Konversi Visa Kunjungan ( Sosial Budaya ) ke VITAS ( Visa ITAS )

Postingan ini sudah lama mengendap di draft karena sok sibuk dan tak pernah lengkap akhirnya tak jadi di publish padahal tema ini paling sering ditanyakan oleh calon pelak kawin campur pastinya karena terkait izin tinggal WNA.

ibu rumah tangga 2 - banner 300

Jadi untuk penjelasan prolog, bahwa untuk WNA masuk ke Indonesia itu perlu izin tinggal yang di berikan dalam bentuk VISA.  

Nah untuk masuk ke wilayah Indonesia tentunya sang WNA mesti apply Visa, terkait jenis visa dan pengertiannya akan saya buat di postingan khusus biar detail ya, saya belajar memposting yang detail nih biar informasinya akurat.

Untuk alih status Izin Tinggal Kunjungan ( ITK / 266  )  dengan  visa kunjungan ( Visa  Sosbud )  menjadi visa izin tinggal terbatas ( VITAS / 317 ) itu bisa dilakukan di Indonesia dan dilakukan di kantor imigrasi sesuai wilayah tempat tinggal WNI. Terkait ini banyak dulu yang berdebat karena kebanyakan orang menggunakan jalur VITAS online yang mesti diambil di Kedutaan RI di luar negeri alias EPO ( Exit Permit Only ).

Jadi untuk yang rencana punya calon suami  /istri WNA yang mau rencana setelah nikah dan mau tinggal di Indonesia maka sebaiknya sang WNA masuk ke Indonesia menggunakan Visa Kunjungan ( Sosial Budaya / 266 ) karena hanya visa ini yang bisa di konversi menjadi visa ITAS / 317 , kalau masuk menggunakan VOA ( Visa On Arrival )  itu tidak bisa ya. Kan bisa hemat kalau sudah nikah nanti tak perlu melakukan EPO lagi ke Luar negeri untuk ambil VITAS online dari KJRI negara tetangga. Bisa hemat banyak lah!

Untuk mendapatkan Visa Sosbud bisa dilihat persyaratan di link imigrasi  , jika sudah masuk Indonesia silahkan urus berkas pernikahannya untuk detail bisa dibaca di postingan ini Kalau dah nikah dan resmi, nah langsung saja urus ke KANIM ( Kantor Imigrasi ) terdekat ya, tak perlu menunggu mesti perpanjangan dulu, sebenarnya visa sosbud bisa di perpanjang sampai 4x ( sekali perpanjangan 30 hari ) namun perpanjangan pertama dan kedua hanya bisa dilakukan di KANIM dan yang lain mesti ke KANWIL ( Kantor Wilayah ) dan DIRJEN ( Direktorat Jenderal Imigrasi Jakarta ).Pokoknya ribet dari pada repot perpanjangan kalau memang yakin sudah mau netap dalam jangka waktu lama di INDONESIA ya silahkan langsung proses alih status/konversi  saja. Prosesnya memakan waktu sebulan lebih.  Jadi visa sosbud itu dapat jatah hari 60 hari, nah jika tak ada halangan dalam proses 60 hari itu bisa dilakukan proses pernikahan jadi tak perlu perpanjang langsung siapkan berkas deh untuk proses alih status ke ITAS untuk dapatkan KITAS ( Kartu Izin Tinggal Terbatas ).

Ini cara konversi versi KANIM MAKASSAR ya ( versi Agustus 2013 )

Form yang dari Imigrasi : form perdim 24, perdim 23 ( Gratis )

Form yang dibuat oleh pihak sponsor WNI:

  1. Surat Pernyataan & Jaminan  dari sponsor WNI, pake materai 6000
  2. Surat permohonan  alih status dari sponsor WNI  pakai matre 6000

Lampiran dokumen :

  1. Fotocopy KTP sponsor WNI (bolak balik)
  2. Fotocopy KK sponsor WNI
  3. Fotocopy Departure or arrival card WNA ( lembar putih yg didapat waktu tiba di Indonesia, buat cadangan fotokopi aja 6 lembar soalnya nanti butuh juga buat catatan sipil)
  4. Fotocopy passport WNA ( usahakan nama dan nomer, visa kunjungan dan stamp tgl kedatangan aja biar nggak berbelit )
  5. Fotocopy bukti nikah dari dua negara (catatan jika menikah di luar negri maka lampirkan juga fotocopy pelaporan pernikahan di KBRI)
  6. Passfoto WNA 4X6 3 lembar dan 3X4 3 lembar latar belakang merah ya
  7. CNI certificate non impediment  ( Surat Keterangan dari kedutaan untuk bisa nikah di INDONESIA ) Kalau nikah diluar tak perlu.

TAHAP pertama ( submit berkas )

Semua berkas dimasukan ke kantor imigrasi terdekat, alamatnya KM 13 Jl perintis kemerdekaan bagian STAY PERMIT ( Kalau saya di handle sama mbak MARISSA ),kalau saya dulu kesana lalu di beri  contoh surat baru untuk teks surat mungkin akan sama di setiap kanim cuma kalimat/ kata yang beda,  besoknya  saya datang lagi  dan memasukkan semua  berkas masuk akan diberikan bukti telah diterima berkas dengan nomor regsiterasi karena PASSPORT ASLI WNA Akan diambil pihak imigrasi selama proses berlanngsung, waktu itu aplikasi saya masuk tanggal 19 Juli 2013. Dan proses selanjutnya  baru di suvey akkhir bulan karena waktu itu ada libur lebaran.

Tahap kedua  ( survey )

Saya waktu itu di telpon pihak imigrasi hanya nanyain mau diuruskan apa nggak ( nawarkan jasa agen itu bagian KANIT lantai 2 !) saya datang kesana dan menjelaskan kalau saya mau pakai jalur lurus saja biar saya urus sendiri, mereka juga tak sebutkan angka berapa kalau  harga pakai paket cepat dan semua tahu beres. Nah setelah di wawancara itu aku masih menunggu sampai suatu hari ada telp dari Pak X  dari KANIM  yang mau survey ke rumah. Dipastikan suami WNA ada dirumah dan istrinya, jadi  terpaksa saya balik kerumah dari kantor pas mereka mau datang, saya di datangi 5 orang pakai seragam semua, nah pas wawancara saya sangat alhli menjelaskan terkait semuanya mereka jadi segan dan hanya 5 menit nanya beberapa hal kemudian mereka ambil foto kami berdua dan selesai katanya sisa menunggu surat persetujuan. Nah biasanya mereka akan cuek  karena kita gak kasih duit he he.. secara saya pakai jalur resmi, normal.

Tahap ketiga ( Mendapatkan surat hasil survey )

Satu minggu kemudian saya kesana ngecek dan baru dibuatkan surat persetujuan itupun saya menunggu 3 jam sampai jam kantor selesai akan mendapatkan semua copyan permohonan kita dan surat perseujuan kanim dan pengantar ke kantor wilayah department Hkum &  HAM  Sulsel  di jalan Sultan Alauddin depan BRIMOB. Semuanya dalam amplop tertutup.

Tahap ke empat ( Ke kanwil Hukum & HAM )

Besok paginya saya langsung bawa kesana, menunggu sembari cerita-cerita  sama pegawai disana menunggu surat persetujuan berikutnya untuk tandatangan kepala.Disini tak ada antrian  jadi mudah sisa menunggu sebentar jika pak Kepala ada bisa langsung deh di proses suratnya.

Tahap kelima ( Surat ke Dirjen Imigrasi Kuningan )

Setelah 30 menit surat hasil dari kanwil  sudah siap dalam amplop coklat dan distu beralamatkan kantor DIRJEN Imigrasi Jakarta, nah yang ini yang agak ribet jangan pernah kirim via pos langsung seperti saran orang di kanwil, harus ada teman  yang di Jakarta yang bantu uruskan, yang mungkin tinggal dan  dekat dari alamat dirjen imigrasi Kuningan  Jl HR Rasuna Said.

