbak alya, ada satu teman juga yang mengalami kendala yang sama, biasanya buat npwp mudah kok, kan sisa buat saja..coba di google ada kok cara apply nya… iya mmg syratnya harus ada NPWP…belum ada pengalaman yang lain sih yang tak menggunakan npwp

      Reply
    • April 9, 2014 at 12:53 pm
      Permalink

      yang mau visa ini siapa? ini hanya untuk penyatuan keluarga. misal suami / istri wna atau anak atau orang tua nya wna mau masuk NKRI bisa ambil visa ini…

      Reply
  • May 4, 2014 at 10:34 am
    Permalink

    mba siti makasih banget tulisannya..bener2 membantu . saya juga lagi ngurus vitas 317. copy aprovalnya dikirim ke email saya,kata petugasnya itu di forward ke email suami aja jadi ga usah ngambil approval ke Jakarta lagi. yang pengen aku tanya mbak.. kita tunggu pemberitahuan dari kbri yg dituju atau langsung datang aja bawa copy approvalnya? soalnya disitu tertulis copy approval bukan untuk pengambilan visa.

    Reply
    • May 4, 2014 at 12:45 pm
      Permalink

      wah berarti tak perlu bayar di kasir lagi untuk approval nya wah kemajuan sangat luar biasa…
      kalau pengalaman teman yang lakukan ini langsung ke KBRI yang dituju dengan fwrdan email ke suami…

      Reply
      • May 4, 2014 at 1:29 pm
        Permalink

        makasih udah direply 🙂 iya,tetep bayar biaya kawat yg 50 ribu itu sih,tp keputusan nya dikirim via email di hari yang sama. hmm bearti suami langsung ke kbri aja ya? atau nunggu pemberitahuan/panggilan dari kbri ? kayak waktu bayar biaya kawat kan ada email pemberitahuan ‘disetujui’ nya.

        Reply
  • May 4, 2014 at 2:58 pm
    Permalink

    tak usah nunggu dari kbri, kalau sudah dapat email persetujuan forward ke suami, dan suami terbang ke KBRI tujuan bawa itu print aprovalnya.. biar nanti dapat stamp visa 317 ini di passportnya… nti setelah dapat terbang ke Indonesia dan sebelum seminggu langsung deh urus di kanim terdekat buat dapat KITAS nya…

    Reply
    • May 4, 2014 at 3:03 pm
      Permalink

      ohh gitu? wah makasih banget mbak, aku kirain musti nunggu panggilan atau pemberitahuan gitu dr kbri di negara tujuan .

      Reply
      • May 4, 2014 at 3:04 pm
        Permalink

        tak perlu kan sudah di email, btw suami mbak dari negara asal mana ? rencana kbri tujuan dimana ambil visa ya?

        Reply
        • May 4, 2014 at 3:08 pm
          Permalink

          asal amerika juga 😀 ,makanya aku follow blog mbak siti. rencana ambil di Kuala Lumpur,jiper nih katanya sehari cuma terima 120 submission #crossfinger

          Reply
          • May 4, 2014 at 3:10 pm
            Permalink

            wah tos dulu kalo gitu sesama KPIA 🙂 kalau kemarin teman lakukan di India dan Singapore… wah kalo di KL teman bilang malah lebih cepat submit senin bisa diambil selasa paling lama rabu, kalau di SGP submit senin ambilnya kamis….

          • May 4, 2014 at 3:18 pm
            Permalink

            iyaa tos he he . semoga emang cepet . oiya satu pertanyaan lagi mbak. kan kata mbak siti cap imigrasinya jangan di soetha tapi di kota tujuan . aku kan tinggal di Bogor, cap imigrasinya ntr di bandara soetha aja? makasih ya mbak 🙂

          • May 4, 2014 at 3:21 pm
            Permalink

            iya pasti di soetta aja..kan Bogor nggak ada bandara kan lol …………… cuma misalnya kalau istri domisili misalnya di bali ya nti cap nya di denpasar di bandara kalo di Bogor mah tetep di Soetta..:-)

  • May 5, 2014 at 2:53 am
    Permalink

    Assalam mb Siti,
    Alhamdulillah ketemu blog nya mb Siti, berarti klo mau urus KITAS harus ada vitas dulu nya trus vitas itu expired date nya sampai brp bulan mb, suami ku rencana pulang bulan okt tpi mau urus KITAS aja soalnya setaun pulang dua kali jadi biar g repot urus2 perpanjangan gitu mb, trus kalo soal NPWP apa pekerjaannya harus sama kyk yg di NPWP soalnya dulu waktu ngurus masih kerja tpi sekarang kan udh jdi IRT mb g kerja. Mohon bantuannya
    Thanks, wassalam

    Reply
    • May 5, 2014 at 9:15 am
      Permalink

      walaikumusalam mbak Nisa, untuk dapat KITAS ada 2 cara, mau pakai VITAS 317 ( penyatuan keluarga ) jika suami masih di LN ini cocok sekali, atau alih status dari visa sosbud ke KITAS jika suami sudah di indonesia dan memegang visa kunjungan ( visa sosbud), KITAS masa berlaku 1 tahun bisa di perpanjang tiap tahun, bayarnya 755 ribu. Untk NPWP tak ada masalah apakah masih kerja atau tidak yang penting ada NPWP, bahkan IRT pun bisa kok.

      Reply
      • May 6, 2014 at 3:17 am
        Permalink

        Makasih mb infonya, oia mb saya mau tanya klo buku nikah yg harus dibawa suami ke kbri harus asli ato copyan yg kita kirim ke dirjen imigrasi ya mb?

        Reply
  • May 29, 2014 at 5:20 pm
    Permalink

    Wih, prosesnya panjang amat 😮

    Kebetulan suamiku WNA Singapura, jadi aku mau ngurusin KITAS nya. Tapi, aku mau tanya yang masalah buku nikah karena aku & suami menikah di Singapura (kami berdua adalah muslim :-)) jadi kami dapatnya sertifikat menikah dari Singapura & setelah balik ke Surabaya langsung lapor ke KUA sesuai kecamatan, tapi nggak dikasih buku nikah yang seperti pada umumnya orang menikah di Indonesia.

    Jadi, pertanyaannya bisa nggak ya gunakan sertifikat menikah yang dikeluarkan Singapura? Lagian kan aku udah lapor ke KBRI & KUA.

    Reply
    • May 29, 2014 at 11:16 pm
      Permalink

      bisa mbak yang penting ada bukti pelaporan pernikahan di catatan sipil, setahu saya semua pelaku nikah campur yang nikah di luar negeri wajib melaporkan pernikahannya pada batas waktu tertentu ke catatan sipil tempat si WNI berdomisili nanti akan diberikan surat penerimaan pelaporan itu sudah jadi bukti syah pernikahan anda. Tak harus dapat buku nikah dari KUA karena hanya yang menikah di Indonesia di KUA yang dapat buku nikah…

      Reply
      • May 31, 2014 at 4:03 pm
        Permalink

        Makasih ya mbak untuk reply nya ke comment ku 🙂

        Loh, berarti tetap harus lapor ke Dispenduk Capil ya?! :-o. aku udah menikah selama 1,5 tahun dan setelahnya menikah aku udah lapor ke KBRI & KUA aja, karena itu yang diinstruksikan oleh kepala KUA ku & KBRI. Aku cuma dapat surat keterangan menikah dari KBRI aja, dari KUA nggak.

        Gimana menurut mbak? apa aku harus tetap lapor ke Dispenduk Capil? Karena ini kan udah terlambat, takutnya ntar kena denda atau bahkan sidang 🙁

        Reply
  • June 4, 2014 at 7:30 am
    Permalink

    Siang mb Siti, maaf mb saya mau nanya lagi nih.

    Kebetulan saya sedang isi surat pernyataan dan jaminan dari sponsor nih mb tpi yang buat saya bingung di surat ini tertulis penghasilan setaun, sedang saya kan hanya IRT mb. Kalau menurut mb gimana ya harus diisi ato gak??, bingung bgt mb mohon advice nya

    Thanks

    Reply
    • June 4, 2014 at 11:22 am
      Permalink

      maaf mbak lama balasnya, wah mksudnya mbak nisa mau buat surat jaminan kayaknya tak ada tuh isi berapa jumlah income setahuku…

      Reply
  • June 4, 2014 at 12:44 pm
    Permalink

    Makasih mb Siti…,, tapi kok yg saya dapet dari kanim surabaya kyk gitu ya mb contohnya. Hmm,, jdi bingung mb.

    Menurut mb gimana ya?, apa saya bikin sendiri lgi aja ya mb trus yg brp income nya itu g dicantumin ato barangkali mb Siti punya contohnya, aduh,, maaf ya mb nanya terus

    Reply
    • June 4, 2014 at 12:47 pm
      Permalink

      contoh surat jaminan kan .. gini aja coba aku cek disni kalo masih ada aku kirim ke email ya..minta alamat nya ..

      Reply
  • June 5, 2014 at 1:53 pm
    Permalink

    terakhir tadi ada pertanyaan soal buku nikah yang asli dibawa. bawa satu copyan dan biar afdol bawa aja aslinya juga siapa tahu diminta .. skrg kan banyak buku nikah palsu mereka sangat hati hati memeriksa dokumen asli..

    Reply
  • June 12, 2014 at 2:08 pm
    Permalink

    Mbak Siti, thanks untuk tulisan mbak ini. Btw mbak berapa hari nunggu nomor aktivasi? Saya sdg nunggu nomor aktivasi ini sejak kemarin.

    Reply
    • June 12, 2014 at 4:26 pm
      Permalink

      pengalaman teman 1-2 hari sudah dapat..

      Reply
  • June 17, 2014 at 6:33 am
    Permalink

    Siang mbak siti.. saya mau bertanya, apakah memang harus beli form visa 317 nya dulu trus kita apply online ? sebelumnya saya sudah pernah apply online tapi tanpa ada scan form visa 317 dan permohonan saya ditolak dengan alasan data error. Hal ini sudah kuulangi 2 kali tapi tetap di tolak.

    Apa menurut mbak siti karena saya tidak upload form visa 317 tersebut makanya permohonan saya untuk suami ditolak?

    Reply
    • June 17, 2014 at 9:09 am
      Permalink

      iya mesti terupload semuanya mbak, kalau perlu ulang ulang terus…n

      Reply
      • June 24, 2014 at 12:06 am
        Permalink

        mba siti… skr saya sementara 317, cuma yang saya herannya kok orang di dirjen imigrasi serahin dokumen saya ke agent yah dan saya disuruh bayar sejuta lebih dan ini sangat tidak masuk akal dengan nilai yg setau saya hanya 50.000, kalo menurut mbak siti sebaiknya saya melapor ke siapa untuk mendapatkan penjelasan ini? apa mba siti atau rekan2 di forum ini tau nama kasubdit nya siapa? mungkin saya bisa mendapatkan penjelasan dari beliau.

        Reply
        • June 24, 2014 at 12:41 am
          Permalink

          wah ada kok tempat mengadu, mbak udah tergabung di Komunitas kawin campur bisa nanyain tempat pengaduan kestu.. ntar aku carikan link nya.. itu mesti di laporkan masa di serahkan ke agen sih..

          Reply
  • June 19, 2014 at 2:21 pm
    Permalink

    Hello Mba siti mohon dibantu. Sy sudah selesai telex nya cuma tinggal ngambil di KBRI. Kira2 biaya untuk ambil index 317 di KBRI brp ya mba? Sy ngmbil nya di Kuala Lumpur. Tq

    Reply
    • June 19, 2014 at 2:39 pm
      Permalink

      Wah kalau pmbyrnnya sy gak tahu kalo Malaysia, kalo gak salah 500 an ringgit ya.aku gak hafal mbak soalnya pengalaman teman dulu ambilnya diSIN… kayaknya gak mahal kok..pasti jumlahnya 50an usd deh…or mungkin lebih dibawah bs cek or googling di website kedutaan mbak….

      Reply
      • June 20, 2014 at 2:15 am
        Permalink

        wah 500MYR lumayan mahal juga ya mbak.. terakhir aku proses visa sosbud di KBRI biaya admin disnanya 270MYR.. klo 500MYR kyaknya benar deh segitu..

        aku kemarin proses nya via telex ambil jalur cepat 3-5 hari jadi telexnya langsung ambil di KBRI Kuala Lumpur. soalnya visa sosbud ku udah hmpir tamat. biayanya 1juta. tggl 27 pulang kesana untuk ambil KITAS ku.. moga2 smuanya lancar.

        Reply
        • June 20, 2014 at 2:31 am
          Permalink

          iya oh mbak nya yang apply KITAS toh bukan suami…

          Reply
  • June 19, 2014 at 11:51 pm
    Permalink

    ternyata membuat kitas itu mudah saja, teman2 jangan mau di bego2 in ama kanim di daerah.. langsung aja proses lewat internet.. murah, cepat dan gk sulit..

    Reply
    • June 20, 2014 at 12:25 am
      Permalink

      maksudnya bisa urus KITAS via online di website? kayaknya belum deh mas.. atau saya yang ketinggalan jaman?

      Reply
      • August 13, 2014 at 1:02 pm
        Permalink

        ini postingan nya sudah detail mbak,ini based on pengalaman teman kawin campur di grup.. jadi kalau telex visa saya belum pernah, karena saya buat KITAS suami konversi dari visa sosbud waktu dia datang…………
        kalau mbak kasusnya beda..kan masih di luar negeri sama sama toh……..jadi memang baiknya pakai telex visa… seperti postingan saya diatas ini, coba di scroll ke bawah nanti semua komen2 teman yang nambahin infonnya……………. dan rata rata yang mencoba semua berhasil kok……………coba lakukan saja step step diatas……………… kalau ada kendala silahkan ditanyakan lagi…

        Reply
  • June 23, 2014 at 3:03 am
    Permalink

    iya mba aq wna suamiku wni =)
    oh iya, aq udah dapat info soal biayanya di KBRI KL. Prefer bikinnya di KL lebih cepat dan bagus layanannya. aq share ya …

    CATEGORY VISA FEE
    Tourist Visa RM 170
    Social Cultural Visa RM 170
    Single Business Visa RM 170
    Multiple Business Visa RM 375
    Temporary Stay Visa (VITAS) :
    1 – 6 months RM 190
    7 – 12 months RM 375
    2 years RM 660

    VISA OFFICE HOURS :
    Monday-Thursday : 09.00–17.00 Break : 13.00-14.00
    Friday : 09.00–17.00 Break : 12.30-14.30
    Submission time : 09.00–13.00 OR 120 persons/day
    Saturday-Sunday : CLOSED
    The Embassy will be closed on Indonesian and Malaysian National Holidays.
    For Malaysian / Malaysian Residence / Malaysian Visa Holder, you may collect your passport and visa in the same day if you submit the application before 12.00 p.m.

    Reply
    • June 23, 2014 at 3:08 am
      Permalink

      makasih ya tambahan infonya… aku nati nambahin di postingan ini ya.. mbak Ana WN mana ? kok lancar bahas Indonesianya ?

      Reply
      • June 23, 2014 at 5:44 am
        Permalink

        udah di Indo 1tahun stgh, aq malaysia mba, baru kali ini bikin kitas. 1rumpun mba jadi bahasanya ga byk beda =)

        Reply
        • June 23, 2014 at 2:16 pm
          Permalink

          pantas sudah lancar bahasanya … semoga lancar semuanya ya ,..

          Reply
  • July 2, 2014 at 7:11 am
    Permalink

    Halo mb Siti, Alhamdulillah permohonan via online ku udah di terima besok mau meluncur ke Jakarta untuk ambil plus bayar biaya kawat nya juga, makasih banyak ya mb selama ini udah dibantu 😊

    Reply
    • July 2, 2014 at 9:44 am
      Permalink

      semoga lancar yaa… kudoakan……….

      Reply
  • July 3, 2014 at 10:14 pm
    Permalink

    Makasih mbak Siti udah didoakan 😊mau sharing aja mbak sekarang bayar telex/kawat nya 100ribu katanya peraturan baru trus copy approvalnya sekarang semua dikirim via email dihari yang sama saat kita bayar jadi tidak perlu tunggu 2jam dan bisa langsung forward ke pasangan yg ada di LN untuk ditindak lanjuti ke indonesia embassy yang sudah di pilih

    Reply
    • July 3, 2014 at 10:18 pm
      Permalink

      wahh asik donk… sudah gak ribet… btw naik 100 % donk ya… tak masalah yang penting sudah tak ribet……….

      Reply
  • July 4, 2014 at 3:40 am
    Permalink

    Hehe iya mbak naik 100%…., tapi sudah gak ribet lagi kayak dulu, waktu mau bayar juga gak perlu antri langsung aja ke loket kasih copyan semua yang udah di upload plus surat permohonan (asli), surat jaminan(asli) bermaterai, surat kuasa (asli) bila dikuasakan trus bayar setelah dapat tanda terima pembayaran pegawai imi nya bilang ‘Hari ini nanti kita kirim via email ya’ udah deh trus pulang 😊

    Reply
    • July 4, 2014 at 4:18 am
      Permalink

      aku edit kalau gitu ya… coba ini bisa di lakukan di kanim daerah ya…. ada ada aja mau saya ya..

      Reply
      • July 4, 2014 at 4:52 am
        Permalink

        Aku juga pengennya gitu mbak😊jadi kan gak perlu ke Jakarta lagi dan temen2 yang diluar pulau jadi gak kesulitan

        Reply
        • July 4, 2014 at 1:10 pm
          Permalink

          betul sekali mbak nisa domisili dimana?

          Reply
  • July 4, 2014 at 2:16 pm
    Permalink

    Kebetulan gak terlalu jauh mbak masih di jawa tepatnya di surabaya, pp sub-jkt gak ada masalah sih mbak tapi capeknya itu loh😉

    Reply
  • July 12, 2014 at 6:44 pm
    Permalink

    ass..mbk baik sekali shareny aq seneng bisa baca.:) very goood..sampe aq baca berulang2 lg biar jelas perlahan2 🙂
    mbak aq mau buat kitas u/suamiku WNA PAKISTAN tp kerja di DUBAI,kita udh menikah, suamiku ingin berkunjung ke indonesia krna aq mau lahiran.
    waktu kita mau menikah di indonesia semua kk aq yg mengurus dokumen jd aq gk mengerti urus2ny sblmny aq n suami bareng di DUBAI. nah saat ini krna aq sdh menjd istriny aq mau mengurus sndri visa untuk suamiku.
    “”pertnyaanku, kitas or itas itu sama ya artiny ??
    “” klo aq sudah semua urus data2 dan suamiku sudah dtng ke indonesia, suamiku harus ke imigrasi untuk ambil buku kitasnya?? dan bayar seharga 700rbplus itu ya??
    “”buku nikahny suamiku sama aq di indonesia apa aq harus kirim untuk suami aq persyaratan ke KBRI di DUBAI??
    mohon info nya mbak yg baik hati 🙂 aq igin pas lahiran suamiku di sampingku 🙂 makasih atas share nya 🙂

    Reply
    • July 12, 2014 at 8:38 pm
      Permalink

      Hi mbak icha,aku langsung jawab ya, untuk ITAS ( izin tingggall terbatas) Kitas ( itu kartunya) jadi sama saja…

      Tak perlu aslinya, nti suami di kjri di dubai bw saja copyan nya kan nti ada telex visa masuk ke kjri, dan ada email notifikasi ke mbak sisa frwrd ke suami, nti kke kjri print aja notifikasi dan lembaran copyan dokumen yang lainnya.

      Setelah masuk indonesia, langsung deh mbak n suami ke kanim lokasi t4 mbak icha tinggal buat kitas nya prosesnya 3 harian..mudah langsung bayar n foto sisa nunggu jadi kitasnya bbrp hari….

      Reply
  • July 13, 2014 at 4:25 am
    Permalink

    kantor KANIM itu kan di kuningan yah ???

    Reply
    • July 13, 2014 at 5:38 am
      Permalink

      Kanim itu kepanjangannya kantor imigrasi bisa di tiap propinsi atau kotamadya ada..kalau di jakarta namanya kantor dirjen..yang dikuningan…

      Reply
  • July 24, 2014 at 10:28 am
    Permalink

    Hi salam kenal semua

    Kami dari PT.WS.International siap membantu untuk proses pengurusan kitas 1 tahun,kitap 5 tahun dan naturalisasi atau pindah warga negara dari wna ke wni..

    Contact saya : Aji_power23@yahoo.com
    Makasih

    Reply
    • July 24, 2014 at 3:12 pm
      Permalink

      terima kasih informasinya.. kalau saat ini saya lebih senang urus sendiri, mungkin jika ada kondisi tertentu yang mengharuskan tentunya akan kami kontak.terima kasih…

      Reply
  • August 1, 2014 at 4:09 pm
    Permalink

    mbak makasih infonya ya, membantu sekali

    Reply
    • August 1, 2014 at 11:33 pm
      Permalink

      sama sama…. semoga bermanfaat

      Reply
  • August 1, 2014 at 4:12 pm
    Permalink

    sorry lom selesai ^^ tlg tanya y mbak, kalo kk ku msh ikut ortu & status msh single di kk & ktp gak bisa y mbak? harus ganti dulu y?
    thanks replynya y mbak

    Reply
    • August 1, 2014 at 11:34 pm
      Permalink

      iya harus di update KK sesuai KTP nya donk kan mereka periksa…. dan minta aslinya di cek juga..

      Reply
      • August 3, 2014 at 6:18 am
        Permalink

        Hai mbak Siti
        He he aku iseng mampir lagi nih
        Gpp kok mbak ga perlu upgrade KK dan KTP nya kemarin aku ga pake upgrade jadi pake KK Ortu dan KTP single, yang penting ada CNI dan copy buku nikahnya pake stamp

        Reply
        • August 3, 2014 at 3:00 pm
          Permalink

          oh ya di Kanim sini diperiksa kalau nemu KK beda ya mesti update tergantung Kanim nya juga kali ya…

          Reply
  • August 6, 2014 at 7:17 am
    Permalink

    salam kenal mba siti…,saya mau shareng’saya ada rencana mau ngrus visa 317 ,suami sy dri b.ladesh tp rnc applynya dr dubai…: apa kr2mudah y…,t.ksh.

    Reply
    • August 6, 2014 at 10:57 am
      Permalink

      dari manapun sih tak masalah yang penting ada KJRI.. ikutin saja step2nya………….dan beberapa comment dibawahnya yang memberikan info update aturannya………….

      Reply
      • August 6, 2014 at 1:00 pm
        Permalink

        y terima kasih atas infonya mba….,apa y klo misalkan data yang dikrimkan ke dirjen ditolak jangan putus asa”dan dicoba berulang2.

        Reply
        • August 6, 2014 at 2:44 pm
          Permalink

          iya berulang saja terus mungkin file nya kebesaran ya.. di coba sampai sukses…

          Reply
  • August 12, 2014 at 12:49 pm
    Permalink

    thanks bgt, sangat membantu. mau nanya kalau CNI/LNI itu yang keluarin siapa yah? surat itu ngga ada, sekedar info suami saya aussi dan menikah di makassar 15 tahun lalu. thanks sebelumnya kalu bisa minta contoh surat jaminan dan CNI/LNI

    Reply
    • August 12, 2014 at 2:13 pm
      Permalink

      CNI / LNI di keluarkan kedutaan suami di Indonesia… misal wna USA ya di kedutaan US di jkt atau SBY……. contoh surat jaminan coba cek di postingan saya tentang LNI/CNI kayaknya ada contoh disitu………………ketika WNA mau nikah di Indonesia, ada surat wajib yang mesti dis erahkan ke KUA dari WNA tersebut yang membuktikan dirinya masih single atau sudah cerai atau berhak menikah ..itulah CNI/LNI… baru KUA mau melanjutkan prosesnya..

      Reply
      • August 13, 2014 at 9:50 pm
        Permalink

        oh iya makasih balasannya. trus mau nanya lagi nih, saya juga punya anak 2 orang 15thn dan 13thn, gimana nantinya pengurusan visa mereka apa ikut dengan pengurusan visa bapaknya atau gimana makasih lagi sebelumnya.

        salam

        Reply
        • August 14, 2014 at 4:57 am
          Permalink

          visa? mksudnya anaknya mbak ini wni apa wna? berarti kalau soal visa tadi dia ikut bpk ya berarti wna? kalo msuk indonesia mesti buat visa mbak.. visa sosbud saja.. nti kalau mereka mau stay di indonesia alih kan visa sosbud jadi KITAS..

          Reply
  • August 14, 2014 at 3:39 am
    Permalink

    Terima kasih infonya sangat berguna 🙂

    Reply
  • August 14, 2014 at 9:33 am
    Permalink

    Hai mbak…nama saya reni.blognya bagus banget..
    Mbak saya mau tanya saya lg pengurusan utk kitas suami saya ke KL . Ketika suami saya masuk ke kl airport per lu visa masuk gak ya mbak?
    Saya bingung banget kalo kata pihak kanim setempat gak perlu tunjukkkan surat dr kanim aja sedangkan di surat ditulis tidak untuk pengambilan visa.
    Tolong saya y mbak…dalam 2 hari saya harus berangkat….

    Terima kasih sebelumnya….

    Reply
    • August 14, 2014 at 1:11 pm
      Permalink

      berarti suami mbak mau ambil visa telex ya, suami mbak reny wn apa? kalau wn usa? ke malaysia itu pakae visa on arrival aja kok, langsng kesana saj tak perlu visa…ntar urus vitas suami di kedutaan Indonesia di Malaysia

      Reply
  • August 15, 2014 at 10:09 am
    Permalink

    Suami saya wn india mbak?
    Pake visa on arrival bisa y mbak?

    Reply
    • August 15, 2014 at 2:50 pm
      Permalink

      suami dari India ke malaysia dulu free visa ( VOA ) sekarang kayaknya mesti pakai karena masalah imigran gelap..silahkan di cek di website imigrasi malaysia..kalau Indonesia ke Malaysia bisa visa on arrival saya rasa India malah harusnya bisa…

      Reply
      • August 15, 2014 at 5:43 pm
        Permalink

        Iya mbak tp sekarang suami saya di indonesia….kalau dr indonesia masuknya bisa pake voa y mbak?.

        Reply
        • August 15, 2014 at 5:56 pm
          Permalink

          tapi kan dia wn india … ya..coba di googling dulu masuk ke malaysia pakai free visa apa tidak……….

          Reply
  • August 15, 2014 at 5:05 pm
    Permalink

    ass..mbak siti saya boleh minta alamt email nya donk ? mau cari tau info2 nich lbh privat 🙂 insyaallah klo boleh ama mbk siti ya. saya tunggu. thx u

    Reply
  • August 15, 2014 at 6:33 pm
    Permalink

    Ok mbak. terima kasih atas infonya y mbak..sangat membantu…

    Reply
  • August 25, 2014 at 2:31 pm
    Permalink

    ass…mba sy senang nemuin bloknya mba siti n sngt m.bantu sekali,o y mba ‘sy pnya snk 3 n sy mau apply status ank spy puny identitas yg jls,sy bingung untk applyny gmn…,suami sy wrg b.ladesh tp kerjanya didubai ,t.ksh bngt smg mba siti dibr kmdhn sglnya…amin.

    Reply
    • August 25, 2014 at 2:39 pm
      Permalink

      waalaikumussalam..salam kenal kembali, untuk solusi buat mbak.. aku butuh info dulu mbak masih wni kan? suami wna bangladesh ketiga anaknya skrg pakai paspor apa? skrg tinggal dimana?

      mau masuk indonesia ketiga anaknya??
      aku agak bingung..pertanyaannya……….

      Reply
  • August 25, 2014 at 2:56 pm
    Permalink

    maaf mba siti…,semua ank sy tinggl di indo n semua ank sy tdk punya paspor mk dr itu sy ingin ank sy punya status yg jls wnnya mba…,pa ngga rumit untk prosesny dr awl’ sdngkn ank2 dah bsr,thank’s bngt mba siti

    Reply
    • August 25, 2014 at 3:05 pm
      Permalink

      wah casenya unik nih, anaknya ada akte lahir ketiganya? buatkan saja paspor Indonesia..kalo cuma buat paspor kan mudah…… yang penting ada akte lahir, ktp ya ke kantor imigrasi ngurusnya……………….

      Reply
  • August 27, 2014 at 5:26 pm
    Permalink

    Assalamu alaikum Mba Siti
    Nama saya Diah, dari Cirebon jawabarat… Saya senang sekali menemukan blog mba.. tp saya masih belum paham mba… begini ceritanya, saya berencana menikah dg pria warga negara maroko, rencananya bulan september ini, untuk membuat VISA 317 dan mendapatkan kitas, mnta tolong di informasikan mba, berapa biaya pembuatan pertama dan persyaratan yg dibutuhkan dr pihak suami dan saya.. saya baca beberapa kali diatas, tp masih ngga paham.. hehehe.. maaf merepotkan dan mohon jawabannya.. terimakasih banyak mba siti… jawaban sangat diharapkan.. hehe

    Reply
    • August 27, 2014 at 5:30 pm
      Permalink

      salam kenal kembali mbak dia, kalau masih berencana menikah visa 317 tak bisa ini hanya visa setelah menikah..jika YBS mau masuk Indonesia maksudku calon mbak bisa masuk ke Indonesia pakai visa kunjungan atau sosial budaya itu.. dulu pertama nanti urusan KITAS setelah terjadi pernikahan… kalau memang itu murni sponsor istri..

      Reply
    • August 27, 2014 at 5:31 pm
      Permalink

      informasi tarif resmi imigrasi ada di website imigrasi per tahun kalau tak salah 750 ribuan tapi sudah naik tepatnya saya agak lupa… kalau urus visa 317 juga bayarnya sekitaran itu…step stepnya ada di blog …. detailnya………

      Reply
  • August 28, 2014 at 9:57 am
    Permalink

    Oohh begitu ya Mba Siti… mau tanya lagi nih mba siti.. warga maroko yang berkunjung ke Indonesia kan selama 30 hari tidak perlu visa jg tdk apa2… nah, apakah dalam waktu 30 hari itu, jika terjadi pernikahan, maka pengajuan pembuatan visa 317 di beri target waktu maksimal berapa lama setelah menikah begitu?
    Saya sdh ke KUA di kota saya tinggal, bertanya persyaratan yang dibutuhkan oleh mempelai pria, dan persyaratannya hanya :
    1. Copy paspor beserta menunjukan aslinya
    2. Certificate of birth
    3. Surat keterangan untuk menikah dari kedutaan besar di jakarta
    4. Surat tanda melapor diri ke kantor kepolisian disini
    Sebenarnya, di persyaratan yang saya dapat dr KUA itu ada KITAS, tp kan syarat membuat KITAS itu hrs ada buku nikah, dan saya sdh bertanya ke kantor imigrasi jg syaratnya ada buku nikah. Akhirnya pihak KUA ,mengatakan hanya butuh 4 persyaratan tadi dr pihak mempelai pria.
    Calon suami jg sdh berkonsultasi beberapa kali ke keditaan besar maroko di jalan kuningan tentang persyaratan yg dibutuhkan untuk membuat surat keterangan untuk menikah, dan mereka jg mengatakan tidak perlu visa, asalkan selama 30 hari di indonesia sdh terjadi pernikahan.. gimana tuh mba? Kasih gambarannya dong mba.. karena saya betul2 awam tentang hal ini.. hehehe…, terimakasih mba siti yg baik hati :*

    Reply
    • August 28, 2014 at 12:25 pm
      Permalink

      ohh okay baru ingat kalau Maroko dan Indonesia free visa… dari dulu.., itu KUA nya aneh aneh saja, masa persyaratkan KITAS sebagai syarat nikah… kecuali caon suami dah lama kerja di Indonesia di perusahaan yang sponsor KITAS baru boleh persyaratkan…

      kalau mbak mau buat vitas 317 nanti setelah dalam kurung waktu 30 hari itu menurut saya tak masalah….
      jadi misal di kasih voa 30 hari menikah dalam kurun waktu tersebut jadilah buku nikah…
      ya silahkan urus deh yang sesuai saya posting tadi, nti suami ke LN negara terdekat ke spore or malaysia di kjri Indoensia disana…

      saya rasa tak masalah, biasanya kalau input online itu kadang lama harus di copba upload terus dokumennya kalau sukses…

      dan coba baca kebawah tuh komment pembaca di postingan saya……….mereka banyak alami masalah upload dokumen dan solusinya dibawahnya ya…

      semoga membantu,,,,,,,,,,,,

      Reply
  • August 28, 2014 at 4:36 pm
    Permalink

    Okey mba, makasih banget info nya sangat membantu… hehe..
    kebetulan saya sudah bicara dg calon suami, dan sepertinya dia pilih untuk pergi ke malaysia saja, karna warga maroko jg free visa selama 3 bulan di malaysia…
    yg mau saya tanyakan lagi mba… nanti di kjri indonesia di malaysia, apa yg harus dia bawa ya mba? maksudnya dokumen2 apa sajakah itu?