Kalau ada keluarga bisa titip cuma diantar ke lantai 8 disana diserahkan, kalau dibantu teman di Jakarta  mesti buat surat kuasa untuk mengambil surat kembali. Waktu saya titip juga di teman yang kebetulan bisa dan 3 hari kemudian dokumen sudah dikirim kembali. Ternyata di Jakarta cepat Cuma seminggu.Namun dengar dari teman yang bantu urus dulu sekarang sudah tak bisa di wakilkan dan pihak imigrasi ( oknum tertentu ) minta biaya sejumlah tertentu jika pakai teman suruh uruskan. Di lain kasus pula ada teman pelaku kapur di BALI juga baru berhasil alih status dan malah berkasnya dikirimkan dari pusat dan diambil di Kanim saja.Tak perlu pakai teman / agen untuk bantu masukkan cukup kirim via pos, namun sampai sekarang saya  masih ragu pakai cara ini, jujur saja kalau ternyata berkas hilang wah gawat pusing mengurus dari 0 lagi, terbayang deh sema mesti dimulai lagi dari awal *capek deh!

Tahap keenam ( Mendapat surat persetujuan dari DIRJEN Imigrasi Jakarta )

Jika sudah dapat surat persetujuan dari Dirjen Imigrasi itu ada 3 amplop, amplop khusus untuk KANIM, Khusus ke KANWIL dan buat dokumentasi pribadi ( untuk suami ) nah yang untuk KANIM  bawa deh  ke KANIM lalu, mereka akan suruh kita datang 3 hari kemudian ( tergantung kesibukan stafnya kali ya ) karena saat itu saya bawa jumat dan di suruh datang selasa, saya datang selasa  akhirnya KITAS nya di proses dan hari itu juga selesai termasuk bayar Rp 755,000 saja sesuai aturan, disitu di foto, scan sidik jari dan dibuatkan kartu.( Rp 700,000 untuk KITAS 1 tahun ), Rp 55,000 untuk biaya foto & sidik jari. Dan menunggu sekitar  2 jam lah. Maklum jalur bersih  & lurus jadinya lama, dan mesti sabar menunggu. Alhamdulilah siang itu KITAS Mr Big jadi deh dan disitu tertulis sponsor ISTRI.Untuk KANWIL ya bawa saja kembali ke KANWIL untuk diserahkan saja sebagai lampiran ke mereka, dan tak perlu tanda tangan apapun. Beres deh semuanya 🙂

Oh ya terkait prosesnya ini lama, masuk tangga; 19 juli dan akhirnya mendapatkan KITAS, Buku Biru POA tanggal 16 Agustus, KITAS nya cuma 1 tahun dan memang KITAS 1 cuma setahun kecuali untuk pendidikan kalau tidak salah bisa langsung 2 tahun. Dan waktu itu visa sosbud Mr Big sudah habis di tanggal  25 maka saya masukkan permohonan perpanjangan namun petugasnya baik sekali memberikan info tak perlu perpanjangan nanti akan diberikan penangguhan sampai berkas selesai yang penting sang WNA tak kemana-mana kan Passportnya di tahan. Kalau kitas dah kelar passport dibalikin langsung di laminating deh karena itu KITAS nya masih bentuk kertas jadul belum bentuk card/ATM kayak di KANIM Bali.

Oh ya kelar KITAS nya jangan lupa hal berikut ya sbb :

  1. Urus SKLD di POLDA  biaya resmi 100,000 +Pungli Sidik Jari 35,000
  2. STMD gratis ( sekalian di urus di POLDA saat urus SKLD ) ini sepaket sama SKLD
  3. SKTTS ( Surat Keterangan Tempat Tinggal Sementara  ) ini saya buat di CAPIL biaya resmi 250 ribu sesuai tarif PERDA kota Makassar  tiap tahun di perpanjang
  4. Urus MERP ( Multy Exit ReEntry Permit ) biar KITAS tak hangus jika mau WNA mau keluar negeri, biaya beda beda Multy Exit Reentry Permit (untuk 6 bulan dan 1 tahun) atau kalau mau yang SERP = Single Exit Reentry Permit (valid for 3 bulan ). Kalau kami sih karena Mr Big jadwal pulang kampung belum ada tanggalnya kami belum buat, mudah kok bisa apply 2 minggu sebelum berangkat ambil yang SERP saja atau kalau yang suka traveling bisa yang MERP 1 tahun biar irit.

Ini versi pengalaman pribadi ya, di tiap KANIM or Capil untuk tarif tertentu mungkin beda namun tarif resmi keimigrasian sifatnya nasional dan sama kok, jadi jangan mau di pungli ya. Kalau urus pakai agen harganya selangit loh, baru kemarin ketemu teman Mixed Marriage Makassar, ada teman pendatang baru dari LN yang mau hijrahkan suami ke sini, baru nanya -nanya ke Imigrasi ada agen nawarkan untuk proses diatas tahu berapa ? Rp 6,5 juta boo? bayangkan harganya naik dari 755 ribu jadi hampir 1000 %.

Semoga informasi nya bermanfaat ya teman-teman, ada beberapa tips &  triks untuk mengurus terkait surat di keimigrasian sbb :

  1. Ingat untuk selalu upayakan urus sendiri ( jika tak sibuk ) biar kita sebagai istri tahu bagaimana proses dan UUD terkait urusan WNA atau kewarganegaraan suami, semua sesuai aturan yang berlaku dengan tarif resmi agar semua urusan birokrasi publik di negeri ini bisa transparan dan bebas pungli.Dengan begitu kita juga mengedukasi semua staf yang menjadi kerja di pelayanan publik bersifat profesional dengan pekerjaanya dan transparan. Kalau saya sih mau yang tarif resmi soalnya kantong kurang tebal deh he he … kalau pakai agen harga selangit !
  2. Ingat selalu cek website imigrasi dulu untuk syarat dan berkas yang diperlukan dan lengkapi dan selalu bawa perlengkapan komplit ( matrei, gunting, foto dilebihkan, kalau perlu semua warna latar dan berbagai ukuran, karena tiap kanim kadang permintaannya beda, pihak imigrasi juga akan memudahkan kok jika kita berkasnya komplit dan tak akan mempersulit, untuk urus semua ini tampak ribet namun kalau dijalani bisa kok.
  3. Selalu gali informasii lebih banyak dari komunitas atau orang yang lebih pengalaman dan kalau perlu tahu UU nya jadi ketika ditanya bisa menjawab dan bahkan bisa berdebat sama petugas jika mereka tak update soal ini, banyak sekali saya menemukan staf atau petugas yang tak mengerti job desc mereka dan UU terbaru kecuali kita beri pengertian kalau perlu bawa copy-an aturan terbaru. Biasanya UU terbaru sosialisasinya lama sampai ke kantor di daerah atau memang petugasnya yang malas update, pengalaman waktu memasukan aplikasi, petugas lama sempat bingung dan baru ngeh setelah petugas baru itu menjelaskan UU terbaru baru bahwa dengan visa sosbud sudah bisa konversi ke visa ITAS dan bisa mendapatkan KITAS dan di usia pernikahan 2 tahun sudah bisa mendapatkan KITAP ( 5 Tahun ). 
  4. Datang lebih pagi, biar jika ada berkas yang kurang bisa di lengkapi dan dibereskan dalam sehari. Untuk urusan stay permit di kanim Makassar tak banyak antrian kok, selalu sepi.
  5. Terakhir selalu bawa HP smartphone yang bisa merekam, ya pura-pura saja , petugas atau oknum yang suka malak akan takut juga dan selalu save nomor Call centre bebas pungli / pengaduan kalau ada petugas macam-macam sisa laporkan saja kan sekarang KPK juga sangat getol anti PUNGLI. Hal ini akan membuat mereka melakukan pekerjaan sesuai aturan dan profesional tanpa minta uang capek.

So selamat mencoba 🙂

Banner 300 x 460 widget kanan

135 thoughts on “Konversi Visa Kunjungan ( Sosial Budaya ) ke VITAS ( Visa ITAS )

  • December 22, 2013 at 6:22 pm
    Permalink

    Wah saya baru tahu petugasnya surevey juga ke rumah 😀 Banyak bener ya mbak sampai 5 orang, dikirain dikasih salam tempel kali ya jadi ramai-ramai hihi. Di LN sama juga klo sdh suami istri harus tinggal serumah, soalnya kuatir banyak yg nikah boong2an cuma untuk dapat izin tinggal, tp disini ga pakai dicek ke rumah sih, cuma isi formulir2 saja.

    Reply
    • December 23, 2013 at 12:38 am
      Permalink

      iya entah kenapa mereka datangnya 5 orang pakai seragam semua si mr big sempat kaget n takut soalnya mereka pakai uniform semua. Singgah di kantor lurah untuk verifikasi benar adanya WNA di kelurahan itu baru deh ke kami.. trus aku suguhin kok minuman teh kotak tapi pas aku ditanya2 dikit sudah mereka pamit deh dan kami di fotoin…

      Reply
      • December 31, 2013 at 7:28 pm
        Permalink

        Kita yang bukan orang asing saja pasti kaget dan takutlah klo didatangi petugas yg rame2. Klo kita benar harus berani ya mbak, jangan keliatan takut spy petugas pergi sendiri hehe.

        Reply
        • January 1, 2014 at 12:31 am
          Permalink

          iya bener mbak, kalo kita berani juga mereka gak akan macam-macam kok

          Reply
  • February 24, 2014 at 7:59 am
    Permalink

    Assalamu alaikum Ka Siti terima kasih blog nya sangat bermanfaat sekarang saya juga lagi proses konversi ITK suami saya ke iTAS. Untuk masalah wawancara yang dtng ke rumh it yang ditanyain ap aj ? berbagi info hehe.Shukran

    Reply
    • February 24, 2014 at 8:06 am
      Permalink

      ohh selamat ya mbak bella, kalau wawancara dirumah itu hanya mereka mau tau saja benar tidaknya alamat kita takut hanya fake saja dan yang umum saja sih yang ditanyakan, kegiatan suami, terus basa basi saja,kasih minum jangan dikasih duit ya.cuek saja.. dan mereka akan foto suami istri sebagai laporan sudah di survey .. itu aja kok ..dirimu di kanim mana prosesnya?

      Reply
      • February 25, 2014 at 11:48 pm
        Permalink

        Ooh gtu hehe kirain ditanya macem2 kebetulan sy di Kanim Tangerang. Oh ya US ny di state mana ka suaminya ? Suami sy dr Pennsylvania.Thanks and suskses selalu ya 🙂

        Reply
        • February 26, 2014 at 12:31 am
          Permalink

          mr big dari Saint Paul, MN, nti kt tukar2an pin bb ya…email saja ke siti.csalim@gmail.com 🙂 jadi suami nya mau stay disni ya say?

          Reply
  • February 27, 2014 at 11:55 am
    Permalink

    ok nanti sy email, oh ya td jg pihak dari kanim Tangerang dtg ke rmh mereka ber3 ga pke bju seragam trus langsung foto simple gampang dan mereka juga ramah2 Alhamdulilah.

    Reply
  • May 26, 2014 at 12:16 pm
    Permalink

    assalamualaikum mbak siti..makasih infonya sangat bermanfaat 🙂 mbak, kalau masa tinggal visa sosbudnya tinggal sebulan masih bisa alih status ke kitas tdk ya? makasih

    Reply
    • May 26, 2014 at 12:21 pm
      Permalink

      Bisa, langsung aja proses segera, kalaupun prosesnya lama kan nti pihak kanim akan menangguhkan izin tinggalnya, kan passpor semua ditahan sm kanim 🙂 tunggu aja proses selesai gak ussah ke LN dulu…

      Reply
  • July 21, 2014 at 2:23 pm
    Permalink

    Ass’
    Salam kenal mbak Siti
    Nama q Atin
    Q tinggl d Batam
    Swami q orang Bangladesh, q nikah akhir th 2012
    Swami q jg sering datang d Batam, tapi pakai visa single
    Q sbenrnya mo urus yg multiple tapi hrus datang ke Jakarta,sedangkn jkrt’ q belum pernh k sn, lgian ng punya saudara, kemarin sempt urus via online tapi dah q masukin smua datanya & nunggu kata sandi dari jkrta ngg muncul2, yg ktnya mo d email, trus gimana cara ya Mbak, klau lewat online, makasih infonya & Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

    Reply
    • July 21, 2014 at 3:31 pm
      Permalink

      walaikumusalam mbak Atin,
      langsung aja ya aku masih bingng soal ini
      1. Visa single? maksudanya? visa sosbud ya? or visa kunjungan ?
      urus multiple apa nih? KITAS Maksudnya… KITAS by TELEX VISA ?

      Saya sedikit beri gambaran…
      WNA masuk ke Indonesia bisa 2 cara,
      1. pakai Visa kunjungan tanpa sponsor ( visa turis / visa on arrival ) yang cuma dapat 30 hari bisa extend 1 x saja, ini bisa langsung dapat di bandara Jakarta atau bandara kedatangan WNA.
      2. visa sobsud ( sosial budaya ) dengan sponsor WNI baik perprangan ( keluarga, istri, anak, ortu WNI yang sponsor ) atau teman yang WNI dan mesti diurus melalui kedutaan RI di lokasi t4 tinggal WNA dengan sponsor diatas tadi, atau sponsor perusahaan yang akan mempekerjakan WNA.

      Untuk yang single dan multiple yang mbak singgung saya masih bingung .. apakah ini maksudnya MERP ( cap diKITAS ) atau maksudnya single ( VOA ) multiple ( KITAS )
      mohon di perjelas ya..

      Reply
      • March 17, 2016 at 11:05 am
        Permalink

        mau tanya mbak,saya bekerja di saudiarabia,dan saya punya teman warga negara mesir yg satu krjaan. dia pengen banget wisata ke indonesia. yg saya mau tanyain gmna ya cara ngurus visa nya,soalnya dia org falestin tp berpaspor mesir

        Reply
        • March 17, 2016 at 1:45 pm
          Permalink

          tak peduli asalnya yang penting paspornya apa , kalau mesir berarti wn mesir silahkan apply di kedutaan indonesia di Mesir… buat visa sosbud nya… ekh sorry kalian di saudi arabia ya berarti silahkan apply di kedutaan Indonesia di saudi arabia.. buat visa sosbud nya..

          Reply
      • November 7, 2016 at 2:26 pm
        Permalink

        mbak mau tanya itu extend visa onrivaall nya diimigrasi jakarta atau dibandara pertama dpt visa ya?termkasih.mbak aku boleh minta nomer wanya gk.tlg emailin.makasih mbak siti

        Reply
        • November 7, 2016 at 2:40 pm
          Permalink

          setahuku visa on arrival gak bs di perpanjang kan hanya visa turis itu..kalau mau stay lagi ke luat negeri lagi baru masuk ke indonesia kembali… untuk pastinya coba di googling aja mbak “perpanjangan visa on arrival” setahuku tak bisa..