    Reply
  • August 29, 2014 at 2:58 am
    Permalink

    mbak siti mau tanya lagi ya,itu kk saya kan gabung dg kk ortu ,apa saya harus ngurus kk baru ya mbak,sekian terima kasih.

    Reply
  • August 31, 2014 at 3:39 am
    Permalink

    haloo mba siti saya berterimakasih sekali atas semua infonya baik lewat blog ini jg lwt email. saya sudah melakukan pembayaran di kantor imigrasi dan sudah menyetor bukti pembayaran,srt jaminan asli dan permohonan asli.setelah 2 jam ada email tanda terima pembayaran. yang mau saya tanya aprovel dari dirjen biasanya berapa lama ya mbak? shering pengalaman saya juga buat visa 317 kepada 2 anak saya. dan prosesnya hampir sama kok. perbedaaannya cuma pada saat isi form online dan upload dokumenx.

    Reply
    • September 2, 2014 at 12:13 am
      Permalink

      kata teman yang pernah lakukan itu 4-5 hari…baru ada jawaban..

      Reply
    • September 2, 2014 at 4:07 pm
      Permalink

      di coba aja, nanti kan di informasi pekerjaan mbak tulis saja ibu rumah tangga… soalnya belum ada pengalaman… kalau berhasil berarti tak ada masalah,…

      Reply
  • September 2, 2014 at 10:45 pm
    Permalink

    oh ya mba Siti, aku lupa bilang, kl aku adalah pegawai negeri sipil… apakah aturannya sama ya untuk membuat visa 317?
    makasih mba

    Reply
    • September 2, 2014 at 11:47 pm
      Permalink

      sama saja, tak melihat ragam profesi… kok.. kalau PNS tak ada npwp pribadi ya??

      Reply
  • September 3, 2014 at 10:18 am
    Permalink

    ohhh sama yaa… ya sudah brti persyaratan seperti yang tertera dalam penjelasan tadi ya… saya NPWP nya pribadi kok mba.. ga kolektif dari kantor.. atas nama pribadi… ga apa2 kah mba Siti?

    Reply
  • September 3, 2014 at 1:19 pm
    Permalink

    okey makasih banyak mbak Siti… kl saya sdh mulai pengajuan, dan ada hal2 yang tidak paham, saya akan tanya2 lagi, email mbak siti jg sdh saya simpan.. makasih ya mbaaa 🙂

    Reply
  • September 4, 2014 at 8:21 pm
    Permalink

    Hi mb siti. Salam kenal. Sy ristra.

    Suami sy sudah approve visa 317. Ybs bakal ambil di KBRI Laos. Karena kebetulan sedang tugas disana. Kira2 mbak siti punya info gak ya, klo mau upgrade dari 317 ke kitas, saat di kantor imigrasi nya apa yg dibutuhkan dan bagaimana peroses nya? Atau apakah tinggal tunjukkan stamp visa 317 saja yg sudah ada di passport suami sy . Sy udah baca semua post mbak siti. Cuma sepertinya belum ada info, ttg bagaimana proses upgrade visa 317 ke kitas dan apa yg diperlukan di kantor imigrasi. Barangkali mb siti tahu, mohon bantuannya. Karena suami sy, besok lusa sudah masuk indo. Jadi jaga-jaga agar visa 317 tidak hangus 🙂

    Terimakasih banyak ya mbak ^_^

    Reply
    • September 5, 2014 at 12:00 am
      Permalink

      paling yang dibawa ke kanim itu sama seperti apply KITAS biasa… copy paspor suami, copy buku nikah sama asli nya, copy KTP istri or NPWP, surat sponsor/jaminan dari istri… sama copy KK istri… saya rasa itu saja.. jangan lupa bawa matrei ..

      Reply
  • September 6, 2014 at 11:47 am
    Permalink

    Mba Siti aku datang lagi nih
    ada yang mau ditanyakan.. kl setelah menikah, saya membuat KITAS untuk suami di kanim,apa KK saya hrs dirubah dl ya menjadi KK baru setelah menikah?
    trus, kira2 berapalama ya mba KITAS nya jadi? dan barangkali mba siti tahu berapa biaya pembuatan kitas di kanim ?
    makasih mba

    Reply
    • September 6, 2014 at 12:18 pm
      Permalink

      iya perlu kan KTP nya diganti dengan status baru kan KTP nya nti di copy juga dibw ke kanim…
      biaya dulu 755 ribu sesuai tarif kayaknya skrg naik jadi 800 ribu deh itu buat KITAS 1 tahun…

      Reply
  • September 6, 2014 at 12:26 pm
    Permalink

    oohhh bgtu ya mbak siti… berarti setelah menikah sebaiknya saya membuatkan kitas terlebih dahulu atau visa 317 ya mbak? kok aku bingung ya.. krn ga ngerti… mohon penjelasannya mbak siti .. mksh

    Reply
    • September 6, 2014 at 12:29 pm
      Permalink

      ini rencananya mau nikah di Indonesia?
      mau netap di Indonesia? kalau mau netap ya mesti punya izin tinggal kan, mesti buatkan KITAS..
      caranya ada 2..
      1. masuk ke Indonesia dengan visa sosbud/visa kunjungan baru alih status ke vitas
      2. masuk ke Indonesia visa kunjungan atau visa on arrival lalu menikah dan pulang ke negaranya baru mbak dyah buatkan visa 317 kyak di blog saya ini…………..

      Reply
  • September 6, 2014 at 12:49 pm
    Permalink

    mba siti.. calon suamiku warga maroko, warga maroko free visa selama 30 hari… jadi gimana tuh mba? bisa kan menikah dlm 30 hari itu lalu mengurus kitas?

    Reply
    • September 6, 2014 at 1:17 pm
      Permalink

      untuk bisa menikah 30 hari itu mbak diah yang urus, birokrasi pernikahan dengan konsulat Maroko… saya tak tahu apakah cepat atau tidak……
      kalau berkasnya beres dan cepat dan menikah dalam 30 hari ya kalau mau urus kitas tidak bisa pakai free visa 30 hari itu… si suami harus keluar dari indonesia baru masuk lagi pakai cara visa 317 ini…. , yang bisa langsung urus kalau masuk pakai visa kunjungan sosial budaya itu pun panjang prosesnya bisa 1 bulanan..

      Reply
  • September 6, 2014 at 1:22 pm
    Permalink

    alhamdulillah dengan kedutaan maroko sudah mba, konsulat bilang tgl 9 sept surat jadi.. trs tinggal ke kua saja..
    oohh brti setelah menikah kita belum bisa ngurus kitas buat suamiku ya mba?

    Reply
    • September 6, 2014 at 1:28 pm
      Permalink

      kalau sudah nikah bisa urus, tapi caranya yang pakai visa 317 ini berarti suami mbak nanti ambil visa nya di luar indonesia di kedutaan RI di malaysia or singapore..ini postingan saya sudah jelas disini caranya ikuti itu saja…

      Reply
  • September 6, 2014 at 1:32 pm
    Permalink

    ooohhhh ya ya ya… berarti apply visa 317 ya… ya deh mbak… setelah nikah saya langsung mengajukan secara online kan ya mbak..
    inshaa Allah di laksanakan setelah mnikah
    makasih mba penjelasannyaa 🙂

    Reply
  • September 17, 2014 at 1:09 pm
    Permalink

    Terima kasih Mbak Siti. Informasinya sangat berguna. Saya mau numpang nanya. Saat ini saya berada di Singapura bersama suami WNA. Kami berencana menetap di Indonesia sometime next yr 2015. Tapi masih belum tau pasti bulan berapa. Kemungkinan awal tahun. Sebaiknya saya kapan mulai apply VITAS? Kalo apply terlalu early dan tidak di gunakan (tidak masuk Indo) dalam waktu 90 hari bisa hangus kan ya (tertulis d website imigrasi indo). Mohon saran nya. Terima kasih.

    Reply
    • September 17, 2014 at 1:14 pm
      Permalink

      iya sebaiknya jangan dulu, nanti misalnya 1 minggu sebelumnya baru apply… kan proses approval nya bisa 3-4 hari .. sisanya sisa ambil dan bayar biaya 50 ribu di jakarta bisa di wakili… nanti masuk ke indonesia sama suami saja setelah sudah dapat stamp visa di paspor suami

      Reply
  • September 19, 2014 at 6:08 am
    Permalink

    assalammu’alaikum mbak siti.

    maaf saya mau tanya lagi mbak,mab warna hijau itu maksudnya apa ya mbak ? terima kasih .

    Reply
    • September 19, 2014 at 6:12 am
      Permalink

      mungkin maksudnya “map warna hijau”

      Reply
      • September 20, 2014 at 6:27 am
        Permalink

        iya mbak aku kurang faham map warna hijau itu apa ya,terimakasih mbak.

        Reply
        • September 21, 2014 at 8:18 am
          Permalink

          beli map warna hijau mbak di jual di koperasi kantor imigrasi …. coba kalau ke toko buku tanya map warna hijau ada gak? pasti ada..

          Reply
  • September 20, 2014 at 3:48 pm
    Permalink

    mba siti sy mau tnya ap iya klo apply vitas menjelang taun baru susah karna bgt antrinya jd sering gagal untk mengajukan lwt be emailnya,t.ksh bnyk mba siti.

    Reply
    • September 20, 2014 at 11:58 pm
      Permalink

      tidak juga, intinya apply saja pagi pagi karena dalam 1 hari hanya 100 pendaftar yang di approve jadi supaya dapat jatah ya lakukan di pagi hari ya….

      Reply
  • September 21, 2014 at 2:30 pm
    Permalink

    t.ksh ats infonya mba siti….,smg mba siti sllu diberi kemdhn dn lncr rzkinya amin.

    Reply
    • September 21, 2014 at 2:35 pm
      Permalink

      sama sama…..terima kasih doa nya….

      Reply
  • September 24, 2014 at 12:12 am
    Permalink

    oh gitu ya mbak siti,terima kasih banyak ya mbak atas penjelasannya. dan satu lagi mbak yg mau saya tanyakan,selain biaya yg di sebut kan di atas,apa ada tambahan pembayaran lagi selain itu ? soalnya temanku ada yg bilang kalau suami kita wna dan mau tinggal di indon kita harus bayar pajak….sekali lagi terima kasih banyak ya mbak.

    Reply
    • September 24, 2014 at 12:49 am
      Permalink

      pajak apa??? suamiku cuma buat KITAS biaya 855 ribu/ tahun terus buat SIM A & C sekitar 250 ribuan dan SKTT dari catatan sipil sebagai pengganti KTP 250 ribu.. itu saja sih yang di pegang suami saya dan tinggal disni sudah 16 bulan semua aman dan lancar.. pajak apa?? tak ada pajak pajak lainnya…

      Reply
  • September 24, 2014 at 1:15 am
    Permalink

    setelah sampai no. 8, yang “ika sudah ada email aktifasi, silahkan login menggunakan user dengan password yang telah di daftarkan tadi”. kok gak bisa masuk ya?.

    Reply
    • September 24, 2014 at 1:18 am
      Permalink

      Di coba lagi sesuai email dan pass yang di daftarkan, coba di ingat lagi benar gak passwordnya . biasanya di coba di pagi hari ya jam 8 biar bisa masuk soalnya 100 pendaftar pertama saja yang di approve dalam sehari…

      Reply
  • September 24, 2014 at 1:21 am
    Permalink

    yang dimaksud no. 9 “isi formulir via online” itu, yang mana ya? apa sama dengan isi formulir yang pertama tadi?.

    Reply
  • September 24, 2014 at 1:23 am
    Permalink

    makasih mbak
    ini saya sampai no. 8 , masing bingung

    Reply
  • September 24, 2014 at 1:24 am
    Permalink

    password invalid trus, padahal sudah benar mbak

    Reply
  • September 24, 2014 at 1:25 am
    Permalink

    apa karena sudah kesiangan ya?. sudah melebihi 100 orang?

    Reply
    • September 24, 2014 at 1:32 am
      Permalink

      di coba terus mbak pengalaman teman saya kemarin butuh 4 hari ..sampai berhasil.. ulang saja terus..

      Reply
  • September 24, 2014 at 1:42 am
    Permalink

    lah mangkanya itu aku juga bingung bajak apa mbak,kan ini ada temanku yg ngomong gitu katanya kalau suami wna mau tinggal di indon harus bayar bajak ke pemerintah….nah karena suami mbak udah tinggal di indon makanya aku tanya mbak siti,semoga aja kelak aku ngurusnya bisa lancar kayak mbak siti.sekali lagi terima kasih atas semua penjelasanya ya mbak,ini sangat bermanfaat banget bagi kami yg nikah dg wna.terutama bagi aku ini sangat bermanfaat banget mbak,makasih ya.

    Reply
    • September 24, 2014 at 7:29 am
      Permalink

      sip mbak jangan kawatir, kami baik baik saja kok tak ada pajak aneh aneh.. semua sesuai aturan yang berlaku kok, jangan takut bawa suami wna nya ke Indonesia..

      Reply
  • September 24, 2014 at 11:39 am
    Permalink

    Halo semua. Cuma sekedar sharing. Baru2 ini saya email pertanyaan2 ke kantor imigrasi pusat. Semoga info berikut bisa membantu.

    Biaya pengajuan persetujuan visa itu skrg Rp.100 rb kalo yg mengajukan itu sponsor WNI. Kalo yg mengajukan itu WNA (pasangan kita sendiri) biaya nya USD$55 untuk 6 bln, $105 untuk 1 thn dan $180 untuk 2 thn. Kalo mau tau biaya2 yg lain misalnya biaya perpanjang visa dll boleh refer ke link ini
    http://www.imigrasi.go.id/phocadownloadpap/pp45-2014lamp.pdf

    Untuk Kartu Keluarga, tidak masalah kalo memakai KK ikut ortu. Tidak perlu buat KK sendiri.

    Reply
    • September 24, 2014 at 12:10 pm
      Permalink

      Makasih banyak update nya ya Mbak Vina..

      Reply
  • September 25, 2014 at 5:51 am
    Permalink

    terimakasih banyak mbak siti.

    Reply
    • September 25, 2014 at 7:17 am
      Permalink

      Sama sama mbak semoga di lancarkan.. urusannya

      Reply
  • September 26, 2014 at 12:06 am
    Permalink

    amin,terimakasih ya mbak,seneng bisa kenal kenal mbak siti,oh ya mbak kalau ngurus SKTT nya itu di mana ya mbak? apa juga di imigrasi di kota tempat kita tinggal.

    Reply
    • September 27, 2014 at 1:36 pm
      Permalink

      SKTT itu di urus di catatan SIPIL coba serach postingan saya tentang perpanjang SKTT ..lengkap jjuga kok detailnya

      Reply
  • September 28, 2014 at 2:21 pm
    Permalink

    slm jumpa mba siti…,mba sy mau tnya misalkn kita punya tbngan jmlh saldonya minimal 50juta apa mudah diapproval y mba…???,t.ksh bnyak mba siti.

    Reply
    • September 28, 2014 at 4:14 pm
      Permalink

      tak masalah kok mbak itu sudah banyak sekali kok. kan 5 jutaan aja cukup kok……aman kok mbak

      Reply
  • September 30, 2014 at 1:41 am
    Permalink

    ok makasih mbak siti. nanti akan saya baca ulang mbak.

    Reply
  • September 30, 2014 at 1:05 pm
    Permalink

    Assalamu alaikum mba sitti
    Saya datang lagi nih
    mau tanya mbaaa…saya sudah menikah, dan saya sedang proses update KK.. tp kata dinas capil, nama suami masih belom bisa masuk KK mba.. apa begitu ya? Dinas capil hanya update status saya saja menjadi menikah… itu gimana mba? apa bisa dipakai untuk apply telex visa 317?
    mohon jawabannya mba.. makasih

    Reply
    • October 1, 2014 at 12:48 am
      Permalink

      memang tidak bisa dimasukkan suami ke KK, sampai dia dapat KITAP ( yang 5 tahun an ) … iya benar itu sudah benar…, sudah bisa KK nya digunakan kan sudah nikah statusnya, selamat ya semoga semuanya lancar…….

      Reply
  • October 1, 2014 at 5:03 pm
    Permalink

    Aamiin ya Allah… saya akan mencoba mbak sitti… tapi masalahnya KK belom jadi.. seandainya saya mencoba apply pake KK lama dengan melampirkan buku nikah apa bisa ya mbak? KK masih dalam proses.. oh iya saya lupa… kelurahan juga membuatkan surat keterangan domisili buat suamiku.. itu dipakai ngga ya mbak ??
    mohon info nya mbak makasih

    Reply
    • October 2, 2014 at 1:05 am
      Permalink

      coba aja masukkan kk yang lama, kalau di tanyain yang baru kaish aja domisili yang baru kan wna kagak akan muncul di KK kok, ket domisili ini akan sangat berguna……….. nanti urus SIM dan lain2nya………….

      Reply
      • May 11, 2015 at 6:54 pm
        Permalink

        Mba, ko suaminya bikin SIM A dan C segala? Apa memang klo udah punya Kitas hrs pake SIM indo? Yg International Driving Licence ga boleh dipake lg?

        Reply
  • October 8, 2014 at 1:48 am
    Permalink

    Oooohhhh alhamduliAllah kalau begitu…
    makasih banget ya mbak sitti…
    Nanti saya tanya-tanya lagi yaaa.. makasiiihhh….

    Reply
  • October 15, 2014 at 4:05 am
    Permalink

    Duh… akhirnya nemu info ini. Mo tanya nih mba.. itu kan syaratnya pake npwp. Kalo saya gak punya npwp gmana yah? Apa doc lainnya coba dikirim aja? Makasi infonya mbaa.. ^^

    Reply
    • October 15, 2014 at 5:25 am
      Permalink

      coba aja mbak, submit saja ada kok yang berhasil tanpa npwp…

      Reply
  • October 25, 2014 at 11:21 am
    Permalink

    Info yang mba berikan di atas sangat bermanfaat, akan tetapi sy masih bingung
    1. Lebih mudah mana mengajukan VISA Kunjungan atau VITAS
    2. Apakah jika qt memiliki VITAS tidak bisa di perpanjang karena Sy sudah mendatangi KANIM di kota sy, bapak yg bertugas di bagian visa menjelaskan bahwa klo sy mau mengurus KITAS untuk suami, syaratnya minimal pernikahan kami adalah 2 tahun
    3. Sy sudah registrasi online tuk approval visa KUNJUNGAN, and sudah dapat email balasan untuk melakukan pembayaran biaya telex di DIRJENIM JKT pada tanggal 27 okt 2014 ini, tapi sy bingung karena saya juga pernah mendaftar online untuk persetujuan visa oleh penjamin, dan petugas imigrasi dari Kanim sudah mendatangi rumah sy dan mengumpulkan berkas, waktu registrasi klo tidak salah sy mengajukan VITAS dan tanggal 27 okt sy di suruh datang ke Kanim juga… sy bingung2 super bingung… semoga mba bisa membantu memberikan saran dan info… apa yang terbaik yang harus saya lakukan  Apakah sy tetap harus ke DIRJEN untuk melakukan pembayaran biaya telex?
    4. Sy juga ada membaca di web yg lain menyebutkan bahwa pembayaran biaya telex bisa dilakukan paling lama dalam waktu 7 hari dr tanggal yg disebutkan? Apakah info ini akurat? Karena sy tdk bertempat tinggal di JKT sy agak kesusahan jg ne cari org yg bisa bantu nguruskan di JKT
    5. Nah di link mba yg tentang konversi Visa KUNJUNGAN ke VITAS, visa sosbud sudah bisa konversi ke visa ITAS dan bisa mendapatkan KITAS dan di usia pernikahan 2 tahun sudah bisa mendapatkan KITAP ( 5 Tahun ). Jadi saya harus gimana neh mba?
    6. VISA KUNJUNGAN bukannya 211? Tapi diatas mba sebutkan VISA 266, itu yg mana yah?
    7. Klo bisa bagi daftar biaya2 untuk pengurusan VISA resminya dunk mba? Kyaknya semenjak Agustus 2014 smua biaya mengalami perubahan berdasarkan PP no.45 tahun 2014. Seperti biaya telex itu menjadi Rp 100.000 dan untuk VISA juga telah biaya juga mengalami perubahan.
    8. Special request, can we be friend… please!!! Email sy aina00zia@gmail.com supaya sy bs tanya2 lebih banyak

    Reply
    • October 25, 2014 at 2:41 pm
      Permalink

      Sebelum jawab pertanyaan mbak saya mau tahu posisi suami saat ini dimana ? di LN atau dalam negeri …terus jawaban selanjutnya

      1. Ini mau rencana ambil KITAS nantinya kan? ya ambilkan saja VITAS … via online yang mbak buat tadi…
      2. saat ini suami pegang visa apa saat ini ? biar nomor 2 ini bisa terjawab, yang benar adalah saat wna sudah resmi menikah dengan wni walau cuma 1 minggu dan dia memegang visa sosbud maka dia berhak alih status ke vitas untuk jadi KITAS. Nanti setelah memegang KITAS 2 tahun berturut turut berhak alih ke KITAP yang 5 tahun. buktinya saya menikah juni dan suami saya alih status kan di july dan KITAS nya jadi agustus …suami tak harus ke LN kok.
      3.berarti mbak ini apply telex visa untuk suami ya? nnti rencana ambil di KJRI Mana?
      4 untuk masalah pembayaran maksimal saya belum tahu detailnya ntar saya tanyakan teman ya ..
      5. Benar adanya visa sosbud bisa di konversi bktinya saya, dan ada 1 pasangan campur di Makassar lakukan hal yang sama..
      6. Menurut imigrasi semua visa kunjungan di awali angka 2 mau itu 211 atau 266 nanti saya coba cari referensinya saya juga belum khatam soal ini …
      7. untuk daftar biaya kayaknya ada di komunitas kawin campur, mbak bisa daftar disana file nya selalu update…………di kanim makassar gedungnya lagi di renov dan list harga mereka ganti semua… nanti kalau ada kesempatan saya cari deh list price nya..

      silahkan anytime bisa email saya
      siti.csalim@gmail.com

      semoga mencerahkan

      Reply
  • October 28, 2014 at 2:04 am
    Permalink

    Assalamu alaikum mba sitti
    saya mau tanya, saya kan mau apply telex visa 317, di surat jaminan disebutkan alamat wna di Indonesia, itu di isi apa nggak ya? kan belum tinggal disini?
    makasih jawabannya mbak sitti..

    Reply
    • October 28, 2014 at 2:17 am
      Permalink

      Masukkan saja alamat domisili mbak atau plan rencana tempat kalian akan tinggal kan nantinya berdasarkan domisili tersebut nanti mbak akan ke kantor imigrasi untuk proses pembuatan kitab nya , kalau memang misalnya masih nebeng sama ortu ya alamat ortu saja .

      Reply
  • October 28, 2014 at 3:14 am
    Permalink

    assalamu alaikum..
    mba sitti
    ada yg mau saya tanyakan
    ketika saya melakukan registrasi online , data yg di upload yg di minta hanya kk, ktp, npwp, passpor suami, dan data pendukung, itu aja ya? yang lain2 ngga ada… tp saya punya komplet, dan sudah saya scan semua… saya sudah mendapat notifikasi, bahwa permohonan sudah diterima, dan akan mendapat jawaban tgl 29-10-2014
    itu gimana ya mbak sitti?

    Reply
  • October 28, 2014 at 3:19 am
    Permalink

    Ya tunggu saja reply approvalnya biasanya bisa sampai 4 hari nanti sisa bayar di dirjen imigrasi membawa bukti approval nya..100 ribu..
    Ke kantor dirjen dibawah jam 12 siang ya biar segera dikirim notifikasi ke kjri yang dituju soal approval visa buat suami wna nya…

    Reply
  • October 28, 2014 at 7:55 am
    Permalink

    Mbak siti Saya mau tanya! Saya sdh bayar PNBP Rp 100 ribu.tp saya belum menerima email approval telex’a, sdh 1mg ini, apakah saya hrs menanyakan atau menunggu. Kebagian mana kalau saya hrs bertanya. terima kasih

    Reply
    • October 28, 2014 at 10:05 am
      Permalink

      coba telp kesana atau bisa ke dirjen langsung kalau memang Mas nya di Jakarta ..

      Reply
  • October 28, 2014 at 6:24 pm
    Permalink

    mbak sitti.. aku mau tanya lagi nih.. ketika saya upload dokumen-dokumen, kan ada dokumen pendukung, tp tidak disebutkan harus upload dokumen apa saja, saat itu di dokumen pendukung yang saya upload hanya buku nikah yang ada foto nya..
    itu gimana ya mbak sitti?
    surat pernyataan, jaminan, surat dr kedutaan tdk di upload, karna di link nya ga di sebutkan..
    saya jadi kepikiran… dan ingin buka lagi permohonan telex visa itu, tapi ngga ngerti cara nya…
    mohon sarannya mbak sitti.. makasih

    Reply
    • October 29, 2014 at 12:17 am
      Permalink

      kalau menurutku sih seharusnya di upload tapi kalau sudah di approve ya tak masala mbak…

      Reply
  • October 31, 2014 at 12:57 am
    Permalink

    assalamu alaikum mbak Sitti
    aku kembali lagi nih… waktu tanggal 29-10-2014, saya mendapat jawaban atas permohonan visa 317 aku yang pertama , dan ditolak, alasan penolakan karena data yang di upload kurang lengkap..
    kemudian saya kirim lagi permohonan ke 2 , dengan data lengkap saya upload semua.. jawaban dr visaonline, pemberitahuan bahwa permohonan visaonline anda sudah kami terima, paling lama tanggal 30-10-2014 akan memberikan jawaban apakah diterima atau ditolak… kira2 begitu jawabannya..
    tapi sampai hari ini saya belum mendapatkan jawaban melalui email mbak..
    apakah saya harus membuat permohonan lagi dengan user name yang berbeda? atau saya tunggu saja jawaban dari dirjen imigrasi ya mbak? saya galau nih…
    makasih jawabannya mbak sitti

    Reply
  • October 31, 2014 at 1:06 am
    Permalink

    visaonline@imigrasi.go.id

    29 oct. (Il y a 2 jours)

    À moi

    Traduire le message
    Désactiver pour : indonésien
    Kepada Yth. ABDELKRIM RABIH PEMBERITAHUAN Terima kasih permohonan atas nama ABDELKRIM RABIH telah diterima dan paling lama pada tanggal 30-10-2014 akan diberikan jawaban permohonan disetujui atau ditolak . Ttd, KaSubdit Visa *** Mohon untuk tidak membalas email ini. ***

    seperti itu mbak sitti jawabannya… jadi saya harus gimana ya mbak? bikin user name lagi? kemudian kirim lagi.. atau kami menunggu saja jawaban dr visaonline?
    makasih mbak sitti… mohon jawabannya

    Reply
  • October 31, 2014 at 5:52 am
    Permalink

    Mbak sitti.. Alhamdulillah,sudah ada jawaban disetujui, dan saya harus ke jakarta senin, untuk membayar biaya kawat rp. 100.000
    kira2 apa saja ya mbak yang harus saya bawa ke kantor direktorat jendral nanti?
    di surat dari sana hanya disebutkan untuk membawa map hijau, photo copy passport suami berwarna, surat pernyataan dan jaminan asli bermaterai, dan surat permohonan asli saja…
    kira2 apa lagi ya mbak?

    Reply
    • October 31, 2014 at 5:54 am
      Permalink

      itu saja sih mbak sesuai yang di infokan kan cuma bayar saja.. diwakilkan juga bisa kok asal pakai surat kuasa beramateri ..

      siap siap saja bawa buku niikah asli, kk asli dan ktp pastinya ya jaga jaga saja…. wah selamat kalau gitu………..

      Reply
  • October 31, 2014 at 7:55 am
    Permalink

    Hai mba…..apa kabar
    Aku mau sekedar sharing aja kmrn lg tgl 20 aku apply visa 317 langsung ke kantor imigrasi pusat yg dikuningan.dan ketemu dgn petugas disana.dan ditanya2 deh berhubung saya dtg udh sore dan dia menawarkan jasa buat dibantu.ya akhirnya dgn transaksi yg disetujui bersama akhirnya deal dan vitas nya selesai 28 oktober setelah satu hari suami saya stay dibangkok krn voa nya hbs.Tp alhamdulliah semua lancar meskipun dgn mengeluarkan uang yg cukup lumayan tp ga ribet ngurusin apa2 terima beres aja…hehehe.dan Visa diambil dibangkok selesai dlm waktu 3 hari dan hari ini suami saya back to indonesia dgn visa 317 nya.

    Reply
    • October 31, 2014 at 9:08 am
      Permalink

      makasih sharingnya ya mbak Ella…

      Reply
    • October 31, 2014 at 9:21 am
      Permalink

      terimakasih infonya Mba Ella, mba Siti infonya bermanfaat ..

      Reply
  • October 31, 2014 at 8:57 am
    Permalink

    Assalamu ‘alaikum mba siti, mau tanya nh, saya sudah dapat PNPB dan rencana ambil telex untuk suami di malaysia, tp belum dpt balasan email dari Dirjen, kira2 berapa hari ya biasanya, karena visa suami besok selasa sdh habis hrs keluar, mohon saran, sebaiknya bagaimana, kalau ambil telex di KJRI nya syaratnya apa saja, dan harus tinggal di malaysia berapa lama ? terimakasih

    Reply
    • October 31, 2014 at 9:09 am
      Permalink

      wah harus nya sih ada balasan atau tunggu sampai besok, kalau di malaysia bisa 1 atau 2 hari paling lama kok…

      Reply
  • October 31, 2014 at 10:53 am
    Permalink

    mbak siti…
    aku mau tanya lagi nih.. tapi boleh ga minta alamat emailnya? saya kirim via email saja ke mbak sitinya ya.. makasih mbak

    Reply
  • November 3, 2014 at 1:20 pm
    Permalink

    Assalamualaikum mbak siti, stelah membaca posting dan all comments, saya mau tanya n saran mbak siti, sy akan menikah dg wna, inshaAllaah Maret tahun depan masih di negaranya, naah kelihatanya yg mudah untuk dia menetap di indonesia dg masuk menggunakan visa sosbud yaa, berapa lama prosesnya, then gimana pengajuannya dan menurut pengalaman mbak, syarat apa saja yg dia perlukan untuk pernikahan di indonesia, documents apa yg di perlukan dari negara asalnya. Thanks yaa mbak siti jazzakillaaah

    Reply
    • November 3, 2014 at 3:09 pm
      Permalink

      walaikumussalam mbak Fatima, baiknya cek di postingan berjudul “syarat menikah sama WNA ” lengkap detailnhya disana………………..untuk masuk pertama sebaiknya visa sosbud saja………….
      bisa di perpanjang 2 kali………..

      Reply
  • November 4, 2014 at 1:04 am
    Permalink

    Hallo mba siti
    Aku mau tanya kalo untuk urus visa sosial budaya, apply nya harus dari negara asal si pria
    atau boleh dari negara tetangga indo (exp. Malaysia)?
    Thanks
    😉

    Reply
    • November 4, 2014 at 2:09 pm
      Permalink

      wah setahuku itu dari kjri mana saja domisili si wna sih, asal sponsornya ada …………….