          Reply
      • November 7, 2016 at 3:34 pm
        Permalink

        ia mbak siti kayaknya gbsa.soale aku liat comment mbak balesan utk mbak ati yg dinomer satu visa onrivall gbsa diperpanjang.jd aku tanya apa bs diperpanjang.ato slh ketik ya.terimakasih mbak

        Reply
  • August 28, 2014 at 10:01 am
    Permalink

    Halo mbak.. sy juga lagi mau ngurus dr visa sosial budaya ke KITAS nih mbak.. sy mau tanya kalau di datangi utk wawancara itu sesuai dgn alamat KTP yah?? soalnya alamat yg di KTP ruko lagi kosong mbak, skg sy tinggal di alamat yg lain itu bgmn mbak? di informasikan dulu ke imigrasinya ato gimana? makasih sebelumnya

    Reply
    • August 28, 2014 at 12:27 pm
      Permalink

      iya kan bisa pakai surat keterangan domisili dari kantor lurah untuk domisili terbaru…

      bisa kok, ada pengalaman teman malah di survey di rumah kost kost an……………….

      Reply
  • October 1, 2014 at 11:23 am
    Permalink

    mbak siti klo WNA nya asal Singapura kira2 bagaimana kasusnya ya ? kan ga perlu pake visa untuk masuk ke Indonesia…

    Reply
    • October 1, 2014 at 1:14 pm
      Permalink

      tetap harus ke kedutaan kan mau dapetin cap stamp visa 317 yang akan di jadikan KITAS setelah masuk indonesia…. kan caranya dapat KITAS ada 2, masuk lewat visa sosbud nah singapore kan sesama asean bebas visa 30 hari ya?? berarti visa nya nati kalau masuk INDONESIA tk bisa di alih status ke KITAS , jadi pilihannya ya tadi visa 317 via telex visa… coba cek postinganku deh, saya rasa semua step nya sama

      Reply
      • March 11, 2016 at 1:16 pm
        Permalink

        Thanks mba untuk infonya sangat bermamfaat sekali, saya mau Tanya suami sayA orang india kita merencanakan mau tinggal menetap di Indonesia, jadi saya mau tau visa apa yg harus saya apply di kedutaan Indonesia yg ada di India? Visa sosbud yg mba sebutkan tadi??? apa visa 317 bisa di dapat kan langsung dari kedutaan Indonesia yang Ada di india nya? Mohon jawaban nya

        Reply
        • March 11, 2016 at 3:57 pm
          Permalink

          lebih baik pakai vitas 317 ya lakukan cara yang ada di blog ini…nda usah pakai alih status sosbud SUPER RIBET…

          Reply
  • October 15, 2014 at 12:14 pm
    Permalink

    Assalamualaikum Siti,

    Ijin ya bu, saya referensikan artikel ini ke pembaca blog saya (boleh ya Bu.., thanks).

    Eny

    Reply
    • October 15, 2014 at 12:22 pm
      Permalink

      silahkan semoga bermanfaat….

      Reply
  • October 27, 2014 at 3:00 pm
    Permalink

    Thanks buat informasinya.

    Reply
  • November 6, 2014 at 4:34 am
    Permalink

    Mba siti. kenalkan saya meda. skrg tinggal di Ahmedabad India. suami saya WNA Amerika. tahun depan bulan january rencananya kita mau pindah dan menetap di Bali. sebaiknya suami saya masuk ke indonesia dengan VOA, sosbud atau 317 ya? KTP dan KK saya masih ikut ortu di Pekanbaru, kebetulan KTP saya masa berlakunya sudah habis sejak January 2014. kan itu diperlukan untuk urus visa sosbud atau 317 ya? apa saya hrs balik ke indo dulu (yg akan makan biaya plus repot karna kita juga punya bayi usia 6 bln) apa ada jalan lain untuk ini? Thanks ya mba

    Reply
    • November 6, 2014 at 11:49 am
      Permalink

      kalau mau simple, tak masalah pakai visa sosbud aja masuk indonesia karena kalau mau KITAS 317 kan dibutuhkan juga KTP Mbak dan kalau sudah expired ribet kan mau perpanjang sedang mbak di LN sekarang.kalau sudah masuk berdua nanti suami di suruh ke negara tetangga terdejkat aja untuk apply visa 317 nya .. ntar masuk ke Indonesia sudah bisa di urus, tapi ingat pas sampai bali urus KTP dulu biar gak ribet nanti urusannya… itu saranku…

      Reply
      • November 7, 2014 at 8:24 am
        Permalink

        ok. thank you mba siti. baiknya visa sosbud atau VOA mbak? karna visa sosbud juga harus pakai ktp si sponsor kan (saya sbg istri).

        Reply
        • November 7, 2014 at 8:54 am
          Permalink

          iya kalau saya suka yang simple.. masuk pakai voa nti urus visa 317 ke negara tetangga terdekat biar masuk ke indonesia sudah bisa dapat KITASnya…

          Reply
      • November 7, 2016 at 2:36 pm
        Permalink

        mbak siti cara buat visa sosbudnya gmna?kan suami wna ada diluar dia tak ngerti bahasa indnesia atau inggris bagaimana isi form dikjri or kbri indo yg dinegara lain ya?tolong diarahkan.terimakasih

        Reply
  • November 6, 2014 at 10:56 am
    Permalink

    haloo mbak siti,,untuk aplikasi visa sosbud harus pake surat penjaminan,,bentuknya seperti apa ya?

    Reply
    • November 6, 2014 at 11:56 am
      Permalink

      surat jaminan itu ada format nya di kantor imigrasi … di beli di koperasinya Mas..formatnya Yang bertanda tangan di bawah ini ( nama sponsor, alamat, no ktp, pekerjaan ) lalu dengan ini menyatakan bahwa menjamin suami/istri yang bernama ( NAMA , NO PASPORT, Kewarganegaraan, tanggal lahir ) Sebagai sponsor yang bertanggung jawab penuh atas segala :
      1. Tingkah laku orang asing yang bersangkutan selama di Indonesia
      2. Biaya yang timbul akibat keberadaan orang asing yang bersangkutan sampai dengan pemulangan ke negara asal.
      Demikian permintaan dan jaminan saya buat dengan sepenuhnya dan jika keterangan diatas tidak sesuai dengan kenyataan serta tidak memenuhi tanggung jawab, saya bersedia dituntut sesuai peraturan yang berlaku.
      itu lah formatnya,..

      Reply
      • November 6, 2014 at 1:27 pm
        Permalink

        oooh begitu,nanya lagi boleh gk nih?hehe
        misalnya saya dan suami pengen pindah ke indonesia ya,,berarti saya harus balik duluan ke indonesia, baru suami menyusul dengan visa sosbud setelah itu baru bisa di ajukan kitas atau bagaimana mbak siti?

        Reply
        • November 7, 2014 at 12:21 am
          Permalink

          ada dua cara, wna via VOA sama sama masuk, nanti urus ulang lagi vitas 317 dengan WNA ke singapore atau malaysia… , kalau yang kedua si suami dibuatkan visa sosbud sebelum masuk indonesia sponsornya bisa keluar mbak… lalu nanti di alihstatuskan di Indonesia tapi prosesnya panjang dan ribet… mending cara 1

          Reply
          • November 7, 2014 at 8:22 am
            Permalink

            tapi kalau pake cara satu biaya lagi buat ke singapure atau malaysia,,kayaknya lebih baik saya pulang dulu, kemudian suami menyusul beberapa saat kemudian setelah visa sosbudnya keluar atas sponsor saya gitu aja kali ya?tapi syarat buat jadi sponsor suami apakah saya harus punya pekerjaan dulu di indonesia atau bagaimana mbak siti?

          • November 7, 2014 at 8:51 am
            Permalink

            tidak perlu kok, bilang saja ibu rumah tangga,,,

  • November 10, 2014 at 11:44 am
    Permalink

    Sy mau konversi ITAS ke ITAP, suami WN pakistan,KITAS berakhir 29 oktober kemarin, sy mulai urusan dikanim sejak 3 september.1 bln kemudian baru keluar surat dari Kanim dan Kanwil,krn tinggal didaerah jd harus memakai jasa org yg tinggal diJKT, tp smpe skrg menunggu SK dari dirjen belum jg terbit, org yg urus dokumen2 sy ini adlh kenalan org imigrasi sini, tp ketika sy tanya org imigrasi ini beliau malah ketus sm sy, spt mau lepas tangan, dia bilang knp tanya sm sy, silahkan tanya sm mr.X dong, jujur sy cm kasih amplop stngah dari standar mereka, sesuai kantong sy, makax sy bnr2 bingung dimana skrg dokumen2 itu berada, saya telp call center kedirjen tp g pernah diangkat…apa sy mesti ulang dari awal lagi? Mohon saranx

    Reply
  • November 11, 2014 at 7:40 pm
    Permalink

    Terima kasih sekali kak siti,blognya sangat membantu karna saya memang senang mncri2 syarat2 untuk bisa menetap di indo dngan anak saya. ..mudah2an semuanya bisa lancar …

    Reply
    • November 12, 2014 at 12:35 am
      Permalink

      iya ayoo semangat pasti bisa..kami aja bisa kok 🙂 memang banyak tantangannya tapi semua bisa di jalani yang penting niat dan mau kerja keras..

      Reply
  • December 16, 2014 at 7:34 am
    Permalink

    Misi bu aku mau tanya kalo tentang SKTTS sama STM itu bikin nya di Polres sesuai domisili KTP aku bukan? Misal aku di Jakarta Utara jadi harus kesana kah? Makasih

    Reply
    • December 19, 2014 at 1:43 am
      Permalink

      STM buat di polres domisili..polsek juga boleh kok… tapi kalau mbak di Jakut buat nya bisa di Polres mana saja kok.. kalau SKTTS mesti ka CAPIL sesuai wilayah mbak..

      Reply
      • December 19, 2014 at 1:45 am
        Permalink

        Makasih bu tapi saya baca katanya STM sudah tidal perlu yah hanya SKTT aja?

        Reply
        • December 19, 2014 at 2:03 am
          Permalink

          kalau saya tetap perlu buat karena ketika ke CAPIL masih minta STM dari pda ribet saya buatkan, kalau memang CAPIL tidak minta STM ya tidak usah

          Reply
  • January 12, 2015 at 11:14 pm
    Permalink

    Met pagi mba’. Saya baca postingan2 mba’ informatif bgt dan sangat membantu.
    ada yg ingin saya tanyain mba’. Saya ini kan mau bikin kitas buat istri,tapi kok dari pihak imigrasi bilang aturannya sekarang harus langsung bikin dengan EPO mbak. Katanya sih itu aturan baru.
    mohon info donk mbak.

    Thanks a lot.

    Reply
    • January 13, 2015 at 12:24 am
      Permalink

      Setahu saya aturan itu tidak ada kok, kitas via konversi bisa kok, coba cari informasi dengan staf imigrasi lain, gabung deh di Komunitas Kawin Campur di Facebook, semua info tentang apapun di sana… dan bisa nanya nanya ..

      Reply
  • January 15, 2015 at 8:48 am
    Permalink

    Mba mau brtanya, saya punya teman dari gaza palestine &dia mau kulian diindonesia, org tua sy mau angkat dia jd anak asuh dan dibiayai kuliahnya, dia sdh punya paspor yg keluarkan palestina, digaza tdk ada KBRI. Bs kah dia dtg k indonesia hnya dgn paspor dan urus visa tinggal sementara di imigrasi indonesia ?. Atau bgaimana ya sebaiknya ?.kami betul2 awam tentang hal ini.
    Trimakasih

    Reply
    • January 15, 2015 at 9:02 am
      Permalink

      untuk mendatangi sebuah negara sebelumnya di cek dulu apakah negara yang akan dimasuki itu negara yang wajib visa, misalnya dari GAZA ke Indonesia wajib visa atau bebas visa? kalau itu saya tak tahu,
      nah lanjut ketika misalnya bisa masuk ke Indonesia dari Gaza dengan visa turis maka si wna terbang ke indonesia di bandara cengkareng akan mendapat visa turis tapi hanya 30 hari, dan urus tinggal kalau dengan visa turis tak bisa di konversi.. untuk mendapatkan izin tinggal di sebuah negara ada 2 caranya, via pekerjaan/ kampus atau via menikah sama orang lokal jadi istri/suami yang sponsori… .masalah adopsi apalagi beda warga negara itu sangat ribet dan kompleks.. ilmu saya tentang pertanyaan mbak hanya sebatas ini, semoga membantu..

      Reply
  • January 26, 2015 at 2:32 am
    Permalink

    salam, ketika saya mau mengajukan konversi dari visa sosbud ke itas untuk istri saya, menurut kanim harus perpanjangan dulu paling tidak sampai 4 bulan berdasarkan PETUNJUK PELAKSANAAN DIREKTUR JENDERAL IMIGRASI NOMOR : F-310.IZ.01.10 TAHUN 1995TENTANGTATA CARA ALIH STATUS IZIN KEIMIGRASIAN. apa betul berdasarkan pengalaman mbak tidak perlu menunggu perpanjangan dulu? ada dasar hukumnya gak? di kantor imigrasi mana mengurusnya? terimakasih

    Reply
    • January 26, 2015 at 2:40 am
      Permalink

      pengalaman saya langsung, suami masuk ke indonesia tanggal 17 Juni, kami nikah 29 juni ( masuk pakai visa sosbud 60 hari ) di awal juli saya sudah urus ali status dan 14 agustus kami berhasil mendapatkan KITAS 1 nya… saya urus di KANIM MAKASSAR, pengalaman teman yang lain di MALANG, di jakarta juga semua sukses melakukan hal yang sama…

      Reply
  • January 26, 2015 at 7:21 am
    Permalink

    apa beda visa sosial budaya 266 dengan 211 ??

    Reply
    • January 26, 2015 at 7:54 am
      Permalink

      untuk detailnya jenis visa saya belum khatam mas, mungkin bisa ke website imigrasi buat lihat beda nya.. memang rule visa sosbud bisa perpanjang 4x, 2 x di kanim sedang 3,4 via dirjen… tapi buktinya beberapa pelaku kapur bisa alih status di bulan pertama kok…

      Reply
  • January 26, 2015 at 7:24 am
    Permalink

    adakah informasi dari pengalaman teman2 yg lain yg ketemu kanim yg minta suruh perpanjangan dulu samapai 4 bulan?

    Reply
  • February 20, 2015 at 1:10 am
    Permalink

    Mba..aku rencana mau menikah dengan calon suami orang sudan tp masih bingung persaratan dan perlengkapanya langkah apa aja mba

    Reply
    • February 20, 2015 at 1:43 am
      Permalink

      WNA nya negara mana? tiap negara beda kebijakan, di search aja di blog saya ada kok persyaratan menikah WNA .. ada kok.. di kolom search seblah kanan di masukkan kata kunci “syarat menikah dengan WNA ” itu spesifik ke WNA US karena suami saya WNA US.. adapun lebih detailnya nnti biasa tergantung negaranya..