      Reply
  • November 4, 2014 at 1:41 pm
    Permalink

    Assalamu alaikum mba siti
    mau tanya lagi
    kemarin, tgl 3 nov, jam 11.30, saya sudah bayar biaya kawat 100.000 ke Dirjen imigrasi di jakarta… setelah bayar, petugas minta semua persyaratan yang di onlinekan dimasukkan kedalam map hijau, dan sudah saya lakukan.. semua sudah complete.. kemudian saya tanya ke ibu petugasnya, kira2 kapan saya akan mendapat jawaban, jawaban ibu petugasnya, malam ini ( tadi malam ) periksa email saja, mungkin sudah masuk.. tp sampai hari ini kok belum ada ya mbak… biasanya berapa lama ya saya akan mendapatkan jawaban??
    soalnya suami saya voa nya habis tgl 6 nov.. dan hrs keluar, dy mau menunggu di KL dimana telex visa itu kami tujukan…
    mohon info nya mbak… kira2 berapa lama ya biasanya kami mendapat jawaban?
    makasih mbak

    Reply
    • November 4, 2014 at 2:11 pm
      Permalink

      menurut teman saya sekitaran 1-4 hari…….. biasanya sudah di approve semoga besok mbak sudah di approve biasanya gak lama kok 1 -2 hari… semoga malam ini or besok pagi ada ya….soalya suami mbak mesti out ke ke LN ya atau bisa juga sekalian suami sudah ke LN nunggu disana sebelum VOA nya habis,.. saya yakin suaminya di approve kok

      Reply
  • November 4, 2014 at 2:21 pm
    Permalink

    Ohh begitu ya mbak…
    aamiin… inshaa Allah… semoga besok saya sudah mendapatkan jawabannya..
    iya mbak betul… suami saya harus ke LN dulu di tgl 6…
    sambil menunggu proses visa 317 di KL…
    mau tanya lagi ya mbak… kl bayar visa nya di KL itu pake Ringgit malaysia atau pake rupiah ya?
    soalnya saya dan suami ga ngerti…
    mohon infonya ya mbak… makasih

    Reply
    • November 4, 2014 at 2:23 pm
      Permalink

      iya pakai mata uang ringgit kalau tak salah tapi di kurskan sekitaran 500 an ribu kayaknya……….

      Reply
  • November 5, 2014 at 2:39 am
    Permalink

    mbak siti mau tanya, saya mau apply visa 317, disana tercantum surat permohonan dan surat jaminan, apakah suratnya sama? saya hanya punya contoh surat permohonan, apakah mbak pnya contoh untuk surat penjamin atau jaminan? makasih sebelumnya

    Reply
    • November 5, 2014 at 2:47 am
      Permalink

      dikantor imigrasi bagian koperasinya biasanya ada format lembaran yang mereka jual sisa isi nama dan detail WNA dan WNI nya disitu dan tempel matrei harganya cuma 1000 perak biasanya ini di Makassar ya ..kalau di tempat lain mungkin kurang lebih sama…

      Reply
  • November 5, 2014 at 2:46 am
    Permalink

    Ohh bgtu… makasih ya mbak..
    Mau tanya lagi mbak
    Kira2 apa aja ya yg harus dibawa suamiku untuk ke KJRI di Kuala Lumpur?
    Biar kami persiapkan persyaratannya…
    Mksh mbak

    Reply
    • November 5, 2014 at 2:48 am
      Permalink

      saya rasa membawa asli buku nikah, pasport, dan identitas diri YBS.. sesuai apa yang telah di scan ya kemungkinan jadi rujukan dan foto berawarna.. ada yang mesti latar belakang merah ada juga yang biru bawa aja keduanya biar jaga jaga………….

      Reply
  • November 5, 2014 at 3:44 am
    Permalink

    Ohh seperti Kk, ktp,npwp saya, itu jg hrs dibawa? Copy annya ya mbak?
    Ohh foto sdh ada, tp yg background merah.. ya sdh kl bgtu bikin lg yg background biru
    Smua yg di scan dan di upload kan itu hrs dibawa smua juga ya mbak?

    Reply
    • November 5, 2014 at 3:51 am
      Permalink

      iya persiapkan semua saja biar mudah prosesnya..

      Reply
  • November 5, 2014 at 3:45 am
    Permalink

    Mbak smpai hari ini saya blm dpt email dr dirjen imigrasi ya… wkt bayar biaya kawat tgl 3 nov…
    Apa sy harus telpon dan menanyakan ke jakarta atau gimana ya mbak?
    Mohon sarannya mbak

    Reply
    • November 5, 2014 at 3:52 am
      Permalink

      bisa minta tolong ke teman di jkt ( pakai surat kuasa_) datang ke kantor dirjen buat menanyakan hal tersebut ..siapa tahu file nya tercecer seperti kasus teman saya…

      Reply
  • November 5, 2014 at 3:57 am
    Permalink

    Oohh okey deh… hari ini saya copy semua persyaratan yg sudah di scan kan… kl suami cukup bawa passport aja kan mbak?
    Oh ya mbak… kl kita menanyakan via telpon ke jkt bisa ngga ya? Soalnya saya ga punya teman di jkt yg bs dimintai tolong…

    Reply
    • November 5, 2014 at 5:06 am
      Permalink

      iya silahkan via telpon, semoga ada yang angkat karena biasanya kalau via telp jarang diangkat… di coba aja pas jam kantor …

      Reply
  • November 5, 2014 at 9:03 am
    Permalink

    Ohh bgtu…
    Inshaa Allah saya coba…
    Makasih banyak ya mbak siti… nanti saya tanya2 lagi…

    Reply
  • November 5, 2014 at 12:02 pm
    Permalink

    Hi mba siti sekedar share lagi buat tmn2 yg butuh sekedar masukan soal urus vitas nya boleh call aku.soalnya kadang petugas imigrasi jg minta uangnya ga ketulungan gedenya dikiranya mungkin semua foreign orkay kali ya padahal engga jg krn aku jg menikah dgn wna yg memang dari midle family jd segala urusan aku urus sendiri tanpa menggunakan jasa agen.so buat tmn2 yg butuh info bisa call ke no aku 08979808081 kalau aku bisa membantu dgn senang hati………soalnya aku jg skrg karna sering bolak balik kantor imigrasi dan kanim jadi kaya agen tnp bayaran….hahahaha.makasih buat room nya mba…….lam kenal moga next time bisa bertatap muka langsung sm mba.

    Reply
  • November 6, 2014 at 9:44 am
    Permalink

    mbak siti…
    saya mau tanya nih… smpai hari kamis ini, saya belum juga mndapatkan jawaban dr dirjen imigrasi ya… padahal saya bayar biaya kawat senin 3 nov… dan suami sdh keluar sekarang…
    saya galau nih jadinya mbak… :'(
    enaknya saya gimana ya mbak?

    Reply
    • November 6, 2014 at 11:50 am
      Permalink

      tunggu sampai besok aja ya… baru mintol ke kawan di jakarta ke kantior dirjen tanyaka berkas mbak…

      Reply
    • November 7, 2014 at 3:27 am
      Permalink

      klo boleh sy bantu, sy jg mengalami hal yg sm kyak mb diah
      sy byr biaya kawat tgl 31 okt, sy kuasakn k tmn d jkt… dia blg senin 3 nov srtnya akn d krm k email sy, tp smp tgl 4, blm ada… bskny tmn sy dtg lg k dirjen… ternyt COPY PASPOR SUAMI hrs FULL BOOK n COLOUR, sy sblmny cm melampirkn hal identits sj…
      klo via telpon ga pernah d angkt mb, sy nyoba smp jari keriting… tp sy cb kirim email aj k visa.imigr……
      smg membantu

      Reply
      • November 7, 2014 at 8:36 am
        Permalink

        makasih infonya mbak Aina…………. berarrti mesti full book ya..

        Reply
  • November 6, 2014 at 12:44 pm
    Permalink

    ohh bgtu ya mbak..
    okey deh kl bgtu.. saya akan tgu smpai besok dan minta suami pulang dl ke indo
    makasih ya mbak siti

    Reply
  • November 8, 2014 at 2:20 am
    Permalink

    Hai mbak Siti…, maaf aku mau share dikit baca masalah mbak diah….kalau saya dulu verifikasi data pagi sebelum jam stgh 11 krn dari sby penerbangan pagi jadi langsung ke dirjen dan Siang sekitar jam 1 email telex visa nya masuk….kalau saran saya mending datang saja langsung ke dirjen nya lagi dan tunjukan tanda pembayarannya kmrin bilang kalau blum dapat email telex nya….kalau untuk apply vitas nya ga udah pake nunggu krena email telex visanya bisa langsung di forward ke suami dan besoknya bisa langsung urus dengan membawa smua persyaratan

    Reply
    • November 9, 2014 at 10:38 am
      Permalink

      iya asal ada email approval dari dirjen kan ya,.. itu yang kadang lama dan tak ada kabar… jadi memang mesti kesana atau minta tolong orang nanyain disana..

      Reply
      • November 15, 2014 at 8:51 am
        Permalink

        Iya mbak Siti memang yg penting surat approvalnya itu…kalau sepengalaman saya ga terlalu lama untuk dapet nya soalnya saya dapet dihari yg sama…yg agak lama nunggu pemberitahuan permohonannya diterima atau ditolak

        Reply
        • November 16, 2014 at 6:16 am
          Permalink

          mbak Nisa dapat info pemberitahuan diterima da ditolaknya berapa lama?

          Reply
        • November 16, 2014 at 2:51 pm
          Permalink

          mbak Nisa ada alamat email ? aku mau share ke mbak Aina yang sangat membutuhkan info detail, ini ada mbak salah satu pembaca disini yang kesulitan aku sendiri detailnya kurang paham cuma kronologisnya ini saya dapatkan dari kawan yang praktek sendir,

          Reply
      • November 16, 2014 at 7:58 am
        Permalink

        3 Hari mbak,, saya waktu itu apply dua kali yg pertama ditolak, baru yg ke dua diterima dan besoknya langsung ke dirjen

        Reply
        • November 16, 2014 at 8:23 am
          Permalink

          terima kasih informasinya …

          Reply
    • November 10, 2014 at 8:27 am
      Permalink

      @mba nisa/siti, klo boleh tau persyaratan yg di bawa suami ke KBRI apa aja, selain file2 yg seperti qt kumpulin ke Dirjen… apalagi harus di bawa?

      Reply
      • November 15, 2014 at 8:49 am
        Permalink

        Hai mbak Siti….aku share lagi boleh ya…untuk yg dibawa suami ke KBRI tergantung di KBRI mana kalo suami saya di KBRI London jadi selain bawa copy sponsor bermaterai, copy buku nikah, surat approval dri dirjen dan passport juga harus ada surat employee dan copy tiket pp

        Reply
        • November 16, 2014 at 6:15 am
          Permalink

          makasih info komplitnya semoga yang membutuhkan mendapatkan info yang detail

          Reply
  • November 10, 2014 at 2:55 am
    Permalink

    Selamat pagi Mbak.Siti… Semalam sy register online utk pengajuan visa 317, namun ketika sign in bbrp kali ada message password invalid. Jadi saya registrasi lagi pakai email suami tp tetap gak bisa. Apakah bisa bermasalah bila sy registrasi 2kali? Atau sy harus tetap coba sign in dg user yg pertama? Terima kasih atas bantuannya… Salam

    Reply
    • November 10, 2014 at 1:42 pm
      Permalink

      saya rasa daftar berulang tak ada masalah asal bed alamat email kan verifikasinya dari alamat email saja…asalkan jangan lupa password nya ya

      Reply
  • November 10, 2014 at 11:48 am
    Permalink

    mbak siti
    aku datang lagi… fotocopy passport suamiku sudah berwarna, tp saya masih belum paham, maksudnya full book gimana??
    dari halaman depan sampai belakang yg dicopy atau gimana ya?? apa yg ada stamp imigrasinya saja??
    mohon jawabannya.. saya belom ke jkt lg.. saya ragu.. mksh mbak

    Reply
    • November 10, 2014 at 1:51 pm
      Permalink

      full book berarti dari halaman depan sampai selesai, yang ada cap imigrasinya jangan cuma identitas saja…

      Reply
  • November 10, 2014 at 7:21 pm
    Permalink

    oohh begitu ya mbak siti.. makasih infonya.. terus, untuk melengkapi copy passport suami, apa cukup saya bawa aja semua copy warnanya yg full book ke dirjen? atau gimana ya mbak?
    terus, apa halaman kosong juga perlu dicopy ya?
    aduuuhh karena ini adalah hal baru buat saya.. jadi saya bingung.. mesti banyak bertanya.. tolong infonya ya mbak…

    Reply
    • November 15, 2014 at 8:42 am
      Permalink

      Hai mbak diah dan mbak Siti, share dikit buat mbak diah….kalau aku kmren copy passport suami cuman yg depan aja yg ada fotonya itu (berwarna) satu hvs A4 tpi klo mau full book juga gpp mbak semuanya dari awal sampai akhir klo bisa sama sekalian covernya juga….untuk jaga2 bawa juga persyaratan yg kmren dibawa mbak sapa tau ditanyain..

      Reply
      • November 16, 2014 at 6:15 am
        Permalink

        makasih atas informasinya mbak Nisa…….

        Reply
  • November 18, 2014 at 8:40 am
    Permalink

    makasih ya mbak Nisa dan mbak Siti…
    kemarin saya hnya pke passport yang depannya aja
    tp alhamduliAllah, 12 nov 2014 kemarin sudah dpt jwban kl visa 317 untuk suami disetujui untuk waktu tinggal 12 bulan.
    mbak Siti saya mau tanya, disurat persetujuan itu disebutkan bahawa surat itu berlaku selama 2 bulan sejak tanggal dikeluarkn… artinya,kl suami mau ke KL nya awal desember gapapa kn mbak?
    trus saya mau tanya lagi.. di kjri di KL itu, apa yg diambil oleh suami? krn disurat disebutkan bukan untuk mengambil visa… jadi visanya diambil dimana?
    apa yg harus dibawa oleh suamiku ke KL ya mbak?
    makasih infonya

    Reply
    • November 18, 2014 at 8:47 am
      Permalink

      alhamdulilah kalau gitu, visa 317 itu yang akan diambil capnya di paspor suami mbak.. yang dibawa smeua data yang pernah di scan dan tentunya data diri semua …. sama pas foto latar belakang merah dan biru,…

      Reply
    • November 26, 2014 at 5:04 pm
      Permalink

      Mba Diah,
      mau tanya. Dari mulai mba diah appy online sampai keluar approval visa 317 nya itu berapa lama?
      tk

      Reply
    • May 10, 2015 at 4:23 am
      Permalink

      Mbak Siti selamat siang….
      Saya Ismail….
      sedang mengurus vitas 317… dan saya sudah dapat balasan email dari imigrasi…
      dari imigrasi tercantum 12 bulan… itu mulai kapan berlakunya 12 bulannya ?

      Reply
      • May 10, 2015 at 4:56 am
        Permalink

        Mulainya setelah si wna mengurus kitasnya di kanim domisili istri..kan kitas berlaku 1 tahun nnti ada kok masa berlakunya di kartunya..

        Reply
  • November 18, 2014 at 8:56 am
    Permalink

    mba siti, saya sudah ke KANIN setempat sesuai ktp saya dari tgl 11nov, tapi sampai skrg koq belum ada tlp mau survei ke rumah ya, mohon masukannya saya hrs bgmn?Trimakasih 😉

    Reply
    • November 18, 2014 at 9:05 am
      Permalink

      coba kontak kembali kanim nya tanyain upatde berkas mbak bagaimana,karena ada kasus tak perlu di survey bahkan langsung di approve………

      Reply
      • November 18, 2014 at 9:11 am
        Permalink

        ohh gtu trimakasih sarannya mb siti, bsk dicoba 😉

        Reply
        • November 18, 2014 at 9:24 am
          Permalink

          iya harus di follow up kalau tidak nanti dicuekin berkasnya

          Reply
  • November 19, 2014 at 12:57 am
    Permalink

    Hi mbak Siti…, dateng lagi aku…maap ya mbak aku ngebookmark yg perpanjangan KITAS itu buat persiapan perpanjangan taun depan….oiya ini alamat email ku kpn lalu aku kelupaan kasih nisawil@yahoo.com….sekarang aku lagi urus surat domisili buat sktt mbak, STM nya kmren udah suruh dateng lagi ambil besok…oiya mbak SKLD skrg udah ga perlu ya mbak??? Soalnya aku dikasih detail persyaratan apa aja dari capil cuman STM aja jadi aku ga urus SKLD

    Reply
    • November 19, 2014 at 12:59 am
      Permalink

      gak usah urus SKLD mbak Nisa, SKLD sejak february lalu sudah resmi dhapuskan, di capil masih dimintai kasih saja STM… iya aku kasih mbak Aini ya emailnya mbak , kasihan beliau bingung step di KJRI nya aku belum ada pengalaman sih,,

      Reply
  • November 19, 2014 at 3:00 am
    Permalink

    Iya mbak kasih aja gpp….Alhamdulillah udah berkurang satu lagi ngurus ribetnya, soalnya klo ngurus STM ga ribet sih mbak dan gratis hehe

    Reply
    • November 19, 2014 at 3:09 am
      Permalink

      hahah iya mantap kalau gak ribet … ntar kalau dkontak mbaik aini di bantu ya,,….

      Reply
  • November 20, 2014 at 10:45 am
    Permalink

    Tanya mba, kalau konversi dari visa sponsor perusahaan ke sponsor istri bagaimana ya?
    Makasih sebelumnya.

    Reply
  • November 26, 2014 at 4:30 am
    Permalink

    Assalamualaikum mba Siti..
    mba, saya mau tanya2 nih..
    Sy mau buat kitas juga utk suami.. domisili saya di medan..
    Jd utk appy visa 317 bisa online ya?
    Trus apakah nanti pd akhirnya kita mesti ke jakarta juga utk pengambilan surat dll?
    biasanya berapa lama prosesnya sampai telex dikirimkan ke luar?
    apakah telex itu bisa dikirim kan ke konsulat ri yg di luar? Atau hanya bisa di kedutaan?
    Untuk biayanya berapa ya mba..

    Terimakasih ya,
    dewi

    Reply
    • November 26, 2014 at 5:00 am
      Permalink

      apply visa 317 memang online seperti di sebutkan di blog saya ini, lakukan saja semua stepnya.. pasti harus ke jakarta kan mau bayar biayanya Rl 100,000 nanti dikasih bukti bayr, bisa juga di wakili sama orang lain asal bawa surat kuasa.
      asal sudah di approve by email sih itu sudah bukti bahwa si wna sudah bisa ambl visa nya di KBRI / KJRI yang di pilih sebelumnya.. ambilnya mesti di KJRI LN .. misal di KL atau di SGP …….

      Reply
      • November 26, 2014 at 4:38 pm
        Permalink

        Terima kasih byk ya mba buat infonya..
        benar2 sgt membantu..
        Kebetulan skrg suami sdg berada di osaka jpg dan akan berkunjung ke Indo.. jadi utk surat2 disini saya yg akan mengurusnya.
        nah, syarat yg harus dibawa utk pengambilan visa 317 di kjri yg di step 4 ya kan mba, yg 5 poin itu kan, kalau utk passphoto nya apakah ada persyaratan utk wrn backgroundnya? Spy bs disiapkan suami saya.

        Thanks

        Reply
        • November 26, 2014 at 9:23 pm
          Permalink

          Yang dibawa. Pastinya identitas. Suami, pasport, buku nikah untuk foto siapkan sajja background biru dan merahh karena tiap kjri beda beda…  Sent from my BlackBerry 10 smartphone. From: American & Indonesian BlogSent: Thursday, 27 November 2014 00:38To: siti.csalim@gmail.comReply To: comment+phty8bliwzsze-e-g0hbdz8i_f@comment.wordpress.comSubject: [American & Indonesian Blog] Comment: “Apply Telex Visa 317 ( Penyatuan Keluarga ) untuk KITAS ”

          a:hover { color: red; } a { text-decoration: none; color: #0088cc; } a.primaryactionlink:link, a.primaryactionlink:visited { background-color: #2585B2; color: #fff; } a.primaryactionlink:hover, a.primaryactionlink:active { background-color: #11729E !important; color: #fff !important; }

          /* @media only screen and (max-device-width: 480px) { .post { min-width: 700px !important; } } */ WordPress.com

          Reply
  • November 30, 2014 at 7:36 pm
    Permalink

    Mksh bnyk dah share Mbak Siti. Walaupun sy dah 4x bikin kitas suami,tp br kali ini ngurus sendiri+dibantu biro jasa,baru kerasa ribetnya. Dulu diurusin sm tmn yg krj diimigrasi bdg cm ngasih fc paspor suami,kitas lama,buku biru,srt sponsor aza,bayar 10 juta,bbrp hari beres. Dulu karena ketidak tahuan sy ttg proses pengurusan dan ketakutan akan mahl hrgnya kl ke biro jasa,jd sy mita tlg tmn. Tp setelah sy kmrn ngurus EPO(600 ribu)+vitas(4,5 jt) dibantu biro jasa dan sy bnyk konsultasi dgn org imigrasi sby ternyata dibiro jasa hrgnya msh dlm bts toleransi. Tp setelah baca disini smua spt lbh jls dan mudah,smoga thn dpn sy bs urus sendiri. Tahun ini adalah thn terberat buat sy dan pengalaman pertama jg buat sy,sblmnya suami sy disponsori company dan pertenghan bln ini akan kembali sy sponsori,ya ampun ribet bgt,alhamdulillah walau msh dlm proses 1 per 1 bs diselesaikan. Skrg suami sy sdg EPO ke Singapore dan sy sdg menunggu kbr, apa yg hrs sy lakukan di Indonesia. Diforum ini sy spt ketemu dgn sodara2 senasib. Sekali lg mksh bnyk Mbak Siti….. :))

    Reply
    • December 2, 2014 at 7:23 am
      Permalink

      sama sama mbak salam kenal juga dari saya.. semoga banyak ilmu yang bisa di share dan bermanfaat bagi yang sangat membuthkan ,,

      Reply
    • December 3, 2014 at 2:56 am
      Permalink

      Wah mahal bgt ya mbak…..pdhal kalo urus sendiri bisa separuh dari harga yg temen mbak ari minta…bener2 kolusi korupsi nepotisme ya…saya juga disurabaya mbak ari, kmren saya habis sekitaran 5 jutaan lebih dikit itu udah sama urus sim indo buat suami

      Reply
      • December 3, 2014 at 3:33 am
        Permalink

        nanti kalau sudah KITAP unlimited bayar 10 juta buat selamanya dan cuma lapor diri aja tiap 5 tahun..jadinya memangkas birokrasi nya…..

        Reply
    • April 21, 2015 at 2:51 pm
      Permalink

      Tyt mbak ari senasib dg saya,… tp saya g urus epo mbak sampai akhirx suami pulang ke negarax dan sampai saat ini saya g tau gimana bikin vitas dg aturan imigrasi yang baru… sponsor haruspunya id penjamin untuk bikin vitas… saya coba email ke humas imigrasi tapi g ada jawaban apakah registrasi bisa dilakukan lgs atau harus online… oya mbak, ari di sby …? Untuk ahen yang mendampingi mbak selama penguusan tsb apakah dr sby juga…? Bisa bagi informasi untuk menghubungi mbak… sapa tau saya juga pakai… karna kondisi lagi hamil 8 bulam sepertix untuk urus sendiri agak berat…

      Reply
      • April 22, 2015 at 4:00 pm
        Permalink

        semoga mbak ari bisa bantu mbak chairu ya…. maaf aku gak bisa bantu banyak terkait ini

        Reply
  • December 3, 2014 at 5:03 am
    Permalink

    Wah enak ya mbak Siti klo gitu dah dapet KITAS ga perlu keluar duit 5 juta per taun hehe…. Untuk dapet kitap pemegang KITAS harus berapa lama perpanjangan ya mbak Siti?

    Reply
    • December 3, 2014 at 12:42 pm
      Permalink

      harus dua kali perpanjangan atau dua tahun usia pernikahan… sudah bisa integrasi ke kitap..

      Reply
      • December 3, 2014 at 1:39 pm
        Permalink

        Assalamu ‘alaikum mb siti, Kitas Baru suami alhamdulilah sdh slesai, info tmn hrs ke kemen agama, kement humkam, kemen luar negri, dlm negri utk stempel, itu syarat utk apa lg ya? Mksh bnyak dgn info yg diksh mb siti kmren

        Reply
        • December 3, 2014 at 3:51 pm
          Permalink

          saya tak melakukan semua itu, dan sekarang sudah kitas kedua. Itu legalisasi pernikahan kalau yang disebut diatas tadi. ada sebagian orang melkukannya ada yang tidak……….

          Reply
      • April 24, 2015 at 8:25 am
        Permalink

        Maaf mbak… bisa minta alamat emailx mbak ari….?? Terimakasih mbak…

        Reply
  • December 6, 2014 at 8:41 am
    Permalink

    Mba Siti..
    maaf, mau tanya lagi.
    Kmrn utk apply visa 317 sy minta bantu org yg bekerja di imigrasi. Krn sy punya 2 anak kecil rasanya sulit utk ke jkt.
    singkat cerita skrg sy sdh dptkan bukti approvalnya. Yg sdh sy email ke suami untuk dibawa ke kjri osaka.

    Skrg suami berada di hiroshima.
    utk ke osaka butuh waktu 6 jam. Jd suami saya ingin konfirmasi mengenai telexnya apakah sdh ada di kjri, dan jg menayakan persyaratan yg harus dibawa, krn tdk dekat. Tetapi menurut suami sy, mereka tdk ramah dan justru blg kalau buang2 wkt mereka dan mereka jg blg kalau ada yg tdk lengkp akan ditolak. Sy jadi khawatir. Tiket juga sudah dibeli. Dan tempat ke kjri nya juga tidak dekat.

    kalau menurut info dr mba Siti, suami harus membawa surat permohonan dr istri. Tp masalahnya kmrn utk surat ini sy dibuatkan, dan pertinggalnya tdk ada di sy. Bagaimana ya?
    apakah sy bisa buat yg baru?
    Seperti cth surat yg mba siti berikan diblog?
    Mohon infonya mba..

    Terimakasih sebelumnya.

    Reply
    • December 6, 2014 at 8:43 am
      Permalink

      Ketinggalan
      apakah perlu pakai materai?

      Reply
    • December 7, 2014 at 1:29 am
      Permalink

      Mbak Siti lewat lagi hehe…boleh kasih share ya surat permohonannya yg ada materai nya mbak dewi bisa bikin lagi saja trus nanti di scan dan dikirim via email…untuk telex udah sampai ato belum ga perlu konfirmasi mbak krn dengan adanya surat approval itu bisa langsung dibawa berserta syarat2 lainnya, oiya kalo kjri nya jauh bisa tanya syarat2 yg lain yg harus dibawa untuk limited stay permit visa bisa via telpon ato Cek di website nya kjri Osaka mbak….kmren suami ku juga gitu KBRI nya di London dan suami ku tinggal skitar 2 jam dari London klo naik kereta jadi aku Cek via website suami aku minta telpon ke KBRI nya…krna biasanya setiap kjri/KBRI punya persyaratan berbeda untuk limited stay permit visa

      Smoga membantu…Salam kenal…

      Reply
      • December 7, 2014 at 3:32 am
        Permalink

        terima kasih untuk jawabannya mbak NIsa sangat membantu karena saya pribadi hanya mengulas ulang tulisan teman biar bermanfaat bagi yang lain………

        Reply
  • December 7, 2014 at 7:51 am
    Permalink

    Mba Siti, Mba Nisa.

    Saya sudah check di websitenya KJRI Osaka.
    iya skrg sudah lebih mengerti. terimakasih byk buat sarannya.

    Emang salah satu syaratnya surat sponsor.
    sorry mau tanya2 lagi ( mau make sure, takut salah). utk surat sponsor ini yg akan saya buat ulang. ditujukannya kepada siapa ya? kepada Direktorat Jenderal Imigrasi RI atau KJRI Osaka?

    Kalau kepada Direktorat Jenderal Imigrasi RI, berarti tanggal pd surat sponsornya mesti saya buat sebelum tgl keluarnya approval telex nya kan? (approvalnya keluar tgl 1 Des)

    Terimakasih 🙂

    Reply
    • December 7, 2014 at 8:12 am
      Permalink

      Ditujukan pada dirjen Jakarta mbak dewi….sama persis seperti yg dibuat untuk surat approval…kalo saya kmrin walaupun saya buat surat sponsornya sebelum ke Jakarta untuk ambil surat approvalnya tetep saya cantumkan tgl sesuai tgl saya verifikasi dan sekaligus mendapatkan/ambil email surat approval dari dirjen Jakarta gitu mbak dewi…

      Trims kembali smoga membantu dan trims mbak Siti udah boleh share…

      Reply
  • December 7, 2014 at 3:23 pm
    Permalink

    Mba Siti saya numpang share ya.
    Mba Nisa makasih buat infonya.

    Alhamdulillah hari ini KJRI Osaka berkunjung ke Hiroshima, tempat dimana suami sy berada.
    jadi pada kesempatan ini suami konfirmasi utk semua persyaratan apply visa 317 nya.

    Dan ternyata utk di Osaka, (mungkin juga utk di KBRI Tokyo dan semua KJRI yg ada di Jepang) surat sponsornya ditujukan kepada KBRI/KJRI nya dengan tanggal yg update (jadi bukan surat sponsor yg sama waktu kita apply di jakarta).
    Jadi sy sebagai istrinya buat surat yg baru dg format sama spt yg di blog mba Siti dan tanpa materai.

    Alhamdulillah skrg saya baru bisa merasa lega. 🙂

    Terimakasih banyak ya buat semuanya.

    Reply
  • December 12, 2014 at 5:12 am
    Permalink

    Assalamu alaikum mbak Siti… aku kembali lagi…
    mbak, suamiku kan sudah dapat visa 317 nya nih dr Kuala Lumpur 2 hari yang lalu suamiku datang ke Indonesia…
    nah, apa yang harus dilakukan sekarang? apakah membuat KITAS? di KANIM tempat saya tinggal bisa kan mbak? persyaratannya apa aja ya mbak? makasih, mohon infonya..

    Reply
    • December 12, 2014 at 2:13 pm
      Permalink

      langsung ke KANIM wilayah KTP mbak ya, bawa itu paspor suami, CNI, KTP mbak KK mbak, Buku nikah pastinya pasfoto 4×6 laatr merah ya……… untuk suami biar langsung di buat KITAS nya 3 hari jadi kok dan uang pastinya… kan bayar … sekrng 780 ribu atau 850 ribu KITAS / tahun..

      Reply
      • December 13, 2014 at 2:21 am
        Permalink

        Okey mbaakkk siap laksanakan… senin inshaa Allah ke Kanim, soalnya sabtu kan tutup ya mbak…
        Mbak CNI nya yg copy an kan? Yg asli dr kedutaan berbahasa inggris atau yg terjemahan ya mbak? Makasih mbak siti

        Reply
        • December 13, 2014 at 12:00 pm
          Permalink

          copy nya saja, asli selalu simpan seumur hidup… kan kalau diminta tunjukkan aslinya mbak bs kasi lihat aja…….. saya nda ada terjemahan apapun, CNI saya 2 bahasa kok..

          Reply
          • December 13, 2014 at 11:37 pm
            Permalink

            Okey.. brti saya hrs bawa dua2nya… soalnya CNI yg diberikan dr kedutaan maroko hanya berbahasa inggris mbak, lalu saya terjemahkan ke lembaga resmi…
            Makasih mbak siti… inshaa Allah senin diurus, mudah2an smua diberi kelancaran… aamiin..
            Kl ada sesuatu yg perlu ditanyakan saya akan kembali lagi.. hehe..