      Reply
  • March 30, 2015 at 5:26 am
    Permalink

    assalamualaikum mba saya mau nikah sama wna minggu depan
    kalo nanti setelah menikahmau bikin kitas..KTP sm KK saya cirebon tapi saya tinggal dan kerja di jakarta
    cara mengurus dan daftar kitas nya di imigrasi mana ya msih bingung
    mohon info nya terima kasih

    Reply
    • March 30, 2015 at 3:19 pm
      Permalink

      bisa dengan mengurus surat keterangan domisili dari lurah setempat sebagai pelengkap ktp dan silahkan urus di kantor imigrasi tempat mbak domisili

      Reply
  • April 22, 2015 at 9:33 am
    Permalink

    Assalamualaikum mba siti blog nya sangat bermanfaat, alhamdulillah saya menemukan blog nya mbak siti, kebetulan saya juga lagi nyari-nyari info proses dan biaya KITAS, saya sama suami mix marriage nya indo – pakistan, bukan indo -amrik seperti mba siti, tpi kayanya sama aja ya prosesnya, dari awal ingin proses kitas untuk suami tapi selalu bingung, apalagi pas datang ke kantor imigrasi malah ditawarin yang agen-agen itu, kita sama tau lah orang-orang begitu liat orang luar pasti mikirnya pundi-pundi emas, belum apa-apa udah jutaan yang disebutkan, malah katanya berhubung suami saya dari pakistan, biayanya bisa sampai sepuluh juta atau lebih. kalau mau ktp malah lebih gila lagi.. 30 jt an katanya.. saya kaget ko gede banget, emank kitas cuma buat wna yang kaya raya? wna juga kan ada yang sederhana, ya seperti suami saya ini, okelah keluarganya di pakistan sana memang keluarga berada, hidup dia selama ini selalu terjamin dan sejahtera, tpi suami saya kan tidak mau jadi anak yang selalu mengandalkan orang tuanya, rencananya kami ingin menetap di indonesia dan memulai dari nol, makanya sebisa mungkin harus berhemat, syukur alhamdulillah dari uraian pengalaman mba siti ternyata biaya kitas tidak sampai satu juta, sepertinya untuk urus2 biaya ongkos dan lain2nya, 2 juta jga cukup.. asal diurus sendiri dan kitanya harus cerdas serta sabar.. sekali lagi makasih infonya ya mbak, doakan juga semoga nanti pas saya urus2 kitas dilancarkan dan dimudahkan oleh Allah ,, aamiinn..

    Reply
    • April 22, 2015 at 12:53 pm
      Permalink

      iya mbak desy, kita sudah berteman di FB so far hampir 2 tahun sudah kami disini dan semua lancar2 saja … tahun ini suami sudah akan alih status KITAP ..cuma sekarang KITAP jadi mahal karena diwajibkan langsung sepaket dengan MERP yang mewajibkan bayar langsung 5 tahun jadi normalnya KITAP 3,5 juta + MERP 5 tahun jadinya hampir 10 juta 🙁 jadinya skrg Mihil nih…

      Reply
    • April 1, 2017 at 7:10 am
      Permalink

      Mbak Malik Taha Desi Rohaeti gimana proses kitasnya, apakah sudah berhasil. Bleh ngk mbk berbagi pengalaman mengurus kitasnya dgn sy sbb sy sedang mencari2 informasi pembuat kitas. Ini alamat email sy iyolfitry@gmail.com

      Reply
      • April 1, 2017 at 8:46 am
        Permalink

        mbak yunda mau cari agen maksudnya ? ini aku ada teman yang agen keimigrasian kalau mau saya kasih kontaknya

        Reply
  • April 22, 2015 at 3:29 pm
    Permalink

    waduuhh mba, jadi mahal banget yaa…. ko MERP nya wajib sih?? mudah2an pas giliran saya nanti, sudah lebih murah .. hehehe aamiin

    Reply
  • May 26, 2015 at 12:03 am
    Permalink

    Assalamualaikum..
    Mbak,,bisa minta alamat email ato FB?
    Jazakillahu Khayran.
    Wassalamualaikum …

    Reply
      • May 31, 2015 at 9:33 pm
        Permalink

        Mbak, sya mo nanya lg..
        Ngurus invitation letter it ap harus di kedubes negara dr tman Qt it?
        Klo Qt sdh mbikin invitation letter,,surat itu trus diapain?
        Disimpen Qt dulu ato dikasihkan ke temen Qt yg mo berkunjung?

        Reply
  • June 5, 2015 at 2:03 pm
    Permalink

    Assalamualaikum Wr.Wb,Salam kenal Mbak,alhamdulillah sy menemukan blok Mbak Siti,trimakasih sngt bermanfaat,informasi yang sy butuhkan ada disini semua,kebetulan sy baru menikah yg kedua dengan orang india,yg skrg lagi mau aplikasi KITAS.sekali lagi trimakasih infonya…
    Salam

    Reply
    • June 8, 2015 at 4:54 pm
      Permalink

      semoga banyak manfaat dari tulisan ini..ya… semoga sukses urusan birokrasi suaminya………..

      Reply
  • July 28, 2015 at 3:18 pm
    Permalink

    sori hanya update di bagian berikut yang bikin saya bingung dulu.
    Visa sosbud itu bisa dikonversi ke kitas bukan ke vitas /317 seperti yang disebutkan di awal artiikel ini.

    “Untuk alih status Izin Tinggal Kunjungan ( ITK / 266 ) dengan visa kunjungan ( Visa Sosbud ) menjadi visa izin tinggal terbatas ( VITAS / 317 ) itu bisa dilakukan di Indonesia dan dilakukan di kantor imigrasi sesuai wilayah tempat tinggal WNI. Terkait ini banyak dulu yang berdebat karena kebanyakan orang menggunakan jalur VITAS online yang mesti diambil di Kedutaan RI di luar negeri alias EPO ( Exit Permit Only ).”

    jadi prosesnya bukan VSKB(visa sosbud 211) ke Vitas dan kemudian ke Kitas. Tetapi langsung dari VSKB ke Kitas seperti yang telah dijelaskan oleh mba Siti.
    untuk persyaratan2nya yang baru bisa diliat di sini
    http://www.imigrasi.go.id/index.php/en/layanan-publik/alih-status-izin-tinggal#persyaratan

    Semoga membantu untuk semuanya

    Trims

    Reply
    • July 30, 2015 at 9:21 pm
      Permalink

      terima kasih info update nya ya Mas Ricky…

      Reply
  • July 29, 2015 at 12:38 pm
    Permalink

    Terimakasih buat artikelnya.
    Saya mau tambah informasi, hari ini saya ke kantor imigrasi bandung untuk konversi dari sosbud ke Kitas dengan membawa semua persyaratan2 yang tertera pada website imigrasi, tetapi ternyata itu belum cukup dokumen2 berikut juga ditanyakan:
    1.Surat masih menikah dari KUA
    2.Surat dari kedutaan di jakarta (tergantung kewarganeraan) untuk pernyataan perkawinan bagi yang menikah di indonesia
    3.surat domisili dari kecamatan dan kelurahan
    4.akte kelahiran sponsor

    memang semua proses dan persyaratannya membingungkan dan ribet ngurusnya. kayanya saya bakal daftar telex vitas aja yang memang kelihatannya prosesnya jauh lebih mudah dan persyaratan2nya tidak sebanyak konversi visa sosbud ke kitas..

    Semoga informasinya membantu

    Reply
    • July 30, 2015 at 9:20 pm
      Permalink

      Wah jaman saya konversi dulu tak ada dokumen itu kok, kenapa jadi ribet ya.. kemungkinan tiap daerah beda regulasinya… iya baiknya telex vitas saja semoga sukses ya Mas Ricky…

      Reply
      • August 1, 2015 at 2:29 am
        Permalink

        Makasih Mba Siti. Iya memang ribet ngurus sosbud ke kitas, petugasnya juga bilang gitu dan rekomendasiin vitas ke kitas aja.

        Dari pengalaman saya, bukan hanya beda daerah bisa beda regulasi tapi beda petugas bisa beda persyaratan2nya (ada yg nanya akte kelahiran, ada yang ngga)

        Kita masih belum nyerah ngurusin sosbud ke kitasnya, Senin mau urus surat KUA dan domisili dan selasa akan dicoba lagi proses konversinya. Nanti saya kasih update akhir bulan ini kalau memang berhasil konversinya (kalau ngga, kita pake jalur vitas telex dan ke singapur ngurusinnya sekalian liburan) 🙂

        Reply
  • August 3, 2015 at 11:41 pm
    Permalink

    Mba, tahun depan kami akan menikah. Pasangan saya enaknya pakai visa apa ya untuk datang dan menikah di indonesia. Tapi pasanngan saya akan kembali ke uk setelah menikah. Rencananya saya akan menetap di uk sementara, hanya beberapa tahun. Selanjutnya kami akan menetap di indonesia. Tks mba mohon infonya

    Reply
    • August 4, 2015 at 12:51 am
      Permalink

      bisa visa sosbud, nanti dperpanjang saja atau kalau visa turis juga bisa kan kalau dapat 30 hari sisa perpanjanng lagi jika masih mau tinggal. Untuk menetap di UK urus visanya pasti ribet dan lama. biasanya 1-2 tahun kelar baru bisa ikut suami, Itu based on pengalaman teman teman di komunitas…semoga sukses ya semua rencana rencananya….