          • December 14, 2014 at 2:35 pm
            Permalink

            semoga lancar ya…

          • December 16, 2014 at 5:55 pm
            Permalink

            Aamiin… makasih mbak..
            Aku hadir lagi nih mbak… 2 hari yang lalu saya sdh ke Kanim mbak, mrk cek visa suamiku, ktnya okey.. tapi mereka minta persyaratannya banyak banget loh mbak… minta surat keterangan menikah dg orang asing dr disdukcapil juga, trus minta surat keterangan domisili juga, ktp saya, cni 2 bahasa, copy pasport suami, isi 2 blanko 24 dan 21, surat keterangan dan surat jaminan dr sponsor, kk saya, dan foto suami 1 lembar…
            Hari ini td kita ke kelurahan bikin surat ket domisili, tp pas ke capil aneh, pegawainya ga tau, masa ke capil haruanya kua, bgtu katanya…
            Tapi untunglah, ada pegawai yg lbh senior, dan beliau beritahu kl memang benar ada surat ket itu bagi mrk yg mnikah dg warha asing, buatnya di disdukcapil… tp belom selesai.. inshaa Allah besok selesai, dan bisa langsung balik ke kanim lagi…
            Terus mbak yg mau saya tanyakan.. pihak kanim meminta suami saya untuk lapor ke kanim sebelum tgl 8 januari 2015, krn suami masuk indo 10 des 2014.. apa memang bgitu ya mbak? Walaupun sdh punya kitas, suami tetap harus lapor diri ke kanim gitu mbak? Kan sudah punya kitas ya…
            Mohon info nya mbak… makasih banyaaakk

          • December 19, 2014 at 1:45 am
            Permalink

            iya dikasih waktu setelah sampai di Indonesia dengan visa 317 tadi langsung KE KANIM buat dapatkan KITASnya, KITAS itu beda sama visa 317 , visa 317 itu adalah izin masuknya ke Indonesia sedang KITAS adalah izin tinggal nya di Indonesia jadi WNA masuk ke Indonesia selain wajib ada visa buat masuk ya mesti ada izin tinggal.. makanya di kasih waktu urus segera KITAS nya biar bisa tinggal..jadi CAP VISA 317 itu bukan iizn tinggal ya cuma izin MASUK saja… mesti urus kelanjutannya di KANIM buat izin tinggalnya ( KITAS )

          • January 6, 2015 at 3:26 am
            Permalink

            Assalamu alaikum mbak Siti… aku kembali lagi nih… alhamdulillah, smua persyaratan untuk kitas sudah masuk kanim, paspor suami, buku nikah asli, tinggal tunggu tim pengawas suRvey ke rumah aja, tp katanya bisa nya minggu depan.. mbak saya mau tanya ya,kan batas tinggal suamiku hny sampai thl 8 januari, sedangkan paspor asli dan buku nikah ada di kanim, dan kanim br mau survey minggu dpn krn minggu ini full survey didaerah2, apakah kl suami tinggal dsni lewat dr tgl 8 ga apa2 ya? Suamiku kan ga bs keluar negri krn paspor ada di kanim.. apa kanim memberi kebijakan untk itu ya mbak?? Mohon informasinya mbak.. makasih

          • January 6, 2015 at 3:33 am
            Permalink

            Tak masalah kok, selama paspor di pegang kanim kan ada bukti penerimaan aplikasi berkas dari kanim itu jangan hilang dan suami juga tak bis akemana mana selama proses berlangsung.. sepengalaman saya itu namanya di beri penangguhan tak tertulis kok..

          • January 7, 2015 at 2:34 am
            Permalink

            Makasih mbak Siti.. jadi tenang sekarang… tinggal nunggu drkanim dtg ke rumah… iya mbak, bukti penerimaan berkas ada di dompet suamiku…
            Makasih ya mbak Siti…

    • February 27, 2015 at 11:24 pm
      Permalink

      Mbak Diah…menikah dengan orang Maroko ya? Boleh minta emailnya?

      Reply
    • October 8, 2015 at 7:28 am
      Permalink

      Halo mba Diah, maaf ,mau tanya untuk KBRI Kuala Lumpur berapa biaya yang harus dibayarkan ya? dan berapa hari prosesnya? Terima kasih

      Reply
  • December 24, 2014 at 7:48 am
    Permalink

    Slamat siang mba.. salam kenal ya… mau nanya.. aq baru nikah dan visa sosbud suami abis bulan ini.. better apply visa telex 317 atau perpanjang dulu dan ajuin kitas dari alih status.. dan kalo baca dan dari beberapa info kalo saldo rekening itu harus 3 bulan terakhir ya? Makasih sebelumny ya mba info nya …

    Reply
    • December 25, 2014 at 6:20 am
      Permalink

      bettter apply 317 menurut saya lebih simple.. iya untuk istri ada no rek tapi gak penting dan gak mesti kok ..

      Reply
  • January 6, 2015 at 5:53 am
    Permalink

    Ah makasi mba.. kita kmaren udah apply telex nya.. dan dapet email dari imigrasi..pemberitahuan kalo di approve.. kira2 proses di kbri malaysia berapa hari ya ? Kira2 mba tau ga :D? Jadi bisa persiapan buat tiket nya gitu..

    Reply
    • January 6, 2015 at 10:20 am
      Permalink

      setahuku malaysia cuma sehari jadi ..paling cepat … atau 2 hari lah..

      Reply
  • January 9, 2015 at 2:45 pm
    Permalink

    salam jumpa mba siti,mba siti apa hubunganya proses kitasnya dr kanim nyurvey kerumah?thank’s infonya.

    Reply
    • January 11, 2015 at 1:52 am
      Permalink

      kalau apply VITAS ya aturannya memang harus survey ke rumah, dipastikan saja bahwa pasangan WNI WNA itu sah dan tak legal.., kan banyak tuh wna legal yang mau dapat izin tinggal di Indonesia mengaku nikah sama wni padahal cuma bohong2 alias pura pura saja..

      Reply
      • January 11, 2015 at 10:19 am
        Permalink

        oh gitu intinya y mba…..,sy mau tanya lagi mba’misalkan ank sy tiga2nya blm diurus mksdnya blm punya akte itu apa ada hubunganya dengan kanim mba?t.kasih sblmnya.

        Reply
        • January 12, 2015 at 1:34 am
          Permalink

          Pasti ada kan mau urus paspor RI nya nanti ya mesti diminta akte lahir…

          Reply
          • January 14, 2015 at 1:18 am
            Permalink

            Assalamu alaikum mbak siti.. aku kembali lagi nih.. alhamdulillah, untuk KITAS suamiku sudah bayar kmrin, sdh foto dan sidik jari juga, katanya KITAS jadi 3 hari mendatang… tinggal tunggu info saja.. makasih banyak ya mbak siti atas bantuan2nya.. kl ga ada imfo dr mbak… waaahhh kerepotan saya.. hehehe
            Oh ya, sebagai informasi buat teman2 yg mau buat kitas pertama kali, kmrn saya bayar kitas baru 1 tahun untk suamiku 1.855.000…
            Kl perpanjangan saya blm sempat tanya berapa.. hehe.. semoga teman2 yg lain jg segera berhasil memdapatkan kitas untuk pasangan wna nya…
            Salam

          • January 14, 2015 at 1:24 am
            Permalink

            iya selamat ya mbak diah, untuk tarif memang itu sudah include dengan Multy Re Entry Permit 1 tahun juga jadi sepaket makanya mahal, kalau dulu saya cuma biaya KITAS saja cuma hampir 800 ribu dan MERP nya ambil belakang sesuai dengan kebutuhan suami kalau mau ke LN.. kalau sekarang wajib ambil langsung dipaketkan di satu sisi aman bagi WNA gak ribet bolak balik kanim apalagi yang suka trip ke LN bagi yang gak trip ke LN ya kemahalan… tapi itulah birokrasi yang mesti di jalanin..

          • January 14, 2015 at 1:28 am
            Permalink

            Iya mbak berul banget… kl cuma itas nya hanya 800ribu… tp kmrn hrs bayar 1,855rb.. memang suamiku ga trip ke LN lg untuk saat2 ini.. tp ya sudah lah.. aturannya bgtu jadi ya dibayar saja.. haha..
            Alhamdulillah..
            Kl perpanjang biayanya apa sama ya mbak?

  • January 27, 2015 at 12:47 pm
    Permalink

    Salam kenal mbak Siti…
    Mw nanya nie…. Aku nikah 3 tahun yg lalu di KUA dan tinggal d Indonesia dg 3x perpanjangan KITAS. Trz Gimana prosedur untuk konversi KITAS menjadi KITAPnya? apakah butuh TELEX dari imigrasi jakarta lg? Syaratnya apa aja mbak?
    terimakasih sbelumnya

    Reply
    • January 27, 2015 at 2:03 pm
      Permalink

      aku juga baru mau melakukannya tahun ini, jadi belum ada pengalamannya .. tak perlu telex kok prosesnya sama dengan alih Visa sosbud ke KITAS….itu sih menurut teman ya..saya baru mau pelajari step2 nya

      Reply
  • January 28, 2015 at 11:36 am
    Permalink

    Hi Mba Siti salam kenal, kalau kira2 proses KITAS di Kanim daerah domisili Sekarang bisa tidak, karena kebetulan sekarang ini kami tinggal di Tempat/alamat yg Berbeda dengan KTP saya. Pada Saat apply saya juga bisa menyantumkan Surat domisili dari RT setempat.. Any info..Thank heaps 🙂

    Reply
    • January 29, 2015 at 12:07 am
      Permalink

      bisa kok asalkan ada surat keterangan domisili .. karena ada teman di bali juga melakukan hal yang sama.. padahal KTP aslinya dari Padang…

      Reply
  • February 3, 2015 at 5:23 am
    Permalink

    assamu’alaikum mbak siti,maaf saya nongol lagi,mbak saya mau minta tolong,bisa kasih contoh surat jaminannya mbak,ini alamat email saya suliyemandsoe@gmail.com
    terima kasih banyak atas bantuan mbak siti.

    Reply
    • February 4, 2015 at 6:22 am
      Permalink

      coba di search di blog ini kalau tidak salah saya pernah posting juga …

      Reply
      • March 4, 2015 at 2:33 pm
        Permalink

        terimakasih mbak…tapi da saya cari2 gak ketemu mbak adanya contoh surat sponsor sang istri…. contoh surat jaminan nya gak ketemu mbak.

        Reply
        • March 6, 2015 at 1:59 am
          Permalink

          kalau dulu saya beli di kantor imigrasi.. di koperasinya ada sisa beli dan isi dan tempel materei 6000

          Reply
  • February 11, 2015 at 4:40 am
    Permalink

    Salam, mbak siti sya Juni sya bru Mau pngajuan vitas online utk suami sya. Ini prtma kalinya buat sya. Sya tinggal di KL Dan rencananya Mau balik indo sma suami. Jdi sya prlukan skali info dri mbak. Sya Mau tnya telex visa kan nnti hrus Ada yg ngmbil lgsung k kanim Jakarta ya? Mslahny sya ga Ada siapa2 di indo mbak Dan sedangkan sya Mau dtg lgsung ga bsa krna kondisi sedang hamil anak pertama Dan saat ini dgan kondisi dpat larangan dri dokter untuk mlakukan pnerbangan. Prtnyaan sya apa kanim ga bisa send telex visanya via email aja mbak? Dan pmbyaran via transfer. Terimakasih utk jawabanny mbak.

    Reply
    • February 15, 2015 at 4:12 pm
      Permalink

      sebenarnya approval via email cuma ada kwitnasi yang harus dibayar di Jakarta..bisa di wakilkan sama orang lain buat saja surat kuasa …

      Reply
      • April 14, 2015 at 5:42 pm
        Permalink

        Asslm, mkasih info ny mbak. Sya mau nanya lagi nih. Saya udah dapat Visa 317 nya buat suami. Ada yg sya ga ngerti mbak. DiVisanya tertulis date of issue 17 feb 2015 dan date of expiry nya 18 may 2015. Kta org KBRI yg di KL sya boleh ke Kanimny sebulan seblum tggal expiry nya. Bner ya mbak? Soalny kmren tgal 11 Maret sya baru nyampe jakarta sma suami. Kondisi sedang hamil. Dan tanggal 12 maretny saya pendarahan dan keguguran srta harus rawat inap. Sampe hari ini urusan ke dokter ny masih belum kelar. Tpi rencananya besok saya mau balik ke belitung buat urusin Kitas nya suami. Yg jadi pertanyaan saya adalah :
        1. Tgal masuk suami ke Indo 11 Maret yg berarti harusnya sudah lewat 3 hari. Karena suami hanya dpt 30 hari ijin tinggal kalo diliat dari Limited Stay Permitny. (Tapi saya bingung kalo di pasporny udh ada Visa 317 jdi yg berlaku yg mana mbak? Yg VOA atw yg 317?)
        2. Kalaupun mmg udh lewat. Apa saya harus bayar kitas nya berikut denda over stay ya mbak?
        3. Pada saat dtg ke kanim untuk bikin kitas itu dokumen apa aja yg harus dibawa suami saya mbak?
        4. Haruskah saya mnyertai suami pada saat bikin kitas itu ke kanim mbak? Atw dia boleh dtg sndiri?

        Tolong infonya mbak. Sya bnar2 bingung. Butuh pencerahan mbak. Makasih sblumnya mbak. Wasslm, wr.wb

        Reply
  • February 23, 2015 at 9:14 am
    Permalink

    Mbak terima kasih banyak atas info nya, mau numpang nanya masalah surat pernyataan dan jaminan itu bisa di beli di koperasi kanin, jadi kita harus kesana atau bagaimana mbak ? terima kasih atas jawabannya.

    Reply
    • February 24, 2015 at 12:34 am
      Permalink

      itu di koperasi KANIM Makassar ya, saya tak tahu di KANIM kota lain.. iya silahkan ke sana saja..

      Reply
  • February 24, 2015 at 4:58 am
    Permalink

    Terima kasih atas Jawabanya.

    Reply
  • March 5, 2015 at 12:22 am
    Permalink

    mbak siti maaf mau tanya lagi,itu surat pernyataan dan surat jaminan kita beli di kantor Kanim ta mbak…ku kira kita harus bikin sendiri . oh ya mbak kalau mau minta formulir yg mau ngurus visa 317 apa kita harus bikin surat sponsor dulu mbak….soalnya kan saya masih di singapore nih mbak…mau pulang sebentar mau minta formulir itu dulu kalau bisa . terus nanti kira2 bulan 5/6 mau nyoba ngurus via online bisa kan mbak.

    Reply
    • March 6, 2015 at 1:59 am
      Permalink

      iya semua sudah ada di kantor imigrasi, itu di kantor imigrasi makassar ya…kalau di kantor imigrasi lain..saya tak tahu.. , dalam pengurusan apapaun di kanim kayaknya semua ada surat sponsor.. kalau cuma apply via online kan sisa isi dan attachkan surat / dokumen via web nya..

      Reply
  • March 24, 2015 at 12:04 am
    Permalink

    Hallo Mbk Siti Salam kenal, mbk saya suami warga Singapore dan kita sudah menikah di Indonesia.saya mau tanya Mbk macam mana cara nya suami saya bila mau tinggal di Indonesia.

    Reply
    • March 26, 2015 at 6:28 am
      Permalink

      kalau mau tinggal di Indonesia mau kerja atau gimana? kalau mau tinggal di Indonesia dengan kerjaan non formal ya kitas sponsor istri ..silahkan di lihat semua isi blog saya ..

      Reply
  • March 25, 2015 at 12:24 pm
    Permalink

    Assalamualaikum mba siti.. saya kan rencana pulang ke indo bareng suami saya inshaAllah bulan depan.. nah rencananya jg mo pengajuan kitas.. trus terang sya masih suka bingung langkah2nya.. mohon bimbingannya mba.. oya ini kunjungan suami sya yg kedua ke indonesia.. sebelumnya sempat tinggal di indo beberapa bulan.. trus kita pulang ke negara suami karena mertua kangen.. skrang mo balik ke indo lagi dan inshaAllah suami jga ingin menetap di indonesia.. makasih sblumnya ya mba. Sy tunggu jawabannya.. 🙂

    Reply
    • March 26, 2015 at 8:04 am
      Permalink

      silahkan lihat postingan pengurusan kitas 1, kitas 2 di blog ini.. msuk bisa pakai visa sosial budaya dengan sponsor keluarga atau langsung apply vitas online ada kok di blog ini semoga sukses ya..m

      Reply
  • March 26, 2015 at 1:52 pm
    Permalink

    Dear Mbak Siti,

    Info di blognya sangat membantu sekali.
    Btw, calon suami saya adalah WNA berkebangsaan Palestina yg mendapatkan travel document dari Mesir.
    Dia akan masuk ke Indonesia dengan Visa Sosial Budaya dan saya sebagai sponsornya,
    Setelah menikah nanti saya akan mengurus untuk pembuatan KITASnya.
    yang mau saya tanyakan, apakah dia yang berstatus sebagai Palestian Refugees yang hanya memiliki Travel Document (bukan Passport) bisa mengurus izin tinggal untuk stay & bekerja di Indonesia?
    Mohon infonya yaa mbak.. Thank you 🙂

    Reply
    • March 29, 2015 at 2:09 pm
      Permalink

      terima kasih sudah mampir disini, langsung aku jawab sebisa saya ya, syarat untuk izin tinggal saya lihat wajib ada paspor, untuk pertanyaan kedua,kalau tak dapat izin tinggal ya tak bisa stay apalagi kerja, MB saja tak bisa kerja formil terpaksa saya bantu buatkan usaha biar dia berkegiatan juga dan untungnya saya kerja juga makanya dapur masih bisa ngebul…………..

      Reply
  • March 27, 2015 at 4:46 am
    Permalink

    mba siti mau ikut tanya.. sy mau urus vitas untuk suami sy .. kalo domisili sy skrg berbeda dg ktp.. gmn cara mengurusnya..

    Reply
    • March 29, 2015 at 2:06 pm
      Permalink

      bisa , menurut teman yang pernah mengurus ambil surat keterangan domisili di catatan sipil……………..

      Reply
  • March 27, 2015 at 11:38 pm
    Permalink

    Assalamu alaikum mbak Sitiiii..
    Aku kembali lagi….hehehe
    Ada yg mau aku tanyakan nih mbak… mbak, aku kan sdg hamil 5,5bulan ya… melahirkan inshaa Allah juli mendatang, mau tanya tentang status anakku dong mba…? Apakan anakku memiliki status kewarganegaraan asing agau wni… apa harus juga bikin kitas…? Info nya ya mbaak… makasih banyak mbak Siti yg baiiikkk…

    Reply
    • April 22, 2015 at 1:05 pm
      Permalink

      sorry telat balas pertanyaan ini, anak mbak akan memiliki kewarganegaan ganda, mbak sekarang di Indoensia? berarti nanti dapat akte lahir donk dan urus affidafit nya di imigrasi atau paspor RI nya, sekalian nanti urus lagi paspor di kdutaan suami mbak.. anak mbak kan WNI juga ..jadi gak perlu KITAS.. sang anak hasil pernikahan campur sampai usia 18 tahun bisa memegang 2 kewarganegaraan… nanti setelah usia 18 wajib pilih salah satunya…………….kalau sang anak tinggal di indonesia dan memilih kewarganegaraan bapaknya ya mesti pakai KITAS sebagai izin tinggalnya..

      Reply
      • April 23, 2015 at 2:32 am
        Permalink

        Waaahhh makasih info nya mbak.. iya kita tinggal di indonesia… dan suami rencana menetap dsini aja.. blm berencana untk pindah ke negara suami.. soalnya terbentur pekerjaan saya… oh iya mbak.. aku mau tanya lagi nih… untk mengurus affidafit itu apa harus setelah anak lahir, atau boleh diurus nanti setelah 1 tahun misalnya… itu gimana ya mbak?

        Reply
        • April 23, 2015 at 2:57 pm
          Permalink

          affidafit diurus setelah anak lahir, saya rasa affidafit wlaau umur 1 tahun baru urus juga bisa..

          Reply
  • April 14, 2015 at 5:47 pm
    Permalink

    Asslm, mkasih info ny mbak. Sya mau nanya lagi nih. Saya udah dapat Visa 317 nya buat suami. Ada yg sya ga ngerti mbak. DiVisanya tertulis date of issue 17 feb 2015 dan date of expiry nya 18 may 2015. Kta org KBRI yg di KL sya boleh ke Kanimny sebulan seblum tggal expiry nya. Bner ya mbak? Soalny kmren tgal 11 Maret sya baru nyampe jakarta sma suami. Kondisi sedang hamil. Dan tanggal 12 maretny saya pendarahan dan keguguran srta harus rawat inap. Sampe hari ini urusan ke dokter ny masih belum kelar. Tpi rencananya besok saya mau balik ke belitung buat urusin Kitas nya suami. Yg jadi pertanyaan saya adalah :
    1. Tgal masuk suami ke Indo 11 Maret yg berarti harusnya sudah lewat 3 hari. Karena suami hanya dpt 30 hari ijin tinggal kalo diliat dari Limited Stay Permitny. (Tapi saya bingung kalo di pasporny udh ada Visa 317 jdi yg berlaku yg mana mbak? Yg VOA atw yg 317?)
    2. Kalaupun mmg udh lewat. Apa saya harus bayar kitas nya berikut denda over stay ya mbak?
    3. Pada saat dtg ke kanim untuk bikin kitas itu dokumen apa aja yg harus dibawa suami saya mbak?
    4. Haruskah saya mnyertai suami pada saat bikin kitas itu ke kanim mbak? Atw dia boleh dtg sndiri?

    Tolong infonya mbak. Sya bnar2 bingung. Butuh pencerahan mbak. Makasih sblumnya mbak. Wasslm, wr.wb

    Reply
    • April 16, 2015 at 12:48 am
      Permalink

      1. di visa kan expirednya May, langsung saja ke KANIM buat segera urus KITAS suami. Setahu saya ketika WNA sdh masuk dengan visa 317 segera ke kanim di domisli sposnor/ istri untuk di urus KITAS nya 3 hari jadi kok.
      2. Lewat apanya nih? kan suami masuk tanggal 11 maret memang sih sudah kelamaan tapi kan belum expired hingga may tanggal 18. segera saja ke kantor imigrasi buat KITAS nya. jangan kelamaan.
      3. dokumennya KTP istri, KK istri, surat jaminan, surat sponsor, ID card suami, paspor suami dan istri, pasfoto 4×6 latar warna merah, dibanyakin aja termasuk 3×4,
      4. mending ditemani karena mbak adalah sponsornya… nanti suaminya di pingpong..

      Reply
  • April 16, 2015 at 1:18 am
    Permalink

    Salam mbak siti… mau nambahin nih buat mbak juniarti… persyaratan yang waktu itu digunakan untk membuat visa 317 dibawa semua aja lagi ke kanim.. ditambah dg surat keterangan menikah dr catatan sipil, yg ada fotonya ber 2.. itu lumayan agak lama bikinnya.. krn kanim minta itu surat… trus bawa buku nikah asli, ktp asli, paspor suami asli, kk asli, dan surat2 yg sdh mbak siti sampaikan.. krn smua dibutuhkan.. kl sdh masuk semua, dicek oleh perugas imigrasi, kl oke petugas akan menyampaikan bahwa mereka akan melakukan survey ke alamat ktp sponsor.. wna hrs ada ditempat, ga boleh kemana2, kl ga ada mereka akan memanggil kembali sponsor, dan menanyakan wna itu tinggal dimana… bgtu…
    Kl sdh di survey, petugas akan mengambil gambar wna.. kemudian hari berikutnya, sponsor akan dipanngil ke kantor kanim, siapkan dana 1.855.000 untk biaya kitas 1 th, kmudian suami di foto, tandatangan elektrik, dan cap sidik jari, dah slsai dah… tinggal tgu 3 hari kmudian jadi dah kitasnya…
    Itu tambahan infonya mbak…
    Semoga bermanfaat…

    Reply
  • April 16, 2015 at 1:27 am
    Permalink

    Oh iya.. satu lagi mbak… wlwpun sdh dapat visa, tetap saja ijin tinggalnya ga bs lama2, krn visa itu hanya tanda masuk ke indonesia secara legal.. jadi hafus tetap buru2 ngurus kitas… kl sdh persyaratannya masuk smua me kanim, barulah aman… wkt saya ngurus kitas suamiku, petugas imigrasinya menghitung lamanya suamiku legal berada di indonesia, kl lbh dr 30 hari, seharinya hrs bayar 300rb..
    Wkt itu suamiku masuk indonesia 10 des, krn kelamaan bikin surat keterangan menikah dr catatan sipil, apalagi banyak libur wkt itu itu, kami br memasukan semua persyaratan di awal januari 2015, tp syukurlah, krn paspor suami dn semua persyaratan sdh masuk kanim, jadi aman.. smpai kitas jadi, suamiku aman tinggal disini…
    Bgtu mbak pengalaman saya..,

    Reply
    • April 22, 2015 at 1:09 pm
      Permalink

      terima kasih mbak diah untuk update infonya……..iya intinya kalau berkas semua sudah masuk jadi ditangguhkan dan tak akan kena denda kok..

      Reply
  • April 20, 2015 at 1:13 pm
    Permalink

    Mbak saya menikah dengan wna nigeria 1 april 2015 yg lalu, saya sudah mencoba apply ke kedutaan singapore untuk visa 317, tapi ditolak dengan alasan pernikan belum lama, apa benar setelah 2 tahun baru saya bisa mengajukan kitas untuk suami saya? Dan apa ada perbedaan pengurusan kitas bagi wna nigeria?Kebetulan suami saya sudah berada di indonesia dan menggunakan visa bisnis, mohon bantuannya mbak….terima kasih

    Reply
    • April 20, 2015 at 3:00 pm
      Permalink

      kitas bisa apply kok asal sudah menikah, buktinya saya konversi ke kitas dari sosbud di usia pernikahan 1,5 bulan…bisa kok, entah kalo negara asal wna jadi perhitungan ya saya gak terlalu tahu kebijakan imigrasi terhadap negara asal WNA,,,setahu saya nigeria, ghana, pakistan dan ada total 16 negara termausk negara yang agak sulit untuk dapat visa masuk ke Indonesia……….contoh pakistan, untuk visa masuk saja mesti calling visa dan lainya ( CMIIW ) Kemungkinan alasannya seperti itu… saya gak tahu solusi apa lagi soalnya setahuku buat kitas sponsor istri ya ada 2 option yaitu kitas 317 atau konversi dari sosbud ke kitas………….

      Reply
  • April 21, 2015 at 3:30 am
    Permalink

    Isi formulir online stiap hari cuma 500 quota,susah bnged isi ny

    Reply
    • April 22, 2015 at 3:58 pm
      Permalink

      memang aturannya seperti itu mas, makanya isinya pagi pagi,.biar dapat quota

      Reply
    • April 23, 2015 at 2:45 am
      Permalink

      Salam mbak siti.. mau share pengalaman sama mas johandry.. dulu saya apply telex visa online nya selalu pagi2.. sore cek ulang.. biasanya bgtu telex visa terkirim lgsg dpt jawaban via email kita, trs kita tgl tunggu jawaban lanjutan.. mmg yg sulit upload data2nya.. harus berulang2 br bs berhasil..
      Nanti kl sdh dsetujui dtg ke kemenhukumdanham untk bayar biaya kawat..
      Selamat mencoba trus ya mas… hehe

      Reply
  • April 21, 2015 at 2:34 pm
    Permalink

    Assalamu’alaykum mbak sito salam kenal, informasix lengkap bangtt terima kasih,.. tp per 1 maret 2015 untuk panjamin harus punya id mbak.. dan hy mereka yang pengajuan visax bisa diproses… pertanyaan saya mbak ada teman yang py pengalaman penngajuan sponsor atau penjamin dg peraturan baru ini g mbak… apakah bisa dilakukan lgs dg dtg kejakarta ….? Dan membuat vitas via online…? Terima kasih sarannya… wassalam…

    Reply
    • April 22, 2015 at 3:59 pm
      Permalink

      terkait calling visa saya sama sekali gak ngerti mas, mungkin ada pembaca dsini yang mengerti dan bisa membantu

      Reply
  • April 24, 2015 at 5:17 pm
    Permalink

    Assalamu’alaykum mb… surat keterangn domisili juga dilampirkan saat mbuat vitas…? Atw ckp saat suami sampe di indonesia untuk mbwt kitas …? Makasih…

    Reply
    • April 25, 2015 at 2:29 am
      Permalink

      Hi mba chairu… mau sdkt sharing… wkt saya mbuat vitas suami, ga pake srt ket domisili suami ko, ktp sponsor aja.. nanti pas bikin kitas, diminta srt ket domisili suami… alamat di ktp mba hrs sesuai dg tmpat tinggal.. supaya ketika petugas imigrasi survey, suami wna ada di alamat ktp tsb… kl ga ada, nanti di suruh buat srt keterangan lagi dimana wna bermukim…
      Begitu pengalaman saya..,

      Reply
      • April 25, 2015 at 7:20 am
        Permalink

        Makasih banyak mbak diah…. sangat membantu….mohon doax dari teman2 disini ya… diberi kelancaran urusan vitas dan kitas suami saya…. aamiin….

        Reply
  • April 25, 2015 at 7:52 am
    Permalink

    Semoga sukses ya mba Chairu… didoakan semoga lancar…

    Reply
  • April 27, 2015 at 12:30 am
    Permalink

    mba siti saya yang pernah email ke mba tempo hari
    pagi tadi saya coba apply visa 317 online tpi kehabisan quota
    di form yg hrs di isi ada nmpr npwp tapi saya ga punya npwp tdi di isi pke nmor KTP bisa ga
    trma ksih atas info nya

    Reply
    • April 27, 2015 at 3:17 pm
      Permalink

      kalau di kosonngkan tak bisa ter submit ya? di coba aja siapa tahu berhasil

      Reply
  • April 28, 2015 at 12:53 am
    Permalink

    Salam Mbak Siti,

    Terima kasih atas info-ifo yang mbak Siti share di sini, juga tambahan2 dari pembaca lain, membantu banget selama saya proses vitas 317 ini.

    Mau nanya juga, saya baca comment mbak Diah, perlu surat keterangan menikah dari capil, kalo boleh tau, mbak Diah lewat kanim mana ya? Saya di Jakarta Utara. Kalau memang diperlukan, apa sebaiknya saya bikin dulu dari sekarang surat domisili dan surat keterangan menikahnya walaupun vitas belum ada kabar disetujui atau tidak? Atau hanya boleh dibuat setelah suami masuk dengan visa 317 tersebut?

    Suami ada di sini dengan visa turis, kita rencananya mau usaha kios kecil-kecilan, tapi mau mulainya nanti setelah KITAS di tangan..jadi lagi cari tau lagi apa yang dibutuhkan untuk mengurus dari VITAS ke KITAS dan mau siapin dulu surat-surat yang belum ada.

    Untuk tambahan info pembaca di sini juga:
    1. Saya melakukan legalisasi untuk surat nikah saya, tujuan akhirnya untuk dilaporkan di kedutaan Malaysia. Pertama ke kemenkumham (kalo pernikahan secara muslim, perlu ke kementerian agama sebelum ke kemenkumham), 3 hari legalisasi selesai, lalu ke kemenlu, ini 1 hari selesai.

    Kata kedutaan Malaysia, kalau tidak ada niat tinggal/melahirkan di Malaysia, mendaftarkan pernikahannya cukup sampe kedutaan aja, tidak perlu dilanjutkan ke negara Malaysia.
    Jadi sebenarnya saya ga tau persis apa fungsi laporan pernikahan ke kedutaan, tapi saya pikir jaga-jaga aja, kalo-kalo nanti dibutuhkan, mumpung sekarang memang sekalian sibuk mengurus macam-macam surat lain setelah pernikahan.

    2. Saya akses layanan imigrasi online untuk VITAS mulai jam 00.01 (sabtu dan minggu dini hari libur ya), dan memang sangat lama dan sering error: timeout, tapi refresh/reload aja terus (jangan close windownya) dan pastikan dokumen sudah berhasil diupload. Sabar aja, saya hampir 2 jam untuk upload semua files. Setelah itu klik ‘selesai’, langsung dapat email kalo permohonan telah diterima dan akan diproses. Oh iya, layanan imigrasi bilang di website alat penghitungnya cuma sampai 500, tapi sebenarnya mereka menerima sampai 800 aplikasi, jadi bisa dicoba.

    Terima kasih atas bantuannya ya, dapet moral support banget deh saya di sini 😀

    Reply
    • April 28, 2015 at 1:39 pm
      Permalink

      wah terima kasih informasinya sangat berguna sekali… semoga pembaca lainya terjawab pertanyaannya…

      Reply
  • April 28, 2015 at 1:47 am
    Permalink

    Maaf posting beruntun, saya baru saja dapat email kalo visa suami sudah disetujui.

    Mau nanya sama Mbak Diah mengenai pas ke kanim diminta “surat keterangan domisili” dan “surat keterangan menikah dengan orang asing”. Surat keterangan domisili itu biasa lewat RT/RW lalu dilanjutkan ke kelurahan ya?
    Kalo surat keterangan menikah dengan orang asing itu seperti apa ya? Akte nikah saya sudah dari catatan sipil Jakarta, apa masih perlu surat keterangan menikah dengan orang asing tersebut?

    Terima kasih atas bantuannya

    Reply
    • April 28, 2015 at 1:41 pm
      Permalink

      saya nmbrung juga saya belum pernah dengat surat keterangan menikah dengan orang asing… kalau domisili beda dengan ktp ya minta surat keterangan domisili..mbak diah yang paling update mungkin bisa tambahkan

      Reply
      • April 28, 2015 at 4:20 pm
        Permalink

        Iya nih mbak siti, saya coba search mengenai surat keterangan menikah dengan warga asing juga ngga ada info lain. Untuk surat keterangan domisili,keliatannya yg dimaksud mbak diah itu juga surat keterangan domisili WNA yah (yg akan tinggal di alamat saya). Jadi saya bingung apa boleh saya sambil apply sekarang atau harus tunggu tanggal sesudah jadi pemegang VITAS.

        Setelah ini saya berguru lagi ya mbak untuk surat2 selanjutnya

        Reply
  • May 1, 2015 at 1:37 am
    Permalink

    Hi mbak ristan dan mbak siti… senang berjumpa lagi dan berbagi pengalaman…
    Mbak ristan, mmg perlu bikin surat keterangan menikah di catatan sipil, karena kanim nanti minta persyaratan itu, itu dibuat di catatan sipil, persyaratannya banyaaaakkkk banget… termasuk akte lahir suami, akte lahir kita… kl ga salah ada 12 item persyaratan.. termasuk pas foto ber 2.. bukan 2 foto ya… tp pas photo suami istri berdampingan… untk ditempelkan di surat itu… dan jadinya agak lama mbak… wkt ditanya sm capil, untk apa membuat srt keterangan menikah dg wna ini, saya jawab untk persyaratan membuat kitas, diminta oleh kanim.. jd mba ttp hrs buat srt keterangan menikah itu… saya tinggal di cirebon mba… jd saya membuatnya di kanim cirebon…
    Kemudian untk surat ket domisili suami… kanim dulu minta, krn suami tinggal di alamat rumah yg kami tempati.. sdgkan saat itu ktp saya alamatnya msh ikut dg orang tua, blm sempat ganti alamat di ktp, krn kan lama kl ktp… jd kanim hanya minta alamat domisili saya dan suami dimana kami tinggal… krn itu wajib sama dg tempat tinggal kami… untk keperluan tim survey kanim ke alamat wna… bgtu mbak…
    Kl masih kurang paham dg penjelasan saya , boleh ditanya lagi 🙂

    Reply
    • May 1, 2015 at 12:22 pm
      Permalink

      Mbak Diah,

      Makasih banget ya mbak infonya. Jadi foto berdampingan seperti di surat nikah itu kan ya? Saya masih ada yg dari nikahan punya.

      Jadi surat keterangan domisili suami itu karena alamat mbak masih beda dgn alamat skrg ya, jd istilahnya mbak pun perlu surat keterangan domisili. Itu diproses hanya sampai kelurahan atau kecamatan mbak?

      Saya liat ada email mbak Diah di comment seblmnya, boleh ya mbak saya mau nanya ttg surat keterangan menikahnya. Bisa diproses tanpa suami hadir ga ya mbak? Pikiran sambil suami ambil vitas di singapura, saya mau minta surat keterangan menikah dulu.

      Makasih bangett..smoga cepet selesai urusan KITAS ini

      Reply
  • May 1, 2015 at 12:45 pm
    Permalink

    Mbak Ristan… boleh kok email ke saya…
    Oh ya.. kl bikin surat keterangan menikah itu hrs ada suami mbak… soalnya nanti tanda tangan juga… kl sementaraskrg suami blm ada di indonesia, ga apa2 mbak dtg dl aja ke kantor capil, tanya persyaratannya apa aja.. trs sambil nunggu suami, bs kumpulkan persyaratannya dl.. krn mmg agak lama mbak bikin surat ket menikah ini.. krn kita menikahnya dg wna, maka mmg hrs ada.. oh ya, mengenai foto, iya mbak dan suami hrs duduk berdampingan, lalu difoto dlm 1 frame, ukuran pas foto.. kl mbak ke kantor capil, biasanya nanti mbak lgsg dihadapkan dg kasie nya.. bukan pegawai biasa, nanti mbak ditunjukkan contoh surat keterangan yg sdh jadi oleh petugasnya…
    Mengenai srt keterangan domisili, iya betul, krn wkt itu alamat di ktp saya ga sesuai dg tempat tinggal kami.. jd kanim minta surat ket domisili…
    Info ter up date, surat keterangan domisili skrg ga berlaku lg, jd usahakan ktp mbak dg alamat tempat tinggal wna sama… spy ketika petugas imigrasi dt untk survey, mrk bertemu dg suami mbak… krn tim survey jg akan bertanya kepada tatangga, rt, rw, bgtu mbak…

    Reply
    • May 1, 2015 at 11:44 pm
      Permalink

      Oh begitu,makasih mbak untuk penjelasannya.

      Saya untungnya alamat sama, ktp pun pas stlh nikah langsung saya ganti status (khawatir pas ngurus2 surat dipertanyakan..belum kawin kok urus surat utk suami dll). Jadi sementara ktp saya bukan e-ktp lagi, tapi ktp sementara,bentuknya kartu ukuran sama tapi hasil print-an gitu. Katanya nanti tiap Desember baru diselenggarakan lg pembuatan e-ktp ulang. Saya kurang tau kalo yang pindah alamat seperti mbak urus ktpnya gimana, tapi kalo saya dulu diprosesnya cukup cepet mbak. Di kantor kelurahan langsung difoto juga, langsung bbrp hari kemudian bisa ambil, sekalian bikin KK juga langsung diprint di tempat. Semua bebas biaya. Kali2 mbak mau mulai ngurus juga..kan repot mbak taun dpn uda mau urus2 surat lagi 🙂

      Saya pikir2 lg, hari senin seblm ke kantor capil, sekalian saya ke kanim aja apa ya..nanya persyaratannya apa aja *di lokett*

      Sebenernya pengurusannya ga ribet ya, cuma ketidakjelasan mengenai apa persisnya yg diperlukan aja yg bikin ribet.

      Reply
  • May 1, 2015 at 12:59 pm
    Permalink

    Halo lagi mbak,

    Mau ngabarin tadi masih browsing, ketemu ini di website kanim daerah domisili saya:

    Syarat pengurusan KITAS bagi Orang Asing pemilik VITAS yang kawin secara sah dengan Warga Negara Indonesia meliputi :
    1. Surat permohonan dari suami atau istri yang warga negara Indonesia;
    2. Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;
    3. Surat keterangan domisili;
    4. Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah;
    5. Fotokopi surat bukti pelaporan perkawinan dari kantor catatan sipil untuk pernikahan yang dilangsungkan di luar negeri;
    6. Fotokopi kartu tanda penduduk suami atau istri Warga Negara Indonesia yang masih berlaku; dan
    7. Fotokopi kartu keluarga suami atau istri yang Warga Negara Indonesia.

    Mungkin tiap kanim keperluannya berbeda ya, atau ada perubahan yang belum diupdate nih di websitenya. Jujur aja saya juga ga berniat menelepon karena dari pengalaman sebelumnya, saya telepon ke disdukcapil, malah disuruh “datang saja bu, nanti nanya di loket”. Saya bilang, masa saya ke loket lalu balik lagi ke rumah, lalu ke loket lagi, malah dijawab “iya bu begitu aja”. Ampun deh.

    Mau sharing lagi mengenai aplikasi VITAS, saya termasuk beruntung dapat jawabannya selalu cepat dan syukurlah selalu permohonan diterima. Waktu register pun langsung dapat notifikasi kalau ID telah berhasil dibuat. Mungkin sekarang sistemnya sudah lebih baik kali ya? Atau mungkin tidak dalam period sibuk.

    Tanggal 27 April dini hari saya apply, langsung dapat email bahwa permohonan telah diterima
    Tanggal 28 April pagi jam 9an sudah dapat email untuk tanda bukti pembayaran, boleh dibayar tanggal 29 April
    Tanggal 29 April saya pembayaran jam 9 pagi, lalu jam 2-3an siang sudah dapat email pengabulan permohonannya.

    Rencananya hari minggu besok suami berangkat ke Singapura, proses di KBRI hari Senin.

    Mbak Diah, waktu itu suami bawa surat-surat apa aja ya ke KBRI? Perlu surat sponsor dari kita dan surat jaminan yang bermaterai ga? Khawatir kalo-kalo ada surat yang kurang ketika suami sudah di sana.

    Terima kasih mbak atas bantuannya..

    Reply
  • May 2, 2015 at 6:39 am
    Permalink

    Hi lagi mbak Ristan…
    Alhamdulillah ya cepat juga prosesnya, wkt saya agak lama..
    Suamiku dl stay di malaysia smpe 3 hari smpai dapat visa 317 nya…persyaratan yg hrs dibawa ke kbri singapore sama dg persyaratan yg diajukan wkt mba mengajukan / apply visa… smua harus dibawa mba.. oh ya, bawa juga foto, dg background biru atau merah, soalnya ada yg minta biru, ada yg minta merah… oh ya, bukti pengabulan yg ada di email mbak di print out ya… dicopy juga, sama dg bukti bayar biaya kawat, dibawa, dicopy juga…
    Saya agak2 lupa yg diminta di kbri malaysia di kuala lumpur dulu apa aja, tp seingat saya, suamiku aku suruh bawa smua persyaratan yg diajukan ketika apply visa, buku nikah dll smua dibawa…
    Untk persyaratan di kanim, saya jg dl dapatnya bgtu mbak.. tp ketika sdh smpai kanim, ada persyaratan tambahan.. surat jaminan dan permohonan smua nanti dikasih sama petugas kanim… CNi jangan lupa dibawa mba… kayaknya itu ya… lbh jelasnya,setelah suami kembali dr singapore dan dapat visa, mbak langsung aja ke kanim, bawa paspor nya, krn petugas mau cek dl visa suami mbak, lalu petugas akan memberikan prsyaratannya apa saja… bgtu mbak yg saya alami… 🙂

    Reply
    • May 2, 2015 at 1:12 pm
      Permalink

      Ok mbak,

      Suami sudah saya bawain semua fotokopi dokumen seperti yang diajukan untuk pengabulan kemarin. Yang asli cuma saya kasih bawa yang Akte Perkawinan, CNI, dan buku tabungan hahaha. Semoga sudah cukup. Makasih mbak ngingetin fotokopi tanda pembayaran biaya kawatnya..sama sekali ga kepikiran!

      Saya pikir pengen ke kanim dulu sambil suami di Singapore mbak, nanya-nanya, boleh ngga ya. Sekalian urus surat domisili WNA dulu. Kalo yang domisili WNA, di kantor RT/RW situ dan kelurahan, mereka minta ketemu sama WNAnya ga ya mbak? Atau paling saya minta keterangannya deh perlu apa aja dulu.

      Terima kasih mbak, nanti saya update lagi, supaya bisa lebih membantu temen-temen seperjuangan.

      Kapan melahirkan mbak? Semoga lancar dan sehat2 yaa..

      Reply
      • May 3, 2015 at 1:37 am
        Permalink

        terima kasih mbak diah untuk pencerahannya ke teman teman yang kurang jelas…semoga bermanfaat

        Reply
  • May 3, 2015 at 1:41 am
    Permalink

    Hi mbak..
    Oh ya mbak… info pengabulan yg ada di email ,bak jgn lupa di print out ya.. suami suruh bawa itu.. nanti dibutuhkan juga di kanim loh…
    Saya melahirkan inshaa Allah juli mbak.. aamiin… mudah2an lancar2..
    Sama2 ya.. smga visa 317 suami mbak jg segera beres..Oh ya.. kl mau tanya2 ke kanim, sebaiknya stlh suami dtg saja, soalnya mrk akan tanya paspor suami mbak…
    Mengenai ket domisili, ga akan ditanya wna nya ada ga, jd ,bak bs bikin dr sekarang..
    Ke capil juga bisa sekarang ko, sekedar tanya persyaratan yg dibutuhkan, spy mbak bs siapkan smua selagi menunggu suami mbak datang dr singapore…
    Sama2 mbak… saya senang bs share pengalaman.. apalagi kl bermanfaat.. hehe

    Reply
    • May 5, 2015 at 1:53 am
      Permalink

      Update lagi nih..suami sedang nunggu visanya jadi rabu besok. Pengambilan visa 317 di Singapura perlu 3 hari, jadi Senin pagi (jam 9 baru buka), rabu sore bisa diambil. Untuk formulir visanya bisa didownload online dulu di website KBRI Singapura, jadi diisi di rumah, di kedutaan tinggal diserahkan pada petugas.

      Kata suami yang diminta cuma paspornya, surat pengabulan dari dirjen imigrasi, fotokopi paspor bagian personal data, sama formulir. Mungkin beda KBRI beda yang dicek, dan (tetepp) bawa smua dokumen udah paling aman.

      Saya sempet nanya di website kanim, perlu surat apa aja utk KITAS..sudah dijawab tapi tidak sebut surat keterangan nikah, jadi coba liat nanti pas saya ke kanim langsung. Kemarin ke RT utk bikin domisili WNA..petugasnya agak lupa perlu surat apa aja..mau nanya ke kelurahan dulu, ampun deh hahaha..nanti saya baru ke sana utk nanya lg. Sekalian kmrn diminta bikin surat pernyataan bermaterai.

      Mbak, nanti setelah KITAS jadi, masih ada surat yg perlu dibikin di dinas kependudukan dan catatan sipil (disdukcapil) sama kantor polisi ya? Yg mana yg masih perlu, mana yg ngga ya?

      Makasih!

      Reply
  • May 5, 2015 at 2:17 pm
    Permalink

    Hi Mbak..
    Syukur lah besok rabu sdh jadi ya visa 317 nya.. iya sepertinya tiap KJRI ga sama deh apa yg diminta… tp memang lbh tenang kl bawa semua dokumen..
    Kl wkt saya bikin ket domisili untk suami, ga diminta apa2 ko, cm pengantar rt rw, sama copy paspor aja.. ga mnta yg aneh2..
    Setelah kitas jadi, suamiku ga diminta bikin apa2 tuh ya… aman2 aja smpe skrg.. tp memang di capil ada surak keterangan penduduk sementara, SKPPS kalo ga salah.. itu untk setahun sekali, tp kl sdh jadi kitas nya, krn salahsatu persyaratannya adalah copy kitas…
    Tp suamiku belom bikin… waktu itu saya sdg dipanggil oleh salah satu kasie di capil, ketika saya baru mau mndapatkan kk setelah menikah, ada pasangan kapur yg suaminya dibikinkan surat itu, sepertinya ada surat keterangan dr perusahaan dimana dia bekerja juga..
    Makanya smpai sekarang saya belom bikin mba…Mungkin mbak Siti yg lebih jelas ya… karena mbak siti pengalamannya lebih banyak…
    Hehehe…
    Itu aja mbak Ristan setahu saya…

    Reply
    • May 7, 2015 at 6:25 am
      Permalink

      Mbak Diah dan mbak Siti,

      Tadi saya dari kanim Jakarta Utara. Serem liat yg antri paspor, untungnya yg antri KITAS ngga ada hahaha.

      Lega banget ternyata surat2 yang saya bawa cukup lengkap (berhubung jakarta macet, sepanjang perjalanan saya selalu khawatir kalo2 ada surat kurang dan saya disuruh balik lagi). Saya bawa:
      1. Copy paspor suami bagian datanya aja + visa 317 + stamp waktu arrival
      2. Copy surat pengabulan dirjen imigrasi
      3. Copy domisili WNA (untunglah di kelurahan pas minta langsung diprint dan ditandatangani)
      4. Copy KTP + KK istri (semua harus di kertas lembaran A4 ya..ktp jgn fotokopi yg kecil2)
      5. Copy akta pernikahan catatan sipil
      6. Surat permohonan (hanya tanda tangan tanpa materai)
      7. Surat pernyataan dan jaminan (materai rp6000)
      8. Copy CNI dari kedutaan, dan dokumen lain yang sama seperti saat apply VITAS

      Di kanim diminta isi perdim 24. Setelah itu 3 hari kemudian baru balik lagi ke kanim untuk foto+biometrik+bayar. Sudah tidak diminta pas foto lagi. Tidak perlu bawa materai tambahan juga.

      Agak menyayangkan sih kenapa ga bisa tadi kita foto dulu + bayar, jadi hari Senin tinggal ambil. Toh dokumen sudah lengkap, sampai sudah dapat VITAS kan sebenarnya kita udah cukup diperiksa dan lain lain. Apalagi (sepertinya) tidak ada acara survey ke rumah juga.

      Mbak Diah: iya mbak masih ada di disdukcapil SKKPS dan SKKT ya (kalo ga salah), serta STM di kantor polisi. Saya juga lagi mau baca2 detailnya. Katanya perlu mbak untuk nanti perpanjangan KITAS kalo ga salah 🙂

      Reply
      • May 7, 2015 at 6:26 am
        Permalink

        Lupa menyebutkan:

        Saya tidak diminta surat keterangan menikah seperti yang kanim cirebon minta ke mbak, jadi mungkin tiap kanim ada sedikit perbedaan ya keperluan surat2nya.

        Reply
        • May 8, 2015 at 1:15 am
          Permalink

          makanya membingungkan saya bahkan baru dengar tuh ada istilah SKM… mungkin kebjakan kanim disana..

          Reply
      • May 8, 2015 at 1:14 am
        Permalink

        terima kasih update nya. semoga yang lain ter cerahkan………….

        Reply
  • May 8, 2015 at 6:18 am
    Permalink

    Hai mbak ristan dan mbak siti…
    Iya sepertinya setiap kanim kebijakan perayaratannya beda2 ya.. wkt mbak siti perpanjang kitas apa diminta SKKPS juga ? Soalnya saya akan perpanjang kitas suami di bulan desember nanti…
    Saya pernah tanya sama petugas imigrasi wkt saya dpt kitas, katanya perpanjangan persyaratannya sama aja, cm harus 15 hari sebelum waktunya habis.. cm itu yg dia sampaikan..
    Cm barangkali skrg ada perubahan kebijakan lagi.. mudah2an sih ga tambah ribet… hehe

    Reply
    • May 8, 2015 at 11:09 pm
      Permalink

      Iya mbak, semoga yang ada tambah mudah dan efisien, bukan tambah ribett..

      Mbak Diah,bener kan ya sekarang begitu KITASnya selesai dan boleh diambil, itu sudah sekalian MERP? Atau walaupun 1 paket layanan, tapi tetap prosesnya satu2? Soalnya saya waktu itu cuma diminta isi 1 macam perdim. Di surat yang perlu dibawa untuk foto+biometrik (hari senin besok), juga yg dipilih ITAS aja, ada pilihan “MERP” tapi tidak dilingkari. Baru sadar kemarin mbak..semoga sekaligus deh selesainya.

      Terima kasih mbak Siti dan mbak Diah 🙂

      Reply
  • May 8, 2015 at 11:38 pm
    Permalink

    Mbak Ristan,
    1.855.000 itu sdh sm MERP ko… kl cm itas nya aja cm 800rb …
    Coba nanti pas foto tanyakan lg.. kl cm itasnya aja, mbak minta aja sm MERP nya..
    Kl di kanim cirebon sekalian sih mbak, sm merp setahun ya…
    Waahh minggu depan sdh pegang kitas ya… jd tenang kan ya kl sdh pny kitas… bisa tdr nyenyak.. haha

    Reply
    • May 11, 2015 at 3:06 pm
      Permalink

      Mbak Diah!

      Tadi saya sudah dari kantor imigrasi. Hari Rabu sudah bisa diambil kitasnya!

      Nanti akan saya lanjutkan dengan mengurus STM di polres lalu SKTT di catatan sipil. Tadinya berharap bisa dapat info dari petugas kantor imigrasi, tapi setelah tadi liat kaya apa suasana di kanim itu, ya ampun, calo dan agen serasa di rumah sendiri, bisa bolak balik masuk ruang kantor, bertumpuk2 menuhin counter sampe petugas ga keliatan…kayanya susah nih untuk nanya2.

      Info untuk yang mungkin membutuhkan, setelah saya memberikan berkas-berkas permohonan kitas hari kamis lalu, hari senin ini disuruh datang lagi setelah jam 1 siang. Kanim penuh calo dan agen, dan mereka sangat ga ada aturannya, jadi misalnya sambil tadi saya bayar di kasir, calo juga bisa tau2 muncul nyelak sambil kasih banyak berkas2 pembayaran.

      Saya pertama harus menyerahkan kertas bukti permohonan ke counter, lalu kita disuruh duduk lagi sampe dipanggil namanya, terus disuruh ke bagian pembayaran. (Sepertinya) mulai 1 Mei 2015, KITAS nya harus e-KITAS, jadi biaya Rp 1 juta, biaya MERP 1 juta juga, lalu foto+biometrik 55 ribu. Jadi total pembayaran Rp 2,055,000.

      Petugas pembayaran akan mengurus lalu memanggil nama kita lagi, nanti ada bukti pembayaran dan copynya. Kita lalu harus mengambil nomor antrian dari mesin untuk “Foto WNA”, selanjutnya ke counter lagi. Kasih copy bukti pembayaran (yang asli kita pegang), dan kasih nomer antrian yang kita dapat dati mesin. Tunggu sampai giliran nomer kita di bagian foto+biometrik. Siap2 menunggu, karena yang pake calo pada nyelip2 ga pake nomor kayanya. Tapi tetep kita ga disuruh nunggu sampai akhir sih, paling setiap “nomor asli” diselipin 2-3 orang.

      Setelah foto, suami WNA masih harus menunggu untuk diinterview. Mungkin ini untuk menggantikan survey ke rumah kali ya. Suami ditanya sebentar saja, dalam bahasa Indonesia, pertanyaan seputar alamat tempat tinggal, apakah tinggal sama istri, pekerjaannya apa (suami bilang tidak ada pekerjaan), pekerjaan istri apa. Begitu aja. Katanya orang sebelumnya ada masalah jadi lama, karena alamat yg disebut beda dengan yang tertulis. Ketika dipanggil calonya, eh malah kasih alamat yang berbeda lagi. Petugas bilang ini tidak bisa diberikan KITASnya, eh calo bilang “ini dikasih saja lah, dia ini pokoknya tanggung jawab saya”. Akhirnya kata suami diapprove juga KITAS orang itu.

      Petugas lalu menuliskan di tanda terima pembayaran bahwa KITAS bisa diambil hari rabu, setelah jam 1 siang lagi.

      Iya nih mbak Diah, saya sudah lebih plong sekarang, hahaha..cuma deg2an katanya STM dari kepolisian harusnya dibuat dalam waktu 1 x 24 jam. Saya baca2, katanya kalo petugas tanya2 kenapa tidak lapor lebih pagi, bilang aja kemarin2 suami dari luar kota, baru tiba untuk tinggal sama kitanya itu hari ini (saat lapor). Keliatannya STM ini ga ada hubungannya ama perpanjangan KITAS, tapi untuk keperluan dengan kepolisian, seperti pembuatan SIM gitu.

      Makasih mbak2 atas perhatiannya 😀

      Reply
      • May 11, 2015 at 4:02 pm
        Permalink

        wah terima kasih updatenya ya, untuk STM sih sebenarnya gak mesti harus langsung, bisa kok besok 2nya, si pak polisi juga akna membuat STM menyesuaikan tanggal KITASNya itu flexible pak polisi malah bantu flexible asalkan bayar seiklhasnya saja.. entah kalo di daerah lain ya kalo di makassar buat seminggu setelahnya juga tak masalah cuma kan kalau mau buat SIM mesti ada STM lagi…

        Reply
      • May 11, 2015 at 9:51 pm
        Permalink

        Wahhh mbak Ristan… selamat yaaa.. akhirnyaaa dapat kitas juga.. hehe.. jadi bs tenang tidurnya… haha
        Ooohhh sekarang naik lagi ya harga kitas dan merp mya… makasih infonya mbak…
        Memang kl calo2 di kanim cirebon jg banyak yg ngurus2kan kitas orang2… dan mereka maunya se enak2nya mereka sndri… tp di kanim cirebon petugasnya tegas… ketika si wna ga ada di tempat yg sesuai dg alamat, petugas ga ngasih kitasnya.. bahkan ketika saya menunggu kitas suami, ada calo yg nguruskan kitas bbrp wna, kmudian petugas bilang, saya sdh dtg ke alamat tp wna ga ditempat, si calo nya bilang sdg ke jakarta dan bermacam alasan, tetap saja petugas tdk memberikan atau meloloskan.. ya gtu lah mbak ristan…
        Yg penting kita sdh mngikuti aturan, dan jgn smpai disalahkan, krn kasihan suami kita nantinya kl smpe trjadi apa2…
        Pokoknya selamat deh mbak ristan… hihi
        Dan mbak siti yang baik hati.. makasih banyak sdh membuat blog ini… sangat membantu kami yg awam2 ttg mengurus surat2 suami atau istri wna… kl suamiku ga menemukan blog nya mbak siti… waduuuwww bs kerepotan bener2 deehhh…,
        Mbak siti makasih banyak yaaaa… blog nya sangat bermanfaaatttt…. 🙂

        Reply
  • May 11, 2015 at 5:27 am
    Permalink

    Dear mba Siti,
    Mau tanya juga ni. Ini berarti Vitas ini bisa di Apply walaupun saat ini WNA cuma pakai VOA ya? Dan posisi si WNA skrg ada di Indo jg tetep bisa?
    Bedanya Vitas ini sama Visa Sosbud apa ya? Krn kalau dari yg sy baca2, kedua visa ini bisa di Konversi ke Kitas nantinya.
    Satu lagi, Vitas ini bisa dipakai untuk kerja juga ngga? Atau apa nanti setelah di Konversi ke Kitas mintanya Kitas yg buat kerja juga tapi sponsor istri?
    Mohon bantuannya ya mba, coz saya bener2 awam

    Reply
    • May 11, 2015 at 5:52 am
      Permalink

      visa sosbud sama visa 317 ini beda sekali, visa sosbud bisa diapply oleh seorang kawan, pacar dll, untuk masuk ke Indonesia, nah kalau visa 317 ini hanya bisa diapply bagi yang ada ikatan keluarga dengan sponsor misal suami / istri/anak dengan alasan penyatuan keluarga… jadi tak sembarang orang bisa apply visa 317. istilah visa 317 ini bukan di konversi, jadi memang setelah si wna masuk sudah langsung bisa urus KITAS nya di kanim kokasi pasangan. kalo visa sosbud kalau masuk Indonesia kan hanya bisa sesuai tanggal di visa nanti ada ikatan pernikahan dengan sponsor baru bisa konversi ke KITAS dengan proses yang panjang. sedang VISA 317 itu seperti kata saya diatas memang khusus bagi pasangan sudah ada ikatan resmi, ( suami/istri/anak ) yang masih di LN atau sudah di dalam negeri yang sebelumnya pakai visa lain /dll. pertanyaan terkait vitas 317 setelah me njadi KITAS tadi ya itu berarti kitas sponsor pasangan, nah kalau mau kerja lagi, sebenarnya bisa tapi perusahaan perekrut si WNA mesti mau uruskan IMTA ( Izin mempekerjakan Tenaga Kerja Asing ) dan bayar pajak 1200 USD/ tahun. jadi jawabannya BISA..asal syarat diatas terpenuhi

      Reply
  • May 11, 2015 at 6:24 am
    Permalink

    O gitu. Iya ini saya mau buatin dengan sponsor istri. Submit persyaratannya online dulu ya mba ke website imig yg mba kasih tau itu?
    Mba, contoh surat jaminannya minta juga donk… Hehe. Coz di imigrasi deket rumah saya ga ada koperasinya.

    Reply
  • May 11, 2015 at 6:42 am
    Permalink

    Oiya tanya lagi mba, copy buku tabungannya itu klo screenshot dari internet banking bisa ga? Apa harus motokopi buku tabungan dan isi terakhirnya yang menunjukan saldo kita?

    Reply
    • May 12, 2015 at 12:17 am
      Permalink

      Saya coba bantu jawab ya, mbak

      Kemarin ini sih waktu ke dirjen, saya pake copy buku tabungan. Bahkan sebenernya ga data 3 bulan terakhir, tapi 1-2 bulanan gitu deh..pokoknya yg semuatnya di halaman buku bank terakhir. Ini diterima.

      Tapi saya pernah dulu apply visa turis di kedutaan belanda, mereka terima print-an dari internet banking.

      Menurut saya, asalkan di halaman itu jelas tercantum nama bank, data lengkap pemilik rekening, serta saldo, seharusnya ok, bisa dicoba, karena kan sekarang juga ada jenis simpanan bank yang memang tidak ada buku tabungannya lagi, totally berbasis e-banking.

      Sewaktu saya serahkan dokumen untuk pembayaran PNPB di dirjen imigrasi, mereka juga ga minta liat dokumen asli (buku tabungan aslinya) lagi.

      Reply
  • May 13, 2015 at 9:14 am
    Permalink

    Mbak Siti dan Mbak Diah,

    KITAS suami sudah jadi nih. Tadi buru2 fotokopi dan bawa ke polres yg kebetulan deket untuk urus STM. Tapi sudah jam 2.30 sore saat itu.

    Agak bingung mbak, pas mau bikin STM, disuruh ke bagian yang bikin SKCK. Lalu di sana disuruh ke kaya kantornya yg kecil banget. Stlh itu surat2nya cuma diliat sekilas, dia tanya “ini mengajukan sndiri?” Atau sejenisnya. Saya tegang jadi ga ngeh, hahaha. Selama ini saya selalu ngurus surat lewat loket/counter, baru kali ini di kantor berhadapan langsung.

    Lalu katanya “ya ambil lusa hari jumat” (karena kamis hari libur). Ga dikasih surat tanda pengambilan juga, katanya langsung ke saya aja. Gimana tuh mbak Siti, cara menghadapinya? Kira2 bakal pungli ga ya? Trus misalnya kasih seikhlasnya itu kira2 brp ya mbak? Ada triknya kalo2 diminta lebih?:p

    Reply
    • May 13, 2015 at 12:55 pm
      Permalink

      memang bapak polisi suka begitu, suka private kalau urus urus, saya juga dimasukkan kedalam ruangan khusus dengan maksud duit yang saya kasih tebal heheh, tak apa nnti mbak datang kesana lagi terus sudah siapkan amplop isi aja 50 rbu selesai.. deh,..

      Reply
      • June 12, 2015 at 2:41 am
        Permalink

        Mbak bisa saya minta alamat email mbak atau no ponsel pribadi mbak agar saya bisa menanyakan langsung masalah pengurusan visa nya mbak . Atas perhatian nya saya ucapkan terima kasih mbak.

        Reply
    • May 13, 2015 at 6:31 pm
      Permalink

      Hai mbak Ristan dan mbak Siti…
      Setuju dg mbak Siti.. cukup 50rb saja… saya dulu pun wkt bikin skm diminta masuk ruangan sempit… tp saya kasih 50rb saja tanpa amplop.. hahaha…
      Habisnya.. seharuanya kan itu tanpa biaya… tp mrk bilang “seikhlasnya” .. ya sudah… ikhlasnya 50rb… haha.. mrk ga minta lg ko mbak… jgn takut…
      😉

      Reply
      • May 14, 2015 at 3:04 am
        Permalink

        Ohh gitu mbak..

        Berarti “prosedur”nya memang gitu yah. Kmrn ayah saya juga bilang, seblm kasi amplop, cek teliti dulu smua bener ngga tulisannya. Kalo dulu sering salah2 biar disuru bolak balik, ngamplopin terus..

        Mbak, terus untuk SKTT, saya baca bikinnya di disdukcapil wilayah ( kaya saya di Jakarta Utara) ya, dalam 14 hari setelah mendapat KITAS. Katanya kalo telat baru ke disdukcapil daerah (kl saya Jakarta). Semoga di situ lebih jelas prosesnya, ngga di ruangan khusus hehehe.

        Reply
        • May 14, 2015 at 10:00 am
          Permalink

          oh ya saya pernah baca juga pengurusan SKTT jangan telat ya….kalau telat ada dendanya…………..

          Reply
    • September 3, 2015 at 6:41 am
      Permalink

      Maaf mbak mau ty kl sy bln punya npwp ba mbak? Bisa ga mbak Jd sponsor?

      Reply
      • September 3, 2015 at 7:15 am
        Permalink

        Tak masalah kok… npwp tak wajib

        Reply
    • April 8, 2016 at 10:11 am
      Permalink

      Halo, saya mau tanya biaya total untuk mengurus kitas. Soalnya ada yang nawari bantuan dengan biaya 30juta, apa memang biayanya segitu? Saya cek di Google nggak ada yang bahas masalah estimasi biaya. Saya juga nggak faham, takut ketipu aja. Sebelumnya sudah pernah punya surat izin yang untuk 1thn, tp saya nggak begitu tau namanya.

      Reply
      • April 9, 2016 at 2:04 pm
        Permalink

        bohong itu pasti calo..biaya kitas cuma 1.8 jutaan/ tahun itu berlakunya….kok 30 juta memang nya naik haji…. izin tinggal per tahun KITAS.. ( kartu izin tinggal sementara ) .dan yang lima tahun KITAP ( Kartu izin tinggal tetap ) biayanya cuma 5 jutaan resmi… di papan imigrasi…

        Reply
  • May 14, 2015 at 3:52 am
    Permalink

    Kalo di duscakpil memang lama saya nunggu 2 mingguan baru jadi suratnya itupun duitnya tetap minta, di tulisan dinding 250 ribu, aturan ini PERDA jadi beda tiap daerah.. itupun muka ibu yang urusin itu bengkok karena saya bayarnya pas 250 biasanya para kapur di makassar bayar lebihin jadi mungkin kecewa.. tapi mau gimana lagi, sy bayar sesuai aturan kok, itu tak salah..

    Reply
  • May 14, 2015 at 7:28 pm
    Permalink

    Mbak siti…
    Sktt buat apa ya? Diminta ga pas perpanjangan kitas nanti?

    Reply
    • May 15, 2015 at 7:34 am
      Permalink

      Akhirnya perjuangan sudah di titik final..SKTT katanya seminggu baru diambil lagi. Seneng banget, bisa fokus ke kios yang mau segera dibuka.

      Tadi di polres, stlh saya cek semua betul suratnya, saya berdiri aja dan bilang terima kasih, lalu polisinya malu2 bilang “uang admin bu.” Saya tanya berapa, ktnya “25 ribu”. Ya sudahlah biar cepet, saya kasih aja, malah 30rb karena ga ada uang pas. Ga apa, kita ikhlas aja.

      Trus ke sudin capil, diarahin ke kantor lagii. Yg diminta cuma fotokopi: data paspor wna, stempel kitas/merp di paspor wna, kitas wna, ktp istri wni, dan kk istri wni. Saya ga ada fotokopi yang stempel, tapi dia cek dari paspor aslinya dan catet2 aja.

      Setelah itu, saya dikasih selembar kertas. Saya nanya ini untuk apa pak?(kirain buat pembayaran gituu). Trus ktnya untuk pengambilan. Saya nanya “pembayarannya, pak?” Tiba2 kliatan banget muka si bapak berubah kaya dapet mangsa empuk (apa saya terlalu dramatis ya hahaha), senyum2 puas gitu. Bapak itu bilang: “biasa sih pembayarannya sekarang bu..” terus saya nanya “berapa?” Dia bilang (sambil mikir lamaa..lah bukannya harga sudah standard?): “125 ribu”.

      Pas saya nanya itu ada kuitansinya ngga, dia langsung bilang “pembayarannya setelah selesai aja kalo gitu, bu.”

      Sebelumnya saya sudah cek biayanya SKTT 50rb dan SKSKPS 10rb. Mbak Siti, boleh kan ya pengambilannya dikuasakan? Saya sepertinya mau minta tolong temen yang rumahnya dekat sana untuk ambilin krn saya ga sempet. Nanti sekalian saya titip uang pas aja, beserta print perda mengenai biaya resminya :p

      Mbak diah, yang saya baca2 sih, STM dan SKTT tidak diminta ya untuk perpanjangan KITAS, tapi kan dari pengalaman kita aja, beda tempat beda aturan, dan beda tanggal sedikit bisa ada perubahan.

      Reply
  • May 17, 2015 at 12:42 pm
    Permalink

    Mba, aku mah pra-permohonan yang pertama ditolak… Hiks.. Alesannya katanya kurang Akta Nikah dari Disduk Capil n Buku Tabungan Sponsor..
    Emang sih waktu itu pas upload dokumen karna cuma ada 3 kolom jadi yg ku upload cuma 3 dokumen: paspor, surat jaminan dan satu lagi klo ga salah CNI. Abisnya disana ga dijelaskan juga dokumen yg harus diupload apa aja, cuma tulisan Dokumen Pendukung, Paspor WNA, dan yg satu lagi apa ya lupa, hehe.
    Jadi jum’at kemaren ngulang ngajuin lagi, itupun tepat jam 12 malem lewat dikit, secara klo udah pagi jam 9an aja udah penuh. Gile banget ya yg apply Visa itu sehari aja bisa sampe 800 lebih. Itu malem2 itu juga sy cek udah ratusan juga yg apply.
    Dan ternyata dari 3 kolom itu, masing2 bisa diupload lebih dari satu dokumen ya, xixixi. Baru ngeh krn pas upload satu dokumen ga yakin itu udah terupload ato belum, jadi upload berkali-kali eh ternyata muncul smua, jadi ya skalian aja upload smua dokumen seperti yg tertera di pic mba Eka Alam Sari diatas itu.
    Smoga yg ini berhasil deh. Lagi deg2an nunggu infonya Senin besok, coz Sabtu Minggu n tanggal merah mereka libur juga. 🙏

    Reply
    • May 17, 2015 at 9:14 pm
      Permalink

      Semoga yang kali ini approved ya. Waktu saya apply dan diterima, ini infonya:

      Katanya sih, sebaiknya jangan ada dokumen yang diminta tapi dikosongkan (tidak diupload sama sekali), karena bisa menimbulkan error, tapi saya kurang tau juga pastinya. Kalau tidak ada NPWP, upload ulang KTP aja (ini saya lakukan dan diterima).

      Kemarin ini saya upload (setiap file sizenya tidak boleh lebih dari 400 kb dan hanya menerima .jpeg file):
      Sponsor: KTP, KK, dan KTP lagi di kolom NPWP
      WNA: paspor:
      Full passport book (scan semua dari cover paspor sampai halaman paling belakang), berwarna, dibagi di 5 files yang berbeda
      Surat dari institusi terkait: surat nikah catatan sipil, surat CNI (keterangan belum menikah) dari kedutaan
      Dokumen pendukung lainnya: buku tabungan (atas nama saya) min. saldo 2.5 juta, surat permohonan+jaminan (saya jadiin satu surat), tanda tangan di atas materai

      Saya apply jam 00.01 aja, jam 2 subuh jg baru selesai..refresh dan coba upload teruss..semangat yaa 🙂

      Reply
  • May 18, 2015 at 9:15 am
    Permalink

    Ternyata ditolak lagi mba… 😂
    Katanya kurang buku tabungan lagi. Padahal udah ku upload deh tabungan juga dgn saldo diatas 2,5jt. Kenapa ya… Emang sih buku tabunganku cuma bisa ngprint out 2 bulan terakhir aja, sistem BCA sudah begitu katanya ga bisa lebih dari 2 bulan. Kumaha atuh. Waktu mba Ristan gimana copy buku tabungannya? Mulai dari halaman depan yang ada nama kitanya trus setiap halaman juga?

    Reply
  • May 18, 2015 at 12:48 pm
    Permalink

    Mbak Risa…
    Ikut share aja ya.. wkt aku ajukan visa suamiku, buku tabungan cm 1 lembar kok.. dan wkt itu saldo 3 juta keatas.. dan di approve kok mbak..
    Coba lagi aja ya mbak.. mmg penuh perjuangan.. hehe..
    Wkt sy pertama upload dokumen jg sama.. ga ngerti.. kl kolomnya cm 3, trnyata bs upload banyak dokumen..
    Semoga berhasil ya mbak..

    Reply
    • May 18, 2015 at 1:34 pm
      Permalink

      Iya thanks ya mba info n supportnya. Tadi siang dah langsung coba ku ajukan lagi 3 lembar skaligus halaman depan dan 2 halaman terakhir.

      Reply
      • May 18, 2015 at 1:36 pm
        Permalink

        Untungnya tadi siang tu belum penuh kuotanya,

        Reply
  • May 18, 2015 at 1:39 pm
    Permalink

    Semoga sukses untuk kali ini ya mbak… masih panjang prosesnya mbak.. pokoknya hrs sabar dan jgn putus asa yaaa…
    Chaiyyooo

    Reply
    • May 19, 2015 at 12:11 am
      Permalink

      Hai Risa,

      Wah kok gitu ya, apa mereka ga keliatan upload-an risa atau pas risa upload itu sebenernya gagal, tapi risa ga sadar?

      Buku tabungan saya kebetulan modelnya kartu yang dilipat2 (bukan bentuk buku). Jadi saya lipat aja sampe yang keliatam cuma data saya, nama bank, dan saldo 1-2 bulan terakhir di atas 2.5 juta. Itu diterima juga.

      Smoga yang kali ini berhasil ya. Bisa dicoba untuk namain filenya dengan jelas, misalnya (buku tabungan – risa.jpeg, akte nikah – risa. jpeg) gitu, jadi membantu kita sendiri dan si petugas untuk tau isi filenya. Setelah itu, sebelum submit permohonan, coba cek ulang smua yang sudah diupload, apakah sudah berhasil diupload semua. Takutnya ada yang error atau tertinggal tanpa kita sadari. Toh ga ada batas waktu pengisian formulir, jadi baiknya semua dicek ulang, daripada harus ngulang pendaftaran onlinenya 🙂

      Semangat yaaa..

      Reply
      • May 19, 2015 at 12:25 am
        Permalink

        Oh iya,

        Kalo upload buku tabungannya lebih dari 1 file, misalnya ada 3 files yg berbeda, bisa tulis juga nama filenya buku tabungan 1 of 3 – risa.jpeg, buku tabungan 2 of 3 – risa.jpeg, dan seterusnya. Jadi si petugas tau kalo buku tabungannya dibagi 3 files. Juga cek hasil scannya harus jelas.

        Soalnya bayangin aja, si petugas kan liat files banyak banget. Takutnya untuk mempersingkat, dia cuma klik 1 file utk tiap jenis dokumen. Lalu misalnya dia liat buku bank risa yg halaman pertama, mungkin saldo terakhir sudah lewat dari 3 bulan yg lalu, langsung dia tolak, gitu.

        Kadang saya baca (utk pengalaman orang yg daftar taun2 lalu), ada yang semua sudah benar dan lengkap aja, tetep ditolak, sistem kasih alasan apa gitu ya, ga jelas. Sampe orangnya sendiri dateng ke dirjen imigrasi, nanya apa yang salah, lalu petugas bilang “oh iya ini smua sudah benar”. Jadi baru deh diproses setelah itu. Tapi sepertinya sekarang petugas sudah ga terlalu melayani lagi ya kalau kita datang komplen ke sana. Ada yang cerita kalo petugasnya akan bilang bahwa dia ga bisa akses yang kita upload online itu.

        Sabar aja ya, saya dan mbak diah apply online berhasil kok, jd seharusnya kalo files smua lengkap dan jelas terbaca, pasti berhasil juga.

        Reply
  • May 19, 2015 at 4:01 am
    Permalink

    Iya smua udah ikutin prosedurnya.. Setiap file kita kasih nama tanpa titik/spasi, dan dalam file Jpg/Jpeg juga. Dan setiap abis upload selalu saya cek juga smp bener2 muncul dikolom gambarnya. Buku tabungan kemarin kita buat lagi dari 3 lembar dijadiin 1 halaman.
    Ini sampe jam sgini belum ada email konfirmasi ditolak/ga nya. Kemaren2 yg ditolak jam 9 udah ada emailnya.

    Reply
    • May 19, 2015 at 5:32 am
      Permalink

      Kalo blom ada kabar ditolak, semoga kabar bagus kalo gitu 🙂 saya dulu apply jam 2 subuh, kalo ga salah besok siangnya jam 8-9an dapat kabar, tapi ada juga yang beberapa hari, tergantung tingkat kesibukannya mungkin.

      Reply
      • May 24, 2015 at 5:02 pm
        Permalink

        Hai mba Ristan, sorry baru info ni. Pengajuan visa suamiku yg ketiga kemarin sudah diapprove, baru dapet emailnya jam 4 sore, udah gitu besoknya mulai deh repot ke Jkt buat bayar itu. And langsung nyiap2in Exit jg, ini tadi siang baru abis nganter suami ke Bandara. Maaf ya telat update. Mudah2an lancar proses ambil visa Di Singapore nya n pengurusan Kitas di Kanimnya nanti.
        Nanti klo2 ada yg perlu ditanyain lagi nti ku kontek lg ya…

        Reply
  • May 19, 2015 at 8:18 am
    Permalink

    mba Siti, mau tanya dung…

    kakak saya menikah Feb lalu dengan WNA kebangsaan Inggris yang saat ini tinggal di sini disponsori oleh kantor, kebetulan KITAS berakhir di July ini.

    Rencananya KITAS ingin diperpanjang tapi disponsori oleh istri, kalau info dari kantornya, dia harus melakukan EPO sambil mengajukan Telex, dan disarankan mengajukan VISA sosbud.

    Flow yang diinfo adalah : setelah sudah ke Singapura / Malaysia dan kemudian mendapat Telex approval dan dihubungi oleh KBRI setempat, masuk lagi ke Indonesia dengan VISA Sosbud tersebut baru mengajukan KITAS yang disponsori oleh istri.

    Tapi teman saya, orang HRD di kantornya, bilang jangan masuk dengan VISA Sosbud, sayangnya saya lupa disarankan dengan VISA apa, untuk pengajuan KITAS disponsori istri, mungkin yang dimaksud adalah VISA 317 yang mba Siti share ini.

    Pertanyaannya, kalau saat ini sudah ada KITAS, yang disponsori perusahaan, apa bisa langsung mengajukan / merubah ke KITAS yang disponsori istri ?

    Atau tetap harus melakukan EPO dan ajukan Telex ?

    thanks sebelumnya :))

    NB: sorry kepanjangan postingannya ini :p

    Reply
    • May 20, 2015 at 6:55 am
      Permalink

      perubahan otomatis ke sponsor istri agak ribet dan rempong. Ya simplenya langsung EPO saja baru masuk lagi apply visa 317 ini..

      Reply
      • May 20, 2015 at 7:42 am
        Permalink

        thanks, mba..

        berarti baiknya ambil langkah sesuai yang diatas ya… untuk surat jaminan sponsor apa ada contohnya ? atau memang harus beli di koperasi Kanim ?

        Reply
        • May 22, 2015 at 3:53 am
          Permalink

          biasanya disetiap kanim ada di jual .. silahkan googling aja banyak kok contohnya…………..

          Reply
      • May 20, 2015 at 7:55 am
        Permalink

        tambahan lagi,mba…

        visa 317 itu beda dengan KITAS yang disponsori istri ya?

        untuk merubah jadi KITAS, dokumennya apa saja, mba?

        maaf, masih masih bingung mengenai urusan KITAS 🙁

        Reply
        • May 22, 2015 at 3:53 am
          Permalink

          KITAS adalah kartu izin tinggal tetap sementara, ini nama kartunya, untuk dapatkan kartu ini harus ada izin tinggalnya tentunya masuk ke Indonesia nya pakai visa apa. Untuk dapatkan KITAS ini ada 2 cara, masuk ke Indonesia di sponsori oleh perusahaan yang menghire si WNA ini otomatis KITAS Perusahaan, atau masuk ke Indonesia dengan VISA SOSBUD ( sponsor WNI bisa teman, keluarga dll ). Nah jika WNA adalah pasangan WNI mau dapat KITAS berarti mau tinggal di Indonesia kan, saran saya supaya tak ribet pakai cara VISA 317 diatas apalagi kalau WNA nya masih di LN jadi sekalian tak bolk balik keluar dulu. Ikuti langkah diatas dan baca koment dari para pelaku … karena saya sendiri tak ada pengalaman melakukan ini saya pilih cara ribet sebelumnya yang tidak saya sarankan……….( alih status dari visa sosbud ke KITAS ) Proses panjang dan melelahkan……….

          Reply
    • May 27, 2015 at 2:56 pm
      Permalink

      Halo, saya share info aja ya..

      Dari yang saya baca2 waktu mau apply KITAS sponsor istri, sepertinya (saya jg kurang tau pasti) kalo mau peralihan dari sponsor perusahaan jadi sponsor itu tidak bisa langsung, mesti “melepas” KITAS dari perusahaan trus apply lagi yang sponsor istri. Bisa coba nanya agen2 apakah ada alternatif lain.

      Kalo memang akan exit dulu ke singapura/malaysia ya langsung saja dgn VITAS (visa 317), dengan prosedur yang sudah dibahas di sini. Kalo visa SOSBUD istilahnya jadi 2 kali kerja. Visa sosbud itu berguna untuk yang masuk ke indonesia sebelum menikah, lalu mau mendapat KITAS sponsor istri setelah menikah, tanpa perlu exit dari Indonesia lagi.

      Untuk pertanyaan surat penjamin dan sponsor, ga perlu beli kok, bisa buat sendiri aja, ikutin contoh2 yg ada online. Asalkan ada detail data kita dan pasangan, lalu menjamin bahwa kita bertanggung jawab atas pasangan selama dia berada di indonesia.

      Reply
  • May 19, 2015 at 8:39 am
    Permalink

    mba, tanya dung…

    kakak perempuan saya menikah per Feb kemarin sama WNA orang Inggris, kebetulan KITASnya akan berakhir di July ini. Dan rencananya KITASnya ingin diperpanjang, tapi dirubah dari disponsori perusahaan jadi disponsori istri.

    saya dapat info dari teman (dan juga beberapa blog 🙂 ) step2 yang harus dilakukan adalah mengajukan EPO dan juga Telex untuk VISA Sosbud, kemudian setelah mendapat approvalnya kembali ke Indonesia dengan VISA Sosbudnya itu, baru mengajukan KITAS yang disponsori istri.

    tapi teman saya, yang kebetulan orang HRD yang biasa handle VISA untuk WNA di kantornya, disarankan untuk langsung mengajukan Telex untuk VISA 317, kemudian melakukan EPO baru kembali ke Indonesia dengan KITAS yang disponsori istri.

    saya jadi bingung mana yang benar, Sudah coba telp ke Imigrasi tapi tidak ada yang mengangkat 🙁

    thanks sebelumnya, mba Siti

    Reply
    • May 20, 2015 at 6:51 am
      Permalink

      saran saya pake yang kedua aja gak ribet… pakai visa 317 ini..

      Reply
    • November 5, 2015 at 8:53 pm
      Permalink

      Visa Sosbud tidak bisa untuk di upgrade ke Kitas .
      apply Vitas saja, kan sudah menikah dengan WNI .

      saya bisa bantu anda jika anda berminat .

      agent visa dan kitas indonesia
      085695720018
      081210678591

      Reply
  • May 19, 2015 at 2:35 pm
    Permalink

    peraturan sekarang memang harus online ya? boleh ngk datang langsung ke Dirjen Imigrasi

    Reply
    • May 20, 2015 at 12:43 am
      Permalink

      Iya hanya online saja. Saya pernah ke dirjen imigrasi langsung bulan april kemarin, tapi sudah tidak melayani permohonan lewat loket.

      Reply
  • June 8, 2015 at 3:00 pm
    Permalink

    Assalaamualaikum, mbak siti. Wahh terima kasih byk udh nge post ttg vitas & kitas. Aku lg apply utk suami ku jd lagi bingung2nya. Udalah imigrasi online system nya ganti2 mulu. Hadehh…
    Mbak, aku mau tanya. Telex vitas tu rupanya spt apa ya? Aku br dpt bales an dr dirjen imigrasi tadi, ada attachment nya (mau aku attach contohnya dsini tp ga bisa.hehe). Aku bingung next step nya apa krn ga tertera sm sekali di email itu. Huhuhuu
    boleh share email mbak siti ga? Jadi aku bisa tunjukkin attachment d situ..
    terima kasih byk mbak sitii

    Reply
    • June 8, 2015 at 4:53 pm
      Permalink

      coba mbak baca semua koment dipostingn ini akan langsung membuat mbak mengerti… banyak pembaca disini yangs sudah sukses coba di telusuri dulu ya…karena saya sejujurnya gak update soal ini karena suami saya malah dulu tak menggunakan ala postingan ini, postingan ini hasil share teman lain yang pengalaman…

      Reply
  • June 12, 2015 at 1:28 am
    Permalink

    Wah ternyata tahapannya tak sesulit yang saya bayang sebelumnya

    Reply
    • June 12, 2015 at 8:49 am
      Permalink

      iya kalau dipahami pasti tak sulit………semoga lancar jaya

      Reply
  • June 22, 2015 at 11:48 am
    Permalink

    Dear Mbak Siti, Mbak Ristan

    Salam kenal

    Terima kasih atas informasi di atas, setelah baca sampai di section comment, kesimpulannya mending masuk pake Visa 317 ya mba dibanding Sosbud
    Dan upload nya harus tengah malam untuk ngehidarin traffic di situs imigrasi

    Pertanyaan saya, karena kami berada di europe (rencana ke indo tgl 28 july), untuk ke dirjen imigrasi bisa diwakilkan ya mba? dengan surat kuasa ttd saya (sebagai sponsor) benar ya mba? tapi saya ga bisa menemukan materai disini, apakah ada saran?

    Kemudian di Dirjen Imigrasi, pembayaran dan copy approvalnya apa bisa selesai dalam 1 hari?

    Mudah-mudahan waktunya cukup karena ada libur lebaran

    Reply
    • June 22, 2015 at 2:13 pm
      Permalink

      wah mungkin mbak ristan bisa bantu jawab soal waktu approvalnya…

      Reply
    • June 22, 2015 at 3:34 pm
      Permalink

      Halo Maya en Mbak Siti,

      Mau jawab utk Maya, diwakilkan ke dirjen imigrasi untuk pembayaran itu bisa. Karena hanya menyerahkan copy dan print dokumen2. Seingat saya juga tidak dicek dokumen aslinya. Ini syarat yang ditulis di surat pengabulan permohonan:

      PERHATIAN :
      1. Pembayaran PNBP biaya kawat persetujuan visa dilakukan pada hari Senin – Kamis pukul 08.00 s/d 12.00 WIB dan hari Jumat pukul 08.00 s/d 11.00 WIB;
      2. Harap menggunakan Map berwarna kuning untuk Permohonan Visa Kunjungan (Single/Multiple) dan Map berwarna Hijau untuk permohonan Visa Tinggal Terbatas;
      3. Untuk permohonan Visa Tinggal Terbatas melampirkan copy rekomendasi dari instansi terkait;
      4. Melampirkan copy Paspor Berwarna (colour);
      5. Melampirkan Surat Kuasa (Asli) jika dikuasakan;
      6. Melampirkan Surat Jaminan (Asli) bermaterai Rp.6.000,-;
      7. Melampirkan Surat Permohonan (Asli);

      Kalo masalah materai, mungkin solusinya itu: minta tolong yang dikuasakan (misalnya titip saudara ambil), untuk tempel materai dan tandatangani sesuai KTP mbak. Intinya (ini kata petugas RT saya) mereka cuma mau ada surat pegangan aja kalo2 di masa mendatang mbak dateng komplen tidak pernah menjamin/memberi kuasa.

      Waktu itu, saya prosesnya seperti ini:
      Tgl 28 April Apply online jam 00.01
      Tgl 28 April paginya sekitar jam 9an sudah ada reply bahwa permohonan diterima (lewat email), tapi dicantumkan tanggal 29 April baru bisa melakukan pembayaran
      Tgl 29 April pagi2 jam 8.30 bayar di dirjen imigrasi (ingat dokumen2 masukkan ke map kuning), lalu bayar
      Tgl 29 April siang jam 2an sudah terima copy approval (lewat email)

      Copy visa approval ini menyatakan bahwa visa bisa diambil dalam 2 bulan. Ini yang saya baru tau setelah menerima approvalnya. Saya kira tunggu suami di Indonesia baru bisa apply 🙂 Jadi enak juga kalau masih di luar sudah bisa apply, dan visa tidak perlu diambil segera.

      Ada juga yang bilang beberapa hari baru terima copy approval, mungkin tergantung banyaknya aplikasi yang masuk.

      Semoga membantu ya, dan lancar2 prosesnya 🙂

      Mbak Siti: Nanti sempet2 saya tulis lebih lengkap mungkin ya tentang pengalaman saya, beserta contoh2 surat yang saya tulis dan terima juga. titip di blog mbak Siti boleh? 🙂

      Reply
      • June 22, 2015 at 10:47 pm
        Permalink

        Mbak, maaf saya salah tulis tadi, maksud saya, aplikasi vitas itu masukkan ke map hijau.

        Map kuning itu waktu saya legalisasi di depkumham. Kebanyakan map jadi salah inget :p

        Reply
  • June 22, 2015 at 12:24 pm
    Permalink

    Mbak Siti

    Untuk ktp apakah ktp dengan status menikah? Karena saya nikah okt 2014 dan belum sempat ganti status

    Untuk KK apakah harus KK tersendiri? Mengingat kk saya masi ikut ke kk ortu, belum pisah

    Dan akta perkawinan dari catatan sipil itu samakah artinya dengan buku nikah KUA?

    Mohon penjelasannya. Terima kasih 🙂

    Reply
    • June 22, 2015 at 2:12 pm
      Permalink

      ktp harus yang sudah di update donk say, kan menunjukkan bahwa benar status kita sudah jadi istri seseorang, kalau KK tak masalah ikut orang tua… , nah akte nikah bagi non muslim kan dan buku nikah bagi yang muslim…

      Reply
    • June 22, 2015 at 11:07 pm
      Permalink

      Mbak Maya,

      Kalau saya dulu memang sudah update KTP, jaga2 kalo ditanyain kenapa blm ubah status tapi sudah urus surat suami.

      Tapi sepertinya saya pernah baca, lupa di web yg mana, ada yg pernah blm ubah status juga tapi lolos2 aja aplikasi VITASnya. Mungkin bisa dicoba mbak, iseng2 berhadiah. Kalo aplikasi ditolak karena status ktp, baru deh tunggu mbak sudah ke Indonesia, update KTP dan KK, baru mengurus VITAS.

      Reply
  • June 23, 2015 at 2:38 pm
    Permalink

    Tolong dong bantu saya, saya bingung saya mau mengajukan vitas untuk ayah tiri saya yang tinggal di Inggris. Saya sudah datang ke tempat imigrasi, diberikan kertas seperti yang ditunjukan diatas.
    Saya sudah regristasi akun dan sudah mengaktifasi akun tersebut. Setelah itu saya mengajukan applikasi permohonan visa, namun yang saya tidak mengerti adalah tidak ada tempat untuk meng upload gambar dokumen sponsor maupun paspor dari pihak WNA. Di mohon bantuannya.Terima kasih banyak.

    Reply
    • June 24, 2015 at 12:53 am
      Permalink

      ayoo mbak mbak yang sudah sukses dibantu pak dean nya ya…

      Reply
    • June 24, 2015 at 2:16 am
      Permalink

      Halo,

      Maaf, bisa diperjelas maksudnya tidak ada tempat mengupload gambar dokumen itu gimana ya?

      Apakah sudah mengisi bagian formulir permohonan yang bagian atasnya isi jenis visa yang diminta, untuk siapa, dan lain lain? Setelah itu pilih halaman 2 “Upload Dokumen” dari kiri atas page, atau di bagian kanan bawah ada pilihan “Lanjutkan ke Tahap Selanjutnya”. Nanti page akan berpindah ke bagian upload dokumen.

      Jika sudah ke bagian upload dokumen tapi halamannya kosong atau tidak ada entry box untuk upload dokumen, kalo di kasus saya, itu karena servernya lelet, jadi sebelum 1 page itu muncul semua elemennya (termasuk upload box ini), keburu timeout. Selama 2 kali saya coba, selalu seperti itu. Mungkin karena terlalu banyak yang mengakses layanan ini dalam waktu bersamaan.

      Kalau sudah begitu, refresh aja terus menerus sampai muncul boxnya. Ini tidak akan menganggu file yang sudah diupload atau data yang sudah kita isi sebelumnya. Biasanya setelah upload file, ada indikasi “upload 100% successful”, lalu gambar dan nama file akan muncul di layar. Kalau belum 100% tapi keburu stop uploadnya, refresh lagi, lalu upload ulang. Sabar aja, saya juga 2 jam (jam 12 malem sampe 2 dini hari), cuma untuk upload sekitar 8 files. Karena itu, usahakan file yang mau diupload smua sudah .jpeg dan max 400 kB, jadi pas aplikasi tinggal konsentrasi refresh pagenya aja.

      Oh ya, walaupun di page itu ada daftar dokumen yang cuma ada 3 rows, tapi sebenarnya bisa upload lebih dari 3 images ya. Yang lain termasuk kategori dokumen pendukung aja. Yang penting, saat submit dicek kembali semua file sudah lengkap dan gambarnya sudah muncul di page, supaya satu kali mengajukan permohonan sudah beres, tidak perlu mengulang-ulang karena benar-benar buang waktu upload filesnya.

      Semoga membantu dan lancar prosesnya ya.

      Reply
      • June 24, 2015 at 6:11 am
        Permalink

        Terima kasih banyak ibu Ristan dan ibu Siti, saya sudah ke tempat imigrasi untuk meminta keterangan lebih jelasnya lagi, memang benar ternyata itu adalah kesalahan saya sendiri karena yang saya ajukan adalah visa bukan visa approval. hehehe. Saya sudah ketemu nih tempat uploadnya.
        terima kasih ya sekali lagi.

        Reply
  • June 26, 2015 at 2:18 am
    Permalink

    Mba yang punya blog
    makasi banyak info2 nya sangan membantu tetapi saya ada punya beberapa pertanyaan
    mudah2han informasi dari dari Mba boleh membantu masalah saya

    istri saya warga negara asing (WNA, Philippines) dan kami menikah di philippine dan bulan Agustus ini
    istri saya akan datang ke Indonesia dan kami berencana menetap dan tinggal di Papua indonesia, saya sekarang berada di Papua

    dari dua saran pembuatan visa yag mba sarankan

    1.Alih status dari visa kunjungan ( Visa Sosial Budaya only, visa turis tidak bisa ) dengan cara saya pernah lakukan dan berhasil dengan tarif normal butuh proses 1 bulan.

    2. Apply Vitas Online dengan menggunakan VISA 317 tapi sang WNA perlu ke luar negeri lagi untuk masuk kembali ke Indonesia. Yang bisa apply ini hanya yang sudah resmi menikah ya, karena namanya saja visa penyatuan keluarga. Suami mau bersatu dengan istri atau sebaliknya.Atau anak atau orang tua.

    karena waktu suda dekat dan apply online kadang error dan ada juga berapa persyaratan yang belum disiapkan, saya ingin gunakan pilihan pertama sama seperti yang mba gunakan dulU mengunakan VISA KUNJUNGAN SOSIAL BUDAYA tuk istri saya, walau lama penyelesaian alihstatusnya.

    Pertanyaan saya KARENA KAMI BERDOMISILI DI PAPUA, APAKAH SEGALA URUSAN ALIHSTATUS SEMUANYA AKAN SAYA URUS DI PAPUA ATAU SAYA HARUS KE JAKARTA LAGI MBA ??

    SEPERTI KETERANGAN MBA,( pengalaman saya proses alih status butuh 1 bulan dan melewati tiga kantor, kanim Makassar, Kanwil Hukum & HAM Makassar dan Kantor DIRJEN Imigrasi Kuningan)

    TERIMAKASIH UNTUK INFONYA

    Reply
    • July 1, 2015 at 1:25 pm
      Permalink

      okay mas Brent sory agak telat replynya, jika memilih alih status dr visa sosbud ke kitas berarti mas Brent kan domisili di Papua berarti urusan konversi ke KITAS nya di urus di kantor imigrasi Jayapura, atau kantor imigrasi yang membawahi wilayah domisili anda saat ini…

      Reply
  • June 30, 2015 at 5:13 am
    Permalink

    Terimakasih atas infonya.
    sudah beberapa bulan ini, saya mengurus visa telex untuk bayi mahasiswa saya. tetapi pendaftaran akun on line terus bermaslah, baru bisa registrasi hari jum’at tgl 26 Juni 2015 lalu, itupun hanya bisa registrasi, untuk verivikasi ID dll blm ada jawaban dari imigrasi. sudah 4 bulan ini total pengurusan visa telex, sampai sudah pake VOA 2 x perpanjangan dan tgl 5 Juli 2015 sudah harus keluar Indonesia. bagaiman solusinya ? mohon petunjuknya.

    Reply
    • June 30, 2015 at 2:34 pm
      Permalink

      mungkin teman teman yang pernah sukses disini bisa bantu mbak Pritta..