      Reply
  • August 6, 2015 at 4:38 pm
    Permalink

    assalammualaykum mba siti,
    saya baca postingan mba kalau dulu menikah dengan visa suami visa sosbud ya mba? saya dan calon suami jg berencana akan menikah di jakarta. saya sudah ke subdit visa di dirjen imigrasi kuningan dan diberikan 2 form sponsor. di form tersebut ada bagian dimana kita harus menuliskan jenis visa dan tujuan. kalau tujuannya untuk menikah apa boleh langsung ditulis “mohon diberikan visa sosial budaya untuk keperluan melangsungkan pernikahan”? atau baiknya bagaimana ya mba? mohon di share pengalamannya 😊 thanks before

    Reply
    • August 6, 2015 at 8:32 pm
      Permalink

      sebaiknya tak usah infokan soal tujuan kedatangan sampai detail begitu, infokan saja mengunjungi teman/keluarga di Indonesia, karena rata rata suami/istri campuran seperti ini kalau masuk Indonesia menggunakan visa sosbud. Saya sendiri belum pernah apply visa sosbud kecuali suami yang apply dulu sebelum masuk Ke indonesia dan apply nya online ke konjen RI di Chicago.

      Reply
  • August 6, 2015 at 8:44 pm
    Permalink

    terima kasih banyak mba 😊

    Reply
    • August 6, 2015 at 9:09 pm
      Permalink

      sama sama, soalnya terlalu pribadi nanti kalau tulis pernikahan, akan banyak pertanyaan pula …………

      Reply
  • August 17, 2015 at 2:18 pm
    Permalink

    Assalamualaikum ibu
    Boleh saya meminta email ibu?
    Masih ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan pada ibu siti kalau tidak keberatan

    Reply
  • December 16, 2015 at 8:47 pm
    Permalink

    Assalamualaikum ibu
    Saya sudah menikah 9thn dengan wna singapura,kami menikah di singapura. Semenjak menikah saya ikut suami tinggal di singapura . Sekarang kami berencana untuk menetap di indonesia ( sumbar ) . Saya bingung , sebaiknya suami saya masuk ke indonesia menggunakan visa sosial budaya atau vitas,supaya bisa di jadikan kitas?

    Reply
    • December 17, 2015 at 1:39 am
      Permalink

      kalau saran saya pakai kitas 317 saja..ada caranya di blog ini bisa search di kolom kanan atas mbak….

      Reply
      • February 24, 2016 at 10:10 am
        Permalink

        Saya sudah baca kitas 317…sepertinya ribet ya dan saya ngak ngerti2 juga. Kalau suami saya pakai visa sosbud itu nanti juga bisa di upgrade kan Bu?

        Reply
        • February 24, 2016 at 10:33 am
          Permalink

          Iya pake visa sosbud sponsor istri/ suami masuk indonesia, itu visa type bisa juga perpanjangtanpa kluar dari indo.

          Reply
          • February 25, 2016 at 5:30 am
            Permalink

            sosbud bisa perpanjang,,.. tanpa keluar indonesia…

          • March 4, 2016 at 11:16 am
            Permalink

            Assalamoalaikum. suami sya punya kitap trus mau brangkat ke negara asal dan udh ada ijin juga re entry permit dari imigrasi di paspor. Mau tanya, boleh ga book ticket sekali jalan WNA yng punya kitap?
            trimah kasih. 🙂

  • December 21, 2015 at 5:09 am
    Permalink

    surat sponsor itu di ambil dimana? ada yang bilang harus diketik sendiri,kalau ngak ada mesin ketik terus gimana ya bu

    Reply
    • December 21, 2015 at 6:12 am
      Permalink

      bisa kok ketik manual alias tulis tangan tak ada larangan asal rapi saja, format biasanya ada dijual di koperasi kantor imigrasi…

      Reply
      • December 21, 2015 at 6:15 am
        Permalink

        Fornat/ contoh bisa di ambil gratis di kantor imigrasi.

        Reply
        • December 21, 2015 at 3:17 pm
          Permalink

          betul, biasanya sudah ada siap di beli …

          Reply
  • January 14, 2016 at 4:39 pm
    Permalink

    Ass.Wr.Wb, mba Siti, terima kasih atas semua informasi yg sangat saya butuhkan akhirnya saya dapat di Blok Mbak Siti. Suami saya berasal dari Austria beliau datang dengan Visa VOA pada tgl 15 Desember 2015 apakah bisa diurus menjadi Kitas 317 tanpa kembali ke Negara Asal? trimakasih infonya…
    Salam kenal

    Reply
    • January 15, 2016 at 12:38 am
      Permalink

      kalau sudah masuk VOA tak bisa di upgrade ke KITAS mbak… kalau visa nya habis langsung apply VITAS 317 Online saja tapi si WNA harus keluar negeri ke negara terdekat buat masuk kembali nanti dapat visa nya di kedutaan austria yang ada di negara tetangga bisa malaysia or singapore… biar kalau masuk indonesia sudah bisa di cetakkan KITAS sponsor istri…

      Reply
  • January 29, 2016 at 5:19 pm
    Permalink

    Assalamu’alaikum Mba Siti,
    Ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan langsung ke mba Siti. Apakah bisa saya minta email mba Siti.
    Salam.

    Reply
  • March 9, 2016 at 5:41 pm
    Permalink

    Mbak Siti Asslaamualaikum, saya mau tanya, kalau CNI nggak ada gimana? Soalnyankita kasih yg asli ke KUA. dan lupa fotocopy.

    Reply
    • March 11, 2016 at 3:52 pm
      Permalink

      walaikumussalam mbak Binar… minta ke kedutaan kembali penggantinya semacam surat keterangan… pernah ada kasus seperti mbak tapi suamina wna usa..malah di suruh ke kedutaan usa ambil semacam surat..entah kenapa imigrasi bersikeras mengharuskan ini ada pdhl kalau logikanya kan sudah ada buku nikah… pusing saya dengan birokrasi negeri ini..ada saja ..yang jadi di per ribet,….

      Reply
      • November 7, 2016 at 3:05 pm
        Permalink

        mbak siti aku agk bingung aku sudah resmi meinikah lama.sedangkan aku liat dokument yg hrs dilengkapi hrs ada ijin menikah surat dr kjri or kbri.padahal sudah nikah lama.sedangakn wktu aku menikah dicat.sipil suami yg wna gk pernah dimintain surat ijin segala.jd gmna ya mbak?tau sendiri kjri dluar negri takut dity ty persulit.sedangkan harus kekota laimln baru ada kjri or kbri beijing jauh sekali.cat.sipil sini buku kawinnua aja uda ada cap negara dan sah. lapor kawin itu hrs dtg sendiri ke kbri kah? saya mau dptkan surat keterangan kawin dr kjri sini caranya bagaimana?saya ty pihak negara sini dia blg mau legalisir apa ada macamnya.saya tanya kbri kjri dia blg blg aja sm notarisnya pasti tau.org mereka gktau.capek jdnua dibikin bingung.makasih mbak

        Reply
  • March 30, 2016 at 6:43 am
    Permalink

    Siang mba Siti, wah makasih atas tulisannya yea mba, sangat membantu sekali, saya lagi proses konvensi dari sosbud ke itas untuk suami warga negara USA, ktp sama alamat tinggal saya beda, dan sdh urus domisili, tp diharuskan pake alamat ktp, dan saya sdh tdk tinggal disana, apa harus begitu yea mba?