      Reply
  • July 1, 2015 at 5:17 pm
    Permalink

    assalamu alaikum sis …. saya bru mau ngurus vitas suami …. kalo mesti keluar ke malaysia masalah tiketnya gimana ? langsung tiket pp kan? nah untuk stay disana berapa lama ? karena saya msih bingung ngurus visa dia sendiri ke malaysia gimana …. mohon bantuannya … mkasih

    Reply
    • July 3, 2015 at 12:06 am
      Permalink

      kalau pengalaman teman teman sih mereka beli tiket pergi dulu, biasanya paling lama 2 – 3 hari saja.. sudah kelar

      Reply
      • July 3, 2015 at 3:08 pm
        Permalink

        Mbak siti yg baik hati … td saya udah kesana lgsung ke imigrasi kuningan … tanpa online gt … menyerahkan semuanya … tapi saya diminta cek lg email saya tanggal 10 an … seminggu … lumayan lama ya … nah ini gimana apa suami saya sya suruh pergi aja langsung ke malaysia skarang? Nah masalah visa ke malaysia pakai visa apa? Td aku sempat ke pihak kedutaan malaysia … katanya saya mesti byar sekitar sejuta untuk dpat visa ke malaysia … bersama telex visa nya … jadi bngung akunya … mohon bantuannya

        Reply
        • July 3, 2015 at 3:36 pm
          Permalink

          ke malaysia kan bisa pakai visa turis, suami wn apa ?

          Reply
          • July 4, 2015 at 12:47 am
            Permalink

            India mbak …. tp katanya minta bukti telex ama uang satu juta 50 gt … bener mbak?..

          • July 4, 2015 at 3:10 pm
            Permalink

            ohh memang wn india ke singapore gak bebas visa kayaknya..kok 50 juta sih..itu tak benar lah..masa urus visa aja 50 juta,,jangan mau dibodohi deh mbak…

    • July 4, 2015 at 3:11 pm
      Permalink

      Mbak Mariam,

      Dulu suami saya ambil di Singapura, tapi kira2 sama ya prosesnya.

      Untuk pengambilan visa,cukup visa turis aja. Nah, yg perlu dicek, apakah warga negara India perlu visa khusus utk masuk ke Malaysia? Contohnya, kalo warga negara Indonesia bisa masuk ke Malaysia sebagai turis 30 hari tanpa perlu punya visa. Jadi hanya terbang saja ke sana, di sana otomatis dapat izin masuk sebagai turis 30 hari. Kalo memang warga India perlu visa utk ke Malaysia, baru daftar dan bayar visa sesuai biaya yg ditentukan.

      Kalo di Singapura,sudah normal 3 hari proses dokumen, jadi suami beli tiket pp jarak 4 hari, jaga2 kalo ada apa2. Kalo di malaysia saya kurang tau, tapi coba tanya2 dulu karena sekarang ini menjelang hari raya lebaran.

      Prosedurnya gini mbak:
      1. Sudah disetujui permohonan vitasnya, akan dapat surat utk pembayaran telex
      2. Bayar telex ke ditjen imigrasi kuningan
      3. Pesan tiket (setelah tau jadwal operasional KBRI yang dituju, jangan pas hari liburnya dll). Kemungkinan juga ada jam khusus utk penyerahan dokumen (misalnya pagi2 sampe seblm jam 12 siang), dan pengambilan dokumen (di singapura, setelah jam 2 siang).
      3. Di KBRI yang dituju, pagi2 isi formulir, serahkan tanda bukti pengabulan telex serta paspor dan dokumen2 lain yg diperlukan. Lakukan pembayaran, lalu tunggu sampai hari yang dijanjikan utk ambil dokumen.

      Gitu mbak, jadi saran saya jangan beli tiket atau jangan suami ke malaysia dulu sebelum dapat surat pengabulannya. Sama cek dulu mengenai perlu visa utk masuk Malaysianya atau ngga, serta tanggal dan jam operasional KBRI Malaysia, jadi dicocokkan dengan jadwal keberangkatan suami.

      Semoga lancar ya mbak.

      Oh iya, mbak kok diperbolehkan ya utk pengurusan surat langsung di kuningan, tidak lewat online? Apa karena layanan online lagi error? Kalo iya, berarti ibu pritta juga bisa mengurus langsung ke kuningan ya, karena sudah mendesak juga keperluannya.

      Reply
      • July 4, 2015 at 3:15 pm
        Permalink

        Mbak Siti dan mbak Mariam,

        Maksud mbak Mariam mungkin biaya visanya rp 1,050,000 ya, bukan 50 juta.

        Kalo memang ga bebas visa, jd kedutaan minta liat bukti telex/pengabulan visa dulu sebagai alasan kenapa suami mbak mariam perlu mengunjungi Malaysia.

        Reply
        • July 5, 2015 at 1:18 am
          Permalink

          Mbak visanya 1.050.000 dan mesti ada telex visa dulu … 2 hari yg lalu saya udh memasukkan berkas saya ke imigrasi dan saya diminta cek email tnggal 10 … lama bnget 🙁 (mungkin krna lg pdat berkasnya) …. iya mbak mkasih sarannya … aku g akan pesan tiket sebelum thu semuanya pasti … kepengurusan visa kan kemungkinan 3 hari kerja jd niat aku ………aku bkalan 3atau 4 hri aja dimalaysia … kak biaya telex visa berapa …. di malaysia berapa lg biayanya ? Kmaren aku byar 100rb diimigrasi … aku pengennya cepat sih tp dari imigrasinya aja seminggu … jd mesti sabar , soalnya aku rada waswas VOA suami tngaal 22 berakhir ….berarti sebelum itu vitas udh harus siap … doain lancar

          Reply
          • July 5, 2015 at 1:40 pm
            Permalink

            kalau biaya visa berkisar maksimal 1 jutaan saya juga tak tahu detailnya tapi pernah saya baca pengalaman teman yang melakukan telex visa dari negara tetangga..

  • July 5, 2015 at 1:33 am
    Permalink

    Sebelum ke jakarta saya disarankan dri pihak imigrasi bandung untuk datang aja ke kuningan …saat itu saya tnyakan apa bs online aja .. kata mereka bisa langsung aja serahkan berkasnya …

    Reply
    • July 7, 2015 at 1:32 am
      Permalink

      Oh gitu mbak, bisa serahkan berkas ke ditjen imigrasi kuningan langsung ya. Waktu saya April lalu, kita semua diharuskan online.

      Kalo mbak sudah bayar 100 ribu di kantor kuningan, berarti sudah bayar “telex visa” nya itu mbak. Ada tanda bukti pembayaran ga? Seharusnya nanti yang tanggal 10 mbak terima itu berarti langsung surat pengabulan visa untuk diambil di Malaysia.

      Nanti surat itu dibawa beserta dokumen lain ke Malaysia. Biaya di sana (perkiraannya nominal rupiahnya sama ya, di Singapore waktu itu hampir $140) jadi sekitar hampir 1.3 juta rupiah.

      Setelah itu di imigrasi setempat, biayanya untuk e-KITAS 1 tahun + MERP = Rp 2,055,000

      Reply
      • July 7, 2015 at 1:39 am
        Permalink

        Oh iya Mbak Mariam,

        Kalo tanggal 10 (hari jumat) baru terima email pengabulannya, terus masih harus urus visa ke kedutaan malaysia, berarti tanggal 14 atau 15 pagi baru bisa berangkat, sebaiknya mbak cek dulu deh kedutaan besar RI di Malaysia libur lebarannya kapan? Sayang sekali kalo misalnya sudah bikin visa ke malaysia dan suami mbak sudah ke sana tapi kedutaan sedang libur dan suratnya ga bisa diproses.

        Kalo sudah dapat email pengabulannya, berlaku selama 2 bulan mbak, jadi misalnya waktunya terlalu mepet, setelah libur lebaran baru diambil juga bisa.

        Reply
        • July 7, 2015 at 2:31 am
          Permalink

          Saya g terima bukti pembayaran mbak … g dikasih … iya mepet bnget … ini mau telp malah susah dihubungi 🙁

          Reply
  • August 22, 2015 at 3:09 am
    Permalink

    Ass.kum…’mba siti mau tanya sedikit’ apa perpnjngan viss kunjungan untuk yg ke 3xnya persyrtnya apa sama dengan yg ke 1&2?t.kasih.

    Reply
    • August 25, 2015 at 5:11 am
      Permalink

      persyaratan ke tiga sama juga kok cuma dari kanim nampaknya di teruskan ke kantor Hukum dan HAM saya tak tahu apakah mbak sendiri yang antar kesana atau menunggu tembusan dari KANIM saja.. karena belum ada pengalaman…

      Reply
  • August 23, 2015 at 3:11 am
    Permalink

    Ass’kum….’mba siti mau tanya “apa perpnjngan visa kunjungan untuk yg ke 3xnya sama dengan p.pnjngan yg ke 1&2?t.kasih

    Reply
    • August 25, 2015 at 1:07 am
      Permalink

      perpanjangan ketiga sudah ke Hukum dan HAM kayaknya… kalau yang 1 dan 2 masih di KANIM saja..

      Reply
  • August 24, 2015 at 8:46 am
    Permalink

    Mba,apakah unt pembayarannya gk bisa di lakukan di Kanim setempat? Krn skrg ini saya domisili di Bali dan ada bayi jadi gk mungkin saya ke Jakarta hanya unt bayar 50.000. Apakah ada orang terpercaya yg bisa melakukan ini? Atau mungkin orang dalam sana (dirjen imigrasi) yg bisa membantu membayarkan ke loket dan mengirim copy approvalnya by scan gitu. Terima kasih

    Reply
    • August 25, 2015 at 1:08 am
      Permalink

      bayarnya di dirjen jakarta mbak silahkan bisa titip sama orang di jkt…pakai surat kuasa bisa kok..

      Reply
  • August 25, 2015 at 2:43 pm
    Permalink

    Halo mbak siti,
    Nani mau buat kitas buat suami dan skrg suami sudah mendapatkan visa 317. Masalahnya skrg Nani bingung dimana n bagaimana mengurus kitas? Biayanya mahal gk? Trima kasih…

    Reply
    • August 26, 2015 at 4:15 am
      Permalink

      ke kantor imigrasi di domisili ibu bawa semua kelengkapan ada di blog saya… dsini.. itu saja..mudah kok
      itu sudah akan otomatis menjadi kitas..

      Reply
  • August 25, 2015 at 3:34 pm
    Permalink

    Mba siti ‘saya sudah menanyakan jauh2 hari ke pegawainya masslah p.pnjngan visa kunjungan yg ke 3xnya p.syrtanya sm sprt sblmnya…,cuman sy msh ragu mba apakah nanti tdk ada masalah ?t.kasih mba siti smg sngt membantu buat sy.

    Reply
  • September 2, 2015 at 7:32 am
    Permalink

    Dear Mba Siti
    Salam kenal mba, saya mulai membaca web mba sejak tahun lalu dan saya banyak belajar, cuman untuk kali ini saya benar-benar merasa kesulitan dan bingung sehingga saya memberanikan diri untuk sharing pendapat dengan mba..
    Saya seorang istri dari suami warga negara China, KITAS suami sudah 317 yang penyatuan keluarga. Setau saya dengan KITAS seperti ini maka suami tidak diperbolehkan bekerja karena apabila suami mau bekerja maka harus menggunakan KITAS kerja.
    Tapi saya pernah membaca dan melihat video seminar oleh pihak Imigrasi bahwa KITAS 317 diperbolehkan bekerja dalam lingkup dia bekerja sendiri (private), tidak ikut orang. Karena bagaimanapun juga seorang suami harus memberi nafkah keluarganya. Sekarang suami usaha menjual aksesoris keliling kecil-kecilan (tidak ikut orang, hanya beli sedikit aksesoris kemudian dijual lagi), pada saat suami sedang ke tempat pembelinya, suami diluar ditangkap oleh polda dan langsung diambil tasnya untuk dibongkar. Kemudian langsung dinyatakan bersalah, karena menurut pihak kepolisian aturan Imigrasi yang menyatakan KITAS penyatuan keluarga boleh bekerja pribadi belum disahkan oleh UU Ketenagakerjaan.
    Apa bisa dibantu referensinya mba Siti..??
    Karena saya yakin sebelumnya pernah membaca hal ini.
    Kemudian apabila suami sama sekali tidak boleh bekerja maka bagaimana dengan nafkah keluarga untuk saya dan anak..

    Terima kasih banyak sebelumnya

    Reply
    • September 2, 2015 at 7:43 am
      Permalink

      wah mbak di kota mana? sampai segitunya ya, uu ketenagakerjaan memang tak sejalan dengan uu kemigrasian, kalau tak salah pernah dibahas di grup masalah ini, uu ketenaga kerjaan menjelaskan bahwa wna yang bekerja harus pakai kitas kerja atau kitas keluarga /penyatuan keluarga asalkan ada IMTA nya nah di UU Keimigrasian tahun 2011 nomor 6 aku juga lupa detailnya ada isinya menyatakan bahwa kitas sponsoro pasangan bisa bekerja di bidang non formal. coba di cari link informasi tenaga kerja di blog ini. skrg suami mbak di lepaskan? atau gimana ?

      Reply
      • September 15, 2015 at 7:25 am
        Permalink

        Selamat sore Mbak Siti dan Mbak Ristan,

        Perkenalkan nama saya Bunga, dari Bali. Suami saya sebenarnya sudah pernah punya KITAS keluarga (peralihan dari visa sosial) sebanyak 2 kali, namun karena hal tak terduga (mertua saya meninggal) dia tidak sempat memperpanjang dan sekarang harus ribet mengulang dari awal lagi dengan menggunakan telex visa.
        Masalahnya juga passport suami saya sedang diperbaharui dan saya harus berusaha membujuk petugas embassy dia untuk men-scan kan seluruh halaman passport seperti yang tertera di atas.

        Saya sudah membaca artikel mengenai tahap-tahap pengajuan telex visa di atas.

        Saya mempunyai beberapa pertanyaan sebagai berikut:
        1) Halaman passport yang harus discan adalah seluruh halaman, termasuk halaman kosong dan juga sampul passport meskipun itu passport baru yang masih kosong? Bagaimana cara meng-upload sebegitu banyak image(s) untuk passport tersebut?
        2) Pada saat harus membayar ke Dirjen Imigrasi di Jakarta, diharuskan untuk membawa semua dokumen asli. Apakah termasuk passport asli suami/istri kita? Bagaimana kalau passport dan orang ybs masih ada di luar negeri?
        2) Kurun waktu pengiriman telex visa ke embassy di luar kira-kira3 hari. 3 hari kerja ya mba? atau kalau saya bayarnya Jumat, 3 hari itu terhitung sejak kapan?
        Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih karena artikel ini sangat membantu kami yang masih buta akan prosedur ini. Saya tunggu feedback nya dari mbak-mbak cantik ini.
        Terima kasih.

        Reply
        • September 15, 2015 at 1:05 pm
          Permalink

          mbak coba lihat semua koment disini, ada pasti menjelaskan cara uploadnya, ada mbak mbak yang sudah melakukannya dan berhasil, maaf saya belum pernah lakoni ini saya cuma menuliskan sharing dari teman… semoga ada yang membantu menjawab ya………….

          Reply
      • January 11, 2016 at 2:12 am
        Permalink

        Dear Mba Siti

        Maaf mba saya baru tau kalau comment saya di reply sama mba siti, saya jd terharu T_T karena saya memang mengagumi mba siti yang mau bagi ilmu untuk banyak orang.. Saya orang Surabaya mba.. Untuk yang masalah suami saya pada akhirnya dilepaskan mba, dengan meminta sejumlah imbalan, karena dia tidak ada bukti yang kuat.. Dia dengan terus terang meminta imbalan sebesar 10 juta atau membelikan dia gadget baru dengan alasan dia sudah tutup mata dan tidak akan memberitahu atasan dan timnya, akhirnya kami negosiasi permintaan tsb menjadi setengahnya.. Kami sempat diberitahu oleh bbrp pihak bahwa itu pemerasan tapi karena waktu itu kami tidak merekam keadaan itu, ya kami tidak ada bukti yang kuat.. Semoga ke depannya aparat kepolisian Indonesia semakin memiliki integritas dalam bekerja..

        Sekali lagi terima kasih banyak mba siti sudah memberi kami para wanita yang memiliki suami orang asing, kekuatan untuk mengurus segala legalitas dengan jujur dan mandiri ^_^V

        Reply
        • January 11, 2016 at 2:22 am
          Permalink

          iya mbak salam kenal, menikah dengan orang asing itu saya selalu bilang lebih kompleks dari menikah sesama wni..makanya sang wni/istri/suami harus kuat dan selalu waspada dan cerdas karena selama kita tinggal di sini ya harus bisa mencermati dan melihat celah dari semua aturan yang ada yang kayaknya memang lebih ribet dibanding birokrasi yang ada… dengan adanya informasi yang banyak dan ada komunitas mbak bisa melalui semua tantangan2 yang ada… kalau gak super ribet…makanya saya sama teman teman komunitas di makassar tetap selalu bersilaturrahmi biar kita juga ada power buat birokrat disini … karena kalau kita sendiri kadang aparat juga semena mena.. , tetap semangat ya mbak…di surabaya kkc kayaknya aktif kok… pasti bisa sharing sama mereka….

          Reply
  • September 20, 2015 at 10:53 pm
    Permalink

    terima kasih mba siti. Mudah-mudahan ada yang bersedia bantu jawab.

    Salam,

    Bunga

    Reply
    • September 20, 2015 at 11:24 pm
      Permalink

      oya mba, satu lagi pertanyaan saya, kebetulan alamat di KTp dan alamat saya tinggal sekarang itu berbeda. apakah mba bisa bantu, untuk alamat yang harus saya tulis di surat sponsor itu alamat KTP? tapi saya dan suami tinggal di alamat yang berbeda. Kemudian surat sponsor ini saya tanda tangan lalu scan lagi ya mba? Terima kasih sebelumnya.

      Reply
      • September 21, 2015 at 12:37 am
        Permalink

        nanti buat surat keterangan domisili saja dari kantor lurah area wilayah baru nya.. itu sudah valid kok, yang di tulis di surat sponsor ya alamat domisili saat ini bukan alamat ktp nya kan lampiranya ada surat keterangan domisili dari lurah nya

        Reply
  • September 23, 2015 at 7:53 am
    Permalink

    Ass. Mba saya mau bertanya soal bagaimana kalau saya punya teman yg menukah dengan orang asing dan sekarang mereka ingin bercerai kebetulan sekali sponsor dari kitas dia adalah istrinya sendiri dan kitas dia pun hampir habis waktunya. Saya ingin bertanya apabila merka sudah bercerai apakah kitas itu bisa diganti siapa yg mensonsorinya tanpa perlu ada andil dari mantan istrinya? Terima kasih mohon bantuannya ya mba

    Reply
    • September 23, 2015 at 4:57 pm
      Permalink

      setahu saya jka kitas nya habis si wna bisa mencari sponsor lain bisa keluarga istrinya atau wni lainnnya dan tetap menggunakan KITAS … ada peraturan di http://www.imigrasi.go.id coba di baca terkait izin tinggal terbatas WNA… kalau mau juga bisa di cancel KITAS nya biar si wna harus keluar negeri dan masuk lagi tapi mesti cari sponsor wni lainnya..

      Reply
  • September 29, 2015 at 1:12 pm
    Permalink

    Dear Mbak Siti, saya akan segera membuat permohonan Vitas 317 untuk suami saya yang WNA Australia, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan:
    1. Untuk mengambil telex dari kedutaan Indonesia, apakah suami saya harus ke Australia? Bolehkah ambil telexnya di Singapur atau Malaysia?
    2. Untuk memulai permohonan Vitas 317, apakah saya harus menunggu sampai suami keluar dari Indonesia?
    Mohon dibantu ya, mbak. Makasih

    Reply
    • September 29, 2015 at 3:34 pm
      Permalink

      tak mesti ke oz, kan buatnya bisa online terus nnti diarahkan ke negara suami mau ambil misal singapore or malaysia… , apply skrg tak masalah kan nanti akan ada approvalnya dan akan ada masa berapa lama harus di ambil di kedutaan yang sudah ditentukan

      Reply
  • September 30, 2015 at 8:39 am
    Permalink

    selamat sore mba Ristan dan mba Siti, maaf saya nanya singkat.
    Saya kan baru registrasi dan sudah upload file KTP, KK, dan NPWP dalam bentuk Jpeg yang kurang dari 400 kb, katanya disuruh cek email di inbox atau spam untuk kode aktivasi. tapi kenapa sudah sejam belum dapat juga emailnya ya? apakah memang lama atau mungkin saya ada salah? terima kasih sebelumnya. Salam
    Bunga

    Reply
    • September 30, 2015 at 3:31 pm
      Permalink

      memang approval makan waktu 3 hari malah bahkan lebih mbak..

      Reply
      • September 30, 2015 at 11:10 pm
        Permalink

        oh begitu ya mba. Wah salah saya nggak nanya sebelumnya kalau harus registrasi jauh-jauh hari. Baiklah mba, semoga saya bisa diapprove segera dan bisa selesai sebelum visa suami saya habis. Terima kasih banyak mba sudah bersedia membuat artikel ini dan selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan kami.
        Salam,
        Bunga

        Reply
    • September 30, 2015 at 3:49 pm
      Permalink

      Halo Bunga,

      Maaf ya, saya sudah lama tidak muncul di sini jadi belum sempat menjawab pertanyaan2nya. Kode aktivasinya coba ditunggu 1×24 jam, saya agak lupa waktu itu nunggu berapa lama, tapi seinget saya juga tidak saya terima langsung. Cek email dan spam/junk foldernya kalo2 nyasar.

      Untuk pertanyaan mbak sebelumnya:
      1. Hasil scan halaman passport itu diperkecil ukurannya (apalagi kalo halaman kosong), lalu 1 halaman A4 dimuatin sekitar 12-14 lembar halaman passport. Menurut saya, bagian yang penting itu yang ada tulisan, termasuk biodata dan cap2/visa yang kita punya. Nah, bagian itu bolehlah jangan terlalu kecil agar terbaca jelas. sisanya yg halaman kosong itu kecil2 aja picnya. Waktu itu hasil scan 1 paspor saya bagi ke 3-4 files yang berbeda, masing2 file sekitar 12 halaman. Kalo masih lebih dari 400 kb per file (seperti kasus saya waktu itu), saya print setiap file (total 4 files) di kertas A4, lalu saya scan ulang dengan resolusi kecil agar ukuran file jadi kecil. Ribet sih, tapi waktu itu saya ga sempet mikir lagi, menghalalkan segala cara aja supaya bisa memenuhi syarat 400 kb. Mungkin temen2 lain ada cara yang lebih mudah, mohon sharenyaa..

      2. Saat pembayaran di ditjen imigrasi, seharusnya tidak perlu passport asli, karena visa ini banyak diapply oleh orang-orang yang pasangan WNAnya masih di luar negeri. Yang penting harus bawa semua hasil print dokumen-dokumen yang disubmit saat apply online, surat sponsor asli, dan juga email dari ditjen imigrasi bahwa permohonan visa telah disetujui.

      3. Kalau waktu suami saya pengambilan di Singapura, tidak perlu menunggu lagi sampai visa approval telexnya dikirim ke embassy tempat anda mau mengambil visa (saya rasa mereka sudah tidak menggunakan sistem telex lagi). Cukup bawa saja kertas pengabulan visa (yang akan dikirim ke email setelah pembayaran) beserta dokumen yang diperlukan.

      Semoga lancar ya prosesnya!

      Reply
      • September 30, 2015 at 11:35 pm
        Permalink

        Halo Mba Ristan,
        Terima kasih sudah bersedia meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan dari saya.

        Mengenai perihal penggabungan file, saya punya sedkit tips mungkin bisa dipakai untuk teman-teman di sini.

        Kalau mba-mba di sini punya program corel draw, bisa dipakai untuk mengexport dan mengompress ukuran file. Caranya:
        1) buka program corel, lalu di pojok kiri atas ada opsi “File” pilih “import” hasil scan yang sudah dalam bentuk jpg/jpeg dan paste dengan mengklik pada halaman corel. 2) tinggal di atur seberapa banyak yang mau diimport dalam satu file. dan sesuaikan dengan ukuran A4 di corel.
        3) Pilih opsi “file” lagi lalu pilih “export” file lalu pilih bentuk file dalam jpg-jpeg.
        4) setelah itu muncul setting ada pilihan a) color mode : bisa pilih color atau grayscale tergantung file nya.
        5) Lalu yang penting adalah opsi “transformation” pilih resolusi lebih kecil. lalu klik ok.
        6) Setelah dalam bentuk jpeg/jpg bisa kita lihat propertiesnya untuk mengetahui ukuran file apakah sudah kurang dari 400 kb.

        Semoga membantu ya mba.

        Saya sebenarnya lagi di Jakarta dari kemarin siang. Masalah saya yaitu passport suami saya baru diperbaharui masih ada di Embassy dia dan tidak bisa di scan dari pihak embassy. Saya pikir, saya bisa ke Jakarta sama suami untuk ambil passport lalu apply online dan tunggu beberapa hari di sini.

        Tapi saya tidak tahu kalau approval ternyata cukup lama. Saya sebelumnya takut registrasi karena saya pikir untuk registrasi harus ada lengkap semua file termasuk passport suami saya. Semoga kejadian saya tidak terulang lagi untuk saudari-saudari yang lain.

        Meskipun usaha kali ini belum berbuah, kami putuskan untuk pulang ke Bali hari ini, dan menunggu untuk approvalnya semoga segera dikirim dan bisa menyelesaikan proses segera. Dan saya coba untuk mengkuasakan pembayaran dan menyerahkan dokumen kepada rekan saya yang ada di Jakarta.

        Semoga saya kami bisa mendapat persetujuan visa kami sebelum visa suami saya habis. Mba kalau saya mau tanya lagi nanti, kalau mba ada waktu untuk menjawab saya akan berterima kasih sekali.

        Salam,
        Bunga

        Reply
  • October 2, 2015 at 2:30 am
    Permalink

    Dear Mbak Siti,
    Makasih atas jawabannya. sangat membantu kami, jadi kami bisa langsung segera apply, ga usah buang buang waktu lagi. saya sudah apply dan upload semua dokumen pada tanggal 1 Oktober 2015. saya juga sudah menerima email bahwa dokumen sudah diterima. di email tersebut tertera bahwa mereka akan mengirimkan email tanggal 2 Oktober 2015 paling lambat apakah di approve atau tidak. Saya tunggusampai saat ini, namun email tersebut belum sampai. Saat saya kembali ke website nya, saya iseng klik ke cetak tanda terima permohonan, dan ternyata di sana ada slip tanda pembayaran yang meminta saya untuk datang pada tanggal 5 Oktober ke ditjen imigrasi untuk membayar dan mengumpulkan dokumen.
    Apakah ini berarti permohonan saya sudah diterima?

    Reply
  • October 20, 2015 at 6:57 am
    Permalink

    Dear Mbak Siti, terima kasih atas websitenya…saya dan suami lagi bingung dan mohon petunjuk dari Mbak apa yang harus kami lakukan saat ini.

    Suami warga US, sudah tinggal di Indonesia sejak 6 tahun lalu, pemegang KITAP dengan masa valid sampai dengan November 2016. Sponsor selama ini adalah istri pertama (WNI) yang baru meninggal dunia pada awal April 2015 lalu karena sakit. Suami telah melapor ke imigrasi setempat dan memohon sponsor baru pada bulan Mei 2015. Suami telah menikahi istri pertama pada tahun 2000 di US dan menikah secara muslim di Indonesia pada tahun 2009 sesuai buku nikah.

    Suami menikahi saya sebagai istri kedua pada awal Agustus 2015. Kami masih menikah secara adat dan akan segera mensahkan pernikahan kami ke catatan sipil setelah mendapatkan surat dari kedutaan bulan Desember nanti.

    Sejak bulan Mei 2015 saya mengajukan permohonan sebagai sponsor baru bagi suami (saat itu kami belum menikah). Setelah melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan termasuk permohonan sponsor, domisili, kelakuan baik dari polda, dan sebagainya, seminggu lalu pihak imigrasi kota kami MENOLAK PERMOHONAN SPONSOR BARU DAN MENYATAKAN BAHWA KITAP SUAMI TIDAK DIPERPANJANG SETELAH MASA AKTIF BERAKHIR NANTI. ALASANNYA : SAYA SELAKU ISTRI HARUS MEMOHON KEMBALI KE DIREKTORAT JAKARTA UNTUK PERMOHONAN SPONSOR BARU DAN SUAMI KEMBALI KE KITAS. SUAMI HARUS DIDEPORTASI SETELAH MASA KITAP BERAKHIR.

    Tidak ada argumen yang bisa diberikan. Kantor Imigrasi kota kami bersikeras suami harus DEPORTASI karena SPONSOR MENINGGAL DUNIA walaupun SUAMI PEMEGANG KITAP. Status suami menjadi terkatung-katung. Sangat disayangkan karena suami adalah pemegang KITAP, tercatat sebagai PENDUDUK INDONESIA.

    Apa yang perlu kami lakukan Ibu ? Apakah tindakan kantor imigrasi kota kami sudah tepat ? Karena dari UU no. 6 / 2011 dan PP 31 / 2013 tampaknya kurang tepat dengan apa yang kami terima saat ini. Mohon penjelasan dan bantuan Bu..kemana kami harus mendapatkan kepastian hukum dalam hal ini ?

    Terima kasih banyak Bu..

    Reply
    • October 20, 2015 at 12:36 pm
      Permalink

      wah saya rasa bukan deportasi istilahnya mbak, perubahan sponsor saja, tapi kenapa deportasi ya… mungkin maksudnya si wna keluar negeri dulu baru masuk dengan apply vitas 317 dengan sponsor baru tapi mulai dari KITAS… wah ini serius saya tak ada pengalaman sama sekali.. sayang saja KITAP karena berubah sponsor harus keluar lagi dan mulai dari 0.secara teori sih harusnya sisa ganti sponsor.Mungkin ada kawan kawan disni bisa memberi ide.

      Reply
  • October 23, 2015 at 7:26 pm
    Permalink

    Salam semuanyaa,
    Saya adalah pengurus resmi Kantor Dirtjen Imigrasi dan Depnaker.
    saya bisa bantu saudara-saudara dalam pengurusan dokumen Imigrasi dan Depnaker.
    seperti misalnya :
    RPTKA
    IMTA
    TELEX VISA INDONESIA ( VITAS, VK )
    KITAS
    Dan lai lain

    Dengan saya semua permohonan dokumen akan dapat di setujui oleh Instansi terkait, karena saya ada kenalan orang dalam di Dirtjen Imigrasi dan Depnaker.

    Hubungi Saya di :
    Email : Trustleconsulting@gmail.com / Depnakertranskuningan@gmail.com / Asrof. Alhabsyi@gmail.com

    No. HP : 085959137195

    Reply
  • November 4, 2015 at 4:34 am
    Permalink

    Terima kasih Sis Siti, saya baru saja mengirim email tentang hal ini…ternyata sudah direply di sini…secara UU Imigrasi dan halaman yang saya baca di http://www.imigrasi.go.id hanya butuh sponsor WNI karena sponsor / pasangan pemegang KITAP meninggal dunia, namun tampaknya kami benar-benar dipersulit..bingung…

    Reply
  • November 10, 2015 at 5:32 am
    Permalink

    terimakasih infonya, sangat membantu. tapi saya ingin bertanya.. untuk peralihan ke kitas apa bisa jika sebelumnya suami tersebut datang menggunakan VOA? kemudian istri mengajukan surat sponsor. prosesnya memakan waktu berapa lama? mohon penjelasannya. terimakasih.

    Reply
    • November 10, 2015 at 6:15 am
      Permalink

      untuk alih status ke KITAS tak bisa kalau pakai VOA hanya bisa dari Visa Sosbud atau visa 317

      Reply
  • November 16, 2015 at 9:20 am
    Permalink

    Dear Mba Siti dan Mba Ristan. Mba mohon pencerahannya Mba saya KTP banjarmasin tapi sudah tinggal di bali. Mba sarankan untuk stempel sesuai ID. Suami akan mendarat di bali saya harus stempel di bali atau ke banjarmasin ya mba? di banjarmasin tidak ada international airport.
    Bagaimana kalau saya tidak merubah visa 317 ke kitas dalam 7 hari ??
    Mohon penjelasannya
    Terimakasih

    Reply
    • November 17, 2015 at 1:30 pm
      Permalink

      bisa juga di urus di BALI kan bisa ambil surat keterangan domisili di BALI sebagai pelngkap KTP. Kalau tak buat KITAS nya setelah 7 hari ya berarti tak bisa dapat KITAS harus ngulang lagi prosesnya…

      Reply
  • December 1, 2015 at 3:21 pm
    Permalink

    Dear mba Situ, Trmakaish sekali atas informasinya, mbak saya butuh bantuan sekali dan sangat mendesak karena status saya skrng WNA saya memepunyai anak umur 5 th maish skolah tk di Taiwan dan saya berencana akan menyekolahkanya di Indonesia karena status saya sudah cerai dng suami Taiwan, Dan saya juga mau tinggal di batam. Permasalhanya adalah apakah dng status WNA saya masih bisa mebgajukan Avidavit buat anak saya dan apakah bisa saya mengajukan KITAS di negara Taiwan atao hrus ke Indonesia dulu saya takut bolak balik krn biaya akomodasi yg cukup mahal. saya ingin sekali bisa tinggal lama di indonesia tlong bantu sya kaish solusi terbaik mbak… trimakaish. dan buat siapa saja yg mengehtahui infonya mohon coment disni terimakaisj smuanya.

    Reply
    • December 2, 2015 at 1:14 am
      Permalink

      wah ini kasusnya lumayan berat nih ilmu soal WNA dengan anak WNI masih belum saya paham sekali, semoga ada teman teman yang bisa bantu disni nanti saya coba tanyakan ke imigrasi di wilayah saya yah untuk jawabannya… semoga di mudahkan jalannya…

      Reply
      • December 8, 2015 at 10:48 pm
        Permalink

        Hai mba Sity… jumpa lagi… Diah disini…
        Alhamdulillah mba, skrg aku sdh proses perpanjang kitas suami… kata pihak kanim setelah pernikahan 2 thn boleh alih status ke kitap.. mba siti sudah kitap ya suaminya… aku mau tanya dong mba… syaratnya apa aja ya… untk persiapan kl alih ke kitap… oh ya, aku jg sdh pny anak, sdh 5 bln skrg, kt pihak kanim, nanti kl anaknya sdh bs jalan atau diajak berfoto bisa bikin paspor dan avidavit nya…
        Untuk mba dewi, krn saya sdg bolak balik kanim, insya allah nanti saya ikut bantu menanyakan ke kanim ya… mudah2an sabar…
        Mba siti mohon infonya yaaaa makasiiihhh

        Reply
        • December 9, 2015 at 4:56 pm
          Permalink

          selamat ya, suami saya masih ITAS tahun depan baru urus, saya rasa infonya sama dengan ITAS cuma ada kelengkaan detail coba di googling pasti ada yang pernah sharing mbak diah..slmt untuk kelahiran baby ,,nya di update terus progress birokrasiya ya….

          Reply
  • December 28, 2015 at 11:29 am
    Permalink

    Hallo Mba Siti, salam kenal..
    saya baru saja menikah dengan WNA Jerman dan bulan Januari kami akan pindah ke Indonesia (saat ini kami berdomisili di jerman). Suami saya sudah mendapatkan offer kerja di Indonesia, sekarang pertanyaannya, apakah dia lebih baik apply untuk ITAS dengan sponsor perusahaan atau dengan sponsor saya? Karena yang saya tahu, dengan sponsor saya, suami tidak bisa bekerja di perusahaan, hanya bisa buka usaha sendiri. Pertanyaan kedua, untuk pengurusan ITAS melalui website imigrasi, biasanya prosesnya berapa lama ya mba sampai dapat calling visa di KBRI setempat? Mohon bantuannya.

    Terimakasih banyak.

    Reply
    • December 28, 2015 at 4:15 pm
      Permalink

      mbak malah harusnya gak usah ribet kan suami dapat kerjaan ya wajiblah yang urus visa kerjanya si perusahaannya malah mbak sisa ongkang2 kaki ke indonesia.. enak begitu.. nnti kalau sudah berhenti kerja di perusahaan nah baru mbak ambil alih ke visa sponsor istri… mudah kan… gak ribet kenapa saya ribet karena kan awalnay wna / suami saya masuk indonesia bukan karena kerja tapi karena saya…. makanya sponsornya ya saya..istrinya… gitu ceritanya mbak..

      Reply
    • December 30, 2015 at 2:49 am
      Permalink

      untuk pertanyaan berapa lama dapat reply dari imigrasi sangat cepat kok, apply hari ini biasanya sore nya sudah dapat approval. coba mbak baca detail semua prostingan artikel ini akan ada informasi kapan di input permohonan dan approvalnya bahkan saya capture informasi dari para mbak mbak yang berbagi informasi…

      Reply
  • January 13, 2016 at 3:08 pm
    Permalink

    Kalo ngurus vitas 317 bisa ga langsung datang ke dirjen imigrasi jakarta? Saya sudah berusaha melalui online tidak pernah berhasil karna kuota habis padaha sdhl mulai proses tngah malam

    Reply
    • January 13, 2016 at 3:37 pm
      Permalink

      Dulu pernah bisa tapi kayaknya skrg semua sudah di instruksikan online, silahkan coba cek di http://www.imigrasi.go.id detailnya…………….belum ada pengalaman eksekusi offline sih….

      Reply
  • January 13, 2016 at 4:58 pm
    Permalink

    Mbak, saya mau nanya untuk teman wanita saya. Dia warga negara Amerika, dan keluarganya di Indonesia akan memohonkan visa 317 untuk dia. Pertanyaan saya, sebaiknya untuk menjadi sponsor, apakah lebih baik ibunya atau kakaknya? Juga saat ini dia ada di Indonesia, datang dengan visa turis biasa. Apakah vitasnya, atau visa 317 nya bisa ditujukan dan diproses di negara ketiga, seperti Malaysia/Singapore?? karena dia barusan datang di Indonesia, dan belum rencana balik ke Amerika. Thanks atas bantuannya ya Mbak.

    -Lina

    Reply
    • January 13, 2016 at 9:52 pm
      Permalink

      dia sudah terlanjur masuk dengan visa turis, berarti nanti menjelang visa turis nya habis baru coba apply visa 317 online baru diambil di luar negeri negara terdekat………… saya rasa bisa, jadi sponsor intinya bisa melengkapi data yang dibutuhkan untuk jadi sponsor……… saya rasa itu solusinya………..

      Reply
  • January 14, 2016 at 4:46 pm
    Permalink

    makasih banyak, Mbak.

    Reply
  • January 22, 2016 at 4:45 am
    Permalink

    Halo mba ristan saya br sy br aj menikah dg warga negara belanda jd skr saya mau mengajukan vitas buat suami jd sy, jd sy blh minta alamat emailnya mba ristan spy bs nanya lbh detail gt makasi sblmnya mba

    Reply
    • January 26, 2016 at 10:12 am
      Permalink

      semoga mbak ristan melihat comment ini ya…………..

      Reply
      • January 28, 2016 at 5:37 pm
        Permalink

        Halo mbak sitii…baik terus dong yaa kabarnyaa..

        Ga terasa udah hampir setaun nih, saya akhir febuari udah mau ke kanim lagi..haha..mei sih expirednya tapi pertengahan april saya diperkirakan akan melahirkan..jd skrg mumpung bayi masih di perut aja diberesin urusannya..boleh kali ya mbak kalo ngurusin 2 bulan lebih cepet..lupa kmrn mbak kecepetan brp bulan ya :p

        Boleh mbak bagi email saya kl ada yg perlu, smoga tata cara masih sama. Kalo di comments saya suka kelupaan follow up 🙂

        Saya nunggu update prosedur kitapnya suami mbak nih hihihi..saya baca ada perlu surat pernyataan integrasi, surat rekomendasi pihak terkait..nanti deh kalo kanimnya ramah, saya nanya2in jg :p

        Reply
        • January 29, 2016 at 9:21 am
          Permalink

          okay mbak tenang aku urus di feb or maret yahhh soalnya skrg masih padat sekali pasti aku share ntar aku vidoein juga..

          Reply
      • January 27, 2016 at 7:11 am
        Permalink

        wah mbak ristan muncul juga nih mbak aku save ya emailya juga banyak yang suka nanyain,… terima kasih ya,.sudah mau berbagi,.

        Reply
  • January 26, 2016 at 6:04 pm
    Permalink

    assalamualaikum mbak
    saya mau tanya calon suami orang pakistan dia mau datang ke Indonesia dan menikah dan tinggal disini
    visa jenis apa yg harus saya persiapkan
    .bagaimana cara mengurusnya.biayanya berapa dan dimana..apakah harus ke jakarta apa cuk up di kantor imigrasi di mana saya tinggal terima kasih mbak wassalam

    Reply
    • January 27, 2016 at 3:58 pm
      Permalink

      walaukumussalam kalau Pakistan agak ribet sih urs visanya ada namanya CALLING VISA mbak,.. ada komunitas di FB untuk yang menikah dengan negara negara asia selatan coba deh bergabung di FRC ( Foreign Relationship Community nah itu rata rata disana wni yang serius mau nikah sama WNA ASIA SELATAN ( INDIA, PAKISTAN, AFGAN, BANGLADESH Dkk) silahkan join disana dan ditanyakan detailnya…….. karena saya tak paham birokrasinya lebih ribet

      Reply
  • February 9, 2016 at 11:58 am
    Permalink

    Salam kenal mba Siti, Ristan dan yg lainnya. mau tanya nih, sebaiknya kapan appy vitas. Bisakah jauh2 bulannya sebelemnya? Seandainya rencana ke Indonesian akhir tahun sekitar bulan Nov-Dec apa bisa appy vitasnya dari sekarang? terimakasih infonya

    Reply
    • February 10, 2016 at 12:52 am
      Permalink

      setahu saya ada batasan setelah di approval oleh dirjen ada maksimal 3 bulan untuk pemrosesan segera…jadi kalau sekarang sebaiknya jangan dulu, baiknya mendekati 3 bulan sebelum keberangkatan….

      Reply
    • February 10, 2016 at 5:00 am
      Permalink

      Iya betul, seingat saya, setelah vitas approved, hanya dikasih jangka waktu 2 bulan utk pengambilan vitas di kedutaan besar RI negara tujuan. Lalu setelah dapat vitas, untuk convert ke kitas sepertinya harus selambat2nya 7 hari.

      Reply
  • February 16, 2016 at 11:45 am
    Permalink

    Salam kenal Mba Siti,
    Saat ini suami saya pemegang kitas sponsor perusahaan, tp sebentar lagi kontrak kerjanya tdk di perpanjang, skrg saya sdg mengajukan kitas sponsor istri. Apakah nantinya suami saya harus EPO?
    Sebagai sponsor, kira2 saldo rekening minimal brp ya mba?
    Terima kasih..

    Reply
    • February 19, 2016 at 2:37 am
      Permalink

      iya setahu saya seperti itu … prosesnya .. soal saldo sih minimal 5 juta sudah cukup… dan itu bukan standarisasi sih asal saja saya rasa 3 juta pun cukup

      Reply
  • February 24, 2016 at 5:45 am
    Permalink

    Selamat siang, mbak. Saya menikah dengan wn kamerun dan sdh ada 1 anak perempuan. Kami menikah di kamerun dan sdh legalisir surat kawin di kbri abuja. Kami masuk ke indonesia dengan visa 211 kunjungan keluarga. Saya mau apply vitas 317 tapi sulit sekali. Pihak imigrasi kuningan suruh kami apply vitas 317 di singapura trus saya harus membawa kembali bukti tanda terima dr kbri dan setelah itu pihak imigrasi akan mengirimkan telex visa ke kbri di singapura. Apakah memang begitu prosedur untuk wn kamerun? Mohon bantuannya

    Reply
    • February 24, 2016 at 8:51 am
      Permalink

      untk negara tertentu saya belum tahu aturannya apakh beda beda, setahuku visa 317 bisa apply online nanti si suami wna yang ambil di negara yang dituju.. coba ditanyakan saja apakah wna kamerun berbeda treatment dengan wna negara lain…

      Reply
    • February 27, 2016 at 2:58 pm
      Permalink

      Mbak,

      Mungkin mbak agak bingung jadi terbalik2 ya prosedurnya.

      Seharusnya prosedurnya:
      1. Apply vitas online
      2. Setelah disetujui, copy dokumen akan dicek di indonesia lalu melakukan pembayaran telex
      3. Lewat email akan mendapat bukti telex utk suami mengambil visa 317 di singapura/malaysia tergantung pilihan negara yg dituju
      4. Balik ke indonesia, mengurus peralihan visa 317 ke KITAS di kantor imigrasi wilayah setempat

      Reply
      • February 29, 2016 at 6:10 am
        Permalink

        iya yang saya tulis sudah begitu cuma karena panjang ulasanya jadi bingung2 bacanya mungkin..

        Reply
  • March 3, 2016 at 4:04 am
    Permalink

    Terimakasih balasannya mbak siti dan mbak ristan. Saya udah tanya ke wn kamerun di sini dan mereka menyarankan saya menggunakan biro jasa saja. Saya udah ke kuningan bbrp kali tp tetep aja mereka suruh suami apply vitas di kbri terdekat nngak di kuningan langsung. Saya jd makin pusing dibuat petugas di sana.

    Reply
    • March 3, 2016 at 4:32 am
      Permalink

      Memang betul mbak vitas tidak diproses di kuningan tapi di kbri negara tujuan, hanya saja sebelumnya harus dapat persetujuan vitas hanya bisa didapat dari kuningan

      Reply
    • March 6, 2016 at 5:00 pm
      Permalink

      masih membingungkan memang saya tak bs share banyak kalau kasus ini karena saya di Makassar tak ada pengalaman langsung ke dirjen,…

      Reply
  • March 30, 2016 at 7:35 am
    Permalink

    Hi saya punya dua anak WNA malaysia. Untuk anak2 dibawah 17 tahun, apakah biaya VITAS 317 nya jadi satu dengan biaya vitas untuk suami saya, atau kah dihitung per orang? jadi total 3 visa yang harus dibayar atau satu saja

    Reply
  • April 25, 2016 at 1:13 pm
    Permalink

    Assalamualaikum mbak Siti dan mbak Ristan
    Salam kenal Nama saya Shilvi,
    Suami saya WNA asal inggris kami menikah sudah dua tahun lebih saat ini kami tinggal di Oman rencana Akan pindah ke Indonesia juni ini Dan bikin kitas visa untuk suami , bisakah suami saya datang dengan tourist visa Dan proses kitas ketika kami sampe di Indonesia?
    Dan bisakah saya melakukan proses visanya di imigrasi Malang Jawa timur karna saya akan tinggal di Jawa timur?

    Terima kasih mbak.

    Reply
    • April 26, 2016 at 4:24 am
      Permalink

      kalau masuk visa turis otomatis nnti urus harus keluar indoensia lagi ke negara terdekat nnti buat vitas 317 saja..jadi jawabannya bisa… di urus di jatim bisa .. dimana sja di seluruh NKRI,.. asal ada kantor imigrasi dan keterangan domisili

      Reply
      • April 27, 2016 at 5:34 am
        Permalink

        Masalahnya kami sekarang masih sama sama di Oman, Dan untuk mengurus vitas 317 online nantinya mesti datang langsung ke kantornya untuk membayar,Dan berkas2 saya seperti KK Dan akte lahir masih Ada di Indonesia.

        Reply
        • April 30, 2016 at 7:34 am
          Permalink

          kalau gitu masuk ke indonesia pakai visa turis saja… nnti kalau sudah di indonesia baru apply kitas 317 dari indonesia sisa suami ke luar negeri baru masuk lagi…

          Reply
  • May 9, 2016 at 3:21 am
    Permalink

    Mba Siti yg baik,

    Ketika pembayaran pnpb di kuningan, apakah yg dibawa seluruh berkas asli atau fotocopy?

    Terimakasih, salam sejahtera selalu
    Wiwin

    Reply
    • May 9, 2016 at 7:39 am
      Permalink

      biasanya sih copy annya saja sudah cukup tapo incase buat jaga jaga bawa saja aslinya

      Reply
      • May 10, 2016 at 5:54 am
        Permalink

        Mbak Siti yang baik,

        Karena saya berdomisili di Solo Jateng, rencananya atas dasar pertimbangan jarak dan biaya, pembayaran pnpb akan saya wakilkan ke saudara yg di Jakarta, apakah surat kuasa untuk melakukan pembayaran ikut serta diupload berbarengan document yang lain?

        Salam sejahtera, Wiwin.

        Reply
        • May 10, 2016 at 1:47 pm
          Permalink

          tidak mbak, itu surat kuasa hanya bukti buat dirjen sebagai penunjukkan kepada seseorang untuk melakukan pembayaran

          Reply
      • May 17, 2016 at 6:20 am
        Permalink

        Mbak Siti yg baik….
        Alhamdulillah berkat tulisan di blog ini pengajuan visa 317 untuk suami saya sudah dikabulkan. Saya bayarkan biaya pnbp dan menyerahkan dokumen tanggal 16 Mei 2016 dan hari ini tgl 17/05 pkl 12.07 WIB sudah masuk emIl notifikasi bahwa permohonan kami dikabulkan. Alhamdulillah…
        Tapi satu hal ketika saya baca attachment nya, di catatan kaki, salah satu point nya tertulis “pemberitahuan ini bukan untuk pengambilan visa”
        Apakah ini berarti akan ada email pemberitahuan lagi untuk telex nya ya mbak?

        Salam sejahtera selalu..
        Wiwin

        Reply
        • May 17, 2016 at 2:59 pm
          Permalink

          berarti sisa suami dr negara tetangga mengambil visanya.. sudah dapat notifikasi kan? setelah byr..nah itu lah email pemberitahuannya lanjutkan ke next step…

          Reply
      • May 18, 2016 at 4:10 am
        Permalink

        Mbak Siti yang baik…

        Di surat approval yg saya terima ternyata ada kesalahan di bagian jenis kelamin.. seharusnya kan L ya mbak.., ini tertulis P. Bagaimana saya koreksi nya??
        Apakah ini akan berpengaruh terhadap visa 317 nya?
        Apakah akan pengaruh juga ketika saya apply KITAS ke Kanim?
        Mohon pencerahannya mbaaaak…

        Salam,
        Wiwin

        Reply
      • May 30, 2016 at 7:15 pm
        Permalink

        Assalaamu’alaikum Mbak Siti,perkenalkan,saya sri.sblmnya saya mau mengucapkan terimakasih bnyk Ats blog yg sudah mbak buat ini.sangat membantu sekali.mbak maaf saya mau minta tlg mbak,brsan saya apply visa 317,tp email yg saya dapatkan dari pihak imigrasi disebut “kepada yth “nama suami” permohonan visa Ats nama “suami”.akan diproses dst.
        Yg mau saya tanyakan,kenapa ya emailnya ditujukan ke nama suami,bukan ke saya ‘istri’ sbgai sponsor.apakah saya salah memilih jenis permohonan visa nya ?
        Di formulir Permohonan Visa,di kolom pertama ditanyakan jenis visa dan maksud kedatangan.untuk jenis visa,saya pilih visa tinggal terbatas,dan maksud kunjungan saya pilih suami ikut istri wni,dan yg kedua kalinya saya coba lagi pilih istri ikut suami wna.tp tetap saja email pemberitahuannya ditujukan ke Ats nama suami terus.mohon bantuan nya mbak Siti.
        Wassalam

        Reply
        • May 31, 2016 at 3:04 am
          Permalink

          saya rasa tak masalah….mbak….sisa tunggu balasan approval…

          Reply
  • May 16, 2016 at 8:23 am
    Permalink

    Asslm. Mbak Siti, jadi saya dan calon suami memiliki rencana utk menikah di Indonesia. Dia sebaiknya datang dgn visa sosbud lalu balik lagi ke luar negeri dan apply utk Visa ITAS, Mbak? Krn kami memutuskan utk tinggal lebih lama di Indonesia setelah menikah. Atau sebaiknya gimana, Mbak?
    Mohon petunjuk dan sarannya, Mbak. Terima kasih banyak, mbaak..🙏🙏😚

    Reply
    • May 16, 2016 at 4:37 pm
      Permalink

      biar aman masuk menggunakan visa sosbud saja biar bisa di perpanjang jika urgent ,… nanti kalau sudah nikah apply vitas 317 keluar negeri negara tetangga dan masuk lagi.. itu saran saya..

      Reply
      • October 4, 2016 at 10:23 am
        Permalink

        Mbak siti . Saya sudah di proses mau ke penang ni… apa aja ya mbak yg harus dibawA ke kbri ???,

        Reply
        • October 11, 2016 at 8:28 am
          Permalink

          bawa copy an dokumen dan tentunya paspor asli…

          Reply
          • October 11, 2016 at 10:30 am
            Permalink

            Copy apa ni mbak..copi apa2 aja ?

  • May 16, 2016 at 10:28 am
    Permalink

    Mbak Siti & Mbak Ristan,
    Terima kasih banyak utk infonya yg super helpful dan detail 🙂
    Bersyukur saya sudah sampai tahap membayar PNBP di Subdit Visa Kuningan.
    Menurut petugas akan dikirim e-mail pemberitahuan dlm 1 hari (bayar hari Kamis 12 Mei, katanya akan dikirim e-mail tgl 13 Mei).
    Tapi saya tunggu2 belum datang juga e-mailnya mbak..

    Saya sudah inisiatif kirim e-mail menanyakan status permohonan saya ke e-mail imigrasi di visa@imigrasi.go.id juga belum dapat jawaban.

    Sebaiknya apa yg harus saya lakukan ya mbak?
    Apakah mendatangi Subdit visa lagi ataukah menunggu saja hingga ada e-mail jawaban?

    Reply
    • May 16, 2016 at 4:37 pm
      Permalink

      kalau saya tunggu lagi siapa tahu besok sudah ada emailnya..

      Reply
      • October 1, 2016 at 9:32 am
        Permalink

        Saya cewe lo mbak . Apply vitas buat suami.

        Reply
        • October 1, 2016 at 10:02 am
          Permalink

          sorry mbak, maaf soalnya ada teman cowok namanya sama… siap siap semoga ada yang bantu comment disni…

          Reply
      • October 1, 2016 at 10:13 am
        Permalink

        Amiin. Sangat2 membutuhkan pencerahan mbak 🙂

        Reply
    • October 1, 2016 at 8:41 am
      Permalink

      Siska. Gimna kabar statusnya sekarang ..soalnya saya sama seperti kamu ini . Tidak ada email
      Bayarnya sama di hari jum.at. apa senin nnti ya dapat emailnya ??? Please answer. Galau niii

      Reply
      • October 1, 2016 at 8:48 am
        Permalink

        coba dijawab mbak 2 yang punya kasus sama pak Jana… nih… semoga ada solusi…

        Reply
  • May 22, 2016 at 3:03 pm
    Permalink

    Dear mbak siti,
    saya,suami dan si kecil rencana mau pulang and stay lama di indo, bgmn untuk pengurusan vitas nya? apakah saya harus pulang indo dl atau saya bisa mengurusnya di KBRI Indonesia di Negara suami? atau apakah ada cara yang lebih gampang untuk suami saya agar bisa masuk indo terlebih dahulu dengan VOA kemudian proses vitas?kl anak saya lahir di indo dan sudah punya affidavit jd gak perlu proses visa lg..
    terima kasih atas masukannya..

    wassalam
    vee

    Reply
    • May 22, 2016 at 3:10 pm
      Permalink

      bisa via online asal di jakarta ada yang bantu bayarkan sesuai info di postingan, kalau masuk pakai voa bisa tapi kan harus ke LN lagi suaminya kan…kalau sudah punya affidafit seharusnya tak perlu, anaknya ada paspor indonesia?

      Reply
    • November 7, 2016 at 11:32 am
      Permalink

      hi..slm kenal suami kamu org mana?afidafitnya apply diluar negri ya?

      Reply
      • November 7, 2016 at 12:16 pm
        Permalink

        suami orang USA, ini nanya ke saya ?afidafit untuk ?

        Reply
  • May 23, 2016 at 12:37 am
    Permalink

    Dear mbak vee, salam kenal ya saya analia, member mix married juga, sebaiknya masuk dengan visa telex 317 , jadi sampai indo tinggal konvert ke kitas, untuk didirjen nya bisa saya Bantu kebetulan saya punya perusahaan yg terdaftar resmi didirjen imigrasi, prosesnya cepat hanya 4-5 hari kerja, surat2 permohonan, surat jaminan Dan Surat kuasa yg asli Bisa dikirim ke Jakarta via post, karena walaupun kita apply online namun surat asli Dan pembayaran tetap harus ke dirjen imigrasi Jakarta, terima kasih, utk lebih jelas tentang perusahaan saya di imigrasi.net , 081380857799 ,untuk mbak siti terima kasih ya foto dari saya tentang syarat2 visa 317 diupload namun tidak tertulis pic belongs to analia hehe

    Reply
    • May 23, 2016 at 12:48 am
      Permalink

      Hai mbak analia…btw sorry foto yang belong to di atas aku dapat dari mbak eka ..makanya aku pasang itu dari mbak eka…aku gak tahu itu dr mbak nti aku crosscheck ya soalnya gak pake laptop nih bw nya..

      Reply
  • May 23, 2016 at 2:11 am
    Permalink

    Halo mba selamat pagi
    Makasih ini alhamdulilah bermanfaat bgt diskusinya cuma saya msh agak bingung. Tolong bantu jawab ya pls. Jd suami saya minggu ini akan terbang ke singapore untuk urusan vitas yg telah disetujui. Nah sblmnya saya telpon dong ke kedubes ri di singapore tanya2 lagi apa hanya dtg dan tinggal ambil vitasnya atw bawa2 dokumen lagi dan si ibu yg diseberang bilang untuk vitas perlu isi form lagi dan membawa foto kopi paspor dan foto uk paspor. Nah saya takutnya ada lg yang kurang apa memang benar seperti penjelasan org kedubes ri itu? Takutnya suamj sudah disana ada yang kurang. Krn dr kemaren infonya serba simpang siur sampe akhirnya menemukan forum ini. Makasih

    Reply
    • May 24, 2016 at 12:13 pm
      Permalink

      saya rasa semua sudah komplit kok..selama ini ibu ibu / bapak bapak yang tak ada bermasalah asal sudah di approve..

      Reply
  • May 31, 2016 at 3:35 am
    Permalink

    Mbak Siti yg baik..,

    Ada sedikit update untuk apply KITAS dr Visa317,
    Per February 2016 ini, diberlakukan pelaporan online bagi WNA yg masuk ke Indonesia dengan visa 317.
    Di copy approval pun sudah tertulis, begitu tiba di Indonesia harap segera mendaftarkan ke http://izintinggal.imigrasi.go.id/IT-online/
    Nah setelah itu masuk ke bagian ITAS online mengisi no paspor WNA dan no.penguasaan Visa yg ada di copy approval dr Dirjen Imigrasi.
    Selanjut mengisi data alamat terkini WNA dan alamat email konfirmasi. Nanti akan ada email notifikasi berisi no pendaftaran dan ke KANIM mana (sesuai alamat terkini WNA) KITAS akan diproses.

    Demikian mbak Siti pengalaman saya.
    Semoga bermanfaat bagi teman-teman yg lain

    Salam, Wiwin.

    Reply
  • June 8, 2016 at 3:39 am
    Permalink

    Dear Mbak Siti,
    Mbak saya rencana akan mengurus VIsa 317 utk suami, yg sy mau tanyakan lebih baik pengajuannya lewat online atau langsung ke Jakarta mbak. Berhubung saya tinggal di Surabaya, aga sulit utk mondar mandirnya krn bawa anak kcil. Kalo memang bisa diajukan lewat online berarti sy cuma ke jakarta 1x utk pembayaran saja gitu?

    Oya, mau tanya juga untuk pengajuan Visa 317 akan ada kunjungan/survey ke rumah yah? bukannya kalau utk survey hanya ada waktu alih status saja?

    Terima Kasih Mbak..

    Salam, Lia

    Reply
    • June 8, 2016 at 4:05 am
      Permalink

      Tak ada survey kok..
      Dtg cuma byr saja, itupun bisa diwakili kok…

      Pakai surat kuasa…

      Reply
      • November 8, 2016 at 2:49 am
        Permalink

        halo mbak siiti aku mau tanya itu semua data dokument yg hrs diupload ke imigrasi dlm scan berwana upoadnya ato hitam putih ya?semua data tdk boleh lbh dr 400kb perfile ya mbak?untuk mendaparkan surat lapor menikah dr negara wna langkah apa yg hars saya lakukan?Terimakasih mbak sebelumnya.

        Reply
  • June 9, 2016 at 3:11 am
    Permalink

    Mbak..saya mau tanya,rencana saya mau ngurus visa 317 untuk istri..apakah pengurusannya harus dijakarta?apa di imigrasi tiap kota tidak bisa?trimak kasih

    Reply
    • June 9, 2016 at 7:19 am
      Permalink

      apply 317 kan bisa online seperti yng diejlaskan di blog ini, sedang yang dijkarta itu ya proses pembayarannya, bayarnya tetap di jakarta … di tiap kota tak bisa..

      Reply
  • June 11, 2016 at 8:45 am
    Permalink

    Salam alaikum mba Siti, mau tanya nih kan saya sudah dapat notif email untuk membayarkan pnpb sebesar seratus ribu rupiah ke dirjen imigrasi, nah yang jadi pertanyaan saya itu setelah pembayaran itu sudah pasti disetujui kan visa nya? nah yang jadi pikiran saya itu kalo sudah bayar tetapi gak di setujui kan percuma,

    Reply
    • June 11, 2016 at 9:36 am
      Permalink

      yang dibayar Pnpb kan kalau tak salah Rp100k ya.. solusinya tunggu saja sampai visa di approve ada email nantinya baru mbak bayar..kan simple..

      Reply
      • June 12, 2016 at 11:24 am
        Permalink

        Saya sudah dapet notif email, disuruh datang senin ini, bawa semua dokumen, dikasih nomor pembayaran juga,,berarti itu tandanya sudah disetujui ya mba?

        Reply
  • June 14, 2016 at 1:02 am
    Permalink

    Assalamualaikum Mba..blognya sangat berguna dan membantu sekali. Alhamdulillah suami sy baru mendapatkan Kitas setelah mengikuti step2 di blog ini. Ternyata mudah sekali, sy apply online di pagi hari dan upload dokumen hanya butuh wkt 3 menit. Kmdn dapat email notifikasi mmberitahu akan diproses keesokan harinya. Kmdn esok hari dapat email di approve dan hrs ke dirjen mmbayar biaya 100 ribu. Tanda terima di email esok harinya dan visa dapat diambil di KL sesuai KBRi pilihan kita. Suami kmdn brgkat ke KL subuh dan sampai di KBRi jam 9 pagi diproses sebentar, mmbyr 395 Ringgit dan diinfokan visa bisa diambil esok hari jam 2 siang. Sampai di Jkt langsung sign up kedatangan dan masukkan no visa di website imigrasi dan langsung dapat email notifikasi imigrasi mana utk melanjutkan mmbuat Kitas. Sesuai domisili kita ke imigrasi Jakut dgn hanya membawa print email notifikasi kedatangan dan no visa, paspor asli suami. Menunggu panggilan hanya 5 menit kmdn foto dan bayar dikasir 2.055.000 rupiah, menunggu 1 jam dan jadilah E-Kitas suami. Tanpa verifikasi semua dokumen yg sy siapkan loh. Alhamdulillah sekarang mudah..jangan ragu utk mengurus sendiri yaa…
    Wassalam

    Reply
    • June 14, 2016 at 1:23 am
      Permalink

      Wah makasih mbak Hera gambaran gamblangnya …. ternyata mudah kan… 🙂

      Reply
    • June 14, 2016 at 1:57 am
      Permalink

      sign up kedatangan maksudnya ini gimana nih? pasti banyak yang nanya

      Reply
      • June 14, 2016 at 2:18 am
        Permalink

        Maksudnya itu..setelah kedatangan ke Indonesia kita lapor ke imigrasi via http://izintinggal.imigrasi.go.id/IT-online/ masuk ke ITAS online masukkan no penguasaan visa yg sudah didapat kemudian akan diinfokan kantor imigrasi tempat utk melanjutkan pembuatan Kitas. Print dan copy sebanyak 3 lembar bawa ke staf kanim beserta paspor asli tanpa dokumen lainnya. Begitu Mba Siti..

        Reply
    • October 4, 2016 at 5:20 pm
      Permalink

      Mba Hera boleh minta emailnya ? Ada yg mau saya tanyakan kpd mba hera. Terima kasih kalau sudi merespon

      Reply