    Reply
    • March 31, 2016 at 8:49 am
      Permalink

      totalnya ibu bayar 3 orang… visa itu melekat di paspor.. jadi bayar wajib per orang jadi ibu bayar total 3 orang………………

      Reply
    • March 31, 2016 at 8:50 am
      Permalink

      minta surat keterangan domisili di kantor lurah anda tempati saat ini… sebagai pendukung bahwa memang anda sudah pindah dari lokasi alamat ktp

      Reply
  • May 18, 2016 at 4:16 pm
    Permalink

    maaf mengganggu 🙂 aku baca postingan mb Siti , aku dari Makassar n pengen tau cari info soal visa bagi WNA gmn n dimn? Calonku in shaa Allah akan berkunjung hbs lebaran ini, dia asli Maroko n setau ku warga maroko bebas visa ke indonesia tp saat ini dia br 3 bln stay di dubai dan dia juga lg mengurus id card sebagai warga UEA tp passport dia tetap Maroko…Jd yang mau aku tau apa harus tetap ada visa buat masuk indo/makassar? Tolong infox ya mb….makasih sebelumx 🙂 wassalamu alaikum

    Reply
    • May 19, 2016 at 8:13 am
      Permalink

      untuk wn maroko ke indonesia gratis kok.. saya rasa tak ada masalah

      Reply
  • July 20, 2016 at 4:16 am
    Permalink

    Halo mba siti salam kenal. Perkenalkan nama saya Anisa , suami saya american, kita baru menikah 4 bulan lalu di Bangkok. Planing nya kami akan menetap di USA tahun depan. Sambil menunggu visa immigrant dari USA, suami saya mau menetap sementara di Jakarta selama 6 bulan saja untuk mendapingi saya.
    Kebetulan kami masih menetap di Kualalumpur karena suami bekerja disini. October nanti suami saya merencanakan untuk mengundurkan diri dari perusahaan.
    The best way buat visa suami saya di indonesia yang baik yg mana mba siti? apa saya apply visa sosbud yg nantinya akan keluar masuk terus. or saya ambil vitas 317? or ada cara lain yg mudah dan menghemat biaya.

    Persyaratan izin tinggal 60 hari apakah mudah? dibutuhkan lapor pernikahan luar negeri di indonesia? karena kebutulan kami belum mengurus lapor nikah luar negri di indonesia.

    makasih sebelumnya mba siti

    Reply
    • July 20, 2016 at 4:36 am
      Permalink

      Kalau kasusnya begitu tak mau ribet buat visa sosial budaya saja, 60 hari terus nnti perpanjang terus sekali perpanjang itu 30 hari… cukuplah ya… kalau mau bolak balik luar negeri wah ribet harus kitas, nah kalau kitas ya mesti lengkapi birokrasi ke capil dulu dan pelaporan semuanya… kec cuma mau masuk indonesia dan tinggal beberapa bulan ini visa sosbud

      Reply
  • September 25, 2016 at 2:34 pm
    Permalink

    Assalamualaikum,

    Mba siti saya mau tanya-tanya soal kitas untuk istri saya WN malaysia skg sudah masuk indonesia dgn visa sosial budaya, mungkin pertanyaan saya agak private kalau boleh saya minta nomor whatsapp mba siti, nanti kirim ke email aja nomornya mba. Terima kasih kalau sudi merespon

    Reply
  • October 11, 2016 at 7:37 am
    Permalink

    Selamat siang mba Siti.. saya nih lagi proses alih status visa sosbud suami ke ITAS di imigrasi malang. Besok tinggal ambil untuk dibawa ke kanwil Kumham Surabaya. Tapi petugas imigrasi bilang besok ambil dokumen sekalian bayar. Apakah pembayaran itu bukannya dilakukan setelah dari dirjen pusat ya mbak? Mohon infonya..

    Reply
    • October 11, 2016 at 8:35 am
      Permalink

      iya skrg memang harus bayar duluan..mau di approve apa tidak wajib dibayar di depan….

      Reply
  • October 25, 2016 at 3:03 pm
    Permalink

    Maaf mau nanya nih.aku punya calon orang bangladesh. dan rencana akan menikah awal taun2017. DAn dia mau datang kesulawesi.jadi bisa apa yg harus bisa dipake.mohon infox

    Reply
    • October 26, 2016 at 2:48 am
      Permalink

      datang ke sulawesi mau kunjungan dulu kan yah? coba visa turis tapi cek dulu apakah bangladesh masuk ke 16 negara yang restriksi harus pakai visa call kayak pakistan dan afganistan,,kalau itu ribet banget urusan visanya… saya tak paham.. tapi kalau bangladesh ternyata tak masuk di negara yang wajib calling visa ya berari bisa pakai visa sosbud.. saja’

      Reply
  • November 8, 2016 at 3:01 pm
    Permalink

    Malam mbk siti boleh minta no hp nya mbk…mau Tanya soal bikin kitas yg disposori istri, biar lbih mudah klu pkai whatsap or line, makasih sebelum nya

    Reply
  • December 9, 2016 at 6:22 am
    Permalink

    Selamat siang mbak siti.
    Saya mo tanya perpanjangan visa 211.
    Calon suami saya mngurus visa 211 d kbri singapore.
    Tgl 20 oct 2016.(60 hari) date of issue/date of exp 18 jan 2017
    Saya hari ini memperpanjang visa calon suami saya.blm 60 hari tapi di tnda trima permohonan ad catatan 21 hari overstay.bisa mbak siti jelas kan knpa bisa 21 hari overstay.sedangkan saya memperpanjang sblm 60 hari hbs pd wktnya.

    Reply
    • December 13, 2016 at 3:33 pm
      Permalink

      wah seharusnya itu belum terhitung overstay.. silahkan ke kantor imigrasi atau telp call centre imigrasi dulu siapa tahu ada kesalahan.. mbak

      Reply
  • March 31, 2017 at 5:36 am
    Permalink

    Assalamu’alikum mbk siti
    Masa mbak siti urus kitas suami. Apakah pihak kanim minta dokumen akta nikah/buku nikah nya dilegalisir dulu apa ngak ?
    Sbb sy baca di bloog lain ada yg bilang di legalisir dulu.. mohon pencerahannya mbak terima kasih sebelumnya

    Reply
  • March 31, 2017 at 5:45 am
    Permalink

    Owh ya mbak siti nanya lagi nih .rencananya calon suami sy masuk indonesia pakai visa sosial budaya.trus gi mana caranya sy membuat surat sponsori untuk visa dia mbk ?sbb sy ada di indonesia. Dan selepas calon suami di indonesia kami trus nikah dan berencana tinggal menetap di indonesia.

    Reply
  • April 1, 2017 at 4:32 am
    Permalink

    Assalamu’alaikim mbak siti nanya lgi nih. Klu visa tipe 211 itu apakah termasuk visa sosial budaya . Trus mbk apakh bisa di alih kan ke kitas nntinya. Terima kasih mbk kayaknya mbk hrus ekstra sbr menjawab pertanya an dri sy saking bnyaknya. Maaf skli ya mbk

    Reply
    • April 1, 2017 at 10:21 am
      Permalink

      B211 adalah VISA IZIN TINGGAL KUNJUNGAN alias visa turis kalau tak salah ya…

      Reply
  • April 27, 2017 at 10:58 am
    Permalink

    Assalamualaikum Mba siti aku mau tanya misalnya punya kitas terus suami Cuman tinggal 4 Bulan an disini nanti balik Lagi ke luar. Balík Lagi ke Indonesia Nya taun depan itu gimana ya kitas Nya? Bakalan hangs atau bisa di perpanjang?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